TMCBLOG.com – Suzuki DR150 sudah terlebih dahulu dirilis di kolombia pekan yang lalu. namun dari spesifikasi mesin ada yang sedikit berbeda dibandingkan dengan Unit test Yang telah wara wiri di beberapa ruas jalan Jabodetabek dalam rangka test endurance Yang dilakukan Oleh Pabrikan Suzuki di Indonesia. Salah satu perbedaan mencolok adalah Untuk versi test Indoensia sudah menggunakan Injeksi Bahan bakar sedangkan versi Kolombia masih menggunakan Karburator. Dan tmcblog berhasil memperoleh beberapa testimoni dari yang sudah pernah mencoba Versi test dari Suzuki DR150 ini.

Selama ini memang kita berkutat diperdebatan mengenai tongkrongan fisik dari Suzuki DR150 ini. Mayoritas netizen yang sudah melihat bentuknya baik versi Indonesia maupun luar negeri memang memberikan reaksi tajam bahwa dibandingkan dengan KLX150 dan CRF150, DR150 ini memang Kalah Ganteng . . . Namun biarlah itu menjadi perdebatan , yang pasti tmcblog akan share beberapa testimoni riding feel dan Karakter mesin dari Motor ini yang bisa jadi akan dibawa menjadi produk yang akan dihadirkan di 2019/ 2020 ini . .

Beberapa Informasi dari Hasil test Endurance Suzuki DR150 ini mengahsilkan konsumsi bbm di angka rata rata 1 liter per 45 km-an. Dan untuk kategori motor sport dengan body besar ini menurut tmcblog termasuk dalam kategori IRIT. Walaupun tampangnya Dual Purpose banget, namun peruntukan lebih berat ke Sport Adventure.

Salah satunya yang meguatkan adalah Kehadiran Jok tandem yang menurut testimoni yang sudah Test empuk banget, sudah kayak Jok Standar Motor yang busa atasnya diganti latex. Mengenai keempukan dan kenyamanan Bokong ini, beberapa testimoni mengatakan bahwa Bisa jadi Kawasaki Versys X 250 kalah nyaman.

Jika dilihat dari Feel dan Karakter mesin, awalnya mengira bahwa karakternya akan mirip Thunder 125 secara konstruksi CrankCasenya mirip. Namun menurut testimoni yang sudah etst, Feel Kruk-asnya Lebih berat . . entah Yang dimaksud apa, Mungkin Rasionya Ya ? Getaran mesin Versi test dari Suzuki DR150 lumayan Halus. Walaupun Betotan gasnya Enteng karena sudah menggunakan sistem Push-pull, tarikan bawah dari DR150 versi prototipe test  Sopan Banget ( dalam arti kata Nggak galak ).

Menurut testimoni top speed dari Versi test dari Suzuki DR150 ini lumayan Tinggi walaupun yaa setinggi tingginya Mesin 150 cc air cooled ya ada batasnya sob . . Namun Lumayan tinggi. Tingginya Top Speed dari DR150 versi prototipe test ini diperikrakan juga berhubungan dengan testimoni Karakter nafas mesin yang panjaaang sampai redline 8.000 rpm dengan 5 percepatan (5 speed), Mungkin hampir mirip Thunder 250? . . bener bener karakter Cruiser Adventure nih diseting mesinnya. Oh Ya Knalpotnya sudah menggunakan tabung resonator dan meliuk Ke atas Khas Motor Dual Purpose

Beberapa point Lain adalah Speedometer digital sudah mengaplikasikan takometer dengan Redline di 8.000 rpm. ini nih yang minus di KLX150 dan CRF10 dan Bisa jadi Nilai tambah dari DR150.Tampilan Speed nya 7 segmen digital ada Fuel bar Meter, Odometer, tripmeter dan gear indicator

Bodynya lentur dan tidak Mudah pecah, sepertinya mengguankan Bahal Material Plastik PE, Bukan ABS. Dibagian saklar Lengkap termasuk pass beam dan Engine Kill Switch. Hadir Rear Caried rack seperti Address versi Eropa. Ada tempat toolkit di bawah kiri seperti DR200. Gantungan helm di step kiri. Mengenai suspensi terutama depan diameternya Lumayan besar walaupun masih menggunakan tipe teleskopik.

View this post on Instagram

Begitulah bunyinya …

A post shared by TMCBLOG (@tmcblog) on

Pada dasarnya memang DR150 ini Punya hal Positif dan beberapa hal yang mungkin masih kurang dalam hal estetika terutama Bentuk body secara keseluruhan  . . hal Positifnya berada pada riding feel yang nyaman walaupun Karakter Galak ala Motocross memang nggak hadir karena sepertinya DR150 ini diposisikan Namun lebih ke sport cruiser adventure cmiiw . . silahkan dikomentari dan semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

51 COMMENTS

  1. Berarti ini seperti terjebak di dua alam berbeda
    Mesin ala verza, body masih antara verza dan KLX
    Dengan artian gak punya jatidiri dalam memposisikan diri

    Guest
  2. Suzuki udah gak jual image. Yang penting jualan. Nanti nunggu ada orang punya duit lebih waktu mo beli….. Ah buat lucu lucuan ah…

    Guest
  3. Pengen bikin blunder lagi kali ini pabrikan, gak belajar dari yang sebelumnya. Dikiranya selera disini sama kaya Amerika Latin/ negara2 lain. Geregetan, gak mau denger masukan konsumen.

    Guest
    • Intinya headlamp harus direvisi!!
      Buatlah headlamp yg sesuai dengn pasar Indonesia,, hanya itu saja sudah bisa menaikann penjualan 30% lebih,,

      Guest
    • Dedengkotnya Suzuki Address Indonesia ya? hahaha… kok gw curiga untuk pasar indonesia ada yg dirubah sedikit di desain ya. minimal yg dikeluhkan seperti headlamp dan cakram belakang.

      Guest
  4. prinsipal jepangnya yg budek,, suzuki indonesianya mah pasti ngusahain yg terbaik, bgaimanapun mrk yg org lapangan tp yg jepangnya sono mintak dicongkel pake linggis telinganya,,

    Guest
  5. Segmen pasar nya yg jelas bukan penggemar klx / crf. Tetep akan ada penggemarnya. Selera orang beda2…

    Guest
  6. Banyak yang berharap Sijuki jualan dengan selera pasar sini dan harga paling murah. Ngoahahaha

    Guest
  7. Dan ternyata motor ini bisa ngepretin klx, crf dan viar di ajang lomba garuk tanah…. Kan bisa rusuh….

    Guest
  8. rev 8000 tapi nafas panjang, brarti gigi rasio yg diset berat ? klo konstruksi luar mesin jelas2 beda dari thunder 125 masbro, gak mirip samasekali, sy dulu pny thunder jd masih ingat hehehh apalagi blok silinder, thunder siripnya besar2 kayak FU

    Guest
  9. Sekedar masukan buat pihak Suzu, coba buat image DR ini bukan ke arah motocross tapi ke sport touring seperti kawa Versys.
    Buat satu modifikasi yang mengarah ke sport touring untuk display image seperti pakai box samping, ban pake ring 17, pake tubular juga kalau bisa. IMHO

    Guest
  10. Itu motor dualpurpose, bodynya rata rata gak beda jauh modelnya, cek honda xr dan yamaha serrow.

    Kalo dibilang gak seganteng klx atau cfr, itu karna gennya crf dan klx trail ya beda lah.

    Main yang jauh ya para nitijen biar tau jenis dan modelnya

    Guest
  11. suzuki slalu gagal dlm desain. headlamp ala hidrosepalus yang membuat new megapro gak laku dipasaran malah ditiru

    Guest
  12. Ane pernah liat langsung pas test daerah bekesong. Aslinya lumayan gede nih motor. Yg ada dibenak ane, nih motor enak dipake harian dijalan Indonesia yg notabene jalan bumpy n bnyk lobang. Dipake touring so pasti enak bgt. Jaminan tngn anti pegel krna shock pnjang stang tinggi ala motor trial. tampang gak masalah yang penting fungsi. Karena ane berkutat diperkotaan, prepare ini dibanding klx or crf. Imho…
    Yg kurang rem belakang masih tromol. Kalo beneran dikeluarin di Indonesia dengan rem cakram depan belakang, ane siap beli (kalo proposal disetujuin polda hehe).
    Ane ada pidionya nih, yg mau ngacung ???

    Guest
    • Sama ane juga setipe dgn ente, buat harian ke kantor ngehajar polisi tidur sama beberapa ruas yg keriting jalannya

      Guest
  13. “Bisa jadi Kawasaki Versys X 250 kalah nyaman.”

    yaa iyalah wakkk,, jok versys mah keras bangetttt (untuk ane)

    btw klo dgr penuturannya wak, kog karakter nya mirip2 new megapro yah mesinnya.. ga salah emg selain mirip bentuk nya mirip karakter nya juga.. FYI, NMP dibanding Verza juga lebih “kalem” torsi bawah nya.. tp top speed lbh tggi drpd verza

    Guest
  14. Gw naksir sih nih. Lumayan bwat ngantem aspal ciater – bsd yg gak rata. Kl pake street, msh berasa beut getarannya. Apalagi pake matic, berasa naik gerobak

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.