jump to navigation

Data MotoGP VS F1 di Sirkuit CoTA Austin April 15, 2016

Posted by Taufik in : motogp , trackback

440x100

FWB-TMCBLOG

F1-MotoGP

Bro sekalian, satu data yang cukup menarik sempat dirilis via press release Brembo akan perbandingan performa MotoGP bila dibandingkan dengan Formula 1  dalam Kacamata pengereman di sirkuit CoTA Austin, Texas USA yang memiliki panjang 5.513 meter . Laptime 2015 terbaik di CoTA sendiri ditorehkan oleh Nico Rosberg dengan catatan 1’40.666 sedangkan MotoGP sendiri torehan Laptime tercepat tahun 2015 ditangan Iannone dengan 2’04.251 . .. yoi . ..  beda hampir 24 detik sob . ..  Buanyak ini  . ..  Nah Di data data yang tmcblog usahakan tampilkan dalam bentuk Grafik ini bro akan bisa lihat berapa sih perbedaan performa traksi 4 ban yang didukung oleh streamline dan downforce pada F1 melawan performa Traksi dua ban dengan streamline dan minim downforce pada MotoGP . . . Cekidot deh sob .

460x110mpx

COTA-track-information

ini adalah Track dari CoTA itu sendiri terlihat memang selain Straight utama di depan paddock, ada backstage Straight yang jauh lebih panjang sob antara R11 dan R12

best-laptime-race-2015-moto

Seperti yang sudah kita bicarakan di paragraf pembuka, Laptime Formula 1 dalam memutari 1 lap CoTA bisa lebih cepat hampir 24 detik dari Laptime MotoGP . . . Laptime jelas adalah kombinasi dari berbagai unsur performa, seperti Power mesin, waktu pengereman, speed pada awal tikungan, jerak pengereman, dan akselerasi plus top speed . .

topspeed-race-2015--motogp-

Mudah mudahan ada yang protes yah kalo tmcblog nggak mulai dari titik 0 aksisnya hehe . ..  jadi walaupun Laptime kalah 24 detik, tidak demikian soal top speed . .  bicara top speed mesin 1000 cc MotoGP bisa 12 km/jam lebih cepat dari pada mesin 1600 cc turbo nya Formula 1

braking-distance-motogp-F1

Braking-time

Baik jarak maupun waktu tempuh yang dibutuhkan Oleh MotoGP soal Pengerem hasilnya kalah jauh sob dibanding dengan Formula 1 . . . misalnya saja di R12 yang butuh pengereman dahsyat karena panjangnya straight . ..  MotoGP butuh waktu 5,9 detik buat pengereman, sedangkan F1 cuma butuh 1,4 detik doang . ..  beda nya udah 4,5 detik sendiri .. . begitu juga jarak pengeremannya F1 butuh 45 meter lebih pendek dari pada MotoGP  . . . aje gileee

F1-MotoGP

Kenapa bisa begini . . . Pertama karena Ban MotoGP cuma dua dan Ban Formula 1 ada empat buah. Contack Path, atau area kontak antara karet ban dengan asphal jelas lebih lebar Formula 1 yang cenderung flat dibandingkan MotoGP yang nge-donat ..  Namun  biasannya luasan area tidak memperngaruhi friksi/ gaya gesek . . . yang patut diperhatikan adalah berapa jumlah part pengereman .  . Jika di MotoGP jelas cuma dua disk doang yang dicengkream oleh Kaliper . . . sedangkan di Formula 1 ada cakram/ disk di setiap roda nya. . . .

rearwing-6201

spidi-2

bmw-australian-gp-front-wing-460x229

Kedua, Selain Area Kontak yang lebih luas, permainan dan perhitungan Downforce pada Formula1 bukan hal yang main main .. .  Winglet dan spoiler pada F1 baik di bagian depan dan belakang sangat signifikan mempengaruhi gaya tekan ke bawah terhadap Roda yang hasilnya akan membuat efesien sisi pengereman. Sedangkan Di MotoGP .. .  selain area KOntak antara karet ban dengan Asphal lebih kecil, hadirnya winglets akhir akhir ini belum di arahkan ke upaya downforce yang membuat kedua ban menapak asphal lebih keras.

initial-corner-speed

Jelas roda empat lebih stabil dibanding Roda dua plus ditambah lagi winglets dan spoiler pada F1 membat ban tetap mencengkeram walaupun saat melaju kencang di tikungan . . . sehingga MotoGP harus reduce speed lebih dalam menjelang tikungan agar bisa stabil saat menikung ..  . dalam bahasa data, kecepatan awal/ Initial Speed saat memasuki tikungan pun jauh lebih besar F1 dibanding MotoGP. Tercatat di R12 MotoGP kalah kecepatan awal ( sanding speed) sebanyak 20 km/jam . ..

Silahkan dikunyah kunyah sob dan semoga Berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

Comments»

1. blur - April 15, 2016

Pertamaxxxx

2. clurut - April 15, 2016

pertamina

3. systre - April 15, 2016

wow 24s…

4. udinsastro - April 15, 2016

Wah jauh bgt ya

5. a603st - April 15, 2016

baca dulu

6. overlap - April 15, 2016

Iya terutama repot ngeremnya

7. zen - April 15, 2016

kata org2 bule sono,rider motogp lebih ‘Ballsy” drpada driver F1..

8. civillianblogs - April 15, 2016
9. dave - April 15, 2016

musti nya bikin chart nya dari 0 dong mas,, 😀
ngeri ya speed nya F1..

10. juniperxt - April 15, 2016

artikel paling jozzz bener2 bikin pinter seep kang taufik

11. warn - April 15, 2016

Braking point jauh lebih pendek, dan jauh lebih cepat libas tikungan, F1 bener2 jet darat. Tp driver F1 sangat2 respek sm rider MotoGp, katanya mereka blm tentu mampu jadi riset mtGp.

12. juniperxt - April 15, 2016

masa depan moto gp di aero
tambah asik modele wakeh swiwine

miko - April 15, 2016

Mancep neng bokonge markes mas…

13. bark - April 15, 2016

Biaya emang gak bohong sih.. 😂
Beda jauh F1 dgn MotoGP

14. Fadli - April 15, 2016

masing-masing pumya tingkat kesulitan tersendiri. yang paati keduanya sama-sama menguras fisik. joss!

15. goozir - April 15, 2016

makasih pencerahnaya pakhaji.. intinya pada ban dan gaya tekan kebawah oleh angin gitu ya pak haji kalau ga salah tangkep..

sepeda motor adventure baru dari Yamaha siap hadir tahun depan>>goozir.com

16. diji - April 15, 2016

Tp pebalap f1 menganggap pebalap motogp itu orang2 gila yg mau jual nyawa demi piala. Keamanan pebalap motogp lebih minim dibanding d f1. Kalo kecelakaan kaya alonso kemarin, minim patah tulang pirang2 bagian, max matot.

PemadamKebakaran - April 15, 2016

Lebih gila lagi pembalap di isle of man tourist trophy.
Ya Setiap pekerjaan ada resiko masing masing lah.
Kecuali sales keyboard warrior dimarih yg cuman bisa ngemeng doang.

SEN25 - April 15, 2016

Kalau isle of man TT Seh gak spektakuler, intinya nyali, Indonesia gudangx nyali, 140km/ jam balapan liar enjoy aja tanpa helm

17. terjadi galat - April 15, 2016

Ternyata beda ngerem aja selisih waktunya udah banyak, apalagi nge-gas.

18. Data MotoGP VS F1 di Sirkuit CoTA Austin - INDOMOTONEWS - April 15, 2016

[…] MotoGP VS F1 di Sirkuit CoTA Austin ­ iframe { visibility: hidden; opacity: 0; } Previous […]

19. draco - April 15, 2016

kbyang klok serius garap tu sayap kungkinan ad F1 roda 2

20. BUDI - April 15, 2016

F1 tuh 4WD gak sih?

Seta - April 15, 2016

F1 RWD bro

21. syamsu - April 15, 2016

mesinnya jauh lebih dahsyat f1

22. Rahmad_SKIPS_150RR - April 15, 2016

okeeh Wak, kaliper Brembo ny hrs di kunyah” jg y..

23. rdy - April 15, 2016

bearti Pembalap Indonesia Rio Haryanto lebih cepat dr pembalap Moto GP dong wak …

keekekekke

ʞәlqıɔ - April 15, 2016

Yg paling cepat itu congornya fbh bung.,,

no comment - April 16, 2016

sesuai selogan aja..semakin didepan=paling cepat..iya kan? congor beruk Fbenyek paling terdepan…wow wow

24. SUDOSO Mangkubuono - April 15, 2016

Pembalap moto GP Bisa mudah beradaptasi dengan mesin F1
dan menjadi driver handal
Pembalap F1 belum.tentu Bisa miring Kaya pembalap moto Gp

miko - April 15, 2016

Jangan salah bro coba search Nico Rosberg waktu bawa roda dua, gilak itu driver sudah kayak prof di motogp.

miko - April 15, 2016

Pembalap motogp gak semudah itu adaptasi ke F1, contoh Mikey Doo (Doohan) . Baru berapa lap udah overshoot..
F1 lebih rumit dibanding motogp.

25. hyu81 - April 15, 2016

sbg eks rider of isle of man
resiko yg ditimbulkan lbh besar

haiyyaaa

SUDOSO Mangkubuono - April 15, 2016

betah bngt komen neng ngisorku

haiyyya Cilaka lua welass waaa

26. SUDOSO Mangkubuono - April 15, 2016

Vr 46 sempat di rayu ke F1
olleh ferarri

27. BECK - April 15, 2016

artikel yang menarik wak…akselerasi dan deselerasi F1 memang yahud, bisa sampe 5G.
bener tetang contact ban dengan aspal, kalo motogp dipaksain pake sistem pengereman dan accelerasi kayak F1 bisa terbang itu ridernya.

28. miko - April 15, 2016

La brembo di F1 ampe membara gitu…ya pastilah lebih deket ngeremnya…
Dr dulu yg namanya F1 ya pastilah lebih singkat waktu per lapnya…
Sayang skrg suaranya kurang Sadeess…

29. vario kinclonk - April 15, 2016

FYI kalo ngomongin top speed mercedes lewis n nico masih kalah ama rio haryanto, tp kalo di tikungan si rio kgk ada apa2nya

Debat cerdaasss - April 15, 2016

Jelas bro, beds banget karakter F1 sama mobil yg dipakai sebelumnya sama Rio.

Tp seiring dengan waktu, asalkan fokus dan konsisten, bkn tdk mungkin Rio kelak bisa podium hehehe

30. koplax - April 15, 2016

Nyuss

31. miko - April 15, 2016

Masalah top speed kayaknya belum ada yg ngalahin BMW williams Juan Pablo Montoya…372 kmh.
Monza Temple of Speed…

ALEX - April 15, 2016

Ramalan kamu Zonk Miko’__
MotoGP 2016 dan seterusnya bakal milik Marc-Marquez,,
YFR just a little donkey,,
Hahahahahaha,,,

Misakno kowe’
Dukun PEKOK’,,

miko - April 15, 2016

Ngoahahaha panas lu mbing…sabaar sabar lex…
Hahahahahaha…ati2 encokmu kumat.
😄😄😄

32. Ardiantoyugo - April 15, 2016

Mesin F1 dipasang nang avansa ngono paling iso mabur yo…

Siomay Kang Ujang Jogja: http://wp.me/p1eQhG-1El

33. lek opik - April 15, 2016

f1 gk perlu rebahan trun speed bnyak pas masuk tikungan.. klo d bkin drag race baru cmmiiwwww

34. alay mande - April 15, 2016

Mlukok. . .aka muntah wk.
Durung nalar uteke kadohen ngono.
Syukur2 ga podo BC wis alhamdulillah.
Nek iki ilmune wis mesti tingkat dewa nduwure dewa dewa.
Jos

35. strike - April 15, 2016

ʞәlqıɔ – April 15, 2016
Yg paling cepat itu congornya fbh bung.,, dan FBH AHM
uda punya motorhome dan FBY tidak terlihat ekornya sdikitpun cung

36. dudung59 - April 15, 2016

motogp jungkir balik kalo ngerem sampe 5G

37. vertigoo - April 15, 2016

Jauh mah klo bandingin F1-mtoGP… Wong scara teknologi lbh trdepan F1… Scara Schumacher prnah ikut SBK saat mto gp masih under 1000cc… Rossi nyoba F1 ferrari mlintar-mlintir, sensor ‘asimo’ honda di GP itu gyroscope dri F1….
Satu2nya klemahan F1 balapnnya booring gra2 aturan. Smua ketatin stelah tewasnya Senna…
Andai F1 skrg kyk thn 80 pasti ndk kalah seru sma GP

ALEX - April 15, 2016

Fix ente sepertinya lebih senior dari saya Mas-Bero,,

Jangan diterusin bahas F1-nya Mas-Bero,,
Nyesek bagi kaum yg gag ada kebanggaan,,
William Toyota – Panasonic Toyota,,
They are silly name,,

eeeekkkkeeeekkkk

38. Otong Surotong - April 15, 2016

Wak Haji
dapet data terkini race motogp & F1 dari mana siy ??
please share

ALEX - April 15, 2016

Yang jelas Mobil F1 gag Ada yang make’ mesin konfigurasi *inline,
Filosofi-nya beda,,
Tanya Kenapa,,???
Kamu kalo pinter pasti bisa menyimpulkan,,

Kasta mesin konfigurasi V diatas konfigurasi inline Mas-Bero,,
Silahkan Cek,, Supercar Eropa gag ada yg lake mesin konfigurasi inline,,,

Semoga Tambah wawasan kamu,,

39. ALEX - April 15, 2016

I like your Post Mr.Taufik,,,
Very in formatif,,,
Gracias,,

miko - April 15, 2016

In ne keri mbing…ngoahahaha

40. bang herman - April 15, 2016

5lap moto gp di overlap
hahaahaa.

41. hi hi hi - April 15, 2016

kalo motogp vs wsbk gimana oom, atau moto2 vs supersport

42. mbuh - April 15, 2016

Saya berharap di masa mendatang motogp pake mesin 500 cc aja tp boleh turbocharged.
Ato 600cc + KERS kaya F1.prediksi tim HRC sdh langsung siap.kan Honda sdh aply teknologi tsb di mobil F1 mereka.yg lain dijamin kelabakan

43. SEN25 - April 15, 2016

F1 teknologix lebih kompleks, Rio Haryanto aja harus kyk belajar dari 0, dmn di GP2 cm 6 tombol di stirx, beralih ke F1 yg pux 30 tombol d stir

44. ovick - April 15, 2016

KLO ngejer downforce lucu juga kali MotoGP pake wing dibuntunya, ditambahin banyak winglet.. 😀

45. Sigit - April 15, 2016

Ga ada hubungannya gaya gesek dengan luas permukaan!
Boleh di cek lgi persamaan gaya gesek nya, hehe

46. Pam - April 15, 2016

Top speed emang bkan segalanya…
Tp konsumen indonesia yg penting top speed dlm iklan motornya..lht top sped f1 klah dr moto gp tp lap time lbih joss..ehmm

47. heza - April 15, 2016

waktu pengereman MotoGP sama kaya F1 sekitar 1,4 detik. Kira-kira ridernya pada nyungsep kedepan ga ya. Gaya gravitasi dari belakang ke depan kan gede banget tuh pas ngerem. Sampe drivernya aja sekarang di pakein Hans biar gak patah leher.

48. zuva - April 15, 2016

jos…
motor yamaha. emang motor dewa….
F1 saja kalah melawan motor M1
bener bener kwalitas dewa… maha sempurna…

yang lain cuman jadi follower….

49. Muke Gile - April 15, 2016

menarik banget artikelnya…

Itu brembo F1 sama Motogp beda yg paling mencolok apa Pak haji ?? bahan nya sma apa beda ?? kan sm2x di tugasin nahan kecepatan 300an/km..

Taufik - April 15, 2016

wah saya musti cari data lagi untuk jawabnya sob, tapi kalo masalah bentuk silahkan simak di gambar atas

50. Titik - April 15, 2016

Ternyata teknologi motogp gak ada apa2nya……

51. top gear - April 15, 2016

Carbon ceramic brakes,..

52. surip - April 16, 2016

Artikelnya keren bgt bang haji, ada koreksi dikit. pnggunaan winglet di F1 sudah dilarang mulai akhir musim 2008. (winglet di F1 hanya berlaku 1 musim – 2008), yg saya maksud adalah winglet pada hidung/moncong sperti gambar paling bawah, itu moncong mobil F1 BMW, tim ini sendiri terakhir berlaga di F1 tahun 2009.

53. sejutawarnaa - April 16, 2016

kalo total keseluruhan dari lap 1 – finish lamaan mana ? secara F1 sering masuk fit stop dan motogp ga pake pit stop

zuva - April 16, 2016

yamaha memang motor dewa…

technology mobil F1 saja masih kalah…
konfigurasi inline memang yahud….

tidak salah jika yamaha menyandang predikat motor dewa

la piye meneh… mobil F1 aja kalah….

yamaha is the best…
yamaha king of motor sport

yamaha MX king technology moto GP
mampu mengalahkan roket…

supra X 150 bakalan di kepret

54. JojonDoe - April 16, 2016

TMCBlog : “Namun biasannya luasan area tidak memperngaruhi friksi/ gaya gesek . . . yang patut diperhatikan adalah berapa jumlah part pengereman . . Jika di MotoGP jelas cuma dua disk doang yang dicengkream oleh Kaliper . . . sedangkan di Formula 1 ada cakram/ disk di setiap roda nya. . . .”

Bikin artikel kok ngaco banget sih wak
Luasan contact patch ya pasti mempengaruhi friksi lah

Contohnya
Makin banyak karet ban yg nempel ya makin kuat traksinya
Makin banyak permukaan kampas rem yang nempel ke cakram ya bisa makin kuat traksinya

serreniti - April 16, 2016

betul..
biasanya kalo mau memperbesar bidang gesek di motor cara gampangnya ban di kempesin dikit biar lebih safety (biasanya pas jalan kondisi hujan, trek makaddam/baebatuan+tanah..

Sigit - April 16, 2016

Liat lagi persamaan gaya gesek bro, luas permukaan tidak mempengaruhi besar gaya gesek!

55. serreniti - April 16, 2016

top speed bukan segalanya..
asal konsisten speed tinggi bakalan cepet muterin per lap..

terbukti laptime nya f1 bs sampee 24 detik, padahal top speed jg tinggian motogp.. dan yg ajegile di f1 bisa selisih 45meter untuk pengereman sebelum masuk tikungan..
gak apple to apple sih tp ini sebagai perbandingan kalo 4 ban (cenderung flat pula)+teknologi ini itu+desain bisa meminimalisir perlambatan yg berlebihan tiap tikungan ya wak, dibandingin 2 ban (musti cornering juga)

serreniti - April 16, 2016

koreksi, f1 24 detik lebih cepat dari motogp

56. Arif Wicaksono - April 16, 2016

Wak, di F1 sudah gak boleh make winglet yg dipasang di hidung mobil. Gambar ilustrasi yg ada wingletnya diatas itu punya mobil BMW tahun 2009 – dilukis oleh Giorgio Piola, BMW sudah keluar dari F1 tahun 2010. Sebagai ganti winglet, sejak 2010 mobil F1 didesain dengan sayap belakang (spoiler) yg hampir 2x lebih tinggi dari versi sebelumnya, juga diperkenalkan sirip fleksibel di sayap belakang yg bisa dibuka-tutup dg istilah Drag Reduction System (DRS).

57. Andrew Darwis - April 16, 2016

Jika di MotoGP jelas cuma dua disk doang yang dicengkream oleh Kaliper
bukan nya ada 3 disk ya wak haji??

Taufik - April 16, 2016

biasannya kalo ngerem depan doang sob, cmiiw

58. Wep - April 17, 2016

F1 unggul segala-galanya di atas motogp.



%d bloggers like this: