TMCBLOG.com – Kembali lagi kita akan membahas perkembangan paling update dari jagad MotoGP, terutama soal persiapan regulasi baru 2027 yang bakal membawa perubahan masif. Kali ini, sorotan tertuju pada markas Borgo Panigale, di mana Ducati ternyata diam-diam sudah mulai “nyolong start” melakukan pengujian awal untuk prototipe masa depan mereka.
Era 850cc dan Uji Coba Perdana Michele Pirro
Sobat sekalian, meski tahun 2027 masih terasa jauh, Ducati nggak mau santai-santai. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Michele Pirro, test rider andalan mereka, sudah turun ke lintasan untuk menjajal Desmosedici yang telah diadaptasi dengan regulasi 2027.
Seperti yang kita tahu, di 2027 nanti kapasitas mesin bakal disunat menjadi 850cc, aerodinamika bakal jauh lebih terbatas, dan penggunaan ride height device (perangkat pengatur ketinggian motor) akan dilarang total. Motor bakal jadi lebih ringan, tapi secara teknis akan sangat menantang bagi para pembalap karena karakter power delivery yang berbeda.
Faktor Pirelli: “Senjata Rahasia” di Balik Layar?
Menariknya, dalam pengujian ini bukan cuma soal mesin, tapi juga soal karet bundar alias ban. Pirelli, yang saat ini sudah memegang kontrak untuk Moto2 dan Moto3, diprediksi kuat bakal punya peran krusial di kelas utama nantinya.
Davide Tardozzi, Team Manager Ducati Lenovo, memberikan sebuah statement yang cukup bikin kita mengernyitkan dahi tapi juga kagum. Tardozzi mengungkapkan data menarik dari ajang WorldSBK sebagai tolok ukur:
“Di beberapa balapan WorldSBK 2025, Toprak Razgatlioglu dan Nicolo Bulega bisa melaju 20 detik lebih cepat dibanding tahun sebelumnya. Ini bukan melulu soal motor atau pembalap, tapi kemajuan luar biasa dari ban Pirelli,” ungkap Tardozzi.
Tardozzi yakin betul bahwa lompatan performa Pirelli di SBK dalam satu setengah tahun terakhir adalah bagian dari “latihan” atau persiapan mereka sebelum benar-benar terjun menghadapi keganasan motor MotoGP 2027. Ban Pirelli yang dulu dikenal cepat habis di akhir balapan, kini sudah jauh lebih konsisten dan tahan banting.
Tantangan Teknis: Lebih Ringan, Lebih Menuntut Ban
Kenapa ban jadi sangat krusial di 2027? Karena dengan pengurangan fitur aerodinamika dan absennya perangkat pengatur ketinggian, motor akan lebih banyak “bergoyang” dan mengandalkan traksi mekanis dari ban itu sendiri.
Motor 2027 diprediksi akan sangat menuntut performa karet ban yang bisa bertahan stabil dari lap pertama sampai bendera kotak-kotak dikibarkan. Saat ini, Pirelli terus mengumpulkan data. Mereka sudah melakukan kontak awal dengan KTM, Honda, Yamaha, dan tentu saja Ducati. Kabarnya, akhir bulan ini tes kolektif yang melibatkan semua pabrikan (termasuk Aprilia) akan dilakukan untuk melihat sejauh mana progres ban prototipe ini.
Kesimpulan TMCBlog
Sobat sekalian, langkah Ducati yang sudah mulai mengetes motor 850cc bersama ban Pirelli menunjukkan betapa seriusnya mereka ingin mempertahankan status benchmark di MotoGP. Mereka tidak menunggu regulasi datang, tapi mereka yang menjemput regulasi tersebut.
Pirelli sendiri sepertinya sudah “all out” menyiapkan segala sesuatunya agar debut mereka di kelas utama nantinya berjalan mulus tanpa kendala berarti. Kita lihat saja, apakah transisi ini akan mengubah peta kekuatan atau justru Ducati tetap akan menjadi yang terdepan?
Taufik of BuitenZorg | @TMCBlog






Aprilia WSBK Pecco 🤯
DUCARI WSBK Pedro 🔥
Lha ini kan motojipi bang
Ipan streszs 😬
Wkwk ipanase salah server
gambar duc 850 ini begitu gamblang, beda dengan merk lain, sepertinja ini memang strategi psywar agar pabrikan lain gemeter, kalau duc udah lebih dari siap, atau setidaknya agar pabrikan lain ikut kepancing pamer.
Jadi seukuran motor moto2
Keseruan saling salip kemungkinan bakal terjadi lagi tanpa takut nyangkut aero sama dirty air dibelakang pembalap lain 🤔😁
CC lebih kecil ,motor biasanya lebih banyak torsi mirip gp250