TMCBLOG.com – Alpinestar baru baru ini merilis Data Kecelakaan yang menimpa Marc Marquez. Berkat acelerometer yang terpasang di Werpaknya, terdeteksi bahwa benturan Kontak dengan Roda Ban Honda RC213V yang menyebabkan Cidera Fraktur di Humerus kanannya memiliki nilai gaya kuantitatif yang cukup besar yakni 25,98g ( Gravitational Force ) . .

Marc Marquez hadir di Sesi FP3 dan sempat hadir di Sesi FP4 menyelesaikan 7 lap di Run pertama untuk melihat apakah ia bisa melakukan Race dengan Lap Panjang. Marc Tidak Ikut serta dalam Sesi Q1 dan akhirnnya resmi sudah Alberto Puig mengatakan Bahwa HRC tidak mau ambil resiko lebih jauh, Marc Marquez tidak akan ikut serta dalam Race MotoGP Andalucia 2020 esok hari.

Dalam sebuah Debrief Khusus, Marc Marquez menjelaskan secara Detail mengenai apa yang ia rasakan sepanjang race weekend MotoGP Andalucia – Jerez 2020 sampai akhirnnya Ia putuskan untuk Mundur setelah hanya melakukan sighting Lap di Q1. “Di pagi hari saya merasa sangat baik dan bisa berada pada 1’37, 7 dengan ban bekas, lamptime yang hampir sama dengan minggu lalu, Tetapi kemudian pada sore hari ketika saya mulai merasa benar-benar baik dan mengendarai dengan cara yang sama, saya berhenti di box ( Garage) dan ketika saya mau mulai lagi, sesuatu berubah dengan Segera . . .

“Seperti hadir peradangan atau sesuatu. Lengan menjadi sedikit lebih besar dan mungkin menekan saraf. Saya kehilangan kekuatan pada putaran kedua di beberapa sudut yang tidak saya harapkan. Pada titik itu kita harus jujur dengan tubuh Anda dan memahami situasinya dan itulah yang saya lakukan.

Saya berhenti di Box dan langsung berkata kepada tim mengenai apa yang sedang terjadi dan bahwa saya akan turun di Q1 dan di lap pertama, jika saya merasakan sedikit perasaan ini atau sesuatu yang serupa, saya akan menyerah. Inilah yang saya lakukan. “

“Pikiran melakukan banyak hal. Ketika aku berkata pada diriku sendiri, ‘Aku tidak bisa (melanjutkan)’ rasa sakitnya berlipat 2-3 kali! Tetapi pikiran juga harus mengenal tubuh dengan sangat baik dan mengetahui batas-batas penderitaan dan seberapa jauh kamu bisa pergi. “

Tubuh juga memiliki saraf, dan saya sudah mengalaminya sejak pramusim. Ketika secara mental Anda bisa, tetapi secara fisik Anda tidak bisa – dan Anda mungkin menempatkan diri dalam bahaya – maka saat itulah Anda harus tahu waktu Anda sudah habis. Saya menyimpan ini bersama saya dan terus bersikap realistis. Jika saya tidak percaya bisa naik maka saya akan tinggal di rumah, dengan AC dan fisik saya, bukannya membuat hidup menjadi rumit. “

“Ini bukan yang saya harapkan, tetapi saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua dokter dan tim serta para fisioterapis karena mereka memberi saya kesempatan untuk mengikuti hasrat dan insting saya. Malam ini aku akan tidur nyenyak karena aku telah mencoba walaupun akhirnnya hal itu mustahil dilakukan dan Brno [7-9 Agustus] akan menjadi balapan yang lain “

“Prioritas utama sekarang adalah kondisi lengan saya dan untuk mencoba sembuh sesegera mungkin dan mengendarai sepeda lagi seperti yang saya inginkan, Saya tahu di Brno saya tidak akan 100% tetapi di Red Bull Ring Anda tidak pernah tahu. Ini tangan kanan saya dan semua sirkuit menuju ke kanan. Jadi itu adalah tujuan pertama, yang kedua adalah kejuaraan dan masih ada banyak balapan yang harus dilalui. Ini balap, ini kompetisi dan ini bisa terjadi. Aku di sini karena aku tidak pernah menyerah dan aku tidak akan pernah menyerah jika ada kesempatan.”

Taufik of BuitenZorg

57 COMMENTS

    • @resdec

      Bener πŸ‘†πŸ‘†πŸ‘†

      Memang strong!!!

      Lucunya orang sakit malah keluyuran di tmcblog (sialan) ..

      Obat juga abis,..

      Guest
    • kan mbah Botak dah bilang, istrahat dulu jgn di paksakan naik mesin perontok tulang, ntar tambah rontok semua… uda MM duduk manis aja dulu sambil nonton GP .. hehehehehe

      Guest
    • Salah πŸ‘†πŸ‘†πŸ‘†

      Yoga hanya ketakutan kemenangan didepan mata harus sirna, setelah rins cedera, crutchlow cedera, Dovi habis cedera…

      Siapa lagi yang podium kalo bukan yamano??? Aprilia gitu???

      Guest
  1. Ini keputusan wise, dan baik buat semua pihak..

    Baik buat masa depan kontrak HRC yg panjang..
    Baik buat masa depan MotoGP, dan perlu figur juara baru..
    Baik buat kesehatan dan kesiapan Marc, terutama next season..
    Baik buat fans yg masih pengen nonton Marc di tahun-tahun selanjutnya..
    Also Baik buat competitor dan title contender..

    Guest
    • Bener πŸ‘†πŸ‘†πŸ‘†

      Keputusan yang tepat disaat yang tepat, lebih tepatnya dengan simulasi test body… Akhir dari semua cukup berbesar hati dengan hasilnya.

      Guest
  2. Lebih baik mencegah drpd menyesal kemudian, masalah nya ini keputusan yg sgt mempengaruhi karir Marc kedepannya, kalo aja dia memaksa ikut race dan kejadian hal yg buruk kan malah bahaya ntar,

    Guest
    • Itu mah penilaian relatif gak bisa dipaksakan bro. Tapi nyatanya wc 2019 kan marc tho…fq20 menang saat ini juga gak ada marc.saat ada marc fq20 gak pernah menang…jadi puig bicara juga gk sembarangan bagi orang yang mau menerima data saja.

      Guest
      • 2019 sikon Marc dan Fabio bagai bumi langit bro.

        Liat Marc udah kayak anak sultan tinggal di istana dapet apa aja yg dia mau.
        Liat Fabio kayak rakyat biasa, hidup sederhana.

        Liat aja dulu jatah mesin Fabio dikasih 5 doang (?) itu juga paket motornya spek B doang. Ngirit banget. Biar nyampe full satu musim rev limiter mesin No. 1-2-3 (idk mungkin) terpaksa disunat biar umur mesin agak panjang.

        Itu juga dia bisa kasih perlawanan cukup alot loh. Misano 2019. Ada juga buriram 2019 seru juga.

        Faktanya 2020 ini spek motor Fabio udah mirip ama factory. Kalo mau diadu ya silakan di tahun ini mungkin lebih menggambarka peta kekuatan antara Fabio vs Marc dengan spek motor sokongan factory.

        Kondisi crash nya Marc hingga berujung cedera kan bukan salah Fabio. Fabio gak berhutang apapun pada Marc. Masing-masing menjalani race normal-normal aja gak ada curang atau konspirasi appun. Adalah skill juga yg bisa bikin Fabio menang di jerez. Bahkan sebetulanya kalo kita ngomongin crash dgn kategori bukan berasal dari masalah teknis motor (kayak Marc kemaren) justru adalah murni kesalahan / kelalaian pembalap, karena sebetulnya Marc saat itu BISA mencegah crash tsb.

        Wlpn pada akhirnya kita tetep harus menghormati pilihannya untuk terus push to the limit (lalu ujungnya crash πŸ˜…) tetep harus kita apresiasi pilihannya saat itu.

        Dengan tidak mengurangi intisari dari kompetisi mereka berdua. Faktanya kan Fabio sejauh ini memang lebih unggul versus Marc di 2020. Harusnya sih ga perlu dibumbui ama yg macem-macem.
        Kalo bahasa kasarnya : Lah siapa suruh kemarin mekso trus ndlosor? Gara-gara ndlosor sampeyan cedera toh? Terus gara-gara cedera sekarang bilang fabio menang saat ini juga karena ga ada marc 🀣 lalu kemenangannya hambar dst. dst.
        Menang ya menang aja. Menang terbukti superior as simple as that.

        Kok udah menang masih aja dikerdilkan hanya karena juara bertahan gak hadir πŸ˜‚

        Guest
  3. Ternyata masih sakit tangannya. Get well soon Marc.

    Kalo gitu semoga Dovi yang jurdun deh. Moga podiun nanti Dovi walau start P14.

    Gw mau nany deh di Moto2 kan sejak masuk KTM si Nagasima podium mulu tuh. Itu karna motornya apa emang skill dia? Atau karna kepala crenya? Kepala crww dia kan yang menghantarkan Brad jurdun waktu Moto3 dulu. Sekarang si kepala crew tsb udah stay jadi kepala kru Moto2 kerja bareng Nagasima. Masih muda tapi udah jadi kepala crew.

    Guest
  4. Lebih baik istirahat ketimbang maksain diri,finish ga nyungseb ia..malah tambah parah nanti….pokoknya harus fit 99,99% br balapan lagi

    Guest
  5. HRC GILA,APA GAK BISA BIKIN MOTOR YG SEDIKIT NYAMAN LIHAT NOH RIDER NGONDAH SELAIN MARQUEZ, KETETERAN JUMPALITAN JINAKIN RCV,JANGAN SAMPAI HRC KYK MESSI FC ALIAS BARCELONA

    Guest
  6. lah…trus sesi cek dokter pie??
    apakah ada jawaban yg tak jujur atau dokternya kurang paten. karena ternyata MM93 ga sehat (ga kuat, kurang fit, masih nyeri dsb) untuk race.

    Guest
    • Sprtinya syarat untuk di declare fit buat race masih jauh lbih mudah di lakukan ,ktimbang race itu sndri yg lbih bnyak variabelnya

      Guest
    • Salah πŸ‘†πŸ‘†πŸ‘†

      Dokter cuma test fisio..

      Race berbagai variabel perubahan tekan gaya” Terjadi..

      Guest
    • Salah πŸ‘†πŸ‘†πŸ‘†

      Mbak yoga cuma pingin Yamanote podium tanpa perlawanan marquez, yang jelas pebalap terkuat 6 musim terakhir MotoGP

      Guest
  7. Marq gak nunduk sama sekali waktu di trek lurus menjelang Dry Sack. Dan ogah ogahan ngerem atau emang painkillernya abis. Padahal sector 1 dan 2 sdh Ok.

    Guest
  8. Walo g bs jurdun, jika bisa fit di setengah musim paling gak bisa intervensi siapa y jurdun 🀭

    Guest
  9. Kelihatan banget tangan nyut nyutan..pas masuk pit, tangan kiri nahanin lengan kanan mulu..turun dr motor jg jalannya sempoyongan..fix mmg kena benturan 25G dr crash kemarin bikin tulang besi marc yg selama ini bisa handle motor liar honda jd gak berdaya..get well soon Mr. ALIEN..

    Guest
  10. ada yg pernah patah tulang? patah tulang model seperti itu jika terjadi pergeseran sedikit saja ngilunya minta ampun dan tentu saja langsung bengkak, ketika ngilu seperti itu terjadi tenaga seolah-olah lenyap, lemes wak haji

    Guest
  11. Baja pun kalau kena hentakan 25g pasti amyar.. Lah iki balung kena hentakan 25g yaa wajar lah.. Orang bisa bisa amyar sampai rusuk.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.