TMCBLOG.com – Bro sekalian, terlepas dari Lorenzo atau Dovizioso ..  Faktanya sampai GP Misano Ducati telah menorehkan Tiga Kali kemenangan seri secara berturut turut. Menurut tmcblog ini sudah seharusnya Honda Red Alert sama hal ini. Bukan apa apa Ducati Desmosedici GP18 sebagai motor terbaik saat ini sepertinya sudah tidak diragukan lagi, Kasar kata Motor ini bisa kencang dan Kompetitif dimanapun, dalam situasi apapun dan saat dipegang siapapun . . bahkan Marc Marquez sendiri mengatakan bahwa jika di empat seri awal Honda RC213V lah Motor terbaik, maka saat ini Ducati Desmosedici GP18 lah yang terbaik . . Pedrosa dan Rossi sekalipun memiliki pendapat yang sangat Inline dengan pendapat Marquez . . Secara mendetail Menurut Marquez, GP18 memiliki stabilitas yang bagus di titik pengereman, menikung dengan sangat baik, dan juga tidak kehilangan kekuatan keuatan sebelumnya yang sudah menjadi Signature Motor buatan Borgo Panigale ini : Akselerasi dan Top Speed . .

masalahnya sekarang adalah Jarak antara Marc Marquez dengan Andrea Dovizioso adalah 67 point dengan sisa 6 race kedepan. Marc Marquez mengatakan bahwa Jika Ducati berhasil mendekat tiap Race dengan 5 point itu Gak masalah . . . namun masalahnya adalah Ducati Punya dua pembalap Kuat Dovizioso dan Lorenzo yang bukan Nggak Mungkin dua duanya akan saling bantu demi salah satu dari mereka dan Ducati menjadi Juara Dunia MotoGP 2018  . . No Matter it takes . . walaupun memang 67 point itu tidaklah angka yang sedikit . .

Buat marc Marquez sendiri harus benar benar mengatur/ Me-manage keunggulan 67 Point ini terutama Karena memang Ducati Punya Kans yang kuat untuk menjegalnya meraih gelar di 2018 ini . .. Marc Marquez harus selalu berhitung dengan apa yang akan dilakukannya di 6 Balapan selanjutnya  mulai dari aragon ..  Dr Martin Raines dalam Kul-Twitnya mengatakan apabila Marc Marquez menang di Aragon dan Andrea Dovizioso ( dan Juga Rossi ) finish dibawah Podium 2 Maka Seri Berikutnya di Buriram, Marc Marquez punya kesempatan pertama Untuk mengunci gelar Juara dunia . .

Hitungannya gini, Semisal saja Marquez Memperoleh 25 point di aragon Maka nilai totalnya 246, dan Misalnya Dovizioso memperoleh 16 point maka total pointnya 170 . . ini artinya antara Marquez dan Dovi ada jarak 76 point dengan sisa 5 Race . Jika Marquez mau menyegel Juara Dunia Di Thailand maka pasca race di Thailand Paling tidak Jaraknya dengan pembalap Runner up Championship pasca Buriram haruslah lebih dari 100 point dengan sisa 4 Seri ( Jepang, PI, Sepang, dan Valencia )  . . dengan Ducati yang On fire gini kayaknya sulit Yah ?

Taufik of BitenZorg

 

77 COMMENTS

    • yg penting mm93 ga jatuh dan ga dapat point…. plus selalu finis 5 besar.. kemungkinan untuk jurdun2018 sangat besar!!!

      Guest
    • main aman …..aja…. ga usah ngoyo harus p1…
      posisi finis 2 atau 3 ….. kans jurdun2018 besar!!!

      harus diakui ducati beberapa seri terakhir memang bagus…..

      Guest
    • Wekekekeke

      Pengen sesekali bahas Yamaha soal perebutan gelar jurdun taun ini,,
      Apa mereka support ducati secara honda musuh bebuyutan, ataaaaauuuu support honda agar Jepun tetap berjaya dikejuaran motor paling bergengsi didunia ini,,

      Atau malah support rossi ganti mesin kompresor,,

      WeKekekek

      Guest
    • Sepertinya ini skenario yg di harapkan kubu HRC…Total Control untuk kejuaraan, dengan gini pengembangan motor buat musim depan juga bisa disiapkan lebih awal…”konsistensi tiap musim” itu yg HRC inginkan, dan itu sangat sulit dan butuh team work yg solid dari pabrikan, mekanik dan pembalap … marquez neh bukan kaleng2 …hahaha

      Guest
    • Di sisa race ni Kucluk yg akn jd tandem, Wak… Jagoanq 1 tu insyaallah lumayan mmpu d andalkn mnahan gempuran Duo Ducati 😁🙏

      Guest
  1. Lorenzo tahun ini kuat. Dan ambisinya finish diatas Dovi, jadi tidak mungkin ada bantuan dari Lorenzo untuk Dovi.

    Jika Marc bisa dibilang Pasti Jurdun.

    Untuk kesempatan mengunci gelar jurdun lebih cepat, saya rasa tidak akan dilakukan, karna terlalu ber Resiko buat Marc dan Tidak asik buat motogp itu sendiri.

    Guest
    • Bnr, bro… Pnya agenda sndr dy, pengen jd yg no 1 d Ducati sblm out, pengen nunjukkin spa driny k org2 yg tlh slh ‘mnendang’ny 😂

      Guest
  2. kalo performa ducati unggul di segala sisi tapi gak bisa jurdun berati pebalapnya yg lemah apalagi dovi yang udah bertahun tahun dgn ducati

    Guest
  3. Serem jg ya mulai pertengahan musim kesini ducati seenggaknya masuk big5 treus, cm sy masih blm paham wak kira2 itu hasil karya gigi dkk atau karena ada masukan lorenzo ? Misalkan lorenzo punya masukan buat gp18 apakah dovi jg berhak atas masukan tsb ( jg sebaliknya ) atau cm yg berhak rider yg punya masukan ?

    Guest
    • ada banyak, cibiati(bos duc yg nglepeh horhe?) kemarin bilang campur tangan horhe banyak di GPone.com, tp nasi sudah menjadi bubur.
      Terlambat sudah, horhe sudah teken kontrak.

      Guest
    • tentu berhak kalo memang cocok dan lebih nyaman ridernya kalo make itu dibanding sebelum diterapkan
      namanya aja teammate,satu tim,satu pabrikan,walaupun kalo udah ada di lintasan jadi musuh no.1 yg harus dikalahkan

      balik lagi keputusan ada ditangan rider sendiri mau pake atau enggak,kayak Dovi ga pake kondom tangki ekstrim karena dirasa tidak butuh,
      dan kayaknya udah bocor duluan,buktinya dia udah punya anak cewek ,huahahahaha 😂😂😂

      Guest
    • markes harus pegang kalkulatornya kenceng2 (meminjam istilah santi hernandez, yg bilang Marc lose his calculator – saat Marc crash – From Cervera to tokyo)

      Guest
    • kan di pit board kadang juga ada informasinya kalo diperlukan,kayak dimana dulu lupa,poin perolehan nya ditunjukin di pit board

      Guest
  4. kalo dilihat race terakhir, walau tidak ada pembalap lain cuma marc dan dovi saja yg race… kayanya memang dovi lebih baik dibanding marc.. untuk race kemarin yah..

    Guest
  5. apapun bisa terjadi, dalam sisa 6 seri lagi jika ducati mampu selalu finish di depan dan sepertinya mungkin dengan kondisi motor yang saat ini bagus.
    yang akan bikin seru perebutan gelar jika marq kehilangan point atau tidak dapat point di salah satu balapan dalam 1 atau du seri mendatang

    Guest
    • 3 dari 6 ronde punya kans ducati mendominasi, bisa jd ketambahan 4 (menurut gw buriram, tp disini bisa aja siapapun punya kans)
      Marc bisa jd fokus di aragon dan valencia, tp beda cerita kalo dia ingin cepat2 mengunci worldchampion sblm seri terakhir

      Guest
  6. Memang terlihat ducati motor terbaik…bukti lorenzo kemaren tu bermain main dengan marquez…klo g salah sisa 9 lap ketika lorenzo benar2 meninggalkan marquez mungkin lorenzo berkata “sudah dulu y nak main2 nya”

    Sayang nya lorenzo terjatuh…

    Guest
  7. kalo inget pernyataan marquez tahun kemarin. dy bakal ngunci gelar ebelum seri berakhir. kaya nya dy udh mulai berhitung sejak kemarin kemarin. kalo kmrn rosi posisi 2 jd fokus nya. mungkin seri seri ke depan dovi yg di fokus in sama marques

    Guest
  8. nyegelnya di Jepang aja biar petinggi2 Honda jijingkrakan,siapa tau ada selebrasi khusus kayak yg motong tali balon pake katana dulu

    Guest
  9. GP18 sebagai motor terbaik saat ini sepertinya sudah tidak diragukan lagi, Kasar kata Motor ini bisa kencang dan Kompetitif dimanapun, dalam situasi apapun dan saat dipegang siapapun . .

    tapi rc213v lah yg bisa kencang dgn ECU apapun, meskipun harus dipake alien semacam Stoner dan Marquez

    Guest
  10. hipotesis 1: jika Dovi juara diikuti semua pembalap Ducati dibelekangnya
    hipotesis 2: jika marquez terjatuh di Aragon dan motegi atau buriram sedangkan sisa race ini dari aragon sampai Ricardo Tormo/Valencia Dovi yang menang
    hipotesis 3: jika Marquez Terjatuh dan kehilangan point di 3 seri sedangkan Lorenzo atau Rossi menang di seri akhir

    Kira2 hipotesis mana yang paling diperhitungkan marquez ya?

    Guest
  11. butki emang mm emang jago, dulu banyak bilang jurdun karena bantuan asimo.

    sekarang asimo dah dipensiunkan did museum, tetep mm bisa di depan.

    sekarang kita tunggu hohe lawan mm di motor yg sama.

    logikanya, mm tetep lebih baik dari hohe, karena mm berstatus rocky thn 2013 langsung jurdun saat pertama kali bawa rcv.

    sedangkan hohe thn depan bawa rcv dgn status pemegang jurdun.
    jadi jika hohe jurdun 2019 dgn rcv, sdh sewajarnya,

    itu dari sisi kondisi statusnya.

    Guest
  12. yg pasti berkat frame yg berubah salah satunya.

    dan memang butuh rider yg berpengalaman dan minimal bisa menganalisa motor dan gimana beradaftasi.

    kalu cuma rider yg di saat di trek cuma mikir gimana supaya bisa bawa motor kenceng,

    saya rasa juga ngak bisa bawa ducati kenceng spt hohe, dovi dan stoner.

    Guest
    • Stoner kan bilang sendiri data dia nggak jadi acuan pengembangan Ducati
      jadi lebih tepatnya gigi,pirro,dan dovi

      Guest
  13. marq tidak akan gegabah melakukan sesuatu di sisa 6 race,dan akan tetap menjaga kans jurdun sebaik mngkin dengan penuh perhitungan

    Guest
  14. jika mm podium 3 terus
    6 x 16 = 108 + 221 = 329
    5

    dovi p1 terus
    25 x 6 = 150 + 154 = 304

    * MM jurdun
    ================

    mm podium 4 di sisa race, dv p1 terus
    6 x 13 = 78 + 221 = 299
    * DV jurdun
    ==========

    jika mm podium 3 di 3 race dan podim 4 di 3 race
    3 x 16 = 48 , 13 x 3 = 39
    48+39+221 = 308
    *MM Jurdun

    Guest
    • Duo Ducati saat ini bisa posisi 1-2 di race sisa, dgn tipikal pembalap yg berbeda & dgn strategi ban berbeda.

      Kemungkinan dgn strategi ban lebih soft JL99 akan memanage ban di awal race sambil sekalian menahan laju MM93, lalu ngacir di akhir balapan.
      Tapi MM93 itu cerdas, dia pasti akan berhitung, main aman towing JL99 atau push limit menekan JL99 dgn late braking agar ban soft JL99 durabilitasnya menurun.
      Tapi push late braking tentunya meningkatkan resiko crash.

      Guest
  15. secara matematis dv mash bisa jurdun,

    jika matematikanya di dukung oleh dewi fortuna

    sekarang tinggal kita tunggu dewi fortuna lebih berpiha ke MM ama ke DV,

    dan takdir tdk yg tau, maka pasti dv tetep semangat

    Guest
  16. MM ini rupanya walau bbrp kli juara, tp saat kompetitor mendekat, jd gugup jg. Ingat Valencia 2017..
    Soal GP18, wajar sih, bs dibilang GP18 ini buah hasil kerja keras Ducati semenjak Gigi masuk. Se-text book-nya Dovi dan se-clean-nya Lorenzo aja bs klop & menang.

    Guest
    • Membuktikan kalo MM jg tetep manusia, yg bisa gugup…
      Dan Dovi jg tetep manusia, buktinya di Valencia 2017 doi malah ndlosor., karena gugup juga…

      Guest
    • Kira2 mnurut gw
      Valencia dan PI, 2 2 nya meskipun ducati punya kemampuan disitu. Tp 2 2 nya ada semacam keunikan nya
      Valencia sirkuit dgn layout terbalik plus tanah airnya jd atmosfer nya sgt positif
      PI situasinya sangat berangin kalo dilihat jatohnya jadwal dgn musim disana

      Guest
    • Aragon,Philip island,dan Valencia, kalo Chang masih 50:50 lebih tepatnya masih abu-abu
      Motegi 48:52 lah,bisa saja mentalitas Marquez lebih kuat berada dikandang Honda sendiri,sisanya luck
      Sepang 40:60 Ducati “monster” disini,Jorge aja di test jadi manusia tercepat diatas roda 2 disana

      Guest
  17. Ulasan seru, dengan banyak respon yang seru dan semua masuk akal , tapi jangan lupa..sedikit tambahan , mendekati akhir musim.Semangat Patriot kebangsaan juga pasti ada, gak bisa dibilang nggak.
    Nah , bagaimana nanti perseteruan antara italy vs Spanyol .

    Guest
  18. kok cuma dovi aja..si mbah kok ga diperhitungkan???

    si mbah mungkin akan ngrecokin marquez sebagaimana marquez ngrecokin engkong waktu perebutan juara vs lorenzo di 2015..

    Guest
    • dimana2 ngerecokin ya harus sama kecepatannya ama yg direcokin,
      gimana bisa cepet wong bannya muter ditempat
      jadi skenario itu gak mungkin bro!

      Guest
  19. secara matematis marc cukup finisih 3 besar di sisa seri motogp 2018 untuk juara dunia, dan misal lorenzo bisa juara di salah satu seri bakal mempermudah jalan marc jurdun (mengesampingkan faktor “apes” buat marc) 😀 😀

    Guest
    • Yg penting jangan lupa auto apes itu milik semua rider jadi dinikmarin aja faktor calculator nya gitu kan bro?

      Guest
  20. Artikel blog ini secara bikin gondal gandul mata untuk Tidak membacanya walau kadang gak sempet baca dengan teliti…#butuh calculator

    Guest
  21. tapi entah kebetulan apa tidak hanya 2 tempat marquez menyegel juara dunia selama dikelas motogp yaitu valencia dan motegi jepang.
    2013 valencia, 2014 jepang, 2016 jepang dan 2017 valencia. kalo misalnya mengikuti mitos itu sih tahun ini jatahnya marquez juara dunia sebelom valencia, entah mungkin dimotegi jepang atau australia bisa juga diburiram thailand sesuai prediksi diatas.

    Guest
  22. 1. faktor luck yg 1% di singkirin dulu… memang tanpa 1% tidak akan 100%… tp gmn juga menganalisa luck
    2. kalo marc main aman… kalo dia bilang “berusaha menang tp jika tidak mungkin maka targetnya podium” maka hampir pasti dia juara dunia… tp mudah2an marc juga ngejar juara team n konstruktor biar ada fight nya
    3. ada beberapa seri yang sejarahnya ducati oriented dan ada yg marc oriented… setuju saat ini ducati paling lengkap… top speed dan speed corner paling ok… sementara di akselerasi cenderung imbang… dan marc unggul sedikit di braking area (konsekuensinya marc harus pakai ban yg lebih keras) -imho- tp penggunaan data2 yang lalu juga berguna di balapan saat ini… juga d thailand juga marc punya sejarah paling cepat beradaptasi dengan track baru… sisanya menurut ane ducati lebih berpeluang… so menurut ane aragon n valencia jadi titik kritis bwt marc
    4. Faktor lorenzo… ducati paling lengkap yes… tp pembalap ducati bukan dovi seorang… skor jl n dovi 3 vs 3… mereka sama kuat… masalahnya poinnya jl cukup jauh… sekali saja jl menang (dovi maks 20 poin) maka marc yg menang banyak
    Panjang euy…

    Guest
  23. Wak artikelmu keren, komengnya juga keren keren analisa dr masing2 pembaca. Lanjutin bikin artikel kaya gini Wak, mancing pendapat positif pembaca

    Guest
  24. pas di misano kemarin honda dan marquez juga udah main hitung hitungan wak 😂
    pas press conference usai race marquez cerita kalo dia dan honda sudah punya hitungan hitungan realistis dibeberapa seri terakhir ini wak. ketika lawan terlihat cepat honda gak memasang target tinggi buat marquez, kaya di misano marquez hanya ditargetkan buat finish dipodium 2. namun ketika marquez bisa podium 1 tanpa ngotot dan mengambil resiko tinggi itu bonus bagi mereka. seperti misalnya marquez diposisi 2 terus yg diposisi 1 crash dan marquez berhasil juara.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.