TMCBLOG.com – Bro sekalian… Gelombang gebrakan produsen sepeda motor asal Tiongkok sepertinya belum ada tanda-tanda mereda. Setelah sukses bikin heboh jagat balap WorldSSP lewat kiprah tangguh 820RR, kini ZXMoto di bawah komando sang think-tank kawakan, Zhang Xue (eks founder KOVE), kembali meniupkan rumor panas yang bikin mata para pencinta speed melotot!
Yup, rumor teranyar menyebutkan bahwa ZXMoto sedang mendevelop dapur pacu yang sangat tidak biasa untuk calon flagship Superbike mereka: Mesin V5 berkapasitas sekitar 1.000 cc!
Waduh, V5 sob? Mesin 5 silinder dengan konfigurasi V! Konfigurasi legendaris yang bikin teringat era keemasan Honda RC211V di ajang MotoGP awal tahun 2000-an dulu.
Eksperimen Berani ala Zhang Xue
Seperti yang kita ketahui, ranah Superbike 1.000 cc saat ini didominasi oleh dua mahakarya arsitektur utama: Inline-4 (seperti BMW S1000RR atau Kawasaki ZX-10R) dan V4 (seperti Ducati Panigale V4 atau Aprilia RSV4). Namun, Zhang Xue memang dikenal sebagai figur idealis yang hobi melawan arus. Beliau ingin membawa ZXMoto ke level teknis yang jauh lebih tinggi dan membedakan diri dari pabrikan papan atas Eropa maupun Jepang.
Menambahkan silinder kelima pada konfigurasi V jelas bukan perkara gampang. Keseimbangan (balance), tata letak kruk as (crankshaft packaging), hingga manajemen kehalusan firing order (urutan pembakaran) bakal jadi tantangan insinyur yang amat kompleks. Tapi di sisi lain, potensi power delivery dan limpahan torsi di putaran tengah hingga atas dari mesin V5 sangat menggiurkan untuk memuntahkan tenaga di atas 200 HP!
Kapan Siap Diluncurkan?
Zhang Xue sendiri sudah menargetkan timeline yang cukup jelas. Proyek monster V5 ini ditargetkan untuk siap berlaga di ajang balap pada tahun 2028 mendatang!
Meskipun detail spesifikasi teknis seperti luapan daya puncak (CV/HP) dan tanggal pasti peluncuran versi produksi jalan raya (road-legal) belum diumbar secara resmi, target 2028 mengindikasikan bahwa proses riset dan pengembangan (R&D) mesin ini sudah memasuki fase yang serius.
Tentu timbul pertanyaan menarik: jika dibawa ke ajang balap, ajang mana yang akan dituju? Sebab regulasi reguler Superbike (seperti WorldSBK) saat ini membatasi kapasitas maksimal 1.000 cc dengan konfigurasi maksimum 4 silinder. Akankah ZXMoto mendorong regulasi baru, atau justru menyasar ajang eksibisi dan balapan ketahanan open-class terlebih dahulu? Ini yang patut kita cermati bersama.
Menantikan Superbike V5 Massal Pertama
Jika ZXMoto berhasil membawa proyek V5 1.000 cc ini ke lini produksi massal, maka mereka akan mencatatkan sejarah baru sebagai pabrikan yang berhasil menjual motor Superbike V5 yang legal dipakai di jalan raya (street-legal) — sesuatu yang bahkan Honda sendiri tidak pernah wujudkan saat menguasai era RC211V di MotoGP.
Gimana menurutmu sob? Apakah langkah nekad ZXMoto menggarap mesin V5 ini bakal berbuah manis dan menggoyang dominasi pabrikan Jepang serta Eropa, atau malah terlalu ambisius? Silakan tulis pendapat dan analisa kamu di kolom komentar!
Taufik of BuitenZorg / @TMCBlog



Dulu jaman masih sekolah, saya berpikir masa depan engineering, baik itu elektronik atau mekanikal, bakal dikuasai jepun atau eropa.
Ternyata, malah cina yang maju banget.
Kalo dulu kan emang eropa yang merajai, terus pabrikan jepang mulai invasi dan mulai bagus, tapi sejak sekitar 10 atau 29 tahun terakhir cina emang superior dan semua pasar seakan dilahap. Meskipun saat ini India juga mulai terjun di banyak engineering tapi ya gak semasfi Cina, tapi beberapa produk eropa udah mulai diproduksi di india, dan tentunya sangat menghemat biaya.