TMCBlog.com – Sobat sekalian, dunia balap WorldSBK dikejutkan dengan sebuah berita besar yang terasa seperti déjà vu namun dalam balutan warna yang sangat emosional. Sang legenda, pemegang 6 gelar juara dunia WorldSBK, Jonathan Rea, resmi dipastikan akan kembali ke grid balap pada seri Portimão 2026 mendatang. Bukan dengan Kawasaki atau Yamaha, melainkan kembali ke pangkuan pabrikan yang pertama kali membesarkan namanya di kancah internasional: Honda.
Kembalinya Rea ke lintasan sebagai pebalap reguler (sementara) ini terjadi setelah Jake Dixon, pebalap utama tim pabrikan Honda HRC, harus absen akibat cedera retak pergelangan tangan kiri yang didapatnya saat sesi tes resmi di Phillip Island beberapa waktu lalu.
Misi Darurat di Portimão: Mengapa Jonathan Rea?
Sejatinya, di musim 2026 ini Jonathan Rea sudah memutuskan untuk pensiun dari balap full-time dan mengambil peran krusial sebagai HRC Test Rider. Namun, kondisi darurat yang menimpa Jake Dixon membuat HRC tidak punya pilihan yang lebih baik selain memanggil “sang guru” untuk turun gunung.
Keputusan ini sangat logis jika kita bedah dari sisi teknis:
-
Data Development: Honda CBR1000RR-R SP saat ini sedang dalam fase pengembangan intensif. Menurunkan dua rookie sekaligus (Jake Dixon dan Somkiat Chantra) di tim pabrikan tentu memberikan tantangan tersendiri dalam hal konsistensi feedback.
-
Pengenalan Motor: Sebagai test rider, Rea sudah melakukan banyak putaran di atas CBR terbaru selama musim dingin di Jerez dan Portimão. Secara fisik dan feeling, Rea adalah orang yang paling siap mengeksekusi motor tersebut tanpa perlu adaptasi lama.
-
Sentimen Sejarah: Portimão adalah tempat di mana karir WorldSBK Rea dimulai bersama Honda tahun 2008. Kembali ke sana dengan motor yang sama di tahun 2026 memberikan narasi “Full Circle” yang sangat kuat bagi para fans.
Keuntungan Bagi Somkiat Chantra
Menariknya, di sisi lain box Honda HRC, pebalap kebanggaan Asia Tenggara, Somkiat Chantra, juga dijadwalkan kembali beraksi di Portimão setelah pulih dari cedera ringannya. Bermitra dengan Jonathan Rea—walaupun hanya sementara—adalah sebuah “durian runtuh” bagi Chantra.
Sobat bisa bayangkan, seorang rookie yang baru naik kelas ke WorldSBK bisa berbagi data dan berdiskusi langsung di dalam satu pit dengan pebalap paling sukses sepanjang sejarah WorldSBK. Ini akan mempercepat proses belajar Chantra dalam memahami karakteristik ban Pirelli dan manajemen ban di sirkuit “rollercoaster” Portimão yang sangat menguras fisik.
Harapan HRC di 2026
Honda saat ini memang sedang berupaya keras untuk kembali ke papan atas. Kehadiran Rea di lintasan balap Portimão bukan hanya sekadar mengisi slot yang kosong. HRC jelas berharap masukan Rea di kondisi race yang kompetitif akan memberikan data yang jauh lebih berharga dibandingkan sesi tes privat biasa.
Mampukah Rea yang kini berusia 39 tahun kembali bersaing di barisan depan dengan para pebalap muda? Ataukah fokusnya tetap murni untuk pengembangan motor? Yang jelas, atmosfer paddock WorldSBK di Portugal nanti dipastikan akan jauh lebih meriah dengan kembalinya nomor #65 di atas motor CBR1000RR-R.
Kita tunggu saja kiprahnya akhir Maret nanti, Sob!
Taufik of BuitenZorg





Paling kasihan ya RRR
Chantra dr motobiji ke wsbk kok “naik kelas”, bukan’a malah turun kasta ya?