TMCBLOG.com – Sampai menjelang seri GP San Marino akhir pekan ini, status tim satelit dengan support pabrikan sepertinya masih tetap akan di nikmati oleh tim Pertamina Enduro VR46 Racing dimana mungkin akan ada satu motor Ducati Desmosedici GP26 dan satu lagi GP25. Mengenai hal ini Uccio Salucci dari VR46 Racing Team berbicara kepada Sky-Sport, “Saya sudah banyak bicara dengan Gigi (Dall’Igna) tentang situasi ini, juga dengan Mauro (Grassilli).”
“Tentu saja, mereka yang mengusulkannya kepada kami terlebih dahulu. Kami sudah mengadakan beberapa pertemuan, juga dengan Vale, dan kami beralasan bahwa kami berencana untuk melanjutkan situasi saat ini, dengan satu motor pabrikan dan satu motor non-pabrikan. Jadi, apa pun yang dilakukan tim lain bukan urusan saya,”
Ketika Sky bertanya kepada Salucci apakah satu mesin pabrikan akan digunakan untuk Gresini, Uccio merespon. “Kami jelas bukan tipe orang yang suka mengganggu tim lain. Sudah cukup bagi saya Ducati memperlakukan kami seperti ini, lalu apa yang mereka lakukan kepada tim lain.”
“Gresini sedang menjalani musim yang fantastis, jadi wajar jika Álex Márquez… adalah sesuatu yang datang sebagai konsekuensi dari sesuatu,” Begitu ujar Salucci yang seakan menilai logis jika Alex Marquez tahun depan memperoleh motor spek pabrikan Ducati.
Namun mendapatkan motor spek factory ketika berada di tim satelit non-factory tentu akan menimbulkan konsekuensi berikutnya yakni biaya sewa mesin factory yang tidak murah karena tidak memperoleh semacam ‘subsidi’ dari pabrikan. Alex Marquez dan Gresini menyadari hal ini dan di Misano menyatakan siap menanggung konsekuensi membayar lebih mahal mesin GP26 untuk tahun depan agar bisa memiliki tools yang sama dengan Marc Marquez.
“Sampai hari ini, belum ada tawaran yang datang kepada kami, tetapi jelas bahwa jika tim memiliki kesempatan untuk memiliki motor pabrikan, mereka akan mendorongnya, dan jika saya bisa, saya akan diuntungkan. Namun saat ini, situasinya sangat sepi. Kami sedang berupaya untuk melihat apakah ada kemungkinan, tetapi belum, untuk saat ini, kesepakatannya belum final.” begitu kata Alex Marquez via Sky Sport.
“Secara pribadi, lebih dari sekadar kontrak, yang saya inginkan adalah memiliki motor pabrikan dan memiliki perangkat yang sama untuk bersaing dengan semua orang, memiliki hal-hal yang sama, memiliki hal-hal untuk diuji dalam tes dan membantu Ducati. Saya menginginkan itu. Bukan kontrak dengan Ducati. Saya sudah memiliki kontrak dengan Gresini. Itu tidak mengubah apa pun bagi saya,” Wew kira-kira bagaimana keputusan akhirnya ya? – @tmcblog





Numpang tanya Wak,
Mbah Legends itu masih jadi BA Yamaha kah?
Sejak dapat sponsor utama bk8 news finansialnya lebih kuat keknya
“news”
Mak news 😀
Helloooo….wake up gressini,mnurut sy klopun taun dpan pake gp26 the winner is 93,klopun taun ini 73 bs membayangi itu krna dia alex(adik) aja…coba klo itu bukan alex…tiada ampun ferguso,dn mnurut sy jg 93 msih akan mendominasi stidaknya smpai taun dpan
Menurut saya poinnya gini
Mereka mau update senjata (setidaknya 1 motor), buat keepup sama motor pabrikan lain, biar ada kemungkinan bisa segacor kaya sekarang.
Ko gitu ? Ya kita liat ducati itu pabrikan konsesi golongan A. Yg lain C dan D yg masi punya ruang regulasi lebi bebas untuk berkembang, bagaimanapun itu tahun depan.
Taon depan kan engine frezzzzzzz
Opini saya, Gresini sadar bahwa dengan GP26 pun, sulit buat Alex untuk juara dunia. Idenya adalah, dengan GP26 maka performa tim OK sehingga menarik minat banyak sponsor.
La emg salahnya apa saat suatu tim mencari penawaran terbaik untuk pembalapnya, kalaupun tidak bisa menjadi jurdun setidaknya kesempatan itu lebih besar kalau paketnya sama ky pabrikan, sudah dicontohkan sm Martin, bisa duel & ngrepotkan pembalap pabrikan
Komen ente kok lucu sih
Wkwk ketakutan turun performanya si markes kw2 klw pakai gp25 🤣🤣🤣🤣
Bagnaia ajah yg suhunya pake desmo puyeng pake gp25 🤣🤣🤣
Wkwkwk bagio mah badut dari Sononya,bangun motor sendiri berdasarkan inputan dia tetap SJ ampas, anggap dia jurdun cm kebetulan
Masalahnya dengan motor yg sama pun klo lawannya mm93 akan sulit juga. Pdhl alex yg pake gp24 jauh lebih unggul dari pecco yg pake gp25
Plot twist: alokasi motor tetap sama tapi ada perubahan susunan pembalap di tim merah, biru laut, & kuning.
Kalau pecco pindah, Alex pasti dengan senang hati mengisi tempatnya di factory Ducati.
Terus Gresini jadi tempat pembibitan rookie Ducati.
Situasi sekarang (paling gak sampai seri Barcelona) Gresini selaku tim satelit murni lebih baik dari VR46 yang statusnya tim satelit factory (darah campuran). Diggia dan Morbdelli belum bisa sekonsisten Alex, repot juga tuh manajemn VR46 buat mempertahankan status darah campurannya. Morbi aja diperpanjang kontrak 1 tahun di 2026 kan karena pintu Acosta ke VR46 tertutup. Pusing juga tuh kayaknya Gigi buat handle masalah2 Ducati saat ini, termasuk Pecco yang kurang perform.
Gresini bkn tim kaleng2, itu tim sangat berpengalaman, mulai daro tim satelit utama honda (era sete, melandri), kemudian tim pabrikan aprilia dan sekarang tim satelit ducati…,saya yakin bbrp musim kedepan tim satelit utama ducati akan beralih ke gresini
Gresini lebih banyak menyumbang poin konstruktor buat Ducati bukannya? harusnya sih harusnya hehehe.. tp terserah opa Gigi aja lach..
Kira2 d ’26 pke mesin ’24 atau ’25 yaaaaa???
Kalau pecco pilih pakai gp24 😄
engine udah dikunci sampe 2026 paling aerodinamikanya update terus dan satelit gak bisa dapet seperti pabrikan
Denger” Bakal dapat suntikan sponsor dari indonesia lagi itu tim gresini kalo gak salah bakal diumumin habis seri misano, sumber dari matteo sama mbah satar
kata duc2, gak usah ribut. Tahun depan semua balik ke 2024
kalo, misalkan, umpamanya , jika,,,marq tahun ini di gresini dengan GP24 ….habis sudah tak tersisa 14 double win in a row hehehehe
Nyonya padovani ini Instingnya kuat bawa 2 marquez ke timnya gresini ==> Gresini banjir popularitas sorotan , banjir sponsor , orang aja pada nyari polo shirtnya tim gresini …..dan tentunya yang tertawa lebar yaitu antangin yang kuning menyolok norak itu menjadi populer , ga besar tapi kalo lihat tim gresini pertama2 lihatnya si stiker kuning merah antangin