TMCBLOG.com -Test Pramusim  Kedua WorldSBK kembali berlangsung, kali ini di Jerez dimana di Fihak Ducati, alvaro bautista sudah hadir full Di Box Ducati Aruba.it dan langsung melakukan pengetesan Menggunakan Panigale V4 R sebanyak Total 65 Lap . . . Dengan Keadaan Cerah dan suhu permukaan Track 15 derajat Celcius Laptime tercepat yang sempat ditorehkan Bautista di debutnya Kali ini adalah 1.39,919 dimana Laptime ini lebih lambat +0,322 detik dari Jonathan Rea yang tampil tercepat Overall menggunakan Kawasaki ZX-10RR kemarin . . Sebagai catatan, Laptime terbaik superpole 2 Jerez 2017 adalah 1’38.960 ditangan Melandri ( 2018 tidak ada seri WSBK jerez ) . .

Bautista ” seperti hari pertama Masuk sekolah dan masih etrlalu dini. Saya Lumayan menikmati Motornya, tentu V4 R berbeda dengan Desmosedici dari segi mesin, sasis dan ban namun Karakternya sama . Butuh Cara berkendara berbeda harus lebih lembut. Kami Nggak melakukan banyak eprubahan, Hanya penyetelan sedikit, pada dasarnya hanya menambahkan kilometer supaya bisa familiar dengan semua tim. Saya kaget bisa secepat ini, namun kami tidak boleh lengah, Kami akan melakukan Rencana yang sama besok ( di hari terakhir pengetesan ) “

Sementara Itu Chaz Davies berada di posisi ke-tiga tercepat dengan laptime terbaik 1.40,202 setelah merasakan 49 lap pada Kali keduanya dengan Panigale V4 R. Jika sobat sekalian masih Ingat, Di kesempatan Pertama test Pra Musim WSBK Aragon Beberapa waktu yang lalu Chaz Davies melakukan total 61 Lap dengan Fokus pada mencari sisi kenyamanan dalam membalap dengan Ducati Panigale V4R

Sementara itu Pembalap Yamaha Pata Alex Lowes Menunjukan bahwa yamaha Kian Siap menyambut WSBK 2019 dengan bertengger di Posisi 4 tercepat diikuti Team mate Baru Rea yang diimpor balik dari BSB Yakni Leon haslam.

Team baru yamaha GRT Yang menampilkan Marco Melandri menunjukan Potensinya Lagi kembali di atas mesin 4 Inline Yamaha R1 dengan hadir di Posisi ke 6, sementara itu Sandro Corteze hadir di Posisi 8  . . keduanya mengapit Michael Van der mark . . Ngeri Juga 6 sampai 8 diisi Yamaha semua ini. Hari Ini 27 November akan dilakukan test Pra musim 2019 Terakhir WorldSBK . . kalo soal Rea mungkin sudah bosen, tentunya Kita kepo akan kehadiran Ducati Panigale V4 R dan Kombinasi melandri di Yamaha R1 dan ingin tahu potensinya Tahun depan mereka dalam rangka menghentikan Rea dan Kawasaki.

Taufik of BuitenZorg

37 COMMENTS

  1. BTW ane rasa R1 nampaknya cuma bisa melawan di sirkuit yg berkarakter flowing tanpa ada tikungan tusuk konde, karena ini motor emang jagonya dalam melibas high speed corner, ketika dihadapkan dngan sirkuit yg membutuhkan akselerasi kuat, mungkin torsinya kalah nampol dengan mesin V4 dan mesin inline screamer, jadi bakal kedodoran, kalo soal top speed? hmmm…. emangnya WSBK hadir di sirkuit Monza Italia apa 😀

    Guest
    • Soal top speed inline crossplane bakal kalah sama inline 180, di corner juga bakal keok sama v4, baik highspees maupun corner lambat.

      Guest
    • Vega :
      nggak juga, ane bicara secara fakta saja selama balapan WSBK 2018 ini, bukan teori kayak sampeyan. soal top speed kalah sama inline 4 screamer? lha CBR1000RR SP2 juga inline 4 screamer tuh, nyatanya juga gak bisa bersaing dg motor lain?!?
      di corner R1 juga bakal keok sama V4, baik high speed maupun corner lambat?
      nyatanya Aprilia RS V4 juga ngga begitu sanggup tuh bersaing dg R1? jangan2 ente bikin sendiri hipotesa atas komentar ente, hahaha… XD
      kalo komen jangan ngasal lah, dan kalo ngasal ya jangan komen X)

      #Mikir

      Guest
  2. Mesin ketapel mah tinggal di kecapin sm si bau ini gausah di tanya deh. Klo blh beropini seharusnya si bau ini cocok buat KTM developer mesin ketapel MotoGP mereka. BTW air Ram nya mengingatkan pada gsxr1000 k4/k6

    Guest
  3. wak ,, pengen nanya knp si Duc makein mono arm ke panigale V4-nya ???? pdhl kalo menurut ane lebih baik arm biasa seperti yg dipake R1 dan ZX, liat aja MotoGP sbg contohnya. apa si Duc ini lebih ngedepanin estetika drpd fungsi khas pabrikan italia ??

    Guest
    • udah semacam trademark nya ducati superbike mungkin..
      waktu masih jokinya si legend carl fogarty juga udah pake monoarm…dan dipakai sampai sekarang…

      Guest
    • Tergantung produk massalnya bro.
      Kalau standarnya mono arm, ya model balapnya sama tipe tidak bisa berubah.
      Yang bisa diganti cuma model (seperti ZX10R, CBR dan R1 yang berubah jadi model underbrace) dan bahan materialnya saja.

      Ducati pernah pakai arm bukan mono waktu mereka pakai Testasretta 999 medio tahun 2000-an. cmiiw

      Editor
    • Yamaha pakai R1, bukan R1M. Bisa diliat di daftar motor yang dipakai, mereka gak pakai versi flagship kayak Kawasaki yang dobel R ataupun Ho nd a yang SP2. Karena beda R1 dengan R1M cuma di suspensi, elektronik dan fairing. Sementara di WSBK 3 item tadi diganti semua jadi gak ada bedanya mau pakai R1 maupun R1M. Tapi R1M juga pernah turun WSBK waktu dipakai sama Josh Brookes wildcard di Philips Island 2018.

      Guest
  4. wak haji ato bro nug ini ane serius nanya…honda vtr yang dulu dipakai collin edwards waktu juara superbike apa masih ada di pasaran??
    secara itu motor unik banget…radiatornya ada di samping fairing kanan dan kiri…

    Guest
    • Hohooo.. sabar bunggg..
      Ane jg mau nanya… ada brp banyak kemenangan yg sdh diperoleh yamaha di WSBK dibanding Honda?
      hehe

      Guest
  5. udah mesinnya V4 90°, pake ratio bore x stroke paling besar yg artinya piston speed aman digeber lebih tinggi, throttle body paling lebar, buka tutup klep pake desmodromic, mesin Ducati SBK terbaru ini levelnya sudah diatas pabrikan lain di WSBK. Jadi kalo tahun depan title juara WSBK bisa pindah ke Bologna, itu hal yg wajar, tapi kalo Rea masih tetap bisa mempertahankan gelar juara, artinya suatu kebanggaan tersendiri.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.