WSBK Belum Tamat untuk Petrucci, Honda Buka Peluang Emas 2027?
TMCBLOG.com – Rumor mengenai bursa transfer pembalap WorldSBK untuk musim 2027 mendadak menghangat. Nama pembalap kawakan Danilo Petrucci belakangan santer dikaitkan dengan potensi kepindahan ke pabrikan raksasa asal Jepang, Honda (HRC). Mendengar spekulasi tersebut, rekan sesama pembalap sekaligus sahabat Petrucci, Iker Lecuona, memberikan pandangan yang sangat jujur, blak-blakan, dan tanpa basa-basi!
Saat ditanya apakah Lecuona akan menyarankan Petrucci untuk mengambil kesempatan bersama HRC di musim mendatang, pembalap tim pabrikan Honda WorldSBK tersebut mengungkapkan penilaian pribadinya mengenai realita yang ada di Honda saat ini.
“Saya ingin jujur: Menurut saya Danilo adalah pembalap yang luar biasa. Dia pernah menang di MotoGP, tampil sangat baik di sana, lalu datang ke sini ke Superbike. Dia sempat kesulitan dengan motor ini; dia mengalami kecelakaan hebat awal tahun ini, dan tahun lalu dia juga mengalami kecelakaan parah saat berlatih. Pada satu titik, rasanya kariernya hampir berakhir.”
Lecuona menekankan bahwa sebagai seorang sahabat, ia memiliki sudut pandang tersendiri mengenai bagaimana seorang pembalap papan atas seharusnya mengakhiri perjalanan kariernya di dunia balap profesional.
“Sebagai teman, mungkin saya akan bilang kepadanya bahwa waktunya telah tiba… Bro dan Sist tahu apa maksud saya. Sedih rasanya melihat pembalap top seperti dia—atau seperti banyak pembalap lain, seperti Vale (Valentino Rossi)—mengakhiri kariernya di barisan bawah klasemen, padahal dia sebenarnya bisa mengakhirinya di posisi teratas.”
Lebih lanjut, Lecuona menyoroti bagaimana persepsi besar nama HRC di mata para pembalap sering kali berbanding terbalik dengan realita performa di atas lintasan balap dalam beberapa tahun terakhir.
“Jadi, jika dia benar-benar punya kesempatan itu… saya tidak tahu. Pendapat saya, dia sebaiknya menikmati hidupnya saja sekarang. Begitu banyak pembalap bermimpi menjadi pembalap resmi HRC, karena kita semua punya citra perusahaan raksasa ini di kepala kita. Namun realitanya adalah kita belum melihat apa pun dalam lima tahun terakhir. Baik di MotoGP maupun di sini (WorldSBK),” pungkas Lecuona.
Pernyataan dari Lecuona ini jelas menjadi tamparan realita yang cukup menohok. Menututnya Ekspektasi besar terhadap nama besar HRC dinilai belum sebanding dengan pengembangan performa motor, baik di ajang MotoGP maupun WorldSBK selama setengah dekade terakhir. Silakan dikunyah-kunyah informasinya Bro dan Sist… Menurut kalian, apakah Petrucci memang sebaiknya mengambil tantangan di HRC, Pensiun?, atau menikmati sisa kariernya di tim yang lebih kompetitif?
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog





Ambil aja sih.
Satu yg mungkin bisa diharapkan, pensiun dalam gaji gede.
Betul bro
Pindah ke indo aja mas petruk.. niscaya langsung masuk desil 10.. dan bisa jadi brand ambasador product2 otomotif
Jwawaban paling muwasok akhal…..
Pindah ke indo aja mas petruk.. niscaya langsung masuk desil 10.. dan bisa jadi brand ambasador produk otomotif
Pedes banget nih ‘sambelnya’ buat HaReCe, bisa jadi emang bener gitu karena info dari orang dalam. Dah waktunya HaReCe bikin mesin dari scratch, bukan ngembangin dari yg udah gak bisa dikembangin