460x110_ok-9jan15

test-address-suzuki-5

Bro Sekalian, Setelah barusan Kita menyiksa Fuel Pump Suzuki Address . . . Kini saatnya kita mencoba mengukur konsumsi bahan bakar Suzuki Address dengan metoda pengukuran ala TMCBlog yakni How Far Can You Go with 1 Liter of Petrol dan untuk kali ini jenis bensin yang tmcblog gunakan adalah Premium Oktan 88 nya pertamina. OKe kembali dijelaskan dulu koridor pengetesannya. Produk adalah Suzuki Address FI Milik Suzuki Indonesia, Kondisi standar pabrikan, Tester TMCBlog 160 cm 60 kg, dengan jalur pengetesan jalan umum yang sama persis seperti yang dilakukan untuk pengetesan dua kali Yamaha Mio GT 115. Alat ukur bensin yang di gunakan adalah Gelas Kimia, alat ukur jarak yang digunakan adalah odometer OEM suzuki Address . .  Oke mari kita Mulai sob

440-x-100-beat-esp-long

banner-mbtech-tmcblog

test-address-suzuki-7

Pertama tama pompa ben depan dan belakang agar tekanan ban standar . . . tahu sendiri ban kempes adalah penyebab boros . . . ini adalah prosedur standar setiap tmcblog melakukan test uji serupa.

test-address-suzuki-1

Lalu yang pasti kuras seluruh bensin yang ada di dalam tangki mengguakan dua tahap yakni menggunakan selang besar dan selang kecil . . . lalu test dengan cara melakukan start, Suzuki Address Kembali Nggak bisa nyala setelah dilakukan starter beberapa kali, persis seperti yang terlihat di video artikel sebelum ini sob

test-address-suzuki-2

Setelah itu Tuangkan 4 kali bensin Premium yang masing masing telah diukur sebanyak 250 ml sehingga totalnnya adalah 1000 ml atau 1 liter . . ., Seperti dalam artikel sebelumnya . . . Motor langsung Jreng menyala . . . Foto dulu odometer awal diperoleh 932,1 km

test-address-suzuki-odo-aw

Motor di bawa jalan Normal dengan kecepatan diantara 50 -60 km/jam . . . jarang banget di atas itu atau dibawah span kecepatan itu. Jalur yang digunakan adalah muter muter via Jalan Raya soleh iskandar Bogor di saat rush hour jam 8 pagi ketika banyak orang berangkat kantor dan berangkat aktifitas lainnya. Mendekati kilometer 1000 . ..  Motor sudah mulai gejala batuk batuk . . . dan sempet mati mesin . . . tmcblog coba hentak hentakan sambil riding dengan maksud agar sisa bensin masih bisa kembali tersedot . . . dan yap masih bisa sedikit sedikit walaupun jalannnya udah super duper pelan dan tersendat sendat nggak karuan

test-address-suzuki-odo-ak

Tibalah satu ketika, Motor ini udah nggak bisa di starter lagi setelah digoyang goyang kayak apapun . . . artinnya , Bensin Premium dalam tangki sudah benar benar ludes . . . Berhenti dipinggir jalan, lalu Foto Odometer diperoleh 1000,7 km . . . Setelah itu Isi kembali tangki bensin dengan setengah liter bensin cadangan yang tmcblog persiapkan di dalam sebuah botol bekas oli . . . langsung nyala lagi jreng

Nah Dengan metoda yang tmcblog lakukan di atas secara empirik plus koridor kodridor pengetesan yang tmcblog telah sebutkan di atas , Suzuki Address FI tembus 68,6 km/liter Premium Oktan 88  . . . hehe angka konsumsi bbmnya nya masih kalah sama mileage TMCBlog saat memenangkan lomba irit iritan dengan sobat sobat media nasional dimana saat itu tembus 72,17 km/liter  . . . namun Overall, Lumayan irit  . . . Silahkan dikunyah kunyah dan semoga berguna.

Taufik of BuitenZorg

 

146 COMMENTS

  1. Masih tetap lumayan. Apa mas taufik bisa posting konsumsi kalau motor digeber habis habisan di jalur luar kota? Sangat penasaran tentang angka real kalau motor matik FI di geber luar kota.

    selama ini blogger motor cuma posting konsumsi dalam kota. Padahal kalau review mobil selalu dua, konsumsi dalam kota dan luar kota.

    https: //kupasmotor.wordpress.com/diy-penambah-tenagairit/

    Guest
    • hahaha dulu emang biasannya saya selalu begitu bro . . . sekarang saya cuma pengen bikin satu standar pengujian . . .
      kalo standar pengujian lain kita serahkan ke blogger yang lain ya . . . biar bagi bagi tugas 😀

      Administrator
    • ok, terima kasih. semoga di masa depan ada. salut sama mas taufik yang sudah bersedia meluangkan waktu untuk tes merepotkan begini.

      Guest
    • saya geber xeon gt bekasi – purwokerto isi bensin 3 kali full , kecepatan bervariasi jalanan tau sendiri jalur selatan, tiap penunjuk jarum bbm di merah saya isi full. ga tau boros atau ga tuh…. soalnya jalannya stop n go….kec 40-100kpj

      Guest
  2. apakah ada alasan mengapa tidak pernah posting konsumsi luar kota? menurut saya penting karena beberapa orang menggunakan motor untuk perjalanan luar kota juga.

    terima kasih

    Guest
    • setuju, sekali nyoba langsung tau kalo suzuki itu joss.. anehnya, ngiklannya kayak ga niat.. Padahal produknya bagus2

      ==========================
      Walah biyung, processor Intel Core2Quad ini berakhir jadi gantungan kunci karena gagal overclock 😆

      https: //jackalride.wordpress.com/2015/01/13/gagal-overclock-processor-intel-core2quad-ini-berakhir-jadi-gantungan-kunci/

      Guest
    • brati yg klw koar2 dan menang di moto GP 2 th brturut2 itu layak di pilih dong yah

      ya ada yg bilang iritnya cuman iklan, gak papa mindset udh tertanam bhwa itumesin irit, ga prcaya , lu ga jadi beli ya gak papa,
      yg mau beli bukan hanya elu tong
      tul gak?

      Guest
    • Bukan lagi lumayan, Bero!. Itu udah paling irit diantara matic sekelas yang ada! Honda ama Yamaha biar pake eSP dan Bluecore dapatnya kurang dari itu!!!

      Guest
  3. irit juga neh..
    tapi itu jago jg mas taufik nyoba sampe 68 km gt..
    jalan kemana aja tuh? kalo di total uda sampe jakarta

    Guest
  4. wak?
    Ksh saran.
    Kalo mau ngetez konsumsi bbm ,sbaiky ga usah pake teknik eco riding,standar tekanan ban,ngurut gas,dll.
    Saya harap apa aday aja.
    Karena dlm kenyataany ,praktek2 diatas ga mungkin dan takkn mungkin dilakukan dijalan oleh org umum.
    Jd..sama aja pembohongan publik.

    Guest
    • Bro style riding masing orang beda. Coba cari blog lain yang ngasih keterangan gmn ridingnya terus dibandingkan

      Guest
    • 1 lg wak.
      Kita ini lbh percy blog ini. Mhn kalo ada saran jngn dilempar2 ke yg lain.
      Dan motor itu identik dgn berboncengan ato bw barang. .mungkin alangkah lbh tepaty saat test bbm dgn berboncengan ato bw barang.
      Jd. . Kita lbh tau , ,mtr mana yg lbh irit saat berboncengan.
      Kalo dites sendiri. . . Masih berbau bau iklan .

      Guest
    • wak haji itu independen … dan test spt yg beliau lakukan sdh lazim … kalau mau test model ente ya tinggal pinjem dealer terus test sendiri …

      Guest
    • Weleh….
      Kalau mas bro mau tahu, ngetes konsumsi BBM itu tidak semudah yang mas bro pikirkan atau bahkan bayangkan. Mas bro minta Wak Haji buat tes konsumsi BBM dengan teknik ECO lalu sruntulan lalu antara sendiri dengan boncengan. Ambil asumsi tiap tes bisa nempuh 60km, ada 4 yang diharapkan perbandingannya, berarti tiap 1 motor bisa nempuh 240km. Ditambah lagi ada banyak motor baru yang bermunculan, apa ga kebayang tuh betapa capenya badan Wak Haji? Itu aja belum mikirin tuk ngedit foto, bikin artikel, dan hal2 lainnya.

      Kenapa ane yang sewot? Karena Wak Haji juga di pihak yang sulit, susah bilang begitu ke para pemirsa. Nanti disangkanya Wak Haji arogan lah, inilah itulah, bicara benar aja diomongin macem2, apalagi bicara salah? Dibilang sewot juga ane ga sewot, ane hanya ingin para pengunjung warung itu setidaknya mengetahui kondisi Wak Haji bagaimana.

      Gitu looohhh….

      Guest
  5. Kontur jalan yg dilewati, kondisi lalu lintas, dan suasana hati tester..belum diuraikan sebagai faktor pengujian,Fik?

    Guest
  6. kang taufik,buat 1 liter ga bisa pake 1 gelas ukur 4 kali kang. Ngurangin masa bensin, karena sekali tuang tidak semua bensin masuk ke tangki.
    Saran saya, gunakan 4 gelas kimia berbeda buat uji coba berikutnya

    Guest
    • Berarti kalo gak semua bensinnya turun kalo pake 1 gelas kimia, berarti itu artinya suzuki addres dengan bbm kurang dari 1 liter bisa menempuh jarak 68,6 km donk.. hehehhee CMIIW

      Guest
  7. Saya setuju metode pengetesan wak haji…intinya komparasi apple to apple standar yang bisa digunakan antar atpm, sehingga klo ngetes merek lain ya pasti fair…untuj pengetesan di jalan raya pemakaian umum, wak haji harus bikin standar lagi…wak coba bikin standar baru…misal 20km, 40 km atau 60 km konstan…blogger lain belum ada yang mau kayaknya…

    Guest
    • kalo ngetezy konstan ya pasti lbh iritlah.
      Dan itu sulit dilakuin dijalan apalg rame.
      Harusy stop end go . .stop en go . . Misaly dr 20km/jam geber 70km/jam lalu turun ke 30km/jam geber lg 80km dan struzy

      Guest
  8. […] Saiisoku.com – Hi Everyone…!!! Beberapa waktu lalu dari pihak suzuki telah merilis motor matic terbarunya nyaitu Suzuki Address FI. Kali ini kita bahas mengenai test konsumsi BBM dari Suzuki Address ini. Saya kutip dari TMCblog.com bahwa setelah dilakukan pengujian oleh wak haji Taufik, dengan bahan bakar jenis ron 88 (premium) Suzuki Address mampu menempuh jarak sejauh 68,6 km dengan 1 liter premium. Ulasan selengkapnya bisa brosis baca (disini). […]

    Guest
  9. Ga usah banyak tanya?

    Klo kurang puas test sendiri

    Wak haji dah susah payah sedot bensin,pompa ban. Ngetest dijalan

    Itu capek mas bro

    Makane klo udah ada hasil seperti ini ya hargai sedikit perjuangan wak haji

    …Klo msh kurang puas ya ga usah beli
    Klo msh kurang puas juga ya test sendiri pinjem punya tetanga
    Klo udah hbis ngetest silahkan sharing disini.

    Guest
    • setuju.

      Mang mas Taufik di bayar berapa? suruh tes boncengan, tes jalan luar kota, tes ban tanpa tekanan standar, tes ngebut. halahhh….

      Guest
    • Hooh… Yg banyak protes tuh kalo orang Jawa bilang, “Kakehan cangkem!”
      Setiap tester penya gaya sendiri2. Kalo gak puas ya test aja sendiri.
      Gitu aja kok repot.

      Guest
    • setujuuu..

      yang masih protes, sebaiknya ngetest sendiri..!!
      ini usaha wak haji sudah sangat membantu kita, patut diapresiasi sbagai blogger yg mau berbaik hati repot2 ngetest beginian..
      YG MASIH PROTES N BANYAK OMONG, BNR2 GAK SOPAN!!

      thanks a lot, wak haji..
      dengan mmbaca artikel ini, sangat membantu saya menentukan pilihan.. ^_^/

      Guest
    • Betul, wak haji sudah memberikan suatu test konsumsi bahan bakar dengan standar aturan tetap/sama antara motor satu dengan yang lain, tentunya ini sudah berimbang. Sehingga udah cukup fair untuk bahan compare dengan motor lain yang sama-sama ditest wak haji.

      Guest
  10. hasil 68 km/l cukup realistis dan masih sangat mungkin tercapai buat harian.. kalo di kemacetan parah dan riding alay yaaa paling 45 km/l. Luar kota jalan santai kayanya bisa tembus 75 km/l. Good Job Kang,, saya jadi yakin mau nebus nih si Alamat,, hehe

    Guest
  11. tinggal tunggu beat esp dan mio m3 yg katanya teknologinya lebih tinggi terutama beat esp yg cc nya sama 110 cc apakah bisa seirit suzuki.

    Guest
  12. Saran saya wak haji bikin metode jalan konstan 1 kpj, 5 kpj, s/d 100 kpj, di jalanan mulus, banyak lubang, dan di sirkuit, lalu pada kondisi panas, hujan, dan ber-awan. Jalan sendiri, boncengan berdua, atau ngalay ber3, bensin premium, pertamax, total, shell, bensin pinggir jalan dll, karena hal-hal tersebut akan mempengaruhi konsumsi BBM, supaya semua orang puasss..

    Heran pada ngga ngerti gimana ribetnya ngetes motor kayak gini. Kalau standarnya banyak, coba aja nanti kaliin dengan jumlah motor baru yang muncul yg mesti di test dengan cara yang sama. Menurut saya sudah benar seperti ini untuk semua motor, walaupun pasti ada perbedaan sedikit, tapi keliatan lah gambaran konsumsinya seperti apa

    Guest
  13. Uirit tenan!
    Gk perlu koar2 teknologi buocor atau idling sentop atau apa pun itu . .
    Langsung bukti kalo ini irit…

    Guest
    • iya nih.. diem2 si Alamat paling irit kayaknya…
      wkwkwkw…ngakak guling2 baca komen ente..

      Guest
    • hmm… kesimpulannya banyak yang kepincut sama Susuki Alamat ini, tapi yg kepincut rata2 karna udah melakukan riset di internet dan blog2..

      sayang banget yah, susuki ngiklannya gak heboh kyk para tetangga yg koar2 masalah keiritan..
      padahal kyknya si Address ini yg paling irit..

      *dengan mengesampingkan masalah power dan torsi, toh yg minat metic entri level rata2 cuma ibu2 dan remaja2 kalem, yg gak butuh ngebut2 alay

      Guest
  14. Applus dan apresiasi, itu yg patut kita beri kepada bro Taufik. Gak usah banyak nuntut, krn hasil ini udah bs memberikan gambaran average mileage si Address. Irit kaganya bergantung dr gaya berkendara kita sendiri.
    Kl Fadli Zong emang gak bakal terima kl sampe merk dewa langit ke tujuh nya kalah irit ama merk lain. Gimana kaga irit, wong mayoritas pemakai Honda doyannya ngurut gas, coba aja pake gaya agresif, gak bakal irit dah. Logikanya, biker yg punya riding style agresif gak bakal pilih Honda. Biker alim yg gak doyan ngebut pastinya pilih Honda. Gak usah jauh2 utk cari bukti, cukup di area perumahan tempat tinggal sy. Lihat tampang ibu2, bapak2 dan abg2 yg kalem bin alim, motornya pasti 90% Honda.

    Guest
  15. Mau metode kek apapun nggak masalah, yang penting semua motor diuji dg metode yg sama. Yang perlu diobati itu cara membaca hasil uji tersebut…. Gutjob wak

    78deka.com/2014/12/29/membaca-komparasi-motor-irit-untuk-user-versi-deka/

    Guest
  16. Irit bgt!
    Terima kasih Wak atas sesi pengetesanx
    Jadi makin tertarik nih,,,
    Sayang Suzuki Galesong d sini blm ready yg versi MotoGp

    *Mbok yaaaa klo blm puas test sendiri aja, dgn metode Anda sendiri
    Ko pikir Wak Aji itu apamu kah??? Ko pake suruh2

    Guest
  17. Cukup objektif, cuman lucu aja baca komen2nya:
    1. Ada yg nge_BC
    2. Ada yg gak puas sama metodologinya MasTaufik
    3.Ada yg kasih saran bagaimana sebaiknya
    4.Ada yg berantem
    5.Ada yg kasih komen apa adanya
    yg pasti seru aja.. tapi mohon ngeBC-nya dihilangkan…..

    Guest
  18. wak haji, kalo boleh dicompile seluruh tes yg udah wak haji lakukan, di motor apa saja, FC nya berapa, biar lebih enak aja gitu wak, kalo bisa malah di sticky juga, #hanyasaran

    Guest
  19. wah kalau buat skutik segitu mah irit banget yaa.. kok suzuki ga gembar gemborkan keunggulan motornya yang satu ini..

    oh ya yuk mampir lagi ke http: //milemoto.wordpress.com/

    Guest
  20. Thanks Wak Info nya..
    Masih lebih irit ini (pake Premium pula)

    Saya udah pernah tes si BluCor punya nyokap, dari Mogok, Dorong ke SPBU Pasti pas, isi Pertamax 1 liter. Di pake harian sampe mogok lagi (mayoritas lampu EcoRide nyala), cuma dapet 51km-an. dengan catatan, profil saya 168cm/79kg.

    Tinggal nunggu Info
    Bit Pop Esp Iss.. Wak..

    Guest
  21. mantep kang test suzuki address dan yamaha mio gt… ditunggu test metik hondanya…

    tapi kang, yang mau saya tanyakan… kok pengetesan suzuki address dengan mio gt di speed sedikit beda…

    di suzuki address, speednya 50-60 km/jam (berarti maks 60km/jam; tidak lebih dari 60km/jam) tapi di mio gt speednya 50-65 km/jam (memang mayoritas 60km/jam tapi sudah menyentuh diatas 60km/jam)…

    jika mio gt digeber dengan speed maks 65 km/jam (walaupun tidak sering) dan suzuki adress digeber maks 60km/jam…apakah pengaruh ke bbm itu sendiri?

    bagaimana jika test mio gt disamakan speed 50-60 km/jam seperti seperti suzuki address… apakah masih sama 65,1 km atau berubah dengan 1 liter?

    Guest
  22. jd pengen beli si ALAMAT ini dah…..berarti yg laen sama motdyar..cuman iklan doang asemmm dahhh >< hampir ketipuuu…

    Guest
  23. nah ini baru namanya honda beat killer !!

    sayang karna 3s nya kurang, suzuki address fi jadi kurang gaungnya
    kalo susuki seserius yamaha jualannya
    suzuki address bisa BEATING honda beat !!

    Guest
  24. Salam Kenal Mas Taufik, Bagaimana kalo test luar KOta diganti dengan Test di surkuit, How Far you go with 1 liter by Geber-Geber in Sircuit” hehehhehe Mudah2an jadi bahan pertimbangan 😀

    Guest
  25. Banyak yang bilang suzuki seharusnya niru iklan yamaha yang agresif. terus terang nggak setuju.

    Yamaha kan menangnya karena black campaign. buktinya setelah iklan tv yang menjelek jelekkan honda berhenti, penjualan langsung turun.

    https: //kupasmotor.wordpress.com/2014/12/20/walau-ada-dealer-yamaha-yang-klaim-aki-honda-beat-rawan-saat-banjir-kenyataannya-tidak/

    Guest
  26. fitur udah, penggunaan bbm udah,tingal kenyamanan nya aja ni,dicoba sendiri ajalah,mudah2n ada tetanga,temen /swdra yg dah beli ni biar bs nyobain.

    Guest
  27. irit nih, cocoknya buat yang pakai motor tahunan. bukan yang bosenan. karena pasti sakit hati begitu ditawar rendah sama penjual motkas….
    tp mudah mudahan laku keras, supaya suzuki gixxer bisa jadi next project….

    Guest
  28. wah mantab juga pengetesannya

    saya tanggal 31 Des juga melakukan test irit iseng dar Jakarta (rawamangun) ke Bandung (antapani) via Puncak-Cianjur-Padalarang. BBM adalah pertamax 92 dengan geber ala luar kota (karena ada BITO ama PARIO) yang juga kebut2an jadi terpancing utk tempel2an hehehe
    rerata kecepatan ada di 70km/jam dan 80% adalah tanjakan.

    didapat 1 liter untuk 53km. Alias full dari Rawamangun sampai Antapani sisa 1/4liter diatas dikit.

    Ga kecewa deh pake alamat, walaupun siap2 ga jual dalam waktu dekat (harga jualnya belum bagus bro utk susuki)

    Guest
  29. kayanya yg pnya warung lg bingung nih. .kebanyakan saran.
    Akh. .kan cuma saran . . Ga usah trlalu didlamalisir

    Guest
  30. 6. sucahyo – January 13, 2015

    apakah ada alasan mengapa tidak pernah posting konsumsi luar kota? menurut saya penting karena beberapa orang menggunakan motor untuk perjalanan luar kota juga.

    terima kasih

    20. fb wongndeso – January 13, 2015

    wak?
    Ksh saran.
    Kalo mau ngetez konsumsi bbm ,sbaiky ga usah pake teknik eco riding,standar tekanan ban,ngurut gas,dll.
    Saya harap apa aday aja.
    Karena dlm kenyataany ,praktek2 diatas ga mungkin dan takkn mungkin dilakukan dijalan oleh org umum.
    Jd..sama aja pembohongan publik.

    23. killbill1 – January 13, 2015

    Kontur jalan yg dilewati, kondisi lalu lintas, dan suasana hati tester..belum diuraikan sebagai faktor pengujian,Fik?

    set dahh brooo, kaga usah gitu2 amat kaliiii. toh antar motor udah di test dengan metode yang sama.
    logis dikit ngapah.
    6. sucahyo -> masa iya harus diuji nyampe ke luar kota? toh dari test dalem kota udah cukup mewakili.

    20. fb wongndeso -> pan udah dibilang, ditetapin cara bawa motor STANDAR buat ngetest biar merk 1 sm yg laen dibawa dgn cara yg sama. lah kalo di bejek2, ntar dibilang ngebejeknya gas nya blom tentu sama?

    23. killbill1 -> “Kontur jalan yg dilewati, kondisi lalu lintas, dan SUASANA HATI TESTER..”. w.t.f.

    overall, thanks untuk Wak Haji! sing suabaaaaaaaarrrrr dan semangat yak!

    Guest
  31. Kebiasaan Tmc nih test bbm pakai eco eco an, yg real sehari hari dijalan lah wak jangan lebay, dibayar berapa sama Suzuki wak?
    Giliran tes Yamaha digeber2. Payah ente wak! Aku malu nih motor metik jualanku yamaha alakadarnya kalah irit. Aku malu aku malu aah tidaaaakk.

    Guest
    • Wak haji jahat! Aku malu wak! Yamaha minim pitur alakadarnya, boros bbm pula. Aku malu aku malu aah tidaaaaakk.

      Guest
  32. Wak haji jahat! Aku malu wak! Yamaha minim pitur alakadarnya, boros bbm pula. Aku malu aku malu aah tidaaaakk.

    Guest
  33. sip kang haji..

    cuma balik lagi sijuki motor bagus , tapi 3S kurang banget
    jadi customer males beli, mirip2 sma 3Snya kawasanaki

    akhirnya balik lagi ke selera mau pilih yang mana
    mau yang ribet apa yang gampang 3S nya

    Guest
  34. Suzuki sukses di mobil karena model2nya ganteng2 bisa membuat hati kepincut, ..ertiga, wagon R, karimun, dll… di sepedamotor produk suzuki seperti sandwich, digencet kiri kanan oleh honda dan yamaha. Piye solusinya? …IMHO suzuki harus tegar pantang menyerah dalam mengeluarkan skutik kategori ganteng pol. mio m3 125 sudah membuktikannya bahwa dominasi honda beat bukannya mustahil dilawan oleh kegantengan mio m3, lihat angka penjualan bln desember 2014 mio m3 langsung jadi skutik yamaha terlaris.

    Guest
  35. meminjam istilah kang haji, bahwa motor2 suzuki harus dan harus harus dan harus mempunyai ‘VALUE’ lebih. Apa itu Value lebih yang bisa memikat hati konsumen akhirnya memutuskan memilih motor suzuki? …IMHO : harga yg lebih murah dari beat dan mio m3, DP/UM yg sangat terjangkau, misalnya adress bisa dibawa pulang dgn DP/UM 200rb, 300 rb, 400rb, 500rb … kriteris ganteng sudah bisa dikantongi oleh adress, supaya ganteng pol bisa dihiasi dengan aksesoris secara gratis utk promo tertentu misalnya… dan produk yg mudah dijumpai di showroom motor kecil milik perseorangan enggak hanya di showroom suzuki. terus…apa lagi yak?

    Guest
  36. suzuki kurang showroomnya, misalnya di kota Depok yg strategis sbg kota satelitnya jakarta dan bogor, tapi ane beberapa kali mau lihat suzuki adress di Jl. AriefRahman Hakim, tapi nggaak ada juga (bete).. kalo harus lihat di showroom suzuki di jl. margonda ane rada males, rada jauh dan macet. jadi dalam kasus ini suzuki bukannya jemput bola tapi bola(adress) disemput oleh ane yg aktif menyambangi showroom suzuki ARH tapi nihil…, coba kalo suzuki lebih aktif dan agresif memperkenalkan produknya di pasaran, misalnya dengan mendirikan tenda2 mini berisi display 2-4 unit motor di berbagai tempat di lokasi2 strategis sbg POS (Point OF Selling) motor2 suzuki di ratusan-ribuan titik POS, bukan tidak mungkin akan lebih banyak lagi konsumen swing voter yang akhirnya mantaf memilih motor2 suzuki setelah mereka melihat langsung displaynya di tenda POS suzuki di dekat rumahnya…., so piye team marketing suzuki? , mana display motor suzuki adressmu di dekat rumahku?

    Guest
  37. Kopok sia,kari meuli sorangan,teu ngahargaan nu boga imah.Meuli nganjuk ge bari sakapeung diudag2 ku lising.Mun gableg duit moal mikir bengson irit,nu cop kana hate eta nu dibeuli

    Guest
  38. woooooiiiiiiiiii….
    buat yang pada protes maunya begini maunya begitu….
    Kalau mas bro mau tahu, ngetes konsumsi BBM itu tidak semudah yang mas bro pikirkan atau bahkan bayangkan. Mas bro minta Wak Haji buat tes konsumsi BBM dengan teknik ECO lalu sruntulan lalu antara sendiri dengan boncengan. Ambil asumsi tiap tes bisa nempuh 60km, ada 4 yang diharapkan perbandingannya, berarti tiap 1 motor bisa nempuh 240km. Ditambah lagi ada banyak motor baru yang bermunculan, apa ga kebayang tuh betapa capenya badan Wak Haji? Itu aja belum mikirin tuk ngedit foto, bikin artikel, dan hal2 lainnya.

    Kenapa ane yang sewot? Karena Wak Haji juga di pihak yang sulit, susah bilang begitu ke para pemirsa. Nanti disangkanya Wak Haji arogan lah, inilah itulah, bicara benar aja diomongin macem2, apalagi bicara salah? Dibilang sewot juga ane ga sewot, ane hanya ingin para pengunjung warung itu setidaknya mengetahui kondisi Wak Haji bagaimana.

    Gitu looohhh….

    Kalau tidak percaya ya silakan test sendiri dan rasakan sendiri sensasinya. Kalo cuma 1 motor sih masih belum terasa tapi kalo udah 3 motor bakalan tahu gimana kondisi Wak Haji.

    Guest
  39. waaah…..segitu yo wes termasuk irit kang Haji. Itu di sebelahnya kayak ada minerva GTR ditunggu reviewnya
    nitip bacaan siang kang Haji.
    https: //bikerkampung86.wordpress.com/2015/01/13/diskriminasi-tiket-kereta-api-kah-ini/

    Guest
  40. Mantab wak, saya ada saran bwt suzuki:
    1.knapa niru fitur bletak dor nya honda, knapa ga kayak skywave alus kayak motor bebek biasa. Honda bukan laku gara2 bletak dor , tapi gara2 model
    2.skywave atau hayatenya donk dibikin fi biar irit , cc tetap 125 tapi rasio nya jgn berat, bikin lincah kayak nex

    Saya sendiri ga mihak 1 pabrikan apapun soalnya di rumah ada 3 merk motor.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.