TMCBLOG.com – Menyapa dari hiruk-pikuk bursa transfer MotoGP di ‘ Silly Season Akbar ‘ yang mendadak meledak bahkan sebelum bendera start musim 2026 berkibar! Jika sebelumnya kita bahas rumor panas perpindahan pembalap, kali ini “si hiu” Pedro Acosta ikut turun tangan memberikan prediksinya yang cukup bikin dahi berkerut.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan salah satu sponsornya, Pont Group (dikutip via AS.com dan Marca), Acosta memberikan pandangan yang sangat berani mengenai peta kekuatan grid MotoGP 2027 saat regulasi mesin 850cc dimulai.
Duet Maut di HRC: Fabio Quartararo dan Jorge Martin!
Poin paling mengejutkan dari prediksi Acosta adalah ia meyakini bahwa Honda (HRC) akan melakukan pergerakan masif dengan menyatukan dua talenta tercepat saat ini: Fabio Quartararo dan Jorge Martin.
“Saya rasa Fabio Quartararo bisa berada di Honda bersama Jorge Martin,” ungkap Acosta dengan santai.
Prediksi ini bukan tanpa alasan, sob. Mengingat performa Aprilia yang kabarnya membuat Martin kurang betah di 2025, dan hasrat Honda untuk kembali ke puncak dengan mesin 850cc, menyatukan “El Diablo” dan “Martinator” adalah langkah all-out dari pabrikan sayap tunggal tersebut.
Peta Grid 2027 Versi Pedro Acosta
Bukan Acosta namanya kalau tidak punya pandangan yang luas. Selain soal duet Honda, ia juga menebar prediksi untuk kursi pabrikan lainnya:
-
Maverick Vinales ke KTM: Acosta melihat Vinales akan kembali ke keluarga Pierer Mobility (KTM) di 2027. Ini sinkron dengan rumor bahwa KTM mengincar pembalap berpengalaman untuk mendampingi talenta muda mereka.
-
Joan Mir ke Yamaha: Setelah bertahun-tahun berjuang di Honda, Mir diprediksi Acosta akan menyeberang ke Yamaha untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Quartararo.
-
Aprilia Rasa Ducati: Menariknya, Acosta memprediksi Alex Marquez dan Marco Bezzecchi akan menjadi ujung tombak Aprilia di masa depan.
-
Marc Marquez Tetap di Ducati: Untuk sang senior sekaligus rivalnya, Acosta yakin Marc tidak akan pindah ke mana-mana dan tetap berbaju merah Bologna.
Kode Keras Masa Depan Acosta Sendiri?
Yang paling menarik justru apa yang TIDAK disebutkan secara gamblang oleh Acosta: Nasib dirinya sendiri.
Meski ia enggan bicara banyak soal masa depannya di KTM untuk 2027, santer terdengar kabar di paddock Sepang bahwa Acosta sudah mencapai kesepakatan dengan Ducati Lenovo Team untuk mendampingi Marc Marquez di 2027.
Logikanya begini sob: Jika Acosta memprediksi Martin ke Honda dan Marc tetap di Ducati, maka secara silogisme ada satu kursi kosong di Ducati (kursi milik Pecco atau kursi yang ditinggalkan pembalap lain). Dan hampir semua pengamat sepakat, Acosta-lah yang akan mengisi kursi “panas” tersebut.
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog





Kita liat pertengahan season entar, atau malah beberapa seri awal langsung jelas peta perpindahan nya.
Balapan belum tapi bursa transfer udah mulai, dilema pabrikan motor 2027 udah ketahuan sama Pebalap nya yang bakal pindah
semkain cpt dapat pembalap , malah bagus krn pabrikan lgsg fokus ke balapan 2026 dan langsung ke pengambangan motor 2026.
Yamaha duetin rins sm mir?
Duet maut bgt tuh,
Maut dlm arti sebenarnya ya…
Bs panen besar boskuh… Hadeeeh wak kaji jg udah trhanyut dlm sily seasoning,klo dr awal uda bgni sy mlah nganggep smuanya omong kosong wak … Alias kbar yg di bw burung
Butuh COVID 2.0, agar Joan Mir bisa jurdun lagi
Satu kamar lagi rins sam mir. Wokwok.
penyataan acosta ini membuat bahasan silly season kemarin2 itu mungkin masih wacana saja, belum deal.
Kalo toprak moncer di pramac, apakah ga ke monster energy aja mengisi kursi fabio, joan mir ke pramac?
Secara fan toprak lebih banyak yang akan jadi nilai jual promosi / branding Yamaha secara global?
lahhh malah mungkin si kosta sendiri yg ke Yamaha buat gantiin F¼20😆😆😆
marcobez perpanjang kontrak
Ymh jangan ngaco aja kalau pilih pembalap utama, ya mas Mir ?
Rins aja udah loyo setelah banyak operasi
Martin ke HRC memang agak masuk akal krn ada Pak RT sang manajer tidak resminya di situ
nah berarti mnurut acosta, bagnaia bakal kemana?
pastinya bagnaia akan ke yamaha factory bersama jorge martin..
yamaha jadi team dengan 3 pembalap yang pernah meraih gelar juara dunia…ehh..bener gak ya..