TMCBlog.com – Sobat sekalian, peta persaingan motor sport fairing kelas entry-level tampaknya bakal semakin menarik. Pabrikan raksasa asal Tiongkok, QJMotor, baru saja memperkenalkan jagoan baru mereka, QJMotor SRK 125 R1. Menariknya, meskipun motor ini secara kubikasi mesin terhitung kecil, pendekatan desain yang diambil justru sangat agresif dan melompat keluar dari pakem motor 125 cc pada umumnya.
Desain eksterior SRK 125 R1 ini pertama kali mencuri perhatian publik saat dipamerkan di ajang Canton Fair, April lalu. Fokus utama yang langsung menjadi pusat perhatian tentu saja adalah kehadiran komponen winglet aerodinamis yang masif.
Desain winglet ini dibuat menonjol dan keluar dari fairing depan, memberikan siluet ala motor balap prototipe berkapasitas besar. Di luar perangkat aero tersebut, proporsi bodinya secara keseluruhan tampil modern dengan guratan garis yang tajam, memberikan nuansa premium yang jarang ditemukan di kelas pemula.
Melihat ke sektor dapur pacu, QJMotor tidak main-main dalam memeras potensi mesin kecil ini. SRK 125 R1 dibekali mesin yang mampu memuntahkan tenaga maksimum hingga 15 Hp
Bagi sobat yang sering memantau regulasi roda dua di Eropa, angka 15 Hp ini merupakan batas psikologis tertinggi untuk regulasi Compulsory Basic Training (CBT) atau SIM A1. Artinya, SRK 125 R1 sudah berada di level performa puncak yang diizinkan untuk kelas ini, menjadikannya penantang serius di pasar global.
Bobot Kompetitif dan Komponen Kaki-Kaki Kekinian
Di sektor bobot, motor sport fairing ini mencatatkan bobot sekitar 144 kg (termasuk bahan bakar dan cairan). Jika kita komparasikan dengan para rival mapan di kelas 125 cc, posisi SRK 125 R1 ini berada tepat di tengah-tengah dan sangat kompetitif
Untuk mendukung performa dan handling-nya, QJMotor menyematkan suspensi depan jenis Upside Down (USD) yang tidak hanya mendongkrak estetika visual layaknya big bike, namun juga menjanjikan kestabilan sasis yang lebih mumpuni saat bermanuver. Sektor pengereman pun tak kalah mentereng dengan pengaplikasian kaliper rem depan 4-piston untuk menjamin daya henti yang optimal.
Meskipun kental dengan aura racing berkat winglet masif dan kaki-kaki kekar, QJMotor tampaknya tetap memikirkan aspek ergonomi harian. Motor ini didesain ramah pengendara dengan tinggi jok yang hanya 785 mm, sebuah angka yang tergolong rendah dan bersahabat untuk berbagai postur tubuh pengendara daily commuter.
Belum ada informasi lebih lanjut mengenai detail harga dan apakah model ini akan masuk ke pasar Asia Tenggara secara luas. Kita tunggu saja perkembangan informasinya bersama. Semoga bermanfaat!
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog




Siap mematuk
siap terbang
Yo ini calon pabrikan motogp yg baru. Bye bye motor jepun (bagi yg gak bisa berbenah diri)
Nick name anda menandakan anda sudah tidak lagi muda
😊🙏🙏
@eyvoy…Terus kenapa kalau tidak muda? 2026 masih ada komen serandom ini…😂
Disini memang banyak om2… ya kira2 seumuran dengan yang punya warung lah….
Power 15 hp on crank
Winglet masif
Kaliper depan 4 piston
😆terlalu berlebihan untuk motor 15 hp on crank
Yamaha R3 ajah bobot lebih berat, kaliper rem depan 2 piston masih bisa dipake balap WSSP300 😄
MOCHIN yang dulu 2000 an awal
BUKAN MOCHIN yang sekarang
NGERIII
iyalah Bro, kan harga lebih mahal dari mocin priduksi RUMAH TANGGA