Tardozzi : Mental Bagnaia Bukan Karena Marc Marquez Curi perhatian

TMCBLOG.com – Setelah Gigi Dall’Igna memberikan pendapat dan berjanji untuk mencoba membuat Pecco Bagnaia bisa tersenyum di musim 2025 ini, kini giliran manajer tim Lenovo Ducati yang memberikan catatannya kepada media mengenai Pecco Bagnaia dengan P.O.V manajemen tim.

Menurut Tardozzi masalah dari mental Bagnaia tidak disebabkan karena kehadiran Marc Marquez yang mencuri perhatian, seperti yang diperkirakan beberapa pengamat. “Tidak, sama sekali tidak. Saya akan melakukan apa pun untuk itu. Ada hal lain yang belum kami pahami. Dia tidak pernah menyebut Marc.”

“Mereka berjabat tangan dan berbicara bersama tentang perkembangannya. Ada banyak hal kecil yang menunjukkan bahwa keduanya akur. Saya selalu mengatakan hal itu, tetapi sebagian orang tidak mau mempercayai saya.”

Lanjut Tardozzi mencoba merinci permasalah teknis yang dihadapi Pecco sampai seri ke-6 di Le Mans. “Setelah berakhirnya Kejuaraan 2024, kami membawa motor 2025 lengkap ke pengujian berikutnya di Barcelona. Para pembalap memberikan masukan kepada Gigi Dall’Igna dan teknisi lainnya, tetapi mereka tidak setuju dengan mesin 2025 yang lengkap.”

“Mereka memberi tahu kami di area mana mesin baru tersebut lebih baik dan lebih buruk. Jadi Gigi dan teknisi memodifikasinya selama musim dingin dan kami mendapatkan homologasi spesifikasi ini untuk tahun 2025.”

“Mesin 2025 merupakan pengembangan kecil dari mesin 2024. Kami yakin motor baru kami lebih baik. Level tahun ini telah meningkat lebih dari peningkatan Pecco. Ia perlu lebih berkembang dan saya yakin ia punya potensi itu. Sejauh ini, dia belum bisa mencernanya.”

“Di beberapa lintasan balap dia lebih cepat dari tahun lalu. Kami bekerja keras untuk memberinya rasa percaya diri pada momen yang ia gambarkan. Dia selalu menjadi yang terbaik dalam pengereman dan saat memasuki tikungan.”

“Kami tahu datanya dan tahu di mana dia berada dengan cepat. Dia merindukan kemampuan ini, dan kami sedang berupaya mengembalikannya. Jika kami berhasil, dia akan bertarung dengan Marc – kami benar-benar yakin akan hal itu.” – @tmcblog

19 COMMENTS

  1. Jika kami berhasil, dia akan bertarung dengan Marc – kami benar-benar yakin akan hal itu.”

    Ya oppa tar.. saya jg yakin, tp kapan ?

    • Di post race press conf yg dimenangi mm93 tahun lalu, si fbag 63 bilang.
      Jangan percaya Davide (Tardozzi), yg trjadi suka sebaliknya.

      Wkwk

    • yg ada dia bikin istilah Raja dan Pangeran
      iya lah semi-judgement itu kena juga mental nya dikit-dikit mah

  2. Agak sulit dipercaya karena memang Pecco drop setelah Marc masuk tim pabrikan Ducati. Dan mereka berdua punya paket motor yang sama, tapi hasilnya jomplang. Wajar penonton membandingkan.

    • Kalo di bandingin tahun lalu sepertinya ada peningkatan kecepatan pada peko ( ini brrti tidak drop).. tp sayangnya markes terlalu cepat

      • secara umum, baik speed atau point pecco lebih baik dr taun lalu… sayangnya.. MM dan AM malah lebih dan lebih baik 3x lipat dr taun lalu… makanya pecco berasa jadi lambat atau tertinggal…wkwkwk

      • Permasalah sebenarnya gw rasa tim satelit Ducati lainnya menggunakan gp 24 yg mana memang itu motor Se OP itu. Makanya timbul banyak pesaing dari sesama Ducati, mau Bagnaia pake gp24 seperti kmrin pun gw rasa GK bakal banyak perubahan signifikan. Toh dlu gp 24 dan gp23 perbandingan nya jomplang bnget gw rasa. Cuma marc dlu memang sehebat itu cara dia pakai gp23 tahun lalu

  3. Ya, berdasarkan data memang pecco meningkat, tapi pembalap lain juga meningkat dan peningkatannya melebihi peningkatan pecco, terutama duo bersaudara

  4. By data Pecco memang meningkat,tapi bahkan peningkatan quartararo aja jauh lebih besar drpd pecco

  5. sebuah pertanyaan yg beneran saya gatau

    Selama ini yg dibicarakan pecco itu oke dalam “mengerem” dan “masuk tikungan”

    bukannya marc juga strong pointnya di situ ya ? ini beda di marc lebih “ngebanting” motornya buat belok dan pecco bukan gaya begitu, atau gimana..

    • jd taun ini pecco gak brani lagi late brake spt taun lalu yg jd kekuatanya.. Doi ngrasa gak ada feedback dr motor.. jd kl mksa late ya gubrakkk makan pasir spt yg terlihat.. sdg MM kayaknya biarpun blm ktemu limit area depan juga lbih brani mksa late brake.. intinya pecco gak brani kl Feel motor tdk sempurna dirasakanya

  6. orang yg sama—yang bikin istilah “Raja dan Pangeran” King & Prince lol parah emang Tanjidor

  7. “Level tahun ini telah meningkat lebih dari peningkatan Pecco. ”
    Secara gak langsung tardozi sudah menjabarkan masalahnya.masalahnya bukan Pada motornya,tp pada pembalap lain yg level improve nya lebih besar.sementara pecco mungkin sudah mencapai batas.pecco hnya mencoba mengaburkan masalah inferioritasnya.

  8. Jadi Pecco juara 2x itu krn motornya superior, pas ketemu lawan kayak MM yg jago on limit bawa motor yg sama dia jadi mlempem kayak krupuk kesiram air

  9. SEDERHANA SAJA….

    Musim motoGP 2024, Pecco Bagnaia dgn Ducati GP24 performanya meningkat pesat sekali hingga beberapa level, dgn gap yg jauh meninggalkan Ducati GP23 serta motor-motor pabrikan lainnya.

    Hampir tiap habis balapan, artikel di TMC Blog isinya copy paste pecah rekor lap time di setiap sirkuit oleh rider Ducati GP24, si Pecco dan Martin.

    Musim 2025 ini, GP25 tidak terlalu superior bahkan kembali memakai mesin yg sama dgn tahun lalu.

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP