TMCBLOG.com – Kali ini kita kedatangan sebuah kabar yang sangat hot, mencengangkan, sekaligus membuat kita semua terbelalak melihat peta kekuatan masa depan MotoGP. Yap, regulasi baru MotoGP 2027 yang memangkas kapasitas mesin dari 1.000 cc menjadi 850 cc awalnya diprediksi banyak pihak bakal menurunkan performa dan memperlambat laptime secara signifikan. Namun, data terbaru dari tes privat di Sirkuit Catalunya, Barcelona, berpotensi langsung mematahkan keraguan tersebut!
Gila bro, Ducati dengan prototipe GP27 (850 cc) yang digeber oleh test rider mereka (yang juga bintang WorldSBK), Nicolo Bulega dengan Ban Pirelli Prototipe, berhasil menorehkan laptime ( un-official) yang luar biasa. Bayangkan, motor yang kapasitas mesinnya disunat 150 cc ini hanya lebih lambat sekitar 1,7 detik saja dari rekor lap MotoGP saat ini di sirkuit tersebut!
Data dan Fakta Tes Barcelona
Berdasarkan laporan langsung dari GPOne, Ducati dan Aprilia memanfaatkan slot tes privat di Barcelona untuk menguji coba monster baru mereka yang berbasis regulasi 2027. Di kubu Ducati, Nicolo Bulega dipercaya menjinakkan Ducati GP27. Sementara di kubu Noale, Lorenzo Savadori turun dengan prototipe Aprilia RS-GP 850 cc.
- 1st Bulega (Ducati) dalam 1’39″232
- 2nd Pedrosa (KTM) (-) 0″766
- 3rd Nakagami (Honda) (-) 0”826
- 4th Savadori (Aprilia) (-) 0″940
-
Kedigdayaan Ducati GP27 & Bulega
-
Laptime yang dicetak oleh Bulega dengan mesin 850 cc benar-benar membuat garasi Ducati tersenyum lebar. Jarak yang hanya 1,7 detik dari rekor all-time lap record di Catalunya menunjukkan bahwa development aerodinamika, sasis, serta efisiensi mesin baru Ducati berada di level yang sangat masif.
-
-
KTM, Honda dan Aprilia Menguntit di Belakang
-
Bagaimana dengan rivalnya? KTM RC16 yang dibesut Daniel pedrosa Terdekat disusul Honda RC214V 850 cc Nakagami
-
Lorenzo Savadori dengan Aprilia 850 cc juga mencetak waktu yang solid. Namun, ia harus mengakui keunggulan pengembangan awal Ducati karena tertinggal sekitar 0,9 detik (nove decimi) di belakang catatan waktu Bulega. Ini mengonfirmasi bahwa untuk urusan transisi regulasi baru, Ducati kembali selangkah lebih maju dalam hal kesiapan mesin.
-
Kok Bisa Cuma Beda 1,7 Detik?
Bro sekalian, penurunan kapasitas mesin dari 1.000 cc ke 850 cc secara teori akan memangkas tenaga puncak (peak power) sekitar 30 hingga 40 hp. Logikanya, motor akan jauh lebih lambat di trek lurus (top speed turun). Tapi kenapa laptime keseluruhannya tidak drop terlalu jauh? Ada beberapa faktor analisisnya:
-
Cornering Speed yang Lebih Bengis: Mesin 850 cc secara fisik memiliki dimensi yang lebih ringkas dan bobot internal komponen mesin (seperti kruk as, piston) yang lebih ringan. Efek inersia yang mengecil membuat motor jauh lebih lincah saat flick kanan-kiri dan memiliki corner speed yang lebih tinggi di tikungan-tikungan mengalir (flowing) seperti di Catalunya.
-
Optimalisasi Aero & Elektronik: Walaupun regulasi dimensi aero diperketat pada 2027, para insinyur Borgo Panigale tampaknya sudah menemukan sweet spot untuk memaksimalkan downforce tanpa mengorbankan kelincahan motor berkapasitas lebih kecil ini.
-
Karakter Ban Pirelli: Ban prototipe yang digunakan disesuaikan untuk menyalurkan tenaga mesin 850 cc secara lebih efisien ke aspal, meminimalisir wheelspin yang sering terjadi pada monster 1.000 cc saat ini.
Ini baru tes awal di tahun 2026, bro! Bayangkan, motor ini bahkan belum resmi dilombakan dan masih memiliki waktu pengembangan lebih dari satu tahun sebelum musim 2027 dimulai. Jika pada tahap awal saja Bulega sudah bisa memangkas jarak hingga hanya berbeda 1,7 detik dari rekor motor 1.000 cc yang sudah dikembangkan selama bertahun-tahun, tmcblog berani jamin: Begitu musim 2027 berjalan, rekor-rekor lap lama bukan tidak mungkin akan langsung dipecahkan oleh motor 850 cc ini!
Ducati kembali membuktikan cukup siap untuk 2027 saat ini, sementara Aprilia terus membayangi sebagai penantang terdekat. Gimana pendapatmu bro sekalian melihat torehan waktu fantastis Ducati GP27 850 cc ini? Silakan tulis opinimu di kolom komentar ya!
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog




Ngacire Pole
Blm tntu. Karakter sebwnarnya akan kluar di tes pramusim vale ncia
Taim
Wil
Tel
Ngunu hare
Go veda go!!
Kalau saya sih masih pegang april lah, karena dibawa oleh savadori saja selisihnya tidak ada 1 detik dari yang tercepat. Bulega pembalap top di wsbk dan hafal pirelli sedang savadori hanya pembalap ala kadarnya di wsbk, prestasinya hanya menang di superstock 2015.
Nah ini menarik bro. Dibanding nama-nama beken di pabrikan lain macam Pedrosa, Takagami, Pirro atau Pak RT, Savadori memang terlihat ala kadarnya, tapi berkat dia jg Ai, Raul dan Martin bisa rajin podium di thn ini.
Coba itu ducita 850 di pinjemin ke ketoprak.
Disinyalir bisa lebih cepat lagi.
Bukankah ketoprak harapan fans jadi malaikat penyelamat yamama,buktiin dong kepada penggemarnya
Pembedanya ada di bulega keknya, doi gacor pake ban pirelli dan masih aktif balapan wsbk. Test rider lain masih perlu adaptasi sama ban baru
Pemotongan kapasitas mesinnya tdk terlalu signifikan, 150 cc doang, coba kalo 250 cc, pasti lbh seru. Bukankah sebelumnya waktu kapasitas mesin 800 cc, laptime jg mirip2 dgn yg 1000cc
wah, ban ngaruh bener ini, pirelli mestinya ga ada kejadian kejadian ga terduga lagi wk wk wk wk