Drama Highside Gagalkan Veda Pratama, Guido Pini Raih Kemenangan Perdana Di Moto3 Amerika 2026

TMCBlog.com – Halo sobat sekalian, seri ketiga Moto3 musim 2026 di Circuit of the Americas (COTA), Austin, benar-benar menyuguhkan drama yang menguras emosi. Setelah euforia podium sejarah di Goiânia pekan lalu, ekspektasi terhadap Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) sangatlah tinggi. Namun, sirkuit yang dikenal teknis dan berangin ini memberikan ujian berat bagi sang rookie asal Indonesia.

Start yang Ketat di COTA

Balapan dimulai di bawah langit biru Texas dengan suhu sekitar 25 derajat celcius. Alvaro Carpe (KTM Ajo) yang menempati pole position melakukan start sempurna, dibayangi oleh Valentin Perrone. Sementara itu, pemuncak klasemen Maximo Quiles tampil sangat agresif, langsung melesat ke posisi ketiga meskipun start dari baris ketiga.

Veda Pratama, yang memulai balapan dari posisi start ke-4, sempat kehilangan sedikit momentum di awal dan turun ke posisi ke-7. Namun, sobat bisa melihat determinasi Veda yang tidak menyerah begitu saja. Ia perlahan mulai membangun ritme balapnya untuk mengejar rombongan depan.

Insiden Highside Veda di Lap 5

Memasuki lap-lap awal, Veda menunjukkan performa yang menjanjikan. Bersama Joel Esteban, pembalap kebanggaan Indonesia ini berhasil menutup celah (gap) dan mulai menempel rombongan terdepan yang berisi Quiles, Pini, Fernandez, dan Carpe.

Namun malang tak dapat ditolak, saat balapan memasuki Lap 5, Veda mengalami highside yang cukup keras. Joel Esteban yang berada tepat di belakangnya tidak memiliki ruang untuk menghindar dan ikut terjatuh.

Berita baiknya, kedua pembalap dilaporkan dalam kondisi sadar dan tidak mengalami cedera serius, meski harus mengakhiri balapan lebih awal. Sebuah hasil yang sangat disayangkan mengingat Veda sedang dalam pace yang sangat kompetitif untuk berebut podium lagi.

Duel Empat Pembalap Hingga Garis Finish

Setelah insiden Veda, grup depan menyusut menjadi empat pembalap: Guido Pini, Maximo Quiles, Alvaro Carpe, dan Valentino Perrone. Quiles sempat mencoba melarikan diri dan membuka jarak sekitar 0,5 detik di pertengahan balapan, namun kesalahan kecil membuatnya kembali terkejar oleh trio di belakangnya.

Pertempuran sesungguhnya terjadi di dua lap terakhir. Di trek lurus (back straight) sepanjang 1,2 km, aksi slipstream terjadi dengan sangat intens. Puncaknya ada di tikungan terakhir sebelum garis finish. Carpe dan Perrone terlihat saling menghalangi jalur balap satu sama lain, situasi yang dimanfaatkan dengan cerdik oleh Guido Pini dan Maximo Quiles untuk menyelinap masuk.

Guido Pini (Leopard Honda) akhirnya menyentuh garis finish pertama, unggul tipis hanya 0,05 detik dari Quiles. Ini merupakan kemenangan Grand Prix pertama bagi pembalap muda Italia tersebut

9 COMMENTS

  1. Sayang bgt, padahal udah di pack depan dan sempat fastest lap.
    Semoga next race bisa podium lagi..

  2. Jerez masih lama. Veda kalopun balik ke indo, nggak perlu hadir ke undangan2 atau podkes yang nggak penting. Malah nanti kehilangan fokus 😅

  3. Masih apresiasi dgn apa yg di lakukan vep kmaren,walau start kurang smpurna tp tak patah arang bs menempel dgn pack trdrpan…tp yaah kbruntungan krang brpihak,tp alhmdulillah brsyukur vep baik2 sj,dr situ bs di petik plajaran tuk mnjd lbih kuat di race2 slanjutnya, tp memang keknya lbih ksulitan dr dua seri sblumnya dmn vep blom mnemukan pace sejak fp1 br di kualifikasi bs mrangsek kdepan…ra po2 leee sesok iso balapan neh, goback stronger vep gazzz

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP