TMCBLOG.com – BMW Motorrad kembali membuat gebrakan di kancah roda dua global! Setelah sebelumnya sukses memikat perhatian lewat petualang turing F 450 GS, pabrikan asal Jerman ini resmi memperkenalkan anggota keluarga baru berformat supersport kelas menengah, yaitu BMW F 450 RR!
Motor berkapasitas 420cc ini diposisikan khusus untuk menyasar pemegang lisensi A2 di Eropa (kelas 48 hp), namun tampaknya spesifikasi dan tampilannya bakal bikin para pecinta kecepatan di berbagai belahan dunia—termasuk di tanah air—langsung kepincut. Wah, seperti apa sih detail dari motor ini? Mari kita bedah bareng-bareng, Sobat!
Desain Turunan Langsung dari Sang Kakak, S 1000 RR!
Kalau Sobat melihat siluetnya, langsung ketahuan darimana garis desain ini mengalir. F 450 RR mengadopsi bahasa desain dari sang flagship S 1000 RR.
-
Tampilan Agresif: Bagian depan dibuat lebih rendah dengan buritan yang naik ke atas, lengkap dengan winglet terintegrasi di bagian fairing samping yang memberikan kesan aerodinamis dan siap tempur.
-
Lampu Depan LED Unik: Menggunakan proyektor LED dengan ciri khas Daytime Running Light (DRL) modern yang terinspirasi dari jajaran motor performa tinggi BMW saat ini.
-
Bobot Enteng: Dengan bobot isi (equipped weight) hanya 177 kg, motor ini dirancang sangat lincah untuk melibas tikungan tajam di sirkuit maupun jalanan berkelok (mountain pass).
Dapur Pacu 420cc 2-Silinder dengan Karakter Unik
Di balik fairing tajamnya, tersimpan mesin baru berkapasitas 420cc, 4-tak, parallel-twin, DOHC 4-valves berpendingin cairan yang awalnya diturunkan dari platform F 450 GS.
TMCBlog mencatat beberapa poin teknis menarik dari dapur pacu ini:
-
Kudeta Tenaga: Menghembuskan tenaga maksimum 35 kW (48 hp) pada 8.750 rpm dan torsi puncak 43 Nm pada 6.750 rpm.
-
Karakter Mesin: Uniknya, mesin ini menggunakan konfigurasi crankshaft 135 derajat, menghasilkan ledakan tenaga (firing order) yang mirip seperti mesin uneven firing untuk memberikan karakter suara yang gahar dan minim getaran berkat balancer shaft.
-
Torsi Bawah Padat: Tercatat 80% dari torsi maksimum sudah bisa dirasakan sejak putaran mesin 3.000 rpm! Jadi, tarikan bawahnya dijamin responsif buat stop-and-go di perkotaan.
Fitur Melimpah: Ada Teknologi Easy Ride Clutch (ERC)!
Bukan BMW namanya kalau tidak menyematkan teknologi canggih. Selain sudah dibekali ABS Pro, Dynamic Traction Control (DTC), dan tiga mode berkendara standar (Rain, Road, Race), F 450 RR juga menawarkan fitur opsional yang sangat inovatif:
-
Easy Ride Clutch (ERC): Ini dia yang paling menarik! Sistem kopling sentrifugal otomatis ini bekerja membaca putaran mesin. Saat berhenti, kopling otomatis memutus tenaga agar motor tidak stall (matian), dan saat berjalan kembali, Sobat bisa berkendara tanpa perlu menarik handel kopling (khususnya jika dipadukan dengan Shift Assistant Pro untuk naik-turun gigi tanpa kopling). Tenang saja, handel kopling manual tetap dipertahankan bagi pengendara yang ingin kontrol penuh secara konvensional!
-
Panel Instrumen Mewah: Layar TFT berukuran 6.5 inci terkoneksi smartphone untuk navigasi, musik, hingga informasi data berkendara khusus track day (seperti lap timer dan sudut kemiringan pada varian M Sport).
Di pasaran Jerman, berdasarkan laporan media otomotif setempat, BMW F 450 RR dibanderol mulai dari 7.250 Euro (sekitar Rp 128 jutaan jika dikonversi langsung). Menariknya, selisih harganya sangat tipis dibanding saudaranya, F 450 GS.
Mengingat lini F 450 series ini digadang-gadang jadi produk global strategis BMW Motorrad—bahkan varian GS-nya sudah mulai dipasarkan di beberapa negara—bukan tidak mungkin sang adik berformat supersport ini bakal melirik pasar Asia, termasuk Indonesia, di masa mendatang untuk mengisi segmen motor sport kelas menengah atas.
Secara di atas kertas, BMW F 450 RR menawarkan paket lengkap: tampang ganteng ala moge literan S 1000 RR, bobot super ringan di angka 177 kg, serta teknologi modern seperti ERC yang ramah pengendara harian maupun trek.
Nah, Sobat sekalian, gimana nih pendapat kalian? Apakah motor berkapasitas 420cc dengan gaya baby S 1000 RR ini layak dinanti kehadirannya di tanah air? Silakan tulis komentar dan opini kalian di bawah ya!
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog







