TMCBOG.com – Seperti Kita ketahui sebelum ini Andrea iannone telah diputuskan bersalah dan diberi hukuman skors dari kegiatan Motorsport selama 18 Bulan. namun Iannone dan Aprilia mengajukan banding ke lembaga Arbiterase Olahraga dengan tujuan membatalkan Hukuman Iannone. Namun begitu Bukan hanya upaya untuk membuktikan Diri tidak bersalah di TAS yang akan dilakukan Oleh Iannone, Ia juga harus berhadapan dengan WADA yang juga melakukan banding ke TAS dengan Harapan Hukuman Iannone dikembalikan ke angka Maksimalnya yakni selama 4 tahun.

Yang jadi pertanyaan adalah kapan Keputusan akan dihsilkan dari TAS ini? Menurut Sky Sport, Massimo Rivola sempat memberikan statement mengenai pertanyaan ini  . . “WADA berhasil menunda sidang, yang karenanya akan digelar pada 15 Oktober. (ini sebuah) kesulitan besar bagi kami dan pembalap, Kami harus memikirkan strategi agar tidak melewatkan peluang, tapi niat kami adalah menunggu dia ( iannone) , kami yakin Andrea tidak bersalah”.

Yap sidang TAS direncanakan baru akan dilaksanakan 15 Oktober, atau artinya saat Sidang ini di gelar, MotoGP sendiri sudah memasuki Seri yang ke 9 dimana race MotoGP Le-Mans Prancis rencananya akan digelar tanggal 11 Oktober 2020. Itu artinya Jika Iannone dinyatakan tidak bersalah dan bebas dari segala tuntutan, Maka ia hanya akan kebagian 5 seri tersisa dari Musim 2020 ini yang dilakukan di 3 sirkuit berbeda ; 2 di aragon, 2 Di valencia dan 1 di Portimao.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

25 COMMENTS

  1. Klo beruntung bisa lima atau malah tiga besar. Bersyukur dan berusaha laaagh….
    Jangan terlalu itung2an realita data, sapa tau 15 besar yang lain cedera parah.???
    Who knows gitu loch

    Guest
  2. Hmm,diundur-undur
    Curiga nanti keputusannya jg palingan bandingnya ga disetujui,udah ketebak jalan ceritanya kayak sinetron ‘kumenangiissss’ di Indosiar

    Guest
  3. Kasian cratcrutcrot tambah lama deh ngobokkin baskom isi air keruh. Udah sampe butek ngalahin air kobokan.

    Guest
  4. Kalau memang cerita yang disebutkan Iannone tidak mengetahui bahwa ada kandungan sejenis doping pada makanannya dan kasusnya serasa dibesarkan karena tidak ada unsur kesengajaan ( kalau memang begitu )

    Poor Iannone, dan kasusnya juga seolah2 di tarik ulur. Padahal waktu di Ducati Iannone bisa Head 2 Head sama Marc dan sama2 agresif

    Guest
  5. pdahal kalo Iannone ga kena hukuman,tahun ini bakalan menarik melihat Aprilia juga sekarang lumayan nyodok ke depan kya kemarin di brno
    jikalau (bani andai) kemarin yg race Ianonne bukan espargaro,pasti bisa lah finis di paling gak top 6

    Guest
  6. Seharusnya sih iannone ga usah naik banding,let it flow..
    Entar jg hukumannya diringanin kalo ✌️ngaku salah✌️ dan menjalani hukuman setelah beberapa waktu
    Lirik Fenati 😏

    Guest
    • Iya… Bener..

      Malah bisa balap lagi…
      Doping itu kan abu-abu istilahnya, nah Terima aja keputusan kemaren.. Beres
      ***
      Semakin gak ngaku, semakin di tuntut jadinya.. Karir hancur

      Guest
    • Bedalah Fenaty kan masih kategori usia remaja, yang dilakukan juga seperti kenakalan remaja. Kalo Ianone kan doping. Dikasus olahraga manapun kalo ketahuan doping pasti out. Jangan sampe ngaku bersalah, ngaku bersalah sama aja make doping yah pasti out dari MotoGP.

      Guest
      • Waktu itu kan udah diketok palu skorsing 18 bulan atau 1,5tahun dari kegiatan balap apapun..

        Nah setelah masa skorsing selesai (barangkali) bisa balap lagi. 😏

        Guest
        • Pembalap hebat baru udh bermunculan. Nunggu ianone ready. Makanya secepat mungkin harus balap

          Guest
  7. Sidang TAS tgl 15 okt itu langsung putusan atau sidang pertama? Mungkin krn faktor kesamaan negara yg menyebabkan Aprilia rela menunggu seperti ini…

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.