Jorge Martin Malah Mungkin Melipir Ke Yamaha di 2027

TMCBLOG.com – Ada kabar panas nan ngeri-ngeri sedap datang dari jagat persilatan MotoGP nih. Kita baru saja melewati momen peluncuran tim Prima Pramac Yamaha untuk musim 2026 yang digelar megah di Accademia Musicale Chigiana, Siena. Namun, di balik kemilau livery M1 terbaru, ada satu pernyataan menarik dari sang Team Manager, Gino Borsoi, yang seakan membuka kotak pandora Silly Season untuk tahun 2027.

Martinator Kembali ke “Keluarga” Pramac?

Ingatkah sobat saat Jorge Martin meraih gelar Juara Dunia 2024? Saat itu bos besar Pramac, Paolo Campinoti, sempat berkelakar kalau Martin cuma “dipinjamkan” ke Aprilia dan suatu saat akan pulang ke keluarga besar Pramac. Nah, saat ditanya kembali mengenai hal ini oleh rekan-rekan media (GPone), Borsoi tidak menampik kemungkinan itu.

“Jika dia (Jorge Martin) ingin kembali ke keluarganya, kami di sini siap menyambutnya dengan tangan terbuka,” ujar Borsoi mantap.

Ini bukan sekadar basa-basi lho, Sob. Kenapa? Karena tahun 2027 adalah awal dari era baru MotoGP 850cc. Sebuah “kertas putih” bagi semua pabrikan, termasuk Yamaha yang saat ini sedang gencar-gencarnya mengembangkan mesin V4.

Mengapa Skenario ini Masuk Akal?

Ada beberapa variabel yang TMCBlog pantau di sini:

  • Kontrak Martin di Aprilia: Jorge Martin menandatangani kontrak multi-tahunan dengan Aprilia yang kemungkinan besar akan berakhir di penghujung 2026. Artinya, untuk musim 2027, status Martin adalah Free Agent.

  • Proyek V4 Yamaha: Borsoi menekankan bahwa tahun 2026 adalah tahun krusial bagi Yamaha untuk mematangkan konsep V4 mereka sebagai basis motor 2027. Pengalaman Martin sebagai juara dunia bersama Ducati (V4) tentu akan sangat bernilai bagi proyek ini.

  • Faktor Kenyamanan: Borsoi menyebutkan bahwa dalam karier balap yang singkat, yang terpenting adalah kenyamanan di dalam tim. Hubungan batin antara Martin dan krunya di Pramac sudah terbukti menghasilkan titel juara dunia.

Fokus 2026: Toprak dan Miller Sebagai Jembatan

Tentu saja, sebelum kita bicara 2027, Pramac harus melewati musim 2026 dengan duet maut Toprak Razgatlioglu dan Jack Miller. Borsoi memberikan pujian setinggi langit untuk Toprak yang menurutnya sangat cepat beradaptasi.

Toprak bahkan disebut memiliki gaya hard-braking mirip Pecco Bagnaia, sementara Martin dikenal sebagai raja mid-corner speed dan exit corner. Borsoi berharap data dari Miller (yang sudah kenyang pengalaman di Ducati, KTM, dan Honda) serta talenta murni Toprak bisa membangun pondasi kuat bagi motor 2027 tersebut.

Sepertinya Pramac Yamaha memang sedang menyiapkan sebuah “Dream Team” untuk menyambut regulasi baru 2027. Jika proyek V4 Yamaha terbukti kompetitif di tangan Toprak dan Miller pada 2026 nanti, bukan tidak mungkin Jorge Martin akan benar-benar “pulang ke rumah” untuk mencicipi mesin V4 buatan Iwata.

Wah, kalau Martinator beneran balik ke Pramac dan pakai motor Yamaha, bakalan pecah banget nih Silly Season. Namun begitu Terakhir Masssimo Rivola dari Aprilia sempat Bilang bahwa mempertahankan Jorge martin Pasca 2026 adalah sebuah urgensi Buat Aprilia sendiri. Kita pantau terus perkembangannya ya, Sob.

Taufik of BuitenZorg | TMCBlog.com

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP