TMCBLOG.com – Di Race weekend MotoGP Andalucia 2020 dimana akhirnnya valentino Rossi finish di posisi Podium 3 Tepatnya pasca hari Jumat, Vale mengungkapkan kata kata yang memang sedikit bernada pedas yang dialamatkan kepada Pabrikan Yamaha ” mereka perlu mendukung saya, karena saya (saat ini) di sini di tim pabrikan dan tahun depan saya akan balapan dengan Petronas. Jadi, mereka harus mempercayai saya. Mungkin saya tidak lebih cepat di lintasan tetapi saya bisa melakukan balapan yang bagus.” . . . Yap vale mengatakan bahwa pihak Box nya beserta David Munos harus berdebat Sengit dengan Yamaha dulu untuk melakukan setup berbeda dan inilah yang Vale anggap sebagai suatu ‘ halangan politis ‘

Lin Jarvis sempatΒ  mengungkapkan bahwa adalah benar Valentino Rossi meminta Yamaha untuk membalikan setup Yamaha M1 kembali ke setup yang lama, namun pabrikan memang tidak langsung menanggapinya secara all out karena berpendapat bahwa setup lama digunakan untuk M1 yang menggunakan ban Michelin lama dengan karakter berbeda. Pada akhirnya Via Seedweek Lin Jarvis pun panjang lebar menjelaskan Update mengenai masalah ini dan Apa yang dimaksud oleh valentino sebagai ‘ hambatan politis tersebut :

“Valentino menggunakan istilah ‘politik’, tetapi sebenarnya kata ini tidak sepenuhnya benar. Kami memiliki empat sepeda motor di Track, tiga mesin Factory 2020, dan satu yang merupakan motor Franco Morbidelli adalah ‘a-spec’, campuran antara 2019 dan 2020. (Kedua jenis) motor ini memiliki dasar yang sedikit berbeda. Tetapi dari segi setup hingga GP Jerez kedua ( Andalucia) , keempat pembalap umumnya mengikuti arah yang sama.

Valentino struggle dengan arahan set-up ini, bukan hanya di Jerez 1, tetapi semenjak lama. Dia menderita karena masalah ban dan tidak merasa sangat nyaman dengan motornya. Keseimbangan motor tidak bekerja untuknya. Karena itu, dia ingin perubahan setelah mempertahankan arah ini untuk GP Jerez pertama. Tetapi hasil Jerez 1 juga sangat mengecewakan baginya. Permasalahan Defect ( Masalaah Yamaha M1 Mati saat race )Β  juga akhirnnya melakukan sisanya ( bikin tambah parah)

Untuk keluar dari situasi ini, Valentino ingin membuat perubahan. Dia ingin mengembalikan perasaan yang dia miliki dengan M1 di masa lalu ketika kami menggunakan pengaturan yang berbeda. Jadi dia harus meyakinkan insinyur balap Jepang kami untuk pergi ke arah yang berbeda.”

“Itu bukan masalah politis, Itu bisa digambarkan dengan istilah ‘data versus keinginan’. Jadi itu tentang topik ‘data menentang kerinduan (akan feeling yang bagus ke motor) ‘. Pada akhirnya, Valentino menekan mereka, meyakinkan mereka mereka yang bertanggung jawab. Kami mengabulkan keinginannya karena (kami merasa) tidak ada ruginya. Dia sebenarnya tidak merasa nyaman dengan setup lama, tetapi merasa sangat perlu melakukan terobosan. Saya pikir sangat penting bagi Valentino bahwa ia mengubah situasi ini setelah balapan pertama. Kita harus angkat topi karena dia melakukannya dengan gaya dan martabatnya. “

Jadi menurut yang bisa tmcbog kunyah kunyah dari apa yang diucapkan Lin Jarvis di atas, Pada dasarnya di Seri andalucia kemarin Valentino Rossi Confirmed sudah melakukan arahan setup yang sedikit berbeda dibandingkan pendekatan dan arah setup Quartararo, Vinales dan Juga Morbidelli. Hats Off, Respect !

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

50 COMMENTS

  1. Owh ini yang bikin valeban rame bener di medsos wkwk.
    Padahal 1 point yang diambil adalah ini khusus settingan rossi sendiri yak. Kalo kata valeban di medsos mah vinales dan taro kenceng akibat rossi memaksa yamaha untuk memakai settingannya dia semua. Wkwkwk

    Guest
    • Waduh ane kagak ikut2an loh, Gan
      Tapi menurut ane emang harusnya begitu sih
      Apa emang seluruh tim di grid motogp semua set up apa harus sama ya ?

      Dulu di era ketika ada sekat pembatas, bukannya emang set up motor beda2 ya ? Sampe ada kecurigaan internal tentang contek mencontek set up ?

      Harusnya sih emang harus beda2 ya setiap pembalap krn gayanya juga beda2
      Just my opinion

      Guest
  2. Berpikir sebagai team ya memang Pakdhe Ros ini.
    Sadar tidak cepat spt MV/FQ, tapi tetap berusaha supaya mendapatkan point buat Yamaha.

    Josss gandozzz..
    Will Finds A Way

    Mantab Pakdheee Gooooooo

    Guest
  3. Mungkin gk wak kalo rossi dikasih setingan sesuai karakter nya aplg usia dah 41 dan yamaha gk politis.bisa podium teruz moga2 bisa podium 1..

    Guest
  4. Kontrak michellin kapak berakhir ya, jadi pengen ke era Bridgestone lagi.. permasalahn ban kayaknya ga begitu parah di era sekarang haha *kayaknya

    Guest
  5. yet, vr46 adalah yamaha finish paling belakang wak, jadi pilihan dia bisa dianggap benar bisa juga tidak

    Guest
  6. Ulasan WSBK sepi ni wak.
    Udah Superpole SSP ni wak galang hendra selisih +2,271.
    Sisa 10 menit sesi superpole

    Guest
  7. Ulasan WSBK adem ayem wak.
    Udah main nih. Udah superpole WSSP.
    Galang kocar kacir di urutan 20.
    1,2,3 itu itu lagi wkkwk.
    Locatelli, Cluzel, Oett, Mahias, Vinales

    Guest
    • Galang kan emang ga terlalu bagus bahkan kalo jujur ga bagus buat main 600cc, pembalap Indonesia lain hambatannya cuma skill, kalo Galang skill dan postur.

      Guest
  8. SSP 300 red flagged.
    Meikon Kawakami crash .
    Kawakami lahirnya aja jepang, tapi nationality Brazil.
    Sempet kaget nama Kawakami kok Brazil wkkwk.

    Guest
  9. Wsbk Jerez result :
    Reding Panigale
    Rea ZX10R
    Toprak R1
    Davies Panigale
    Baz R1
    Rinaldi Panigale
    Bautist CBR RRR
    Melandri Panigale
    Lowes ZX10R

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.