460x110-indent-now

TMCBlog.com – Bro sekalian, Sejatinya, Mulai Hari ini 6 januari 2017 penjenjangan SIM C, C1 dan C2 Untuk Pengendara Sepeda Motor Mulai diberlakukan.  Sesuai PP (Peraturan Pemerintah)  No. 60 Tahun 2017 yang mengatur soal Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di mana Selain tarif baru pengesahan dan penerbitan STNK, BPKB serta lainnya, tercantum juga soal pemberlakuan resmi SIM C1 dan SIM C2 sebagai penjenjangan lebih tinggi dari SIM C . . . FYI ada dasarnya penjenjangan SIM ( surat Izin Mengenudi ) untuk pengendara Sepeda Motor itu ada 3 yakni

  • Sim C : Untuk Mengendarai Sepeda Motor dengan kubikasi mesin 250 cc ke bawah ( sumber lain di bawah 250 cc /0-249 cc )
  • Sim C1 : Untuk Mengendarai Sepeda motor dengan mesin di atas 250 cc sampai 500 cc ( sumber lain 250-500 cc )
  • Sim C2 : Untuk Mengendarai Sepeda motor di atas 500 cc

Gimana Mekanisme dan Cara pembuatannya ? Cekidot sob . .

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

Pada dasarnyaPengajuan dan pembuatan SIM C1 dan SIM C2 menurut Kasubdit regident Satlattas Polda Metro Jaya AKBP Iwan Saktiadi secara syarat administratif boleh dibilang Mirip dengan syarat Administratif pengajuan SIM C.

Lebih dalam lagi menurut Kakorlantas Polri, Irjen Condro Kirono tahun lalu bahwa Untuk Mengambil Sim C1, pemohon harus memiliki SIM dasar Yakni Sim C. Begitu Pula Pemohon SIM C2 harus memiliki SIM Dasar C . . . Pemegang SIM C2 boleh dibilang bisa mengendari Motor dengan kubikasi berapapun, karena berlaku ke bawah dan ke atas, cmiiw

AKBP Iwan Saktiadi Menambahkan bila Pemegang SIM C mau memperoleh SIM C1 atau C2 maka diharuskan mengajukan proses pengajuan Peningkatan jenjang SIM dimana test yang diberlakukan nanti boleh dibilang sama dengan cara pengajuan SIM C dalam hal test teori dan Prakteknya.

Proses Pembuatan dan Pengajuannya bisa sobat lihat pada diagram alur Di atas . . cuma menurut tmcblog media sepeda motor yang digunakan untuk prakteknya  berbeda bergantung tipe SIM yang diajukan . . .  Berikut ini rincian tarif PNBP SIM 2017 ( sumber : otomotifnet )

Tarif PNBP Pengujian SIM baru 2017;

  • SIM A: Rp 120.000
  • SIM B1: Rp 120.000
  • SIM B 2: Rp 120.000
  • SIM C: Rp 100.000
  • SIM C1: Rp 100.000
  • SIM C 2: Rp 100.000
  • SIM D: Rp 50.000
  • SIM D1: Rp 50.000
  • SIM Internasional: Rp 250.000

Tarif PNBP Perpanjangan SIM 2017;

  • SIM A: Rp 80.000
  • SIM B1: Rp 80.000
  • SIM B2: Rp 80.000
  • SIM C: Rp 75.000
  • SIM C1: Rp 75.000
  • SIM C2: Rp 75.000
  • SIM D: Rp 30.000
  • SIM D1: Rp 30.000
  • SIM Internasional: Rp 225.000

Sementara baru itu informasi yang bisa tmcblog himpun sob . . semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

[GTranslate]

73 COMMENTS

    • aneh ya jenjangnya. Sim c2 cuma boleh bekendara di atas 500 cc??
      Berarti berkendara motor di bawah 500 cc gak boleh ya wak?

      Logikanya kalo punya lisensi sim c2, naek mocil mah ecesss…

      Guest
  1. Ujiane piye wak? Kan ga mungkin semua tempat ada moge minimal 250-600cc nya.
    Misal 250 sih masih mungkin disediakan unit, lah kalo 600cc? Apa pake motor patwal yamaha xj900p buat diatas 250cc?

    Guest
    • Semoga om, drpd pake simulator. Agustus lalu ke honda gajahmada mau indent si itu liat ada simulator mengemudi pengen nyoba eh pas uda nyoba naudzubillah, belok uda pas banget timingnya malah nabrak/ambruk motornya. Sampe nyoba 5x gagal pas di belokan/persimpangan…

      Guest
  2. Kenapa Polisi Pasang tarif gak sesuai fakta dilapangan..? ?

    Cantumin yg jelas semua yg musti dibayar : Asuransi bhayangkara,Tes kesehatan,Termasuk di beri pelindung SIM setelah diterima yg musti bayar walau Gak wajib tp di haruskan .. Aneh.!!!

    Guest
  3. Opini nih wak Taufik, menurut ane, batas kubikasi antara masing-masing jenjang SIM harus jelas ini. Kalo ambigu bisa jadi ladang oknum polisi. Misalnya:
    SIM C: 500cc
    Jadi misal punya Ninja 250FI / R25 / CBR250RR yang secara kubikasi <250cc (249,xx cc) maka ga perlu punya SIM C1, cukup SIM C saja.

    Regards

    Guest
    • Cek saya punya pribadi bro…. R25 di STNK tertulis 250 cc bukan 249 cc. Kyaknya sih mending sekalian ambil C1. Yang 249,xx kan itu di spek brosur motor. Secara kl polkis pasti berpedoman sm STNK pada waktu ada pengecekan di jalan.

      Guest
    • Paling gampang memang lihat di bpkb, stnk atau sekalian di blok mesin, pasti tertulis disitu.. kalo ninja fi dan cbr 249cc yak? Di blok nya. Cmiiw

      Guest
  4. Kalo bisa si 250 cc masuk ke c1 biar rada susah anak2 di bawah umur bikinya. Bukan apa2 wak tpi bot mengurangi kecelakaan yg diakibatkan anak kecil naik monster.

    Guest
  5. kalo menurut ane sih wak, ujian teori seharusnya di hapus aja.. karena selama sekolah pun gak ada materi pembelajaran tentang mengemudi.. kan orang ini minta pembuatan SIM jadi ujian teori bisa di ganti tentang sosialisasi tentang tata cara berkendara yg baik dan mengenal lebih rambu-rambu lalulintas yang ada di jalan.. kalo perlu sih di tambah seperti pemberian buku tentang berkendara dan rambu-rambu yg ada, biar bisa di belajari dirumah.. cuman opini aja sih wak..

    Guest
  6. ini dasarnya apa ya wak…
    setahu saya penjenjangan sim itu diatur berdasar Undang-Undang.
    lupa nomornya berapa, waktu itu sempet kita bahas.
    apakah Undang-undangnya sudah di ubah?
    atau undang-undang di ubah dengan Peraturan Pemerintah? padahal tidak ada delegasi dari Undang-undang ke Peraturan Pemerintah

    Guest
  7. Opini nih wak Taufik, menurut ane, batas kubikasi antara masing-masing jenjang SIM harus jelas ini. Kalo ambigu bisa jadi ladang oknum polisi. Misalnya:
    SIM C: 500cc
    Jadi misal punya Ninja 250FI / R25 / CBR250RR yang secara kubikasi <250cc (249,xx cc) maka ga perlu punya SIM C1, cukup SIM C saja

    Guest
  8. Opini nih wak Taufik, menurut ane, batas kubikasi antara masing-masing jenjang SIM harus jelas ini. Kalo ambigu bisa jadi ladang oknum polisi. Jadi misal punya Ninja 250FI / R25 / CBR250RR yang secara kubikasi <250cc (249,xx cc) maka ga perlu punya SIM C1, cukup SIM C saja

    Guest
  9. uda tarif bukan pajak dinaekin harganya,,
    musti bikin lagi sim c1 c2,,
    hadeh negara uud,, ujung2nya duit,,
    untung naek motor biasa aja,,

    Guest
  10. Kayaknya hampir semua sim disini hasil nembak semua.. yang tarifnya bisa 500-700an rb..

    Kalau buat sim baru masih 100ribuan sih murah lah asal calo dan pungli bener2 di sikat habis

    Guest
  11. Seharusnya tes teori ga perlu lagi, jika tes teori hanya menguji pengetahuan tatib lalin, rambu, dsb.. Emang rambu lalin antara 250cc dengan 500 cc beda..?

    Guest
  12. mirip sim B berarti ya
    klo punya sim B2 umum berarti lo bisa nyupir kendaraan jalan raya apapun kecuali roda kurang dari 4, betul gak?

    Guest
  13. mungkin untuk ujian teori bukan lagi soal rambu lalu lintas karena sim c udah (kl ad mgkn sifatnya refresh x) tp ke arah safety riding, atitude berkendara, cara mendahului yg benar bagaimana, aturan dipersimpangan, simpang 3, simpang 4, berkendara saat hujan, hbs hujan, jarak aman, jalan beriringan, belok, putar arah

    Guest
  14. Harusnya penjenjangan jangan berdasarkan kubikasi silinder (cc), tapi berdasarkan powernya dan umur pengendara… Misalnya 249cc tapi 4 silinder, powernya jelas lebih besar dari yang 2 silinder, apakah masih valid…??? Klo ga salah di Eropa sudah menerapkan sistem itu… just sharing aja… thanks

    Guest
  15. Menurut saya ni, ujian teori itu bisa ditambahan materi lain gak sebatas pemahaman terhadap rambu2 lalin saja. Mungkin bisa dimasukan teori2 dasar berkendara seperti cara menghadapi jalanan bergelombang, jarak aman pengeremen, cara berkendara dikala hujan dll. karena pasti beda perlakuannya sama motor kecil.

    Guest
  16. teori aj nya tuh. sim c juga pada prakteknya gak begitu. terus yang buat namggung kenapa yg c1 gak 600 cc. lagian jarang banget ad jual dibawah 600 cc n nanggung. sementara kan gak bisa lompat ke c2 kalo punya 600 cc. bingung neh, masak supersport ane ngandang. sobek tenan.

    Guest
  17. anigaV aneh bgt, udah bisa beli supersport masih pusing dengan SIM? duit ente kemana? hasil begal supersport nya? aneh mah ga pusing, mau buat tinggal buat.

    Guest
  18. Adooh..percuma..sapa juga yg pake sim c1 dan sim c2..paling tiap tahun ga nyampe 2000 orang se indonesia. Hanya th pertama aj yg bny. Di kabupaten sy di jatim yg pny moge cm 3 orng. Salahnya motor diatas 250 cc pajaknya 75-125% maksudnya apa jg ga jelas..setahun yg beli cm segelintir org, bahkan krn peraturan pajak tsb dealer moge ga laku akhirnya jatuh bangun bubar malah bikin pengangguran aj..

    Guest
  19. terus kalo dari sim C ganti ke C1 masuknya biaya pembuatan baru atau perpanjang kang? ninja fi masuk C1 dong… hadeuh bikin repot…

    Guest
  20. Jadi ini mesin 250cc seperti Ninja 250 dkk masuk C1 atau gak kang? harapannya sih masuk, agar anak SMA tidak ada ijin mengendarainya (usia 17-18 masih labil secara mental)

    Guest
    • Percuma lo bikin blog, gambar aja masih nyomot blog lain, informasi juga ngambil dari blog lain…..

      Guest
  21. Kemarin kamis 5 januari 2017 anak sy perpanjang sim C d sim keliling cinere kena 135 ribu, jadi yg benar yg mana yg salah siapa?

    Guest
  22. Selama ini cek dokter itu jd ajang korupsi alias bayar ke oknum untuk lewatin tahap cek kesehatan. Sebenernya gimana sih harusnya? Bawa hasil cek kesehatan sendiri (dokter diluar). Atau disana ada dokternya? Ane punya sim C. Tp tahap cek kesehatan dl skip. Alias bayar ke oknum. Mungkin ada yg bisa jelasin?

    Guest
  23. Lho masih ujian teori?
    Bukannya kalau perjenjangan gini lebih penting ujian prakteknya ya?
    Mubazir dong kalau masih ada ujian teori padahal yang diujiin materi itu-itu aja. Kan nggak ada perbedaan teori antara motor kubikasi kecil & gede????

    Guest
  24. Klo anak sma pake Honda NSR-SP ato Yamaha TZM bgmna itu? Kn lbih kencang dr Thunder 250 ato Suzuki Inazuma dll

    Guest
  25. wak? Tolong bilangin ahm suruh buat motor ‘dual mode ‘ mirip sim card pada handphone 2 sim.

    Jadi. . . Saat jalan standar pake mesin 150cc, nah. . Pas cepet pake 250 cc.
    Jd . .dual mode gtu ,biar kalo ada rasia kan bisa pilih mode 150cc sim tetep c.

    Guest
    • dual engine paling bisa
      model 1 pake satu silinder jadi 125 cc
      mode 2 Pake dua silinder 250 cc
      *aku berkhayal 😀

      Administrator
  26. Riding Assist itu apaan Wak.? katanya Honda lg ngembangin teknologinya tu, apa bisa Riding Assist itu bisa dipakai utk motor2 harian

    Guest
  27. yg pasti ya, utk penjenjangan selain tes praktik. jg tes psikologi dan catatan riwayat berlalu lintas

    mengangkangi motor berpower besar jg bth tanggung jawab yg tinggi serta kesehatan mental

    Guest
  28. saya ada beberapa pertanyaan 1. Unit untuk test Sim C1&C2 pake apa? 2. Lapangan uji coba/test nya yg untuk C1&2 sudah ada? 3. CC yg di maksud cc yg di bulatkan atau yg real?

    Guest
  29. dalam prakteknya nanti tetep saja para alay pengendara 250cc pake sim C biasa nggak peduli itu C1 atau C2 dengan alasan yang penting bawa sim.

    Guest
  30. buat yg kelas 250 macem ninja, r25, sama cbr250rr kyknya polisi ga mau tau deh angka pasti cc nya brp. yg mereka tau pastinya itu motor 250cc. hmmmmm.

    Guest
  31. Mau nanya Om Taufik, BTW apa Om dah punya atau dah ngurus SIM C2 ? dan apa mulai per 6 Januari 2017 pengendara moge yg modal SIM C aja akan ditilang ?

    Guest
    • faktanya ternyata pengurusan sim C1 dan C2 nya belum siap bro, jadi belum ngurus saya juga

      Administrator
  32. Makasih om Taufik Infonya, iya saya kemaren sempat nanya ke Biro Jasa juga malah nanya apa itu Sim C, C1, dan C2, jadinya malah saya yang jelasin berbekal info2 blogger. Suwun infonya Om

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.