TMCBlog.com – Sobat sekalian, gairah MotoGP 2026 resmi dimulai! Sirkuit Sepang, Malaysia, kembali menjadi saksi bisu dimulainya genderang perang teknologi dalam sesi Shakedown Test. Menariknya, mata kamera langsung tertuju pada garasi Honda HRC. Pasalnya, musim ini Honda sudah tidak lagi berada di kelas Konsesi D, melainkan naik kelas ke Konsesi C.
Meskipun naik kelas, Honda tetap berhak mengikuti Shakedown Test karena regulasi mengizinkan test rider dan rookie untuk turun ke lintasan. Dan di Sepang kali ini, Honda langsung tancap gas menurunkan duet maut di tim penguji: sang veteran yang kini jadi “kapten” penguji, Aleix Espargaro (#41), serta sang juara dunia Moto2 yang naik kelas ke MotoGP bersama Pro Honda LCR, Diogo Moreira (#11).
Update Aero: Winglet Utama Makin Agresif
Dari foto-foto eksklusif yang beredar, terlihat jelas Honda RC213V versi 2026 ini tampil dengan balutan fairing karbon hitam “stealth mode”. Namun, yang paling mencolok dan menjadi bahan obrolan di paddock adalah revisi pada sektor aerodinamika, khususnya winglet utama di bagian depan.
Jika kita bandingkan dengan paket yang dibawa pada Test Valencia akhir 2025 lalu (foto di bawah), terlihat ada perbedaan signifikan pada desain winglet utama motor yang digeber Aleix Espargaro. Di foto pertama, terlihat winglet depan kini memiliki dimensi yang lebih lebar dengan desain multi-element atau bertingkat yang lebih tegas.
Desain ini sepertinya difokuskan untuk mencari downforce maksimal guna mengatasi masalah wheelie dan meningkatkan stabilitas saat pengereman—dua hal yang menjadi “PR” besar Honda dalam beberapa musim terakhir. Garis-garisnya terlihat lebih tajam dan aerodinamis dibandingkan versi Valencia yang cenderung lebih membulat.
Strategi Honda di Kelas Konsesi C
Perubahan status dari Rank D ke Rank C ini membawa konsekuensi besar bagi HRC. Mereka kini memiliki batasan lebih ketat, seperti jumlah ban tes yang berkurang dari 260 menjadi 220, serta tidak adanya pengembangan mesin di tengah musim (engine freeze). Oleh karena itu, Shakedown Test ini menjadi sangat krusial bagi Honda untuk menentukan basis mesin dan aero sebelum homologasi dilakukan di seri pembuka nanti.
Kehadiran Aleix Espargaro sebagai test rider memberikan warna baru bagi pengembangan Honda. Pengalamannya membangun motor di pabrikan sebelumnya diharapkan bisa memberikan arah yang jelas bagi mekanik HRC di bawah komando Romano Albesiano. Sementara itu, Diogo Moreira terlihat mulai beradaptasi dengan tenaga buas mesin 1.000cc Honda, terlihat pada foto kedua di mana ia didampingi kru mekanik LCR yang kini didukung penuh oleh branding Pro Honda.
Apakah paket aero baru ini akan membawa Honda kembali ke barisan depan? Ataukah ini hanya satu dari sekian banyak eksperimen HRC sebelum benar-benar mengunci desain untuk musim 2026? Kita pantau terus progresnya di hari-hari berikutnya, Mas Bro!
Taufik of BuitenZorg |@tmcblog




Jelek banget aero fairing, bikin motor kek ikan lele
Air ramnya jg makin gp25
Semangat riset
Rumornya Quartararo sudah tandatangan kontrak dengan HRC untuk 2027-2028 😲
Foto pertama itu kalau gada yg pake baju hrc
udah saya sebut itu desmo 2026 sskwkw