TMCBLOG.com – Mantan Kepala Tim F1 Haas yang kini menjabat sebagai CEO dan pemilik tim Red Bull KTM Tech3, Guenther Steiner, memberikan pandangan menarik terkait peta persaingan di MotoGP dan Formula 1. Dalam wawancaranya bersama Motosprint, pria asal Italia tersebut menyamakan sosok juara dunia 8 kali, Marc Marquez, dengan legenda F1, Lewis Hamilton.
Cepat di Lintasan, Luar Biasa Mengelola Citra
Ketika ditanya siapa pembalap F1 yang paling mengingatkannya pada karakter dan gaya Marc Marquez, Steiner tidak ragu menunjuk Hamilton. Menurutnya, ada kemiripan mendasar antara dua figur besar dunia balap tersebut, baik dari segi performa di atas trek maupun manajemen diri di luar lintasan.
“Dia terasa sedikit mirip dengan Hamilton bagi saya, mengingat dia sangat mahir untuk melaju kencang saat dibutuhkan, tetapi juga sangat pandai dalam mengelola citranya (image). Dia memang tidak mengelolanya persis seperti Lewis karena Marc memiliki keunikannya sendiri, namun dia sangat bagus dalam hal itu dan tentu saja dia telah memenangkan banyak hal,” ungkap Guenther Steiner.
Dua Legenda dengan Karakter Kuat
Komparasi yang ditarik Steiner didasari oleh rekam jejak kedua pembalap yang sama-sama mengoleksi rentetan gelar juara dunia di kelas puncak serta menunjukkan daya juang luar biasa pasca-periode sulit:
-
Kemampuan Teknis & Adaptasi: Baik Marquez maupun Hamilton dikenal memiliki pure speed yang sanggup dikeluarkan pada momen-momen krusial balapan.
-
Manajemen Personal Branding: Di luar faktor kecepatan, keduanya merupakan figur publik dengan nilai komersial dan dampak elektoral yang sangat kuat di ajang balap masing-masing.
-
Pencapaian Karier: Keduanya telah membuktikan kapasitasnya sebagai ikon era modern dengan rekor kemenangan yang mendominasi sejarah olahraga balap roda dua dan roda empat.
Perspektif Steiner yang kini berkiprah langsung di paddock MotoGP memberikan warna baru dalam melihat dinamika para pembalap bintang lintas disiplin motorsport.
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog



Sosok juara dunia 9 kali, Wak..😃
Gaskan merah
Agak kureng tapiya gpp deh .gak apel to apek we i
Saya rasa lebih berat comeback mm93 karena dibekap cidera berkepanjangan
Hamilton terlalu smooth
Marc is marc, ham is ham
Masih bingung, nih. Wak Taufik malah sering nyebutnya 8 kali, padahal kalo total itu 9 kali, kalo cuma motogp itu 7 kali. Jadi mau pake 7 atau 9, nih? hehehe