Bro sekalian, siapa Yang nggak tau Ojek, sebuah profesi yang selama ini seringkali dikesankan marjinal dan  tidak profesional. Akan tetapi dibawah management seorang anak Muda Indonesia berusia 26 tahun bernama Nadiem Makarim . . . Profesi ini bisa lebih profesional. Nadiem Makarim bersama dua orang rekannya Brian Cu dan Michaelangelo Moran mengelola Go-Jek Indonesia, sebuah perusahaan Jasa Transportasi Profesional Alternatif mengunakan sepeda motor dan dilengkapi dengan Sistem Komunikasi dan Call Centre. Tahu sendirikan ruwet nya Jalanan Kota Jakarta, sehingga hampir mustahil kemana maka menggunakan kendaraan pribadi roda empat.

Go-Jek Indonesia di bentuk berdasarkan Visi mulia, membantu menaikkan tingkat ekonomi para Tukang Ojek sekaligus menyediakan Sarana Transportasi Alternatif yang Aman, Nyaman, Terpercaya dan Profesional. Aman dan Nyaman tentu mengarah pada tukang Ojeknya sendiri, Oleh karena itu setiap Personil lapangan Go-Jek dilengkapi dua Helm Open Face Berstandar Nasional dan Jaket berwarna tri tone Hijau-Putih-Abu abu. Jati diri Tukang Ojeknya sendiri tentu terekam lengkap di data base perusahaan.

🙄 helmnya nggak diklik tuuh oom 🙁

Pelayanan Go-Jek ini baru bisa ditemui di Kota Jakarta dan dapat dipesan oleh para profesional muda dan atau siapa saja yang memerlukan Via Call centre di (021) 725 11110. Pengguna Jasa Go-Jek pun tak perlu sulit sulit tarik-ulur soal harga dengan tukang ojek karena Petugas di Call-Centre akan menghitung langsung onkos antarnya . . . silahkan bro semua lihat di laman GO-JEK Indonesia untuk tahu gimana cara menggunakan layanan jasa antar para Ojeker GO-JEK Indonesia ini

Apakah Layanan yang diberikan cuma terbatas pada Transportasi belaka? Ternyata Nggak bro. GoJek Juga mengembangkan layanan menjadi lebih variatif Mulai dari Jasa Pengrimian Barang (Kurir) dimana Ojeker GoJek dapat diberdayakan layaknya kurir barang yang bisa mengantar barang sampai mengantarkan undangan. Lalu yang kedua adalah layanan kerjasama Korporasi dimana Go-Jek Indonesia bisa diajak Kerja sama dengan Korporasi manapun yang membutuhkan solusi jasa pengiriman maupun transport untuk perusahaannya.

yang ketiga adalah layanan Shopping . ..  naah ini yang Out of the box. Ojeker Go-Jek dibekali Kartu PraBayar agar bisa menalangi pembelian pengguna Jasa yang sebelumnya telah memesan jasa shopping ini Via Call centre. Tapi layanan ‘talangan’ ini hanya berlaku untuk jumlah uang dibawah Rp 200 ribu. Untuk Nilai diatas 200 ribu Ojeker akan mengambil Uang yang akan dibelajakan lalu membelanjakan dan mengirim belanjaan ke pemesan . . . wuiiih benar benar dibutuhkan SDM yang bisa dipercaya nih . . . saluut buat Go-Jek Indonesia . . . Nah untuk kota kota besar lainnya sepertinya belom terjamah nih . . . bro sekalian ada yang tertarik? . . . semoga menginspirasi

Taufik of BuitenZorg

61 COMMENTS

  1. saran aja, napa gak dikasih box belakang, agar memudahkan penumpang nya membawa barang-barang, atau untuk menyimpan helm bila tidak ada penumpang nya.

    Guest
  2. Wah manteb juga nih …
    Dulu kan pernah ada ojek kuning yg pakai box belakang, dari bintaro – jkt kalau tak salah .. masih adakah?

    Guest
  3. Benar2 cerdas! Salut deh..
    Terinspirasi dr hal tsb, maka mulai dr skrg mari kita membudayakan ojek & mengojekkan masyarakat :p

    Guest
  4. Kalo gak salah, sudah ada di Yogyakarta kurang lebih 2 tahun lalu. Meski layanannya gak bervariasi seperti di Ibukota. Di trans 7 pernah juga diulas perusahaan ojek profesional di Yogya bernama O-Jack 😀

    Guest
  5. di bandung juga ada pak haji, dulu pernah diwawancara di liputan 6 pagi… pengelolanya mahasiswa ITB, bisa order via BBM, YM, sms atau telpon…

    Guest
  6. Nah…lagi-lagi innovasi dan kreatifitas serta perhitungan yg rasional….inspirasi buat yg mau bisnis…

    Guest
  7. klo mnurut ane,,,masih ada yg lebih propesional lg om,,,warna kuning klo ga salah atributnya,,,motornya skutik smua, pake box, dikasi rompi and tkng ojeknya ganteng2,,,lupa ane nama jasanya

    Guest
  8. dan lebih prosefional lagi klo emang terdaftar alias legal semodel taksi gitu,,,jd ke depannya ga ada sengketa

    Guest
  9. Kayanya dl pernah Ada layanan yg sejenis deh kang.
    Kalo usaha itu maju Dan berkembang kedepannya ojekers akan Ada tingkatan stratanya macam kaya burung biru grup.
    untuk umum pake bebek, khusus eksekutif pake CBR 250 atau ninja 250 Dan sjenisnya, khusus VVIP pake Ducati Diavel atau sejenisnya.
    :mrgreen:

    Guest
  10. cenglu = bonceng telu (3). bener gak?…
    boleh jg ni gojek, jadi bisa tau mana tukang ojek, mana yg cuman sekedar nongkrong,

    Guest
  11. Hemmm…
    Di Surabaya sdh pernah lihat mas Haji.
    Saat itu Aq, RT, Motken n Roby, sewaktu
    mau ke rumah MD ambil tiket Lorenzo

    Cuma belum pernah naik sendiri langsung
    sih… 🙁

    Guest
  12. Mas Taufik,

    Tau ga biaya jasa untuk menggunakan GOJEK ? ada informasi lain selaen nomer telpon yang dicantumkan di atas ? Makasih. 🙂

    Guest
  13. suatu badan usaha yang sangat membantu para kalangan masyarakat khususnya para bpk ojek2.alternatif yg sangat cocok buat dikota2 yg padat penduduknya.

    moga aja bisa tersebar luas jaringan sehingga banyak masyarakat yng merasa nyaman

    Guest
  14. kreatif dah, semua jadi satu.. namnya diubah jadi special ojek.. klo bisa ditiap daerah ada, khususnya di Irian

    Guest
  15. hmm… awalnya lihat ide seperti go jek ini dari jasa delivery di KOREA.

    mereka pake sistem GPS / sistem yg biasa di pakai supir taksi

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here