jump to navigation

Ngaji Di Blog . . . Tentang Aib Desember 4, 2009

Posted by Taufik in Ngaji di Blog.
trackback

Aib adalah hal berupa kondisi fisik, sifat, sejarah dan segala hal yang yang menempel pada citra seseorang yang dapat menimbulkan nama dan atau karakter orang tersebut tercemar dan menimbulkan malu. Bagaimana seharusnya kita bersikap bila mengetahui aib orang lain? Salah satu nya adalah Diam. Atau beberapa orang menasihatkan agar sebaiknya kita pura-pura tidak tahu aib orang tersebut.

Termasuk dalam pengertian Diam disini adalag tidak menjawab, tidak menanggapi, tidak mendiskusikan, dan tidak memata-matai. Membicarakan Aib seseorang termasuk dalam konteks Ghibah yang sangat di larang. Rasulullah sampai-sampai mengilustrasikan Orang yang bergibah itu laksana memakan daging orang lain. Tapi hal ini tentu ada koridornya. Hendaknya kita tidak membicarakan keburukan yang dapat menimbulkan perasaan benci atau malu dalam diri orang kecuali dalam rangka amar ma’ruf dan nahi munkar tentu dengan cara bijak dan bertujuan meluruskan penyimpangan yang telah dilakukan orang tersebut, Wallahu alam, cmiiw

Taufik of BuitenZorg

Komentar»

1. Jokypro - Desember 4, 2009

Pake Pertamaxxx kah ??

2. Iksa - Desember 4, 2009

Setuju sekali Kang Taufik …

3. Jokypro - Desember 4, 2009

Mungkin yang dimaksud kang taufik untuk amar ma’ruf dan nahi munkar dgn bijaksana itu semisal menjadikan cerita tentang aib orang lain untuk di ambil hikmahnya dan dijadikan pelajaran kepada orang lain n tentunya untuk orang yg menceritakan,ya ga kang ??cmiww…
Selapan deh ma kang taufik,xixixixi :-D

4. xxl123 - Desember 4, 2009

klo ngomongin atpm aib juga kah?? :D

5. JidhoPABU - Desember 4, 2009

Podium!!

6. maviash - Desember 4, 2009

ya bener…setuju kang

7. apdri - Desember 4, 2009

kalau nonton acara gosip/infotainment di tivi masuk ghibah ga ya… soale artis/selebritis yg aibnya dibuka oleh media mungkin malah senang karena namanya makin populer…

8. fraziel - Desember 4, 2009

@jidho
Podium dengkulmu oblagh-oblagh
Wkwkwkwkwk :mrgreen:

Hadir aja om..
Sambil menyimak dan menjauhkan diri dari aib
Eh om, kalo memata2inya dalam konteks intelijen juga termasuk dosa tho..??

9. adul - Desember 4, 2009

Setuju mas… hanya aib yang berkaitan dengan kepentingan umum yang boleh diungkapkan.
http://gmgmp.wordpress.com/2009/12/03/orang-tua-pun-bisa-durhaka/

10. 1001nickname (Kemal_WishGone) - Desember 4, 2009

mas saya sering asal nulis gak tau itu di forum Motor atau di FB… jadi ngeri…

11. az147r - Desember 4, 2009

absen jg,hbs dari pengajian sebelah :-) hati2 lo klo diam terus,fitnahx bs tambah melebar dan besar, lbh baik dbuka kebenaran+akar masalahx, asal jgn smpai ke meja hijau aja xixixi….klo ksitu mending selesaikan scr jantan atau betina (nah loh….emang binatang hehe…)

12. Dedengkot - Desember 4, 2009

Mas nulis gmpang tp nglakuinx susah bgt,tanpa sadar kita kadang membicarakan kejelekan org lain.

13. Elektra - Desember 4, 2009

@mas taufik
setuju..
@dedengkot
betull…

14. Lord Ubay - Desember 4, 2009

wah kalo saya malah seneng ngebahasnya mas, misalkan ada kasus yang melibatkan si anu. jika kebetulan saya tahu maka saya ceritain aja, oh si anu emang begitu. kira2 gimana ya?

15. Taufik - Desember 4, 2009

@dedengkot
Thats true . . . ya namanya manusia . . . lemah, dan godaan selalu datang silih berganti . . .yang penting adalah usaha kita untuk menjauhi yang dilarang, karena Niscaya yang dinilai Nya adalah proses bagai mana kita menjadi baik :D

16. Arya-dark_Angel - Desember 4, 2009

setubuh kang… yg pntg harus berusaha dl ya kang… ya emg sih cobaanny berat, ya 60 smpe 65 kg deh. wekekeke… itu mah berat bdn gw…

17. Lord Ubay - Desember 4, 2009

@ kang opik

bukannnya justru bagaimana akhirnya kang husnul khatimah atau suhul khatimah seperti kisah seorang pembunuh yang telah membunuh banyak orang.

18. elsabarto - Desember 4, 2009

hadir..

19. adhitya ramadian - Desember 4, 2009

ralat kang: Orang yang bergibah itu laksana memakan daging orang lain -> orang yang berghibah itu laksana memakan bangkai saudaranya sendiri, hal yang menjijikkan dari sebuah bangkai, apalagi itu saudaranya sendiri, maka sungguh buruk orang yang makan bangkai apalagi bangkai saudaranya sendiri

20. loepis - Desember 4, 2009

Menulis kekurangan dan kejelekan motor salah satu pabrikan dan nyebarkannya di blog-blog termasuk menyebarkan aib orang lain bukan ya? Terus ngerumpiin kejelekan dan kekurangan motor salah satu pabrikan di blog-blog….. termasuk ghibah bukan ya. Padahala ber-Ghibah itu = makan bangkai saudara kita yang sudah mati lho….

21. madix - Desember 4, 2009

kok jadi ngomongin bangkai nih? hiii… jadi ngeri…. (terlalu membayangkan)

22. Taufik - Desember 4, 2009

@Aditia
hiya, pengennya sih nulis githu . . . makasih dah di perbaiki :D

@Lord
hiya betuul . . . itu tujuan akhir, gak ada yang tau gimana kita akan mati nanti, husnul atau su’ul khatimah . . .yang bisa kita lakukan adalah berusaha berbuat baik secara konsekuen. Mudah2han kita semua mengakhiri kehidupan ini dengan Khusnul Khatimah amiin :D

23. nick69 - Desember 4, 2009

Skarang jamannya ngenet bra
Ngrumpi ngomongin kejelekan org,
gak deh

@pak taufik
Amiiin

24. Dani Ramadian - Desember 5, 2009

@23 Nick
Ngrumpi kejelékan orang…gak déh
Ngrumpi ngejelékin “motor ATPM sebelah” aja

wakakakaka….

25. fraziel - Desember 5, 2009

Pertanyaan saya ndak dijawab :(


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 7.329 pengikut lainnya.