TMCBlog.com – Kalau kita nengok balik ke musim 2024 lalu, Ducati pernah bikin sejarah manis sekaligus pahit buat tim pabrikannya. Yup, Jorge Martin sukses merengkuh gelar Juara Dunia MotoGP bersama tim satelit Pramac Racing! Nah, berkaca dari sejarah tersebut, tampaknya pabrikan asal Noale, Italia, yaitu Aprilia, gak mau kalah bijak dan gak mau bersikap “kerdil” alias sensor-sensoran kalau menyangkut peluang gelar juara dunia!
Kabar terbaru berhembus dari bos besar Aprilia Racing, Massimo Rivola. Pria berpengalaman yang lama malang melintang di F1 dan MotoGP ini secara tegas menyatakan bahwa Aprilia TIDAK AKAN Menerapkan Intervensi Veto terhadap pebalap-pebalap tim satelit mereka, Trackhouse Racing, yang tengah berjuang di barisan depan!
Empat RS-GP Sama Peluangnya!
Saat ini, performa motor Aprilia RS-GP benar-benar berada di puncak performanya. Keempat pebalap penunggang RS-GP—baik dari tim pabrikan (Aprilia Racing) maupun tim satelit (Trackhouse Racing)—punya kans yang sangat terbuka.
Sebut saja nama-nama seperti Jorge Martin yang saat ini memimpin klasemen, dibayangi ketat oleh Marco Bezzecchi, serta gebrakan impresif dari duo Trackhouse: Ai Ogura dan Raul Fernandez.
Secara blak-blakan kepada Sky, Rivola menegaskan filosofi utama pabrikan Noale saat ini:
“Aspek ini sangat positif, karena prioritas utama kami adalah menjadikan Aprilia sebagai Pabrikan Juara Dunia. Ini akan menjadi sejarah yang sangat penting dan semua orang di Noale sangat layak mendapatkannya, tidak peduli siapa pebalap yang akhirnya menang.”
Lantas, bagaimana kalau ditanya idealnya siapa yang menang? Rivola menambahkan dengan jujur:
“Tentu saja kami punya tim pabrikan, dan kalau ditanya opsi mana yang saya pilih, secara emosional saya lebih memilih salah satu dari dua pebalap tim pabrikan yang menang. Tapi sekali lagi, PRIORITAS UTAMA adalah Aprilia yang menang!”
Belajar dari Ducati & Pramac
Bro sekalian, sikap Rivola dan Aprilia ini patut diacungi jempol. Di tengah bayang-bayang persaingan ketat dengan rival berat seperti Marc Marquez, Aprilia sadar betul bahwa fokus mereka tidak boleh terpecah oleh ego internal. Bagi Aprilia, mengukir nama Pebalap mereka di piala bergengsi Tower of Champions MotoGP adalah goal tertinggi.
Mereka sadar bahwa memberi paket teknis RS-GP spek pabrikan dan dukungan penuh tanpa intervensi team order berlebihan kepada tim satelit Trackhouse (seperti halnya Ai Ogura dan Raul Fernandez) justru memperbesar probabilitas Aprilia mengunci gelar juara dunia musim ini!
Langkah Cerdas dan Sportif
Menurut analisis tmcblog, keputusan Aprilia untuk “melepas” pebalap satelit bertarung secara fair punya beberapa dampak krusial:
-
Mentalitas Pebalap Satelit Terjaga: Ai Ogura dan Raul Fernandez bisa tampil all-out tanpa rasa takut mendapat tegoran dari “ibu kandung” (pabrikan Noale) jika harus berduel ketat dengan Martin atau Bezzecchi di trek.
-
Data Sharing Maksimal: Empat motor spek kompetitif akan menghasilkan telemetry data yang sangat kaya di setiap sesi Free Practice, Qualifying, hingga Race, mempercepat pengembangan RS-GP di sisa seri.
-
Harmonisasi Tim Kian Solid: Hubungan antara Aprilia Racing dan Trackhouse Racing sebagai tim satelit akan semakin erat karena tidak ada perasaan “anak tiri” atau “di-anaktirikan”.
Gimana menurut bro sekalian? Apakah strategi terbuka tanpa team order dari Massimo Rivola ini bakal sukses membawa trofi Juara Dunia MotoGP melayang ke Noale, baik lewat jalur tim pabrikan atau jalur tim satelit Trackhouse? Silakan tulis komentar dan opini sobat di kolom komentar di bawah ya
Taufik of BuitenZorg / @TMCBlog




