Bro sekalian, Jika salah satu Pabrikan sangat Mendominasi Market Ditakutkan Inovasi akan terhenti . . . apakah memang bakalan begitu ? itu adalah Judul artikel diskusi yang tmcblog hadirkan sebagai pembuka hari ini 17 desember 2015 . . . sebenarnya ini bukan hanya sekedar judul namun terinspirasi dari beberapa komentar pengunjung blog yang menuliskan pandangan dan kekhawatirannya setelah melihat salah satu pabrikan roda dua cukup mendominasi Market, katakanlah jika sudah mencapai lebih dari 70% . . . artinya pabrikan lain cuma di kasih 30-an persen doang . . .
Artinya hipotesa kita semua akan berada di sinyalemen bahwa JIka satu pabrikan menguasai secara mutlak dan sangat mendominasi market, maka inovasi akan terhenti karena merasa mereka sudah nggak punya saingan lagi . . . atau boleh dibilang saat tidak ada lagi kompetisi maka tidak ada lagi inovasi. No Competition = No Innovation apakah memang begitu ?
Jawabannnya bisa ya Dan Bisa nggak . . . Mayoritas bilang Ya karena mereka sangat ingat bagaimana dahulu kala mereka hanya disuguhkan motor yang boleh dibilang lambat banget inovasinya . . .banyak yang bilang hanya ganti body dan ganti striping doang, mesin dan teknologi itu itu doang . .. Yap Competition makes us better. It drives us to innovate
Namun ada Teori juga yang mengatakan bahwa Inovasi tidak melulu bergantung pada Kompetisi namanya kalo nggak salah adalah disruptive innovation. Ia tidak bergantung pada Kompetisi secara langsung namun ada beberapa faktor eksternal yang membuat bagaimana sebuah pabrikan harus melakukan Inovasi terhada Produknya walaupun tidak ada Kompetisi sekalipun. Misalnya saja Tuntutan Jaman . . .
Contoh soal, Nokia . . . Boleh dibilang Nokia mungkin agak telat dalam hal merespon style Ponsel Cerdas dengan sistem operasi yang atraktif, user fiendly dan umum . . . namun untungnya nggak sampai kolaps, Nokia segera menyadari hal tersebut .. . dan masih memperoleh moment untuk survive.
Nah Bagaimanakah dengan Dunia Sepeda Motor ? Mana yang lebih dominan : Inovasi karena Kompetisi atau disruptive innovation ? silahkan dodiskusikan, dikomentari dan semoga berguna
Taufik of BuitenZorg
Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui
- email : taufiknmotorcycle@yahoo.com
- instagram : tmcblog
- whatsapp : +62818103404 ( whatsapp only )
- Facebook TMCBlog
- Twitter Resmi TMCBlog @motoupdate
- blog alternatif ; http://ringpiston.com
- Video Blog : http://tmcvlog.com
- Android App : Google Play Store
- iOS App : App Store









berkaca dari kasus sebelom2nya c,,
bakalan lambat d kalo soal sepeda motor,,
perkembangan nya ga secepet teknologi hp gt,, imo cmiiw
Nokia udah ga survive wak haji…udh dibeli sm microsoft…
Dibeli lisensi smartphonenya doang,
Dibeli para pekerjanya di divisi smartphone
Nokia ga boleh buat smartphone hingga akhir 2016 (ponsel basic boleh)
Akuisisi Microsoft ibarat pinjam nama berbatas waktu dan beli alat perangkat produksi selamanya
dan paten nya…jangan lupakan itu…
trus coba jawab ini….
ketika tim r&d dan paten sudah diambil alih, apa yang tersisa dari nokia selain merk???
nokia akan kembali dan bikin smartphone lagi??? IYA!
tetapi apakah “rasa” nya akan sama??? TIDAK
@Konsumen Biasa
Nokia dagangannya banyak gan bukan hape doang. Ada divisi2nya. Jadi bukan tersisa mereknya doang.
Rasa HP Smarphone nokia bisa sama ato gaknya relatif gan. Tergantung si Nokianya mau niat buat hape ato ga. Kalo masih setengah hati buatnya kayak Nokia Androidnya yang masih ada feel2 Windows 8nya ya wasalam.
Dritadi belain nokia, gawe nokia ya? Divisi network di indo juga sudah disikat sam huaw*i gan
minoritas vs mayoritas
jika si minoritas tidak ada inovasi maka akan mati, dan agar tetap hidup harus berinovasi.
si mayoritas pun harus mengamati/mengikuti inovasi si minoritas jika nggak mau kecolongan. sebab lengah dikit lewat.
Innovation = identik dg memuaskan pelanggan (konsumen), soal efek di MS (profit perusahaan) belakangan. dan ini adalah sebuah idealisme.
Competition = sebuah usaha utk menguasai market share —> profit besar (money oriented), dan ini murni soal bisnis
Keduanya nggak punya hubungan langsung yg saling timbal balik. Suzuki pada era keemasannya konsisten lakukan inovasi tanpa pusing soal market share.
Dan pabrikan dg MS terbesar hari ini juga (akhirnya) lakukan “inovasi” karena terpicu oleh kompetisi (utk kuasai MS).
Justru kedua hal diatas tadi baru akan ketemu pada satu area yakni: “tingkat kecerdasan konsumen”
Saya setuju dengan “no competition = no innovation”
Banyak banget contoh nya, misal:
– Pertamina, dulu waktu belom ada Petronas dkk liat pelayanannya. Toilet aja bayar.
– Cinema21, dulu waktu Blitz belom nongol harga tiket mahal beut. Begitu pesaing datang, keluar program nonton hemat cuma ceban.
– De el el hehehe
tergantung…..
N250 karbu berubah jdi N250FI pdhal d sni gak ad kompetitornya (Lupakan CBR250)…. wlau sbnarnya N250 ngimport dri thailand :3
tapi
Satria F tu coba klo Sonic gak keluar, smpai 2050 juga ttp mkai karbu n cuma gonta ganti baju
tapi (lagi2)
ada ap dgn Vixi, pdhal klo mw main DOHC z mindset yg pling di agung2kan tetangga tntang mesin DOHC pun psti akn runtuh n gak ad ruang lgi tuk tetangga n akhirnya memaksa berinovasi lgi entah mngkin TOHC :v. . .
Pemerintah harusnya melihat persaingan antar vendor ini sebagai langkah untuk memajukan perekonomian indonesia itu sendiri, kenapa? karena di luar sana masih banyak yg butuh pekerjaan dan tenaga kerja harus terus digenjot oleh pemerintah, harusnya pemerintah lebih tegas kepada para produsen kendaraan, kalo mau niat jualan di indonesia, kasihlah investasi yg sangat besar, bangun lebih banyak pabrik, bangun research and development di indonesia, dan juga harus ada imbal balik teknologi, jangan cuma masyarakat cuma dipakai sebagai pasar untuk mengeruk keuntungan pribadi oleh vendor vendor tersebut, saya pribadi melihat jepang cuma menjadikan indonesia sebagai pasar aja
Waw…
Amazing…
Wak haji ud ngisi pagi kita dengan artikel yang sangat wah…
Mungkin untuk orang awam kesannya AHM yang g punya inovasi dibandingkan YIMM…
Tapi pendapat saya hanya…
Setiap brand punya strategi masing masing, Yimm dengan berani membawa segmen baru pada saat itu (MiO), mampu menggeser kedigjayaan AHM, kemudian terlena dengannya, namun image motor irit AHM tetap tak terkalahkan dan sampai diakui dalam iklan Yamaha ( paling bedanya segini!!, dedy mizwar saat itu numpahin Air sesendok).
Tapi AHM melek dengan Vario yg sudah pake inovasi sw sidestand dan parking brake lock, yang akhirnya diikuti juga sama Yamaha. Kemudian keluar lah beat, yamaha ngejilat lidahnya sendiri dengan Soulnya. Scoopy pun lahir, pada saat itu yamaha ogah ngeluarin skutik retro. Dan akhirnya keluar juga fino. Lagi lagi ngejilat ludah.
Jadi kalo masalah inovasi sya rasa memang honda.
keren2 nih komentarnya,,,, semoga seperti ini terus blog anda Wak,,, mencerdaskan dan objektif
Cung Kyoghi yang beloon nya masih dipeliara…cuma mau nanya aja.
Kalo NSR150RR buatan Astra itu taun berapa yah??
mampu ga daya belinya taun segitu?
Yg cengap cengap 2 tak ga laku siapa yah???
Nah kalo bisa ya begini, diskusi temenan.
Jangan kayak warung sebelah yg cuma bakar bakaran tok isinya.
GoGon oon….
Ninja bukan impropisapi tapi karena produksi global dan ngikutin kiprok eh regulator yuro yuro an maknnya naek ke pul injeksen.
kalo masih jualan karbilator mah production cost nya malah nambah karena ga singkhronz sama line production globo’ol.
Faham…??
fafat dikali fafat bukan fatangfuluhfafat
Ki Jake Bego
Nmax inovatif??
ngutip Mbak Dharmodar aja deh…
abs, cakram dsb mah gampang bikin…produsen cenes dan indihe juga bisa bikin.
Parts Kw nya juga blaratan
canggih itu ESP, Combi Brake, IDS
Ga bisa bikin, ada patent nya dan hasil ide briliant.
Camkan itu
Ids???
Andai saja setiap artikel commentnya seperti ini.
Aku rasa para FB kali ini sedang berasa inferior, tiarap sambil manggut2 tapi nggak ngerti……
Sprtinya utk urusan otomotif n elektronik hmpir sama…no competitiin no innovation…
Kl produknya masih laris…jd pd budeg pabrikan
Kawasaki berinovasi bermula karena penjualan bebeknya melempem dan tidak punya motorsport 4 tak dieranya seperti megapro dan vixi sehingga berat melawan Dua pabrika besar Honda dan Yamaha. Dan saat itu Kawaki hanya terlena dengan penjualan Ninja 2tak yang ngak ada lawan karena pabrikan lain sudah stop produksi.
Akhirnya Inovasi Kawasaki untuk survive di pasar tahah air mencoba bermain di kelas 250cc yang masih kosong dengan Ninbu dan laris manis dengan 2 silinder yang tak ada lawan dan membentuk mindset sebagai first mover 250cc ditambah seteah itu menguatkan image Kawasaki juga nama Ninja dengan main Motor cc besar pertama. Akhirnya image Real Sport dipegang Kawasaki. Yang menarik setelah nanti Honda mengeluarkan CBR250RR 2 silinder peta persaingan semakin sengit dan sempit karena dikelas ini daya serapnya tidak sebesar kelas 150cc. Apakah kawasaki akan berinovasi memaikan blue ocean yang baru dengan mengeluarkan 250cc 4 silinder karena pasti akan terasa berat bagi kawasaki dimana Cow Cashnya saaat ini ya NINJa250FI apalagi harus berhadapan dengan Honda dan Yamaha yang motor 250ccnya diproduksi disini dan tidak kena Imbas Dollar dan bisa menekan sparepart lebih murah dan aftersales yang lebih baik dibanding kawak.
Intinya pabrikan harus terus berinovasi untuk survive walau Honda sekalipun yang sudah menguasai 70% karena pabrikan lain siap mencari celah Honda seperti dulu Mio, Vixion dan sekarang N Max. Tapi yang sangat disayangkan Yamaha pun terlena setelah suatu produknya menjadi Market Leader dan lupa berinovasi akhirnya tumbang satu per satu.
Y
contoh inovasi pabrikan yang telah berhenti = SUZUKI…
sisan Satria doank yang bisa dijual
kenapa ya dengan Suzuki, malah disaat kompetisi semakin padat malah inovasi melempem
Nokia kolaps wak sampai jual diri ke microsoft.skrg emg sdah pisah sma microsoft. Tapi dia bkalan sulit jadi pemimpin besar, kecuali dia berani berinovasi dan mjdi trendsetter di dunia motor. Awareness thdp yamaha mirip dgn nokia, mlihat pula momen kbangkitan suzuki..
Bersambung lwat wa aj wak..
#$aveFBY
Honda mendominasi kan membuat tantangan bagi merk lain untuk menyamai atau melebihi honda. Yamaha unggul di vixion dulu bikin panas honda.sekarang cb kyaknya maka yamaha pasti bercita cita mengalahkan cb. Dominasi berbaya kalau cuma ada 1 pemain.
Sepertinya benar, no competition no innovation, soale udah banyak contohnya, seperti mesin gl series, lalu satria f, vixion series (termasuk mesin jup mx, r15, mt15), cuma gonta ganti baju, cat dan striping. Itu dulu, gak tau ke depannya masih ngaruh apa gak. Imho, cmiiw
tuntutan jaman di kasus nokia kan karena kompetitor juga?
lagipula memang kelihatan ko gayanya AHM, selama produknya laku & ga ada ancaman dari kompetitor, mereka ga akan all out. saya rasa itu juga berlaku buat pabrikan lain
padahal tahun 2010, MS honda dan yamaha pernah imbang, sama2 45%. bahkan dalam beberapa bulan, yamaha pernah unggul dalam penjualan. tapi sekarang ?????? sepertinya produk sport yamaha jalan di tempat tanpa ada inovasi, mesin SOHC jupie dipake jg ke sport, cuma beda cc. mengulang kesalahan honda dengan mesin GLnya yg jadul…… IMHO…
Setuju,,,
Pinter tapi ga cerdas orang R&D Yamaha,,,
@ Putri Cantik : ente betul, tapi kalo melihat secara harga. motor sport yamaha 250 overpreet. masa produk lokal sm dengan harga produk CBU (ninja 250 2slndr). terang aja owner’s lebih milih produk CBU..
kalo vixion gak lahir, megapro pasti masih pake model primus, tiger masih diproduksi, verza enggak lahir, cb150 masih konsep doank
kalo ninja 250 gak lahir, kelas 250cc cuma ada 1 silinder aja, market moge enggak berkembang, krn kelas 250cc adalah jembatan ke segmen moge
Ga ada hubungan langsung antara inovasi dengan kompetisi. Inovasi tergantung kebutuhan pasar. Ga ada yg salah dengan honda yg cuman menghadirkan bebek dengan mesin yg itu2 aja, atau model sport dengan mesin kaizennya. Apakah honda astrea boros? Ngga kan, bahkan mesinnya awet sampe skarang.. Begitu juga dengan gl pro neo technya, yg sampe skarang wara wiri di jalan..
Apa yg dilakukan honda semata2 sesuai kebutuhan pasar, saat itu masyarakat mengiginkan motor murah, perawatan mudah dan dan nyaman..
Sekarang, pola pikir masyarakat sudah berubah, sudah konsumtif. Dan honda mengalah untuk menghadirkan produk2 sesuai keinginan pasar. Yg terjadi adalh setiap produk dijejali fitur2 seabrek yg tentunya lebih baik, tapi jadinya lebih mahal, lebih susah perawatan(harus bengkel resmi) dan juga lebih mahal minyaknya (pertamax)
Dulu masa hp tit tut tit tut nokia 3310, itu hp dicharger 3 hari sekali. Sekarang di masa smartphone rata2 orng mencharger hp 3 kali sehari.. Emang hp skarang menjanjikan segala kemudahan, tetapi bikin kantong boros beli paket, dan boros listrik.. 😀
74. komeng – December 17, 2015
@ Putri Cantik : ente betul, tapi kalo melihat secara harga. motor sport yamaha 250 overpreet. masa produk lokal sm dengan harga produk CBU (ninja 250 2slndr). terang aja owner’s lebih milih produk CBU..
=================================
Ah ngak juga semua owners pilih CBU mau bukti main saja ke group FB R25 owner rame juga disana dan kalau lihat Sunday Race banyak juga tuh owner R25 walau produk baru setahun, kalau belum ngalahin penjualan NinjaFI saat ini I agree kalau harga CBU ninja250FI lebih mahal kok dari R25 standard ngak terlalu operpret bangetlah karena dapat power lebih, handling lebih nikmat dan aftersales yang lebih murah karena produk lokal. Semua produk pasti ada plus minusnya
wah disiini diskusinya enak ya wak
sorry sptnya elu yang pengangguran yang sok tau wkwkwk ….atau lu fby yang gede kepala ..menganggap toyota = yamaha wkwkwk ndasmu pitak ….
nih lu lihat komposisi saham yamaha di website resmi yamaha global :
http://global.yamaha-motor.com/ir/stock/
share toyota hanya 3,61% … jadi itu mah cuma sebesar jigong alias cuma numpang nama , toyota sudah banyak insinyur hebat2 , ngapain insinyur yamaho datang rame2 toyota wkwkwk …mimpi luh tong
Toyota=Lexus,Lexus LFA mesin v10 nya yg nan seksi di buat yamaha… pensboy teriak pensboy
Oh karbu yg gak lolos regulasi trs ganti injeksi tu y?
SOHC yg 4 klep, yg buat DOHC 4 klep dlnya overbore dirubah jadi overstroke (bacanya near square) jg y?
kayanya bener banget tuh 😮
—————————–
Langkah-Langkah Meningkatkan Pengereman
http://rpmsuper.com/2015/12/17/cara-meningkatkan-pengereman-motor/
Yang paling berpengaruh kelihatannya faktor “cuci otak”. Dan di sinilah hebatnya honda dan para salesnya.
Komentar dari atas sampai bawah nyebut2 minta mesin SOHC Yamaha yg 150 cc diganti dengan DOHC. Pertanyaannya: apa perlunya diganti dengan DOHC? Menambah powerkah? Menambah iritkah? Menambah top speed kah? Jawabannya tidak. Lah, lantas koq teriak2 minta DOHC? Karena yg teriak itu lah sales2 merk sebelah.
Mesin kecil 150cc sama2 punya 4 klep baik SOHC maupun DOHC. Bedanya, mesin DOHC jadi lebih ribet karena komponen lebih banyak, dan lebih boros bahan bakar karena putaran mesin lebih tinggi untuk mengail tenaga. Sementara mesin SOHC lebih ringkas, minim komponen, dan sudah teruji bertahun2. Tidak seperti DOHC yg diganti mesinnya setiap 2 tahun.
Lah, tapi konsumen kan minta DOHC? Sudah disediakan di kelas 250cc, malah dikasih mesin dobel silinder pulak. Pada cc yg lebih besar ini baru perbedaan SOHC-DOHC akan lebih signifikan.
Kembali ke laptop… Berkaca kepada masa lalu, Jelas kalau honda dominan maka dunia motor roda dua akan kembali ke masa kegelapan seperti dulu.
Sekarang sudah era digital,,,
Info sekecil apapun cepet menyebar,,,
Buyer dapat melakukan komparasi produk ga perlu repot,,,
Ndoro….
Gini2 nih bkin yimm bangkrut….mungkin lo dlu yg bkin mio ancur….skrg vixion….ngapain ganti mesin kalonsekarang masih bsa jualan….mang lo doang yg make tuh vixion…gak bosen apa lo dikasih nasi aking.,,,, g pgn kfc apa makde….nih nih….oon dipiara…
Intinya inovatif dul
Sama ajanpikiran ngapain ganti mesin gl…kalo ini lebih irit, bisa ngebut juga,,,,nyampe juga ketujuan….
Mikiiiiir woiiii….
Trus lo bilang ada dohc dikasih double pula….mang berapa ribu orang yang sanggup beli 250cc…gw sih jujur aja gak bakal kebeli…makanya nungguin yang murag tapi keren…nunggu doang…biasa bacot aja…
Nikita Mirzami??????????????????? – December 17, 2015
Nanti jadinya Yamanda dong ?? .. Cap sayap ketusuk garpu sendok ?
Motornya bakal mix jadi..
Yamanda MT250R
Yamanda XABRE150R DOHC 6 SPEED
Yamanda Mio Fincoopy 125 BlueCore LED..
Saya pasti support.. ❤❤❤❤❤????
*****************************
Gak cocok klu Yamanda,, harusnya Yamaho atau Hoyama lebih cucok.
Nokia udh bangkrut kan wak? Smpe bos nokia nya nangis2.. ada video wawancara nya
Harusnya begitu kang
—http://otomags.com/index.php/2015/12/17/ide-untuk-pt-kai-untuk-mengurangi-pelanggaran-di-pintu-perlintasan-kereta-api/
http://otomags.com/index.php/2015/12/17/ketika-trek-lurus-sudah-begitu-ekstrim/
inovasi harus, tapi juga harus dibarengi kwalitas, pengalaman ane motor laki pake tiger 1 th rante dah oglek, harganya mboooook rante 1 set, 2 taun bodi belakang pecah, pake silotip dah, 3 tahun bocor tuh tangki las2, lu pikir murah ngelas, sekali ngelas abis biaya 60 ribu, ini dilas sekali minggu depan bocor lagi ditempat lain, akhirnya beli tangki baru, masalahnya tangki warna biru gak ada yang jual, puyeng kan, masa gara2 tangki bocor ganti stnk?, hah??? akhirnya ganti byson 4 tahun cuman ganti karbu, itupun ganti punya king murah 600 ribu pasang sendiri pnp mantap, abis gitu dapat rejeki ganti mt25 puas pakenya, tapi ancuknya kok cakepan mt slaz, gila nih yamaha. intinya ane akuin dah laki yamaha lebih bagus dan berkwalitas dari ahm,
kalo matik yamaha pengalaman pake mio aduh gak usah diceritain dah ancurrrr, ganti ama vario cw 2010 awet ampe sekarang gak ada masalah, matic honda jauh lvlnya ma yamaha, gak heran orang pada beli matik honda, salah lu sendiri bikin motor matic kok gak berkwalitas yamaha, penduduk indo tuh banyak ceweknya makanya laris tuh mbit.
bebek mah pegang honda federal, yamaha ama honda ahm kelaut aja, kecuali yamaha f1zr lho ya, itu dewanya bebek.
simpulannya ane pengen motor laki keren, awet, gak rewel, body gak geter, kuat narik ban gede, mesin dohc hehehehe…., tiger ama byson jauuuuuuh dibanding mt25.
kalo beli motor laki ane beli yamaha lagi
kalo beli matic ane pilih honda lagi.
ane pake polytronjadul wak.. enggak pake nokia lagi..
benar wak, tapi tergantung konsumen juga..kritis apa gak? yg ptg boikot pabrikan yang gak melek sm inovasi
weleeeh, ini penyimakannya antara gadget dan otomotif ya 😀
84. Asem garem – December 17, 2015
Ndoro….
Gini2 nih bkin yimm bangkrut….mungkin lo dlu yg bkin mio ancur….skrg vixion….ngapain ganti mesin kalonsekarang masih bsa jualan….mang lo doang yg make tuh vixion…gak bosen apa lo dikasih nasi aking.,,,, g pgn kfc apa makde….nih nih….oon dipiara…
Intinya inovatif dul
=====================
Pertama, gw bukan sales tapi user roda 2 dan roda 4. Intinya, masalah mesin SOHC-DOHC di 150cc itu cuma soal mind set dan bacot sales ahaem. Apa buktinya? Lihat noh MX King si SOHC 4 klep bermesin Vixion yg sukses menumbangkan DOHC Sonic maupun CB150 di sirkuit Sentuk kecil maupun Sentul besar. Malah DOHC hnda pada meleduk mesinnya gak bisa finish alias DNF.
Jadi suara2 ngotot minta DOHC di 150cc itu untuk apa? Sudah gw tulis sebelumnya, lebih cepat enggak, lebih irit enggak, tapi lebih ribet iya. Paham cong? Isu ini cuma permainan marketing ahaem. Konsumen cerdas seperti di Eropa dan Amerika Utara tidak bisa dibodohi lagi dengan paradigma semacam ini. Sayangnya konsumen di sini kebanyakan tidak seperti itu.
Jangan lupa, Honda Vultus itu SOHC, Verza dan embit itu SOHC, malah klepnya cuma 2, beda sama SOHC Yamaha Vixion yg 4 klep sama seperti DOHC. Ente kalau bukan sales pasti korban pembodohan otomotif pabrikan. Inovatif di 150 cc bisa dengan Blue Core ataupun VVA kayak N-Max yg sudah terbukti efektif, bukan gimmick DOHC abal2 overstroke.
Soal Mio, sudah banyak dibahas blogger masalahnya mulai dari ban yg ketjil, fitur yg sedikit, dan model yg kalah dengan honda. Lihat noh mesin Blue Core Mio M3 yg sekarang mengalahkan mesin Beat dari segi power maupun keiritan. Jadi sama sekali bukan soal SOHC-DOHC.
Analisa dan pnjelasan wak haji trlalu dangkal wak.. Maaf y
Contohny jg krg relevan. Toh nokia jg skrg colaps. Duluny wkt msh mndominasi fiturny gt gt aj dan overprice
Mirip kjadian ahm d thn 90an smp 2000an.. Teknologi seadanya.. Harga mehel
Y intinya teori ekonomi. Biaya minim untung maksi. (Keserakahan)