Bro sekalian . . . beberapa Pekan yang lalu, beberapa kali di lantai Thawaf, nggak lebih dari 20 meter dari tembok Ka’bah-baitullah  . . beberapa kali pula mata ini tak kuasa menahan derasnya lelehan air mata. Saat saya mencoba Flash back masa kecil saya sembari thawaf . . . mayoritas bayangan sosok itu muncul di benak saya . .. Yup dia lah Ibu saya . . . yang bagi saya Ia adalah seorang wanita mulia, berasal dari kampung terpencil di lereng pengunungan popoh gunung kidul kabupaten Pacitan . . . seseorang biasa-biasa saja, dari keturunan rakyat jelata. Terbayang dirinya saat mengantar saya pertama kali sekolah sd, menghadap ke guru BP saat saya dan Alfito (presenter TV-One) Nakal lompat dari jendela kelas di SMA 1 Bogor karena cuma pengen ngambil gitar, dan semua tindak tanduk saya lainnya. Sampai sampai saya pun berfikir bahwa Bisa jadi kehadiran saya, istri dan Juga Adik saya dan istrinya yang juga bersama Ibu saya Tahun ini di depan Baitullah ini bukan karena kesuksesan karir kami, Bukan karena permintaan doa kami kepada Nya . . . akan tetapi bisa jadi dikarenakan Ijabahnya doa Ibu saya dimalam-malam senyap saat dirinya shalat tahajjud . . . hmmm tak kuasa saya bila kembali membayangkan ‘curhat’ saya kepada Nya ini

Saya dan Istri ikut Haji reguler selama 40 hari di dua tanah suci Makkah dan Madinah, sedangkan Adik saya, Istrinya dan Ibu saya Ikut Haji Khusus dan hanya menghabisakan waktu di tanah suci selama 22 hari. Ada beberapa Momen dimana Kami semua berada di suatu tempat, salah satunya adalah saat Mabit di Mina. Saya dan Istri mabit di tenda Yang Biasa dihuni Jamaah Indonesia tahun ke tahun, letaknya di daerah Muhaisyim Kira kira 4 Kilometer jauhnya dari jamarat (tempat melempar Jumrah) Via Terowongan Mina. Sedangkan Adik dan Ibu Mabit di tenda yang letaknya hanya beberapa ratus meter saja dari Jamarat

Pada Jumrah hari mabit hari kedua saya dan Istri melempar Jumrah Ula,wustha, dan Aqobah. Berangkat kira kira jam 3 malam, setelah jumrah kami Tanazul (memisahkan diri) dari rombongan, tujuannya adalah sholat Subuh di Masjid Khaif, setelah shalat subuh kami berdua berniat mengunjungi adik dan Ibu di tendanya . . . saat melewati Maktab-nya saya telefon adik berulang-ulang . . . gak ada jawaban Ya wis kami pun akhirnya pulang saja menempuh 4 km ke tenda kami di Daerah Muhaisyim. Setelah siang kami baru tahu ternyata ponsel adik saya sedang di Charge dan dimatikan

Akhirnya beberapa hari yang lalu saat  sepulang kami di tanah air saya baru mengetahui ternyata malam itu ibu saya tidak bisa tidur di tenda, dia kadang melihat ke arah Jalan Raja Fahd memperhatikan jamaah yang hilir mudik jumrah, dia membayangkan bahwa kemungkinan diantara orang yang berhilir mudik itu adalah saya, anak pertamanya. Dan siangnya saat dia tahu telepon saya tidak masuk masuk, dia menasihati adik saya agar jangan mematikan telefon. Dia sangat menyesali tidak bertemu saya pagi itu, dia membayangkan anaknya ini sedang kehausan setelah berjalan sekian kilometer dan berjubel saat Jumrah, datang menemuinya untuk sekedar melepas dahaga . . . Ya Allah, menjerit hati ini saat mendengar penuturan ibu saya ini . . . begitu tajam insting keibuannya, sehingga ia bisa merasakan kehadiran saya, seseorang yang pernah selama 9 bulan berada di rahimnya

Ya Allah memang benar, walaupun  bila saya menggendong ibu saya untuk 7 kali putaran thawaf di lantai 3 Masjidil haram (1 putaran kira kira 1km)  dan 7 kali bolak balik safa dan marwa . . . kasih sayangnyanya kepada saya tidak akan pernah bisa Lunas saya bayar . . . selamat hari Ibu

Taufik of BuitenZorg

62 COMMENTS

  1. begitulah kasih sayang ibu……. (ikut mbrebes mili) ingat jaman kecil ane selalu nangis kalo ditinggal ngantor ibu pake yamaha V75 kala itu…… ambil bambu di palangin di depan motor sambil bilang “jangan tinggalin aku” ! :mrgreen:

    dan gantian ibu saya mengecup kening saya setelah 20 thn dari kejadian itu… ketika saya pulang kampung dan membawa pulang si Paijo NCB150E serries, dan berkata, buu saya baru bisa beli yg begini 🙂

    kejadian haru juga pernah di deket annabawi ibu berkata ini lah nazar kita jika rizky itu datang tanpa dinanya dari mana asalnya, kita wajib mensyukuri nya 🙁

    dan begitulah perjuangan yang bang taufik lalui selama di baitullah… selalu ada something mirracle 😀

    selamat bang H taufik, ikut senang, bisa meng hajjah kan sang Bunda 🙂 ……. sungguh mulia 🙂 (test nyangkut) 🙁

    Guest
  2. begitulah kasih sayang ibu……. (ikut mbrebes mili) ingat jaman kecil ane selalu nangis kalo ditinggal ngantor ibu pake yamaha V75 kala itu…… ambil bambu di palangin di depan motor sambil bilang “jangan tinggalin aku” ! :mrgreen:

    dan gantian ibu saya mengecup kening saya setelah 20 thn dari kejadian itu… ketika saya pulang kampung dan membawa pulang si Paijo NCB150E serries, dan berkata, buu saya baru bisa beli yg begini 🙂

    kejadian haru juga pernah di deket annabawi ibu berkata ini lah nazar kita jika rizky itu datang tanpa dinanya dari mana asalnya, kita wajib mensyukuri nya 🙁

    dan begitulah perjuangan yang bang taufik lalui selama di baitullah… selalu ada something mirracle 😀

    selamat bang H taufik, ikut senang, bisa meng hajjah kan sang Bunda 🙂 ……. sungguh mulia 🙂 test nyungkat ke II aka nyangkut 🙁

    Guest
  3. berbahagialah saudara2 sekalian yg masih mempunyai orang tua..terutama IBU..karena maaf dari ibu adalah syurga nya seorang anak…kesuksesan sejati sorang anak adalah kebanggan seorang ibu..

    Guest
  4. Hmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm………….
    mari kita berterma kasih kepada ibu kita…..
    kita minta maaf atas segala kesalahan yang kita buat, banyak hal yang telah membuat beliau kecewa.

    Guest
  5. Buat anak2 remaja, ibu kadang menyebalkan. Tapi percayalah, semua itu adalah tulus demi kebaikan anak. Suatu saat pasti ngerti.

    Selamat hari ibu.
    Hari ini pake batik ah.. Merayakan hari ibu :mrgreen:

    Guest
  6. ‘IBU’ adalah pembuka jalan bagi kita untuk menuju ke surga, setiap ucapannya adalah anugerah, doa-doa yang dilantunkannya adalah doa yang ijabah. dan senyumnya adalah peneduh bagi buah hatinya. Insya Allah selama hayat masih di kandung badan kasih seorang ibu tidak akan lekang walau tergerus waktu. SELAMAT HARI IBU…
    VIVA BIKERS INDONESIA !!!(wildcarder)

    Guest
  7. membicarakan ibu yang terbayang adalah semua kebaikannya terhadap diri kita (anaknya)

    bicara diri sendiri sbg anaknya … wedew … yang terbayang cuma kenakalan dan kebengalannya …. hahahaha …

    sebaik apapun kita berbuat terhadap ibu, tak akan bisa membalas kebaikan beliau (ibu) kepada kita (anaknya)…

    Guest
  8. saya jadi meneteskan air mata mas,
    saya terbawa dengan cerita mas Taufik. saya jadi teringat ibu saya…
    Subhanallah…. beruntunglah ibu yang memiliki mas taufik… dan beruntung lah mas taufik memiliki ibu seperti dia…

    Guest
  9. tidak ada amalan yang bisa membalas kasih sayang seorang ibu. . . .
    bagaimana dengan kasih sayang Allah kepada kita . . . ?
    melebihi kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. . .

    subhanallah walhamdulillah. . .

    sudahkah kita bersyukur. . . ?

    keep brotherhood,

    salam,

    Guest
  10. Bagi saya tidak ada Hari Ibu, maaf.

    Tapi bagaimanapun juga, seorang ibu adalah superwoman. Seseorang yang bukan manusia biasa bagi anak-anaknya.

    Guest
  11. Seorang di besarkan oleh orang tua, dengan penuh kasih sayang dari masih dalam kandungan sampai ia besar. di sekolahkan agar ia kelak menjadi lebih baik (penghasilan, pekerjaan dll) dari orang tuanya. Setelah sang anak selesai sekolah, dan bekerja ia siap untuk memulai kehidupan besama pasangannya (menikah).

    Lalu kapan kah sang anak membalas jasa orang tua yang telah membesarkannya ?

    (Orang tua mungkin hanya berucap, “Kami tidak perlu dibalas dalam membesarkan kamu”).

    Guest
  12. Subahanallah…terharu saya membacanya….moga2 cita-cita saya untuk membawa ibu saya melaksanakan ibadah haji bisa terlaksana sebelum ajal menjemput…

    Guest
  13. Ikut terharu nih Mas Taufik saya baca ceritanya… jadi inget banyak kali dosa yg saya perbuat kepada IBU…. lum bisa membahagiakanmu IBU… Maafkan anakmu ini…hik…hik..hik…

    Guest
  14. Ane jga ska keinget pas ibu ane naek haji taun ini kang…
    Cma b’da kloter ma kang taufik!
    Suka mikir ibu dah mkan blum,gmna kbrnya?tapi ane prcya sma allah aja dan tntunya ayah ane…
    Yah dari sini saya cma bsa kirim doa…
    Alhamdulillah sekarang sudah kumpul lagi…

    Guest
  15. Terharu ak mas Taufik…
    Jg inget Ibu ku.. Yg skrng masih harus mengasuh anakku sepeninggal mamanya…
    Semoga selalu diberi kekuatan dan kesabaran.
    dan semoga bs nyusul ke Baitullah spt mas Taufik, Bapak & Ibu ku.. amien.
    Knp Jd ikutan curhat gene……..

    Guest
  16. semoga para ibu yg sangat mulia mendapat segala balasan kebaikan di sisi Alloh kelak…

    tulisan kang taufik ini bikin terharu..

    Guest
  17. Subhanallah,,
    Ibu adalah malaikat penjaga kita di dunia.. segala do’a kebaikan kami panjatkan untukmu,, ibu…

    ^_^

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here