TMCBlog.com – Assalamualaikum temen-temen sekalian, kembali lagi kita pantau kabar dari keganasan gurun pasir di Arab Saudi! Dakar Rally 2026 baru saja menyelesaikan Stage 6, sebuah tahapan yang disebut-sebut sebagai yang terpanjang dan paling brutal sejauh ini.
Stage 6 ini menempuh total jarak yang luar biasa, dengan Special Stage sejauh 331 km yang full berisi lautan pasir, ditambah liaison sejauh 322 km menuju Riyadh. Namun, hasil akhirnya penuh drama sob! Kemenangan yang sudah di depan mata sirna karena urusan “ngebut” di tempat yang salah.
Daniel Sanders Dominan, Tapi Kena “Semprit” Penalti!
Secara pure pace atau kecepatan murni di atas lintasan, rider KTM Daniel Sanders sebenarnya tampil kesetanan. Dia melibas gundukan pasir Riyadh dengan sangat dominan, bahkan menyentuh garis finish dengan keunggulan waktu 4 menit 43 detik di depan Ricky Brabec.
Namun sayang seribu sayang, sob… Belum juga selebrasi usai, pengawas balap menjatuhkan hukuman penalti 6 menit kepada rider Australia ini karena terbukti melanggar batas kecepatan (speeding) di awal tahapan. Sontak, posisi pertama yang sudah di tangan langsung melayang!
Ricky Brabec dan Honda Ambil Alih Podium Tertinggi
Keapesan Sanders menjadi berkah buat tim sayap mengepak. Rider andalan Monster Energy Honda, Ricky Brabec, secara otomatis naik ke posisi pertama dan berhak atas kemenangan stage pertamanya di Dakar 2026 ini.
Hasil akhir Stage 6 (Kategori Motor):
1. Ricky Brabec (USA), Honda, 3:41:33
2. Tosha Schareina (ESP), Honda, 3:42:47 +1:14
3. Daniel Sanders (AUS), KTM, 3:42:50 +1:17
4. Skyler Howes (USA), Honda, 3:45:36 +4:03
5. Adrien Van Beveren (FRA), Honda, 3:46:54 +5:21
Bukan cuma Brabec, performa impresif juga ditunjukkan oleh Tosha Schareina yang mengamankan posisi kedua, membuat Honda berhasil finish 1-2 di stage ini.
Klasemen Umum: Jarak Semakin Tipis!
Drama penalti ini punya efek domino yang besar ke klasemen umum (Overall Classification). Daniel Sanders memang masih memimpin klasemen, tapi posisinya kini benar-benar terancam oleh Brabec.
1. Daniel Sanders (AUS), KTM, 24:41:00
2. Ricky Brabec (USA), Honda, 24:41:45 +0:45
3. Luciano Benavides (ARG), KTM, 24:51:15 +10:15
4. Tosha Schareina (ESP), Honda, 24:52:56 +11:56
5. Ignacio Cornejo (CHI), Hero, 25:10:50 +29:50
Melihat peta kekuatan sekarang, sepertinya Dakar 2026 bakal jadi duel “head-to-head” antara Sanders (KTM) dan Brabec (Honda) sampai akhir nanti, sob.
Kejadian yang dialami Sanders membuktikan bahwa di Dakar, menang bukan cuma soal siapa yang paling kencang buka gas, tapi juga soal ketelitian mematuhi regulasi navigasi dan speed limit. Kesalahan kecil 6 menit bisa mengubah peta persaingan gelar juara dunia.
Besok, hari Sabtu, para pembalap akan mendapatkan Rest Day atau hari istirahat di Riyadh. Ini waktu krusial buat mekanik bongkar mesin dan rider buat recovery fisik sebelum lanjut lagi di hari Minggu dengan stage sepanjang 462 km yang diprediksi nggak kalah kejam.
Menurut temen-temen, mampukah Ricky Brabec dengan Honda-nya mengkudeta posisi Sanders setelah hari istirahat nanti? Silahkan share pendapatmu di kolom komentar ya!
Taufik of BuitenZorg |@tmcblog



Wah bikin dag dig
Bisa dijelaskan wak, kenapa balapan ada speed limit nya
Emang pas di jalan raya gitu?
Kalo kesimpulan saya mirip seperti kecepatan di area pitlane gitu hihi..
jadi roadbook, map, waypoint, speedlimit kan semua tercatat melalui gps dan semua lokasi-kecepatan peserta juga dipantau melalui gps. Dari seluruh jarak yang harus ditempuh beserta waypointnya, tidak semuanya di catat waktunya (liaison) dan tidak semuuanya boleh full gass karena ada beberapa area lintasan yang melewati pemukiman penduduk, jalan umum, dan protected area misalnya. Semua itu sudah ada di roadbook yang diberikan panitia dakar, kalau pemblap lupa atau sengaja mengabaikan speedlimit, otomatis akan terdeteksi di gps dan diberikan sanksi penalty
Masih tipis gapnya cuy, padahal kalo udah jalan beberapa etape biasanya udah berjarak belasan menit tapi musim ini merata ga ada yg sangat dominan
selama masih dibawah 20 menit, semua masih potensi untuk menang.
Giliran Honda yg juara aja lah