‘ Ducati Desmosedici GP15.9 ‘ . . . Jenis Apalagi nih ?

440x100

IWB-TMC-Banner-Animated

banner-promos

Ducati-Desmosedici-2016-026

Bro sekalian, GPOne menyebutkan bahwa Andrea Dovizioso sempat menyebutkan secara un-official Sosok baru dari salah satu model dari dua Motor yang mereka gunakan di hari pertama test Pramusim MotoGP Qatar 2016 yakni Sosok Ducati ‘ Desmosedici GP15.9 ‘  . . . weh, jenis apa lagi ini ?

460x110mpx

MBtech-Riders-24feb2016

440x110 6

Untuk menjawab keraguan, Team manager Davide tardozi menjelaskan kepada media bahwa di qatar Dovizioso hadir dengan dua motor , dari luar kelihatannnya sih sama persis karena baik mesin dan framenya tetap sama

Ducati-Desmosedici-2016-010

Namun Salah satu motor menggunakan sistem Suspensi belakang yang sama dengan sistem suspensi belakang Yang dipakai di Ducati Desmosedici GP15 .. .  jadi mesin dan frame sama, namun sistem suspensi belakang yang berbeda . ..  ( kalo nggak salah ngartiin , sistem Desmo 2016 suspensinya langsung nempel di sasis, dedangkan untuk GP15 ada semacam cross/link ) dan oleh karena ada sedikit bau bau GP15 pada desmo 16 GP ini, maka secara bercanda Dovi menyebutnya sebagai ‘Ducati Desmosedici GP15.9‘  ..  . atau berkurang 0,1 point  . hehehe ada ada saja.

spidi-2

Mengenai hasil percobaannya, Davide bilang nggak terlalu banyak perbedaan antara keduanya ( Desmo 16 GP dan GP15,9 ) namun Tardozi lebih memilih paket 2016 walaupun penentuan ini akan diambil setelah berkolaborasi antara rider, dirinya dan Gigi Dall’Igna

Lebih lanjut Davide Tardozi mengatakan bahwa walaupun Desmosedici 16 GP adalah hasil evolusi dari GP15, namun  sangatlah tidak mungkin menggunakan strategi Hybrid antara Mesin dan Sasis untuk Desmosedici 16 GP dan Desmosedici GP15 karena mounting kedua mesin berbeda sangat signifikan .. .  jadi nggak bisa mesin 2016 ‘ditempel’ di sasis 2015 dan sebaliknya  . .. hal ini tidak seperti Honda, Yamaha dan Suzuki yang bisa mengaplikasikan strategy Hybrid pada motor 2016 dan 2015  . . . Silahkan dikunyah kunyah dan semoga berguna

taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

sumber : GPOne

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

31 COMMENTS

  1. Mntap ducati ada stoner jg wlau sbg test ride
    Kshan h0nda pmblapnya yg bgus cma cal
    Mark ngembangin msin aj ga becus

  2. Sampai saat ini Honda blm bisa menemukan settingan yg pas, sampai2 pakai winglet

    Apa musti konfigurasi mesinnya dirubah jadi nearly square

    Ah ah ah ah….

  3. Maaf, ada typo sedikit tuh wak Taufik.
    “jadi nggak bisa mesin 2016 ‘ditempel’ di sasis 2016 dan sebaliknya . .. hal ini tidak seperti Honda, Yamaha dan Suzuki “

    • Angka dibalik Titik itu dalam dunia developer bisa di artikan versi terakhir dr sebuah versi (V), namun masih update minor.
      Contoh. GP 15 itu berarti versi 15, GP 16 berarti versi 16. Kenapa berubah dan ngga pakai titik? Karena antara 15 dan 16 biasanya ada perubahan yg menurut developer berubah drastik/signifikan dr versi sebelumnya.
      Penggunaan angka dibelakang koma/titik menandakan itu masih versi lama tp ada sedikit “bumbu” yg ditambah
      Misal versi asli nya GP16, kedepannya misalkan ada perubahan di stang, namun yg lainnya ttp sama. Bisa dikatakan itu V(versi) GP16.1
      Wallohu’alam bishowab

      • Iya juga ya,

        Berarti di DUCATI (point/ koma) di sini menunjukan Perubahan Minor. Sedangkan (Versi) perubahan Major.

        Tapi kalau di YAMAHA walaupun perubahan Minor tetep pake (V) ya, mungkin setiap pabrikan berbeda penama’annya.

  4. Geget banget Sumpah fBh ngumpet nang Njero Leng
    biasa Fail fail nang Doha
    Balik Bae meng Sasis 2014 😀

  5. Wak recik V Mesin.nya dadi remuk.ya wak
    Goreng Bae karo boled campur Gesek Urang Gurih

  6. Marqwek qwek Kojel kojel
    Motore impoten.di putaran bawah
    Mungkin Seharusnya pake near Coro

    ekekekekek

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP