TMCBLOG.com – Masih ingat dengan sosok skuter listrik TVS yang paten desainnya pernah kita bahas di TMCBlog? Ternyata nama produk tersebut adalah TVS Orbiter dan sudah resmi dirilis di India semenjak akhir bulan Agustus yang lalu.
TVS Daftarkan Paten Desain Skuter Listrik Entry Level Baru di Indonesia
Dengan TVS Orbiter, TVS telah memperluas portofolio skuter listriknya. Ini adalah produk kedua TVS di segmen skuter listrik terjangkau setelah iQube, tetapi Orbiter mengadopsi pendekatan yang berbeda dan lebih berfokus pada utilitas dan fungsionalitas dalam bentuk dan fungsinya.
Orbiter tampak seperti skuter yang lebih tinggi dan ramping dibandingkan iQube. Lampu depan LED terletak di atas batok, dengan strip lampu LED yang membentang di sepanjang tebeng depan.
Di India, Orbiter menggunakan warna yang bernuansa berani dan cerah serta memiliki panel bodi multi-warna.
TVS Orbiter menggunakan velg alloy depan 14 inci, dua ukuran lebih besar dari iQube dipadu dengan velg 12 inci di bagian belakang, yang juga dilengkapi motor hub-mount skuter. Orbiter memiliki ground clearance 169 mm. Dengan berat 112 kg, Orbiter sekitar 5 kg lebih ringan dari iQube 3.1 kWh.
TVS mengklaim Orbiter memiliki jok sepanjang 845 mm, serta pijakan kaki datar ‘lurus’ berukuran 290 mm yang lapang. Tinggi joknya 763 mm. Ada kompartemen penyimpanan yang balik tebeng depan dan di bawah jok berkapasitas 34 liter, yang menurut TVS cukup untuk menampung dua helm.
Dengan baterai 3,1 kWh, TVS Orbiter akan memiliki jangkauan jelajah hingga 158 kilometer. Daya puncak dari motor BLDC yang terpasang di hub hanya 2,5 kW (3,3 bhp), tetapi torsi puncaknya belum diungkapkan.
Orbiter akan memiliki dua mode berkendara – Eco dan City – dengan akselerasi 0-40 km/jam dalam 6,8 detik dan kecepatan tertinggi 68 km/jam. Sanggup melaju di kemiringan sampai 7 derajat dan Orbiter juga dilengkapi dengan cruise control.
Menggunakan pengisi daya 650 watt, Orbiter membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk mengisi daya skuter dari 0 hingga 80%, dengan pengisian penuh kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 6 jam.
Sepertinya TVS Orbiter punya posisi sebagai skuter listrik yang lebih terjangkau dibandingkan IQube, tidak mengherankan melihat beberapa pilihan yang diambil TVS sepertii Orbiter hanya dilengkapi dasbor LCD berwarna 5,5 inci, tetapi dilengkapi fitur-fitur konektivitas yang diaktifkan melalui aplikasi ponsel pintar.
Juga dibekali dengan fitur peringatan tabrakan, jatuh, anti-pencurian, geo-fencing, dan time-fencing juga ikut disertakan, begitu pula peringatan panggilan masuk terkoneksi Bluletooth ke smartphone, navigasi belokan demi belokan (turn by turn), dan pembaruan melalui udara (over-the-air / OTA) yang memungkinkan perangkat lunak skuter untuk diperbarui/update melalui koneksi internet guna menjaga performa dan fungsionalitas skuter tetap optimal. Sederhana dalam penampilan, namun maksimal dalam fitur yaa . . Masuk Indonesia nggak nih ?










bisa jarak jauh, bagasi lega, ojekable
ayooo bangun indonesiaku… banyak orng2 pinter, sumber daya juga banyak, malah bangga jadi importir barana jadi dan exportir barang mentah,
motor listrik harus memperhatikan distribusi bobot. biar balance.
Bisa kali 19jt yuk orbiter
Nunggu iQube naik dulu market nya, tunggu 1-2 thn lagi. Skrg konsen dulu ke yang bensin baru 😁
Tjakepp nih disainnya walaupun ya mirip2 kaya skutik EV taiwan-an tapi ada khasnya sendiri yg tarikannya pas, ada sedikit aura Yamaha Q-Bix juga