Bro sekalian, hari ahad pagi ini kita sama sama sharing dan belajar sedikit kulit kulit dari ilmu marketing yaitu mengenai Prespektif yang berbeda pada Iklan Produk Premium. Seperti Kita ketahui Indonesia sudah mulai banyak bermunculan varian varian Motor yang di daulat oleh masing masing pabrikan menjadi Produk Premium seperti misalnya yamaha Lexam (cmiiw), Honda PCX125, Kawasaki Ninja 250R, kawasaki ER6n, (calon) Suzuki GW250, (mungkin ) Duke 200, Honda CBR 250R C-ABS, Ducati 795, Hyosung GT650R dan lain sebagainya . ..  nah gimana sih efektifnya penyampaian informasi di media Iklan menurut prespektif ilmu marketing untuk produk premium?

Kita pake contoh kasus aja ya . . . Misalnya Contoh kawasaki ingin membuat Iklan tentang Moge Mid-end barunya Kawasaki ER6 . . . maka yang harus dilihat pertama kali adalah apasih sebenarnya yang akan diperoleh di segmen premium ini. segmen Premium salah satu fungsinya adalah sebagai Flagship atau mercusuar. Dalam Hal ini kawasaki berusaha menancapkan Mindset Pabrikan Motor Sport di Indonesia . ..  Bicara Motor sport . . . maka Kawasaki . . . Kawak Sport Punya varian spport dari yang  paling entry level sampai yang paling hi-end . . . dan semuanya dijamin Paten punya !! Dan ER6n disinyalir merupakan Produk Yang sangat Premium . . . Orang yang mau mengeluarkan uang 100 jutaan untuk sebuah motor nggak sebanyak konsumen motor bebek tentunya atau boleh dibilang ceruknya suangat keciiiil

Namun Kawasaki tetep Jualan ini Moge Mid-end . . . Orang pasti bilang . . . “lu Gila apa ya,  mau untung berapa LU jualan Moge segitu harganya ? . .  mending jualan yang kecil kecil, lalu main kuantitas .. .  sebulan laku puluhan ribu unit . ..  siip kan ? ” .. .  namuan tmcblog mensinyalir  . ..  bukan itu yang dibenak Kawasaki. Kawasaki Pasti tahu Jika membuat Iklan tentang ER6n atau Ninja ZX6R dan ditayangkan di TV swasta nasional  . . . nggak kurang dari 94% audience iklannya disinyalir kuat BUKAN TARGET PASARNYA . ..  Yup Bukan Target Pasar . . . namun Pemirsa adalah TARGET AUDIENCE . . . Pemirsa Iklan itu harus tahu dan memiliki persepsi terhadap ER6n . ..  atau ZX6R

Lho maksute apa Bro . . . Yup sekitar 6% dari sisa Pemirsa atau bisa disebut Potential Buyer . . . akan lebih memantabkan pilihannya kepada ER6n bukan lagi karena masalah spek performance, fitur dll tetek bengek . . . namun . . . Para Potential Buyer tahu . ..  bahwa Orang lain (yang 94%)  Tahu akan ER6n dan memiliki Prespektif Positif terhadap motor ini . . . artinya tingkat Kepuasan Konsumen membeli ER6n salah satunya juga disebabkan karena Presepsi Orang lain terhadap ER6n yang akan mereka Pakai. So Adalah sebuah tantangan bagi Pabrikan untuk menyampaikan Iklan yang membuat 96 % pemirsanya menjadi target Audience . . . kalo conten iklannya tentang power-torsi-akselerasi-top speed . . . kayaknya potential buyyer dah pada tau via Internet dan jejaring sosial . . . yang penting adalah . . . saat naik motor ini sang pengendara akan terlihat lebih berkelas, lebih macho, lebih keren dan sebagainya, cmiiw

Di dunia marketing . . . inilah yang disebut dengan Self Expressive value atau kepuasan konsumen yang timbul karena lingkungan sosial disekitarnya. Self Expressive value ini sendiri merupakan salah satu faktor yang Intangible atau nggak keliatan . . . atau  lebih spesifik lagi karena Faktor Emosi . ..  atau E-Factor . . . Karena di kehidupan Konsumtif khas Orang Indonesia, pendapat bahwa . . . You are What You ride masih kuat banget . . . . silahakan share Komentar bro semua  terhadap artikel yang terinspirasi artikel majalah marketing. . . sori hari libur malah agak berat artikelnya 😀  . . . namun tmcblog yakin ini sebenarnya cuma kulit kulitnya doang banyak bro yang ngerti jauh lebih mendalam dari ini, maklum anak Fisika . .  ngertinya Kuantum mechanics xixixixxi :mrgreen: . . . semoga berguna

taufik of buitenZorg

102 COMMENTS

  1. Sepertinya gak gitu.., kita lihat sendiri iklan ZX 6R udah sering nongol di TV. Kawasaki masang iklan itu untuk menguatkan lagi Brand Imagenya dikancah motorsport. Apalagi ZX-6R juga dilabeli Ninja. Otomatis Ninja yg 250 n 150 bahkan bebek imagenya juga terangkat walaupun gak ada di iklan. Kawasaki sering menyebut produknya diinspirasi dari moge.., Nah, itu saatnya nunjukin mogenya.., seperti ini: http://bikerpoint.wordpress.com/2011/11/21/efek-masuknya-kawasaki-er-6-penjualan-kawasaki-athlete-bisa-naik/
    IMHO

    Guest
  2. udah ada iklannya mas, bintanganya M. fadli, motornya malah yang ZX-6R,saya juga kaget waktu pertama kali nontonnya,udah beberapa minggu yang lalu di TVone.CMIIW…

    silahkan di konfirmasi langsung kepihak kawasaki

    Guest
  3. bener banget lah, di sini rata2 orang awam (non biker) bilang, asal motor dgn body aga gede pasti dibilang moge n berkesan mahal, apalagi yg moge beneran kaya ER6 ini…..

    Guest
  4. IMHO.. udh gak perlu pake artis yg lagi laku macem ayu ting2 apalagi sule,, bagusnya pake artis yg emang the real bikers,, kyk Gunawan, Ari wibowo ato rafi ahmad sekalian..

    http://warungbaksosabar.wordpress.com/2011/11/26/safety-gear-imaginer/

    Guest
  5. Artinya semua orang yang melihat motor ini sedang lewat, mereka tau ini Kawasaki, harganya mahal, keren dll…. Karena bisa jadi ada motor mahal lewat tapi komen orang hanya, motor apaan tuh,aneh?

    Guest
  6. mau ngakak denger lexam produk premium nya yamaha.. yaa.. bukan salah kang taufik sih.. emang ymki nya aja yg kebangetan wong produk sekelas sama revo AT kok dibilang premium.. (klaim sepihak) kalo sekelas PCX boleh deh nyebut premium.. hahahaa.. :mrgreen:

    Guest
  7. Orang Indonesia sebagian besar masih emosional belum rasional sehingga Kawasaki melakukan pendekatan iklan yang terkait gengsi. Pabrikan yang menjual motor dengan harga rasional (murah) seperti suzuki sedikit laku. Itulah sebabnya Honda dan Yamaha menjual mahal untuk produk yang sama karena tahu orang yang beli bangga bisa beli barang mahal. Tetapi ada hal yang aneh jika ada barang yang semakin mahal mendekati limit kemampuannya maka dia jadi rasional. Menurut saya ini salah satu kunci rahasia jualannya Honda dan Yamaha. Pinter memposisikan harga dengan memasukkan unsur gengsi (faktor emosional).

    Guest
  8. Ina baru memulai kelas moge premium upper 250cc, malay udah duluan, sekarang malah udah nyampe kelas super moge, versys dan zx 14. oh negeriku negeri pajak

    Guest
  9. @15. aanhamzah
    nah . . . thats the self Expressive value
    para calon /potential buyyer ninja 150/250 terangkat karena prespektif lingkungan yang mengatakan bahwa . . . kawasaki Sport buangeeet, pabrikan paling konsern sama sport . . . itu dikarenakan ada iklan ZX6R atau pun nanti Next ER6n, cmiiw, imho 😀

    @18. Pulsarider
    wadoooh, poohon duwitnya belom bebuah mas bro :mrgreen:

    @22. adhiet_bandhiet
    waduhh . . . . harus dikaji ulang mas bro . . . takut salah aku 😀

    @29. Asron
    yup emang sudah ada yang ZX6R . yang ER6 yang belum nongol 🙂

    @31. sss
    yup . . .tapi mindset terbentuk kan bro ? . . . ada juga yang bilang . . . BRAIN WASH . . . tapi ini bener nggak ya, monggo di kaji 😀

    @36. warungbaksosabar
    nggak perlu ikon artis mas bro, bda segmen . .. kalo pas ya emang ikon pembalap
    yang penting prestasi, ganteng, macho , cmiiw

    @43. yoyokal
    yup Emosional atau kadang Irasional

    @48. dowey
    IMHO . . . itu adalah imbas dari self expressive Value mas bro, cmiiw

    Administrator
  10. @yoyokal
    honda jual mahal bukan karena gengsi tapi emang pengen ngeruk untung gede!
    liat aja tuh new blade, speknya setara revo emprit cuma dikasi cakram belakang doang dikasi harga 14 juta. Mending gw beli pulsar atau axelo yg larinya lebih kenceng

    Guest
  11. Harganya pas banged. Gw mau jual cbr 250 gw. Tadinya mau gw ganti ke ninja 250, tapi berhubung yg 650 cc mau keluar, gw beli yg ini aja deh

    Guest
  12. You are What you ride!!!! Emang begini banget deh di indonesia, gw ssetuju banget dan jelas banget ama penjelasan diatas!! Dan berharap juga kalau rezeky, gw jadi salah satu 6% audience tsb… Amieeen!!!

    Guest
  13. kalau kawasaki sukses pasti ada atpm yang latah nih (you know lah, atpm besar yg dengki kalo ada atpm lain yg sukses)

    Guest
  14. kwkwk ada yg mau jual cbr250.. salah pilihan ya mas ? #freepukpuk

    untuk motor mah jgn coba2 :p yg dah ketauan aja “ketahanan,power,image” sport nya

    Guest
  15. salam hangat kang taufik

    justmyimage
    artikelnya siippplahh..
    Untuk iklan kawasaki er6n ini di tv nasional menurut saya yg pertama di tampilkan adalah knowing to people this bike diakhri dgn factor – E you are what u ride.

    Guest
  16. Kawasaki…sesuatu…., :mrgreen: , aku nangkep maksud Akang, iklan motor Flagship mah kagak harus kudu nembak target pasar tapi bisa untuk memperkuat image dari pabrikan itu sendiri, bisa jadi dengan ada nya iklan ZX6R yang malah jadi laris Athelete-nya.

    Guest
  17. Setuju banget kang.. Di indonesia msh ada stigma you are what you ride. Dgn konotasi sebagai status sosial. Kalo udah naek moge bayangan pasti gagah,dsb. Padahal bisa jadi mogenya bodong hehehe

    www.dk8000.co.nr

    Guest
  18. Klo ER6 sih jelas2 premium, Lexam kayaknya biasa aja, apalagi klo PCX tuh, kayaknya itu mah cuma harganya aja dimahalin lawong di thai sana cuma 20jt kok disini jd 32jt padahal gada PPNBM utk motor 250cc kebawah.
    Konsumen musti pinter2 lah milih motor, klo emang seneng yg premium ya cari yg emang bener2 premium.

    Guest
  19. 50. uDien kw1 – November 27, 2011
    @yoyokal
    honda jual mahal bukan karena gengsi tapi emang pengen ngeruk untung gede!
    liat aja tuh new blade, speknya setara revo emprit cuma dikasi cakram belakang doang dikasi harga 14 juta. Mending gw beli pulsar atau axelo yg larinya lebih kenceng
    ————————————————————————————–
    daripada New Jupiter Z lebih operpress lagi donk.
    hahahaha

    Guest
  20. 58. paton – November 27, 2011
    kwkwk ada yg mau jual cbr250.. salah pilihan ya mas ? #freepukpuk

    untuk motor mah jgn coba2 :p yg dah ketauan aja “ketahanan,power,image” sport nya
    ——————————————————————————–
    Lha yamahal ada nggak ya produk 250cc’nya di Indonesia???
    *gak ada ya
    hahaha

    Guest
  21. Motor jepang yang dijual di Indonesia rata-rata muahal di banding yang dijual di negeri tetangga, entah dari mana awal mulanya.
    Makin kelihatan mahal sejak ada Pulsar.

    Guest
  22. @ya-mahal
    daripada New Jupiter Z lebih operpress lagi donk.
    hahahaha
    =======================================
    New Jupi wajar dikasi harga segitu mah, soalnya emang mantep larinya. Modelnya juga keren banget. Cuma kurang RDB doang. Tapi liat new blade, basisnya SAMA kayak revo fit, mesin sama plek, sasis sama, tenaga sama, cuma dibedakin dikit. Mosok mau beli motor spek rendah dibedakin doang terus dikasih harga mahal? Kalo spek sama mah mending beli revo fit aja, bisa hemat 3 jutaan.

    Guest
  23. technokrat bsa cpt blajar ilmu apa aja tmsuk marketing.tp org2 marketing kesulitan blajar technologi.aplgi smpe mendalam n mendasar.cmiiw.klo blajar manfaatin tehnologi ya smua org bsa.cntohny aku, lulusan smp tp bsa ngerti internet tp ga paham cra kerja internet.he..he

    Guest
  24. kuliah hari minggu, cukup mencerahkan euuy … jadi ngerti …
    kayaknya ada hubungannya dikit dengan ini

    motor selusin Cylinder …
    http://udiendkab.wordpress.com/2011/11/27/masih-membanggakan-2-cylinder-nih-punya-guwe-selusin-cylinder-xixixi/

    Guest
  25. betul kang… setuju banget… jadi para potensial buyer… akan merasa wah dengan membeli kendaraan ini karena masyarakat sudah pada tau bahwa motor sport premium mereka itu wah dari segala hal… termasuk yang memilikinya tentu wah juga… jadi yang punya kemampuan beli pasti sangat bangga memilikinya… dan dibawa ke jalan… walaupun mungkin yang nonton iklan dikit yang bisa membeli akan tetapi yang bisa membeli pasti sangat antusias membelinya.. bukan hanya faktor dari segi motornya… akan tetapi kebanggaan memilikinya

    Guest
  26. Betul sekali bro, teknik ini bs disebut ‘laddering’ atau mercu suar atau apapun. Yg jelas teknik marketing ‘mercu suar’ ini menancapkan produk kasta tertinggi yakni zx-6r di puncak. Seperti komentar saya ttg artikel isu kawasaki ninja 250r 4 silinder kang taufik terdahulu, akan sangat mudah bagi kawasaki untuk menarik garis lurus dr bawah ke atas/sebaliknya, ibaratnya menarik garis lurus brand ‘ninja’ dr yg 150cc ke 600cc akan memiliki gen yg sama. Semua pemilik ninja berapapun cc-nya, pasti akan memiliki spirit ninja yg sama. Inilah yg dicoba suzuki kl memasukan GW250 (baby B-King). Namun sayang B-King sbg ‘laddering effectnya’ td official diluncurkan di Indonesia. Jika ini terjadi setelah gw250, produk yg diluncurkan akan gak jelas arahnya. Beda dng kawasaki, yg akan naik kelas, sdh ada path yg jelas. Khusus buat yamaha/honda…product utk ‘ladder’nya ngambil motor GP, which is produk yg unreachable. Yah honda msh lbh baik ada CBR. Kalo yamaha mau fight back…my opinion masukkan R-6 dan FJ-Diversion, tinggal produk2 dibawah, ditarik dng gen yg di atas tersebut.

    Salam bikers

    Guest
  27. nah kan aku bilang apa orang yang punya motor 250cc keatas pasti mau g mau pasti gaya wong memang produk expensive ndak mungkin bersifat biasa saja..karena ini memang tujuan produsen memberi produk yang sesuatu banget kepada konsumen high class…

    Guest
  28. Kalo ngomongin iklan, jadi ingat Skripsi S1 yang ane bikin 4 tahun lalu. Waktu itu judulnya: “Pengaruh Iklan terhadap Brand Image Sepeda Motor Yamaha Jupiter MX versi Komeng Ngebut Jembatan Ambruk di Surabaya”. Alhamdulillah ane dapet nilai AB… hihihi…
    Saat itu fakta yang ane dapet, sekitar tahun 2006-an bahwa di Majalah Advertising (lupa ane namanya), iklan tersebut mendapat predikat iklan terfavorit berdasarkan survey.
    Emang fenomenal bgt itu iklan… Terutama untuk mendongkrak penjualan… CMIIW

    Guest
  29. Kalo gitu, di-iklankannya di TV berbayar saja (pay TV, macam indovision, okevision, top tv, dll), Kan skr pemerintah mewajibkan TV berbayar menyiarkan iklan komersial di-siarannya.

    Guest
  30. mau comment penulisan bro Taufik aja..

    perspektif, bukan prespektif, dan
    persepsi, bukan presepsi bro.. artinya jauh berbeda 😀

    hehehe… maaf yah out of topic.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here