TMCBLOG.com – Bro sekalian, dinamika pasar pembalap alias silly season menjelang era regulasi mesin 850cc dan ban Pirelli di musim 2027 makin seru dan liar! Salah satu kabar paling menyita perhatian datang dari bos anyar tim Tech3 KTM, Guenther Steiner. Secara blak-blakan, mantan Team Principal F1 yang kini memimpin konsorsium pemilik baru Tech3 ini menyatakan TIDAK TERTARIK memboyong Brad Binder ke skuad satelitnya untuk musim 2027.
Padahal seperti yang kita tahu, tempat Binder di tim pabrikan Red Bull KTM Factory Racing dipastikan terdepak setelah KTM resmi mengamankan duet Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio untuk 2027.
Ogah Bawa “Bawaan Lama” (Old Baggage)
Mengapa Steiner terkesan emoh menampung pembalap yang sudah membela panji KTM selama belasan tahun sejak kelas Moto3 tersebut? Apakah karena kualitas Binder yang menurun? Ternyata alasannya lebih ke arah psikologis dan kultur tim!
“Ada sejarah yang sangat panjang antara KTM dan Binder. Namun terkadang, Anda perlu memulai segala sesuatunya dari nol agar tidak membawa terlalu banyak ‘beban lama’. Kami ingin menjadi ‘happy team’ di masa depan dan tidak menginginkan ‘old baggage’. Karena jika membawa orang yang sudah terlalu lama berada di dalam kelompok (KTM Group), Anda akan selalu cenderung membandingkan dan kembali ke ‘cara-cara lama’. Momen ini butuh penyegaran total,” tegas Steiner di sela-sela GP Sachsenring.
Sinyal ‘Clean Slate’ Musim 2027
Langkah Steiner ini menegaskan filosofinya yang ingin melakukan reset total atau clean slate di tubuh Tech3 untuk menyambut era baru MotoGP. Apalagi hubungan internal Tech3 belakangan juga sempat memanas menyusul riak-riak kekecewaan dari Maverick Vinales.
Dengan tertutupnya pintu Tech3, nasib Brad Binder yang merupakan pemenang seri MotoGP bersama KTM ini kian terombang-ambing untuk 2027. Isu yang beredar bahkan mulai mengaitkan nama pembalap asal Afrika Selatan ini dengan opsi pindah ke WorldSBK. Sementara untuk isi line-up Tech3 sendiri, nama-nama seperti Luca Marini hingga rookie Moto2 Senna Agius kabarnya masuk dalam radar buruan Steiner.
Gaya bicara Guenther Steiner memang lugas khas ala F1, no drama no bullshit. Dia ingin membangun ulang kultur Tech3 tanpa bayang-bayang kejayaan atau kebiasaan lama KTM pabrikan. Kasihan buat Binder, tapi itulah dinamika kompetisi tingkat tinggi! Kita pantau terus perkembangan rider market 2027 ini bro!
Taufik of BuitenZorg / TMCBlog.com





Binder engga perform, udah gitu aja, sama kaya Vina, buat apa dipertahankan.
Sembalap muda aja lek gunther.
Lagian walaupun punya KTP Afsel kayaknya ga menyumbang signifikan penonton maupun sponsor dr Afsel sendiri,gak kayak Moreira
Karena orang kulit putih disana makin tersingkirkan,bahkan dalam pemerintahannya sekarang warna kulit jg berpengaruh
Duh waduh
Ya bagus begini to the point daripada komunikasi boss KTM yg mencla-mencle soal kontrak Vinales.. sudah di kontrak tapi belum, belum tapi sudah… Kyk bahasa Mr. J.
Ya udah ambil manu Gonzales yg jelas2 calon jurdun moto2, mumpung lagi banyak lulusan Moto2 2026 yg mendadak naik MotoGP
Mantap mbah Gunthoro, sobek sobek tu kefeodalan ktm
Gile emang. Iya sih bener2 penyegaran tapi ttp, watak ka te em yg ” terkesan” menyepelekan pembalap demi ambisi mrka sungguh2 tidak berperi kemotoran😆
Yasudahlah namanya jg panggung balap dunyo penongton bisanya komeng doang uhuuyy
Gile emang. Iya sih bener2 penyegaran tapi ttp, watak ka te em yg ” terkesan” menyepelekan pembalap demi ambisi mrka sungguh2 tidak berperi kemotoran😆
Yasudahlah namanya jg panggung balap dunyo penongton bisanya komeng doang uhuuyy