TMCBLOG.com – Bro sekalian, ada kabar panas dan menarik dari jagat industri otomotif global. Rencana raksasa otomotif asal Jerman, Volkswagen Group (VW), untuk melepas pabrikan roda dua eksotis asal Bologna, Ducati, ternyata menemui jalan buntu dan terancam tertunda cukup lama!
Seperti dilansir oleh media finansial internasional Reuters, proses penjualan Ducati—yang ditaksir bernilai hingga 1,5 miliar Euro (sekitar Rp 23,8 Triliun)—kini di-hold alias ditahan. Penyebab utamanya adalah penolakan keras dari serikat pekerja internal Jerman (IG Metall) serta pertentangan strategi di jajaran manajemen puncak VW Group dan Audi.
Latar Belakang: Mengapa Ducati Ingin Dijual?
Sebagai penyegar ingatan, keputusan awal VW Group untuk meninjau ulang kepemilikan aset Ducati bermula dari kebutuhan dana segar paska skandal Dieselgate. Skandal emisi tersebut menguras kantong VW hingga puluhan miliar Euro untuk biaya denda dan kompensasi.
Audi, sebagai anak perusahaan VW Group yang secara langsung membawahi Ducati sejak akuisisi senilai 860 juta Euro pada tahun 2012, menunjuk lembaga keuangan Evercore untuk mengevaluasi opsi penjualan ini.
Beberapa investor ternama dan raksasa otomotif global pun sudah masuk dalam daftar calon pembeli potensial (bahkan ada proposal bernilai 1,3 hingga 1,5 miliar Euro dari konsorsium besar seperti Keluarga Benetton, Polaris Industries, hingga dana ekuitas Bain Capital dan PAI Partners).
“Brikade” Serikat Pekerja dan Perbedaan Visi Manajemen
Namun, melepas pabrikan dengan karakter sekuat Ducati ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dalam struktur tata kelola perusahaan di Jerman (Supervisory Board VW yang beranggotakan 20 orang), serikat pekerja (Work Council) memiliki pengaruh yang sangat kuat dengan menguasai separuh dari total kursi dewan (10 kursi).
Berikut adalah beberapa alasan mengapa pelepasan Ducati ini mandek di tengah jalan:
-
Penolakan Mutlak Serikat Pekerja (Trade Unions): Perwakilan buruh, termasuk serikat IG Metall, menolak tegas opsi penjualan Ducati tanpa memedulikan seberapa tinggi harga penawaran calon pembeli. Mereka berargumen bahwa Ducati adalah aset sehat yang menguntungkan dan tidak seharusnya dikorbankan demi menutupi kesalahan manajemen di sektor roda empat.
-
Dinamika Internal Audi dan VW: Terdapat dinamika strategi antara induk perusahaan (VW Group) dan Audi. Di saat bersamaan, perombakan di jajaran direksi VW Group membuat fokus korporasi terbagi.
-
Fokus pada Transformasi Kendaraan Listrik (EV): Pihak manajemen strategi VW mengungkapkan bahwa saat ini fokus utama grup adalah melakukan investasi besar-besaran pada kendaraan listrik dan layanan mobilitas masa depan, sehingga melego Ducati tidak lagi menjadi prioritas yang tergesa-gesa.
Bagi para Ducatisti dan pencinta otomotif, kabar tertundanya pelepasan ini membawa angin segar tersendiri. Bertahannya Ducati di bawah payung Volkswagen Group menjamin stabilitas finansial dan akses riset teknologi yang solid. Hal ini memungkinkan pabrikan Borgo Panigale untuk terus fokus meluncurkan superbike berteknologi tinggi—seperti pengembangan mesin V4 terbaru mereka—tanpa terganggu oleh transisi kepemilikan.
Kita pantau bersama bagaimana keputusan akhir dari rapat Dewan Pengawas VW Group mendatang. Apakah Ducati akan tetap abadi berseragam grup Jerman, ataukah restu penjualan akhirnya diberikan? Silakan bagikan pendapat sobat sekalian di kolom komentar di bawah!
Taufik of BuitenZorg / @TMCBlog






jual ke ymh aja banyak duitnya 🤣
Apakah perusahaan China berminat mengakuisisi Ducati?
intinya gak punya uang ya dilepas