TMCBlog.com – Sobat sekalian, kelas Moto3 memang selalu menjadi tontonan yang paling seru karena aksi slipstream dan rombongan balap yang sangat rapat. Namun, di balik keseruan itu, ada suara kritis yang datang dari pembalap senior MotoGP asal Australia, Jack Miller. Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama Crash.net, Miller melontarkan opini yang cukup radikal mengenai masa depan kelas entry-level Grand Prix ini.
Jack Miller cukup setuju dengan ide Moto3 meninggalkan mesin 250cc silinder tunggal yang sekarang digunakan, dan beralih ke mesin 700cc silinder ganda (Twin).Namun menurutnya pindah ke mesin produksi massal tidak akan membuat balapan Moto3 kedepan akan murah
“Saya mengerti mereka ingin menggunakan mesin berbasis produksi. Saya mengerti bahwa pasar saat ini belum menyediakan [mesin balap 250cc yang dibuat khusus],” kata Miller.
“Tetapi pada akhirnya, ini adalah balap grand prix. Saya rasa mesin berbasis produksi tidak akan membuatnya lebih murah bagi tim. Memiliki mesin khusus balap dengan girboks yang tepat dan sebagainya, menurut saya, lebih baik untuk tim.
” Anda tidak membeli sesuatu lalu harus menyetelnya. Itu ( mesin khusus balap) dirancang untuk melakukan pekerjaan yang ada. Jadi saya tidak mengerti itu, dalam hal balap Grand Prix. Kita telah menuju ke sana dengan Moto2, tetapi sasisnya masih [kompetisi terbuka].”
Ban Lebih Kecil untuk Menunjukkan Bakat
Meski mesinnya membesar, Miller memiliki ide unik soal ban. Ia menyarankan agar motor 700cc ini menggunakan ban yang tidak terlalu lebar. Tujuannya? Agar mechanical grip-nya terbatas.
Jika grip ban terbatas, maka bakat pembalap akan lebih terlihat dalam mengontrol motor saat sliding atau saat masuk tikungan. Miller ingin agar kelas ini tidak hanya soal siapa yang paling berani di slipstream, tapi siapa yang paling jago mengendalikan motor yang punya tenaga besar namun engan grip ban terbatas.
Visi Masa Depan
Opini Jack Miller ini tentu memicu perdebatan. Di satu sisi, Moto3 sudah punya basis penggemar yang kuat dengan regulasi sekarang. Namun di sisi lain, usulan Miller mengenai efisiensi biaya dan relevansi teknis dengan motor jalan raya (700cc Twins sedang booming di pasar global) sangat masuk akal secara bisnis dan pengembangan talenta.
Kalau menurut Sobat sekalian, lebih setuju Moto3 tetap 250cc yang “teriak” kencang, atau beralih ke 700cc Twin yang lebih berotot dengan ban kecil seperti ide JackAss ini? Silahkan tulis pendapat Mas Bro di kolom komentar ya!
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog





“tapi siapa yang paling jago mengendalikan motor yang punya tenaga besar namun engan grip ban terbatas”
Miller2, sy tau kondisimu sekarang KEBALIKAN nya….BAN LEBAR,TENAGA MOTOR AMPAS😁🙏🤪, BANYAKIN SUARAMU N NYALI MU BOSQ✌️
Lebih ok 400-500cc 2 cyl ga sih klo emang mau dinaikin cc nya?
Sebenrnya dengan 250cc sekarang udah sesuai, kalau ngeliat jenjang perbedaan dari moto3 ke moto2, moto2 ke motoGP. Masing² kelas secara tenaga motor kurang kebih beda 100hp.
Apalagi nanti motoGP mau diturunin jadi 850cc kan.
Kecuali gapnya antar level mau di tipisin. Ya naik jadi 400-500 dengan 2 cyl.
Pendapat ane begitu 😁
enakan 250cc sekarang. kalau mau dibikin OMR pun harusnya bisa. kan motor2 itu dijual khusus trek juga
Salah bro, Justru Moto3 yang sekarang ini buat memangkas biaya maka setiap tim cuma diperbolehkan pake sistem sewa motor, jadi biayanya gak sebanyak kalo beli motor kayak beberapa tahun yang lalu. Sedangkan ide dari Dorna adalah bikin motor supaya lebih murah lagi tapi dengan performa yang lebih bagus dari Moto3.
udahlah moto 2 pake 750 produksi masal. ini moto 3. besok motoGP, jadi superbike aja sekalian
Sebenarnya adalah yang kulihat di sini, pihak Liberty atau Dorna, pengen supaya masih kerasa Prototype tapi murah. Makanya idenya adalah ya OMR kayak di F3 atau F2 yang pake mobil yang sama semua, tinggal tim, mekanik, dan pembalap yang berjuang secara setara. Nah ide Moto3 ini setahuku dibuat kek gitu, cuma bedanya tahun 2028 pake mesin motor massal, meski selain mesin ya pake Prototype. Sedangkan kalo F3 dan F2 kan full prototype meski OMR. Artinya adalah memang sangat memangkas biaya, karena pabrikan sassis gak harus perang kayak di Moto2 di mana setiap tahun Kalex selalu ganti sassis, kalo sassis lain gak pengembangan terus ya bakal makin jauh gapnya dengan Kalex. Sedangkan kalo yang di Moto3 ini nantinya lebih mirip kayak F3 atau F2 dimana setiap beberapa tahun baru ada perubahan regulasi, artinya adalah juga mirip kek MotoE, dimana OMR tapi nanti setiap berapa tahun sekali bakal ada kemungkinan pergantian sasis dan mesin (kalo di Moto2 cuma mesin yang baru berubah setelah beberapa tahun).
Salah bro, Justru Moto3 yang sekarang ini buat memangkas biaya maka setiap tim cuma diperbolehkan pake sistem sewa motor, jadi biayanya gak sebanyak kalo beli motor kayak beberapa tahun yang lalu. Sedangkan ide dari Dorna adalah bikin motor supaya lebih murah lagi tapi dengan performa yang lebih bagus dari Moto3.
Atau moto3 tetap 250cc proto pakai ban cacing 🤯
Lah sekarang udah begitu, gimana sih nih blogger
Kalo menurut ane sih
Moto 3 = 400cc
Moto2 = 600cc – 750cc
Motogp = 800cc – 1.000cc
Moto3 sekarang udah setara – 600cc produksi massal
Setuju nih
Pakai pembatas material jadi power gak gede duit juga aman karena gak pakai material fantastis buat bangun mesin
Mending 400cc tapi tetap Single silinder special engine dr motor trail kompetisi,biar body dan ban tetap bisa dibuat ramping kayak motor 250cc
Menurut saya lebih baik mesin prototipe dengan kubikasi yang tidak umum seperti Moto2 dan MotoGP 2027. 765 cc Moto2 dan 850 MotoGP.
Mungkin bisa 550 atau 650 2 silinder.
Supaya lebih eksklusif dan bukan motor masal seperti Moto2.
mending moto3 450cc single silinder mumpung hampir semua pabrikan punya
Lebih ok 400-500cc 2 cyl ga sih klo emang mau dinaikin cc nya?
Sebenrnya dengan 250cc sekarang udah sesuai, kalau ngeliat jenjang perbedaan dari moto3 ke moto2, moto2 ke motoGP. Masing² kelas secara tenaga motor kurang kebih beda 100hp.
Apalagi nanti motoGP mau diturunin jadi 850cc kan.
Kecuali gapnya antar level mau di tipisin. Ya naik jadi 400-500 dengan 2 cyl.
Pendapat ane begitu 😁