TMCBlog.com – Sirkuit Jerez pekan ini memang super sibuk dnegan agenda test yang berturut-turut mulai Moto2, MotoE World SBK dan World SSP sampai MotoGP esok hari. Di hari Senin dan Selasa 27 – 28 November ini, giliran suara motor-motor balap produksi massal yang akan meraung di litar Jerez. Dan semua mata seperti tertuju pada garasi Ducati dengan mesin terbaru mereka Panigale V4 RS19 yang digadang-gadang akan menjadi pemutus dominasi Kawasaki di WSBK musim depan. Lebih spesifik lagi, kehadiran Alvaro Bautista di team Aruba.it Racing makin menambah ‘hot’ suasana Jerez yang sedang memasuki musim semi. Lalu seperti apa sih impresi dari mesin balap buas terbaru dari Borgo Panigale ini? Let’s figure it out.

Jika membandingkan Panigale V4 RS19 ini dengan Desmosedici Gp sudah pasti perbedaannya sangat besar, meski masing-masing menggunakan konfigurasi mesin yang serupa yakni V 4 silinder. Perbedaan yang paling kentara adalah soal output mesin dimana Panigale punya tenaga yang lebih kecil, juga perihal bobot yang lebih berat ketimbang Desmosedici GP. Ketika sesi uji coba WSBK di sirkuit Aragon, tercatat pada speed trap Ducati Panigale V4 RS19 ini lebih kencang sampai 10 Km/h dan dapat sedikit protes dari rivalnya kala itu.

Gak heran lagi deh Ducati memang jagonya trek trek besar, tapi hal itu gak berlaku di sirkuit Jerez dengan karakter tikungan lambat dan lebar lintasan yang cukup narrow. Namun, Ducati Panigale V4 RS19 jelas merupakan motor yang sangat kencang ketimbang para rivalnya di Jerez dan hanya kalah dari 1 nama yaitu Jonathan Rea (lebih kepada faktor Rea nya).

Feeling V4RS19 seperti naik motor GP250 menurut Bautista, dirinya merasa harus melaju kencang di dalam tikungan (corner speed) untuk bisa lebih mengeluarkan potensi Panigale V4 RS ini. Bautista mencoba beradaptasi dengan menggunakan dua set ban Pirelli untuk kualifikasi karena dirinya merasa perlu mencoba demi bisa beradaptasi lebih dengan motor dan merasakan seperti apa feeling semua kompon ban Pirelli yang baru dikenalnya setelah selama ini pakai Dunlop, Bridgestone dan Michelin di GP250 dan MotoGP, juga untuk bisa tampil baik saat kick off seri pertama WSBK 2019 nanti.

Dari sisi Chaz Davies, team masih menggunakan setup paling dasar Panigale V4 RS di hari pertama Jerez Test dan perlahan akan mencari tahu seberapa jauh potensi yang bisa dihasilkan oleh motor di Jerez ini mengingat motor ini benar benar baru dari segi mesin dan sasis serta suspensi, berbeda jauh dari Panigale V Twin. Sumbu roda milik Panigale V4 RS lebih pendek ketimbang Panigale V Twin yang dihasilkan dari perubahan konfigurasi mesin. Salah satu variabel bahwa tidak ada rujukan yang pasti pada Panigale V4 RS untuk menentukan setup tanpa menguji secara real di lintasa, maka dari itu team memerlukan waktu untuk mencari setup yang tepat.

“Saya sampai harus menguji 20 setup yang berbeda selama hari pertama ini. Motor terasa sangat baik ketika melakukan pengereman, sesuatu yang saya rasa merupakan kekuatanku ketika balapan.” ungkap Davies yang progress sesi test hari pertamanya sangat baik dengan Panigale V4RS. Baginya akan lebih mudah untuk melakukan fight saat balapan berlangsung dengan Panigale V4. Tapi pihak DUcati tidak mau sesumbar karena masih banyak area pada motor yang harus dibenahi dan pekerjaan panjang masih menanti mereka sebelum jalannya seri pertama WSBK 2019 terlebih motor ini benar benar motor baru yang dirancang dari sketsa.

Terakhir, Alvaro Bautista akan tetap berada di Jerez sampai hari Kamis nanti karena dirinya diminta oleh Ducati untuk menguji Desmosedici GP19 menggantikan Michele Pirro yang akan menjalani operasi pasca insiden yang menimpanya saat sesi Free practice GP Mugello tahun ini. Pirro harus dioperasi dan melewatkan sesi test Jerez karena dirinya mengalami sakit pada bahunya (Pirro mengalami dislokasi bahu akibat crash) selama dua hari MotoGP Valencia test agar tidak berkepanjangan dan bertambah parah. Wah, pekan yang sibuk untuk Bautista bersama Ducati nih.

22 COMMENTS

  1. singgasana Rea siap diguncang!! se alien apakah dia kalo dapat rival yg sepadan
    apakah nanti bakal bedol desa karna tergiur kemolekan neng Peni v4 dan menggusur Cak Davies,seperti waktu mencampakkan fayerbled dan memilih ZX yg lebih trendy
    kita akan lihat di TKP!! šŸ˜‚šŸ˜‚

    Guest
  2. Nanti jangan2 Bautista malah papan atas pas tes motogp jerez pakai desmo gp19šŸ˜‚
    Kasian pirro, gak banyak yg bahas pas berhasil posisi 4 pas di valencia.

    Guest
    • Asumsi terbentuk karena keadaan.
      Saat ini apa usaha Honda untuk memutus dominasi Kawasaki? Motor yang dipakai musim depan aja masih sama dengan yang Nicky Hayden pakai 3 tahun lalu.

      Kita tunggu armada terbaru Honda, musngkin 2020 ada motor yg all new
      IMHO

      Editor
  3. Ini motor bikin penasaran, sudah banyak diulas media tp sampai sekarang ane ngak tahu spek mesinnnya…
    Apakah Panigale V4 RS19 speknya bore 81mm x stroke 48,x mm?

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.