Capirossi : MotoGP akan lebih lambat 2,5 detik di era 850 cc

TMCBLOG.com – Memasuki awal tahun 2026 ini, fokus jagat MotoGP mulai terbelah. Di satu sisi kita menikmati persaingan musim ini, namun di sisi lain, hiruk-pikuk mengenai Regulasi Baru 2027 sudah mulai memanas. Loris Capirossi, mantan pembalap kawakan yang kini menjabat sebagai penasihat keselamatan Dorna, baru saja memberikan bocoran simulasi yang cukup mengejutkan: MotoGP era 2027 akan lebih lambat hingga 2,5 detik per lap! Kenapa bisa selambat itu? Dan apakah ini kemunduran? Mari kita bedah !


1. Downsizing Mesin: Dari 1.000 cc ke 850 cc

Inti dari perubahan 2027 adalah reduksi kapasitas mesin. MotoGP akan kembali ke era mesin lebih kecil, mirip dengan transisi tahun 2007 (saat itu ke 800 cc).

Secara teknis, penurunan 150 cc ini akan berdampak langsung pada dua hal utama:

  • Top Speed: Kecepatan puncak di trek lurus panjang (seperti Mugello atau Sepang) dipastikan akan menurun drastis untuk menjaga aspek safety sirkuit yang kini mulai terasa “sempit” bagi motor 1.000 cc.

  • Karakter Power: Dengan kubikasi lebih kecil, insinyur harus memutar otak untuk menjaga efisiensi termal. Torsi mungkin akan berkurang, yang berarti akselerasi keluar tikungan tidak akan se-ekstrim sekarang.

2. Pemangkasan Aerodinamika: Menghapus “Aleron con Ruedas”

Capirossi dan Dorna menyoroti bahwa motor saat ini sudah seperti “sayap dengan roda” (alerones con ruedas). Pada 2027, regulasi aerodinamika akan diperketat secara signifikan. Apa efek teknisnya?

  1. Reduksi Dirty Air: Saat ini, motor di belakang sangat sulit menyalip karena turbulensi udara (dirty air) dari motor di depan. Dengan aero yang lebih simpel, aliran udara di belakang motor akan lebih bersih.

  2. Mencegah Overheating Ban: Salah satu masalah terbesar saat ini adalah suhu ban depan yang melonjak drastis saat slipstreaming. Dengan aero yang dikurangi, tekanan udara ke ban depan lebih stabil, memungkinkan aksi jarak dekat tanpa takut ban “meleleh”.

  3. Hilangnya Efek Suction (Isapan): Regulasi baru bertujuan meminimalisir efek isapan berbahaya saat pengereman yang sering membuat pembalap di belakang kehilangan kontrol.

3. Analisis Performa: Mengapa 2,5 Detik Lebih Lambat?

Menurut simulasi yang diungkap Capirossi dalam podcast Mig Babol, penurunan waktu lap berkisar antara hingga detik tergantung karakter sirkuitnya.

Aspek Teknis Kondisi Sekarang (1.000 cc) Era Baru 2027 (850 cc)
Kapasitas Mesin 1.000 cc 850 cc
Aerodinamika Kompleks, Full Winglets Terbatas & Lebih Statis
Top Speed Tembus 365+ km/jam Diprediksi turun ke 330-340 km/jam
Waktu Lap Record-breaking setiap musim Lebih lambat 1,5 – 2,5 detik
Fokus Pembalap Manajemen elektronik & Aero Skill murni & Pengereman manual

Mungkin Sobat bertanya, “Kenapa MotoGP malah ingin dibuat lebih lambat?” Jawabannya bukan soal kecepatan absolut, tapi soal kualitas balapan.

Dengan motor yang lebih lambat di trek lurus dan lebih “telanjang” secara aerodinamika, jarak pengereman akan menjadi lebih panjang. Dalam dunia balap, jarak pengereman yang panjang = peluang menyalip yang lebih besar.

MotoGP ingin mengembalikan tontonan di mana pembalap bisa saling tukar posisi di setiap tikungan, bukan hanya berbaris karena terhambat masalah suhu ban dan turbulensi udara.

Musim 2027 akan menjadi reset besar-besaran. Pabrikan yang paling cepat beradaptasi dengan mesin 850 cc tanpa bantuan aero masif akan mendominasi. Ini adalah kabar baik bagi pembalap dengan talenta murni seperti Marc Marquez atau bahkan talenta muda yang terbiasa dengan motor yang lebih “liar”.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

8 COMMENTS

    • Loris Capirossi : MotoGP era 2027 akan lebih lambat hingga 2,5 detik per lap!.

      All Enginer motogp: 😁😄😂🤣🤣🤣🤮

  1. Tahun pertama lebih lambat 2.5 secs
    Kedua turun jadi 1.5 secs
    Selanjutnya dibawah 1 sec

    Bukan nggak mungkin kedepan lebih kencang dibanding era sebelumnya.

    Lha wong laptime moto3 modern aja skrg bisa lebih kenceng dibanding nsr500 edisi terakhir jaman mbah kakung rossi

  2. Dulu tahun 2014-2017 sebelum era Aero masif dan RHD berdasarkan data dari Brembo jarak pengereman di tikungan pertama Mugello (San Donato) sepanjang 306-317 meter, Namun mulai 2021-2025 ini saat efek downforce besar jaraknya menjadi lebih pendek menjadi 276-288 meter saja. Itu juga yang menyebabkan top speed bertambah tinggi saat ini karena rider dapat mengerem hingga mentok tepat mendekati speedtrap

  3. Ini adalah kabar baik bagi pembalap dengan talenta murni seperti Marc Marquez ==> Ooops ..misi liberty pengen punya Icon Legenda menggantikan legenda jadul bakal terkabul sepertinya apalagi Marq terbukti meningkatkan penonton motogp

  4. Ini adalah kabar baik bagi pembalap dengan talenta murni seperti 93 atau bahkan talenta muda yang terbiasa dengan motor yang lebih “liar”….ini mksudnya si hiu mazaron ya wak hehe

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP