460x110

IWB-TMC-NAKEDVOLUTION

iridium

cover-cb150r-racelogic

Bro sekalian, Sekarang tibalah saatnya kita Bicarakan Hasil test Akselerasi yang tmcblog lakukan terhadap Honda New CB150R StreetFire Menggunakan Race Logic Performance box. Di artikel ini kita hanya akan membahas akselerasi Sport nakedBike AHM yang menggunakan Mesin Mendekati Square ini di Range 0-60 km/jam dan 0-80 km/jam  . ..  Mohon maaf sebenarnya tmcblog sempat bikin drag test sampai kecepatan 100 km/jam, namun sepertinya karena on speedo, jadi di race Logic yang berbasis GPS belum terdeteksi . .. Cekidot hasilnya sob

banner-440x100-v110

MBtech Riders-APR

grafik-aksel-cb150R

Sebelumnya Kita bicarakan soal koridor pengetesannya ya sob . . . Motor adalah Honda CB150R Milik AHM/ Main dealer WMS dengan odometer 500-an km, tester adalah tmcblog sendiri 160 cm/57 kg + bobot aki kering – Racelogic , bahan bakar yang digunakan Pertamax Ron 92, area pengetesan di Jalan soleh iskandar bogor- di trek yang sama persis seperti pengujian pengujian sebelumnya . . . alat yang digunakan Racelogic Performance box dan total belasan kali tmcblog melakukan uji Drag akselerasi ini, kalo mau mumet bacanya, yaaa grafik merah di atas adalah grafik asli sebagai bukti saat pengetesan . . . Filenya sendiri masih ada kalo mau di Cross check

Akselerasi 0-60 km/jam

aksel0-60-CB150R

 

aksel0-60-CB150R-jarak

Yap  dua Gambar diatas adalah Grafik akselerasi 0-60 km/jam yang diperoleh  oleh Honda CB150R StreetFire (atas) dan Grafik akselerasi terhadap Jarak (bawah) . Waktu tempuh untuk berakselerasi dari keadaan diam sampai kecepatan 60 km/jam adalah 4,34 detik dan menempuh 42,14 meter

Akselerasi 0-80 km/jam

aksel0-80-CB150R

aksel0-80-CB150R-jarak

Dan dua Gambar diatas adalah Grafik akselerasi 0-80 km/jam yang diperoleh  oleh Honda CB150R StreetFire (atas) dan Grafik akselerasi 0-80 km/jam terhadap Jarak (bawah) . Waktu tempuh untuk berakselerasi dari keadaan diam sampai kecepatan 80 km/jam adalah 7.08 detik dan menempuh 96,02 meter

Dari dua hasil data di atas . . . jika kita bandingkan dengan Yang ditest oleh otomotif, boleh dibilang hampir senada. TMCBlog (4,34 detik)  kalah cepat saat test akselerasi 0-60 km/jam dibanding otomotif (4,1 detik ). Namun di Akselerasi 0-80 km/jam TMCBlog (7,08 detik) lebih cepat dari Otomotif  ( 7,6 detik ) . . . waduh, kudu belajar start sama mr testonya otomotif nih, soale dregdeg saat ban depan ngangkat jadi deh pake anti wheelie natural alias kagak berani ngangkat ban 😀

Overtaking Acceleration . . .

grafik-aksel-cb150R-2

Nah .. . kembali lagi tmcblog highlite bahwa . . . Overtaking Acceleration ini yang sebenarnya kadang dibutuhkan, akselrasi untuk menyalip kendaraan depan  . . . dan dari data diatas sebenarnya bisa di cek yakni Overtaking acceleration 60-80 km/jam yang bisa dilakukan menggunakan Honda CB150R streetFire oleh tmcblog adalah ( 7,08 – 4,34 detik ) = 2,74 detik . . . ini secara empiris lebih kenceng dari yang dilakukan oleh Otomotif yakni selama 3,5 detik

Koq bisa ya? apa mungkin karena cara tmcblog berakselerasi udah kayak pake motor dengan quick shifter atau Seamless gearbox ( cie ileee ) yaaa ?  . . . naikin gear tanpa tekan tuas kopling?

Bagaimana Bila dibandingkan dengan Sonic 150R ?

aksel-0-60-sonic-cb

Ini menarik, karena dua motor ini menggendong mesin yang boleh dibilang identik . . . seperti yang bisa bro lihat di atas. Pada akselerasi 0-60 km/jam saat tmcblog test . .. Honda Sonic 150R Butuh waktu 4,15 detik . . . which is lebih cepat 0.19 detik dibanding Honda CB150R streetFire yang butuh 4,34 detik untuk berakselersi 0-60 km/jam

aksel-0-80-sonic-cb

🙄 maap judul grafik diatas harusnya 0-80 km/jam

Grafik di atas adalah Grafik akselerasi 0-80 km/jam dari dua saudara sekandung Honda CB150R dan Honda Sonic 150R . . . dan bisa dilihat bahwa Honda Sonic 150R ( 6,91 detik) punya akselerasi 0-80 km/jam yang 0,17 detik lebih cepat dari Honda CB150R

overtaking-acc-sonic-cb150r

Nah jika kita kunyah kunyah data Overtaking Accelerasion 60-80 km/jamnya, kita akan peroleh bahwa baik Hodna Sonic 150R dan Honda CB150R memiliki waktu overtaking 60-80 yang mirip mirip . . . perbedaannya hanya 0,02 detik dan itu asli nggak bakalan kedeteksi sama mata . ..  kenapa Honda CB150R sedikit kalah di 0-60 km/jam? Mungkin power to weight ratio sedikit berbicara disini sob . . . sebagai catatan :

  • PWR Honda Sonic 150R = ( 16.0 PS/ 114 kg ) = 0,14 PS/KG
  • PWR Honda New CB150R = ( 16,9 PS/136 kg ) = 0,124 PS/KG

Yup walaupun secara Body gedean CB150R, namun gedean PWR Honda Sonic kan ? atau mungkin ada setingan lain semisal di Final gear ratio atau hal lain . . .  datanya ada dan masih disimpan kali aja ada yang mau mempertanyakan . . . dibaning kan dengan Yamaha Vixion Advance? sayang tmcblog belum unya data Performa NVA hasil test sendiri  . . . semoga bisa memperkaya khasanah data untuk mas bro sekalian yang berencana membeli Motor motor yang di review di TMCBlog . . . silahkan dikunyah kunyah dan semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

125 COMMENTS

    • otomotif hasilnya normal. tapi m itu loh. kalo otomotif normal bro. mosok menurut m cb baru bisa ngalahin cbr250 sekali pun. mikir.

      Guest
    • m 200 meter cb=9 detik lah otomotif cb=11 detik

      hitung selisihnya. sadiz gak. kudu mikir tim swat yak. salam netral. 😉

      Guest
    • @brigade jalan rusak!

      tester motorplus bobotnya 45kg
      tester otomotif bobotnya 65kg

      any question?

      Guest
    • bobot mastaufik aja 59-60 kg. tinggi standar lah (160 cm). termasuk ideal (160-100-10%[160-100])=54 kg. lah mplus tinggi ideal berapa? kok berat 45 kg (maaf apa kerempeng sangat ya. kalo ideal mesti tingginya di bawah mastaufik alias 150cm. duh dingklik detected) :mrgreen:

      Guest
    • @brigade jalan ancur

      eitt jangan bawa2 fisik ente cuoy..

      salah satu perbedaannya adalah seorang tester sebuah tabloid sedangkan om taufik itu blogger…

      tau gk tester itu apa?

      Guest
    • ada tuh blogger setinggi mastaufik bobotnya 45 kg. juara lomba irit. ya bisa jadi tester disitu juga berarti mewakili. ada bobot ringan dan berat. efeknya beda. ada tinggi dan rendah. ya intinya masih masuk akal alasan 45 kg itu mampu melesat secepat itu.

      Guest
    • Then.. Nva itu performanya turun krn sebelomnya ngebul krn dipaksain tenaganya gede .. Akhirnya diturunin diem diem BY YAMaka. Tpi fby celdas udh buta sama pujaannya..
      HAHAHA

      Guest
    • wak haji difitnah tuh di warung triatmono! katanya sbg blogger dolariah dan itu lolos komen loh

      mohon di klarifikasi wak

      Guest
    • @widji

      Gak ada yg ngadu mas bro

      Cuma bilang yg sebenernya …emang yg punya wrg (tri) gak bilang ini lah itu lah …tp komentatornya yg rata2 bilang kek gt ..dan itu pun di amini sm yg punya wrg(tri)…….

      Klo bloger indepednent kek iwb n tmc ya pembaca banyak ..kritik apapun diterima …banyak bloger fbh tp mereka msh mau menerima kritik dr komentatornya ….
      Klo diwrg sana kritik gak diterima mas bro apalagi yg menyimpang dr pemkiran nya …

      Tp ah sudah lah lha wong ente juga fby……

      Guest
  1. Jadi, menurut wak Taufik, data yg digelar Otomotif & M cukup kredibel gak?
    Diulas simpang deviasi antara hasil tes TMC vs Otomotif vs M dong wak, khusus tes akselerasi aja, kalo adu irit terlalu banyak variabelnya.

    *btw, artikel Moto GP-nya keren wak, jos dan detil ?

    Guest
  2. Ditunggu komparasinya versus Cbr k45 dan R15

    Jadul,honda bukan motor yang mementingkan performa, tapi kenyamanan dan timeless, sekarang sudah paduan kenyamanan, style, performa

    Guest
    • Kalo di ibaratkan ayam jago, sonic itu ayam burma yah?? Kecil2 tp pembunuh.. :-P, pama, mathai, ganoi, aseel, shamo, pakhoy, magonthai, aja di bikin kaya ayam congek.. 😛 apalagi si leher beton saigon yah?? Cuma jadi cemilan 😛

      No offense loh

      Guest
    • Wajar bro, kalau yg menang nva bahh si triatmono lgsung muja muja yamaha dan bkalan bilang ncb produk baru yg gk punya value alias produk gagal, udah bisa ketebak wkwkwk

      Guest
    • Barang baru aja kudu inden trus kudu kredit kok, ente mau gratisan?? Pinjem punya temen ente aja :-P, kayaknya gitu.

      Guest
    • Barang baru aja kudu inden trus kudu kredit kok, ente mau gratisan?? Pinjem punya temen ente aja :-P, kayaknya gitu.

      Bener kan?

      Guest
  3. one engine to the world… tuh kata honda global…
    perasaan kalo honda bikin type baru selalu ramai ya gak kaya merk sebelah… gak sedetail honda pengupasan test unitnya… teruskan wak… buktikan yg terbaik…

    Guest
    • Krn sdh memprediksi kalah maka main dealer yama** gak ksh unit test ke wak haji. Baru sebatas test/ di compare aja sdh gak brani ksh unit, gmn klo race ? Ngakunya teknologi/ dna motojipi, ternyata aslinya…..ahh sudahlah.

      Guest
  4. Data race logic CBSF

    0-60 km/jam: 3.8 detik
    0-80 km/jam: 6.8 detik
    0-100 km/jam: 11.7 detik
    0-100m: 7 detik
    0-201m: 11 detik
    0-402m: 18.2 detik
    Top speed speedometer 135km/jam (racelogic 120.1 km/jam)

    Data racelogic NVL

    0-60 km/jam: 4.1 detik
    0-80 km/jam: 7.1 detik
    0-100 km/jam: 13.1 detik
    0-100m: 7.1 detik
    0-201m: 11.3 detik
    0-402m: 18.4 detik
    Top speed speedometer 132 km/jam (racelogic 123 km/jam)

    Terlihat pada gambar di atas bahwa untuk mencapai speed 60 km/jam Yamaha Jupiter MX King 150 butuh waktu 4,19 detik dan track sepanjang 41,85 meter

    Sumber: Tmcblog.com, 16 maret 2015

    Guest
    • Nva lebih lemot dr nvl.. Itu yg ukur otomotif sesembahan fby.. Bahkan saking lemod nya.. Accelaration overtaking new cb bs 2.7 tp diperlambat jd 3.5 oleh otmotif. .
      Tujuannya apa? Spy KETIKA dicompare, nva gk keliatan lemod….
      Lemod..
      HAHAHAH

      Guest
    • Wuih, berarti based on data wak taufik, old cbsf lbh kenceng dr new cb150r di 0-60 km/jam dan 0-80km/jam donk ya?

      Guest
  5. Wah bentar lg pasti ada bantahan dari zuragan zamban bezerta beruk2nya dari kerazaan mazavait

    Modiar koe fby
    Mak jleb

    Ngoahahahahahaaa

    Guest
  6. Sport itu berani di adu di jalanan n d sirkuit (sentul), terus berani diserahkan ke Wak Kaji Topik untuk diexplore n dikomparasi..wong sport koq gak wani nyentul, boros oli, lemot pula padahal ban lebih kecil..

    #SportAbalAbal..

    Guest
  7. Real naked sport..
    1. Lebih Gagah..
    2. Lebih Kencang..
    3. Lebih Irit..
    4. Lebih Modern..
    5. Lebih Mahal (yaiyalah beda sejuta lha wong banyak lebihnya, ini hukum ekonomi broh)..
    …….Siap siap Mio VS Beat jilid 2, sampe bose iwata mumet……

    Guest
  8. Vxio test otomotif sdh d setting boros masih kalah dr CB.

    Apa Yymmhh berani kasih unit test ke wak haji dgn motor setting standar hh..

    Guest
  9. Hati2 kang nanti nte dibilang nrima amplopnya lebih tebel lho drpd kemarin… padahal ini lah tes yg benar disadurkan dg data dan fakta yg mendukung gk hanya modal asumshit sama predikshit semata tp gk ada datanya.itu mah murni penggiringan opini dan pembodohan… muehehehehehe

    anyway ditunggu test consume bbmnya kang bisa seirit yg udh dijembrengin tabloid kaga?

    Guest
  10. Jelas beda ama otomotf wong tukang ngetesnya katrok
    Ato pas lg ngetes cari sapa yg nganggur, kbtulan ada tukang sapu ya udah dianya aja suruh ngetes

    Guest
  11. wahaha
    di blog nya momok ane sengaja komen memuji admin
    trus ane balas sendiri yang realistis kesalahan analisanya dimana

    dan bisa ditebak mana yang lolos

    lucu aja ada blogger haters
    orang kayak gitu dah sepantasnya dibina(sakan) agar dunia perbloggeran lebih baik

    Guest
  12. Weleh2, koq ada komentator di atas yg kesannya mengadu domba antar blogger. Menjelek2kan blogger lain di blog ini dan menjelek2kan blogger ini di blog lain.

    Wak Taufik sudah bijaksana dan cukup obyektif mengetesnya, juga tidak memaksakan komparasi dengan NVA karena memang tidak ngetest motor yg satunya. Blog aman dan tidak perlu kobong.

    Tester otomotif lebih cepat saat start disinyalir karena mantengin gas sambil nekan kopling kayak di motoGP, sementara wak Taufik bisa menyusul setelahnya karena pindah gigi tanpa nekan kopling dan bobot yg lebih ringan ala Pedrosa. 😀

    Sayang sekali drag test sampai 100km/jam tidak terbaca di GPS, sementara speedometer CB150 tentu tidak bisa dipercaya karena deviasinya lumayan banyak. Mungkin di lain kesempatan (di Sentul) wak Taufik bisa komparasi speedo 100km/jam CB150 dengan yg di Race Logic.

    Guest
    • jango on September 11, 2015 at 3:07 pm
      Sepertinya AHM sudah mulai tidak PD
      dengan sepeda motor merek HONDA
      nya…

      —————–
      gak cuma tidak PD
      tapi filosofinya diacak acak
      terasa nafsu ambisius di penjualan
      justii skarang malah ngekorr di Yamaha dan pabrikan lain suzuki.misalnya

      Guest
  13. Cekrkakakakakakkakkkkk

    Bsok bsok saran aja buat yimm n ahm

    Unit test nya harap dikirim ke komisi grand prix Dorna motogp….

    Supaya bisa lbh TERPERCAYA…..klo yg ngetest msh tabloid2 indonesia n bloger indonesia “kagak ada yg percaya”

    Trust me …

    Guest
  14. dalam sejarah gua ikutin blog dari jaman komputer terbuat dari batu flinstone …gak ada blogger yang di benci spt si triatmono wkwkwk…funny …..tapi emang sih kalo komen di blognya ngak boleh berbeda pendapat sama dia karena pasti di moderasi wkwkwk …soalnya dia mah orangnya gitu kalo di kritik hatinya pasti terusik sampe di bawa2 mimpi sampe ngak bisa tidur geto lho wkwkwk

    Guest
  15. Kebanyakan temen ane yg motoran ngga bicarain soal speed dll, kalo tukeran motor komennya ya seputar “enak ya motornya”, atau “suspensinya empuk bgt”, atau “gagah ya kalo naik motor ini” kalo soal design selera masing2. Kebanyakan pembahasan soal speed ane dapet ya dari ABG2 yg nanyain. Selebihnya lbh ke riding feeling. Jadi, motor kelas 150cc sport seharga 25 jutaan itu ke motor mana yg bs ngasih riding feeling yg bagus, itu yg laku. Udh jelas kalo mau sport yg lbh ke “speed oriented” harga motornya start dr 30 jutaan.

    Guest
    • Contohnya gmn beat bs laku bgt krn memang secara riding feeling lbh enak. Kenapa Vario bs laku bgt? Riding feeling + motornya gagah ketimbang competitor saat itu. Dan kenapa vixion laku bgt? Krn riding feelingnya enak dan motornya bikin rirder lbh gagah.

      Faktanya Mio + Xeon + old CBSF memang lbh kenceng dijalan, tapi Beat + Vario + Vixion lbh kenceng di jualan.

      Kalo motor yg udh di atas 30 juta, faktor speed dan “tambah gagah/ganteng” punya peranan penting. Inazuma yg secara riding feeling adalah yg paling nyaman, justru itulah motor yg paling gak laku di kelasnya.

      Beda konsumen di tiap segmen harganya

      Guest
  16. Kayaknya saya lebih percaya sama hasil testnya pak Haji. Kalo dipakein ban kayak vixion yang lebih kecil mungkin lebih joss lagi larinya tuh CB150R hehehehe……….

    Guest
  17. alhamdulillah ,
    baru 3minggu lalu beli NVA !!
    udah service 1x dan bbm pertamax ..
    dan standar ting ting !!

    liat data otomotif ,,
    banyak yang bilang NVA COnya dinaikin sampe full jadi bbmnya lebih boros dan tenaganya naik !!
    itu fitnah terbesar , faktanya motor standar ting ting diseting CO+30 yang ada malah boros bbm performa tetap sama !!
    kecuali , open filter , iridium dan kanalpot aftermark !!

    saya udah baca rumor , dan udah liat langsung NEW CB150 !!
    desain masi lebih wah NVA , tapi itu selera !!

    BBM , pertamax 1:40++ bisa sampe 50 kalo santai !!
    tapi kalo sampe dibawah 40 (37 versi oto)
    itu mungkin salah ngetik !!

    NVL semi racing aja (bore up 180cc , ecu racing dll) , bisa 1:30++

    Guest
  18. buat yg para haters pak tri, bukan ane pro pak tri, namanya blog itu ibarat rumah si empunya, “komentator seperti orang yg sedang bertamu”, klw tamu ya ikut aturan di rumah tsb, masak mau “intervensi jauh” mau dicat warna biru, hijau, mau ditingkat 4 lantai, so what gitu loh, yg penting kan gak ganggu hidup orang lain,

    sama kyak kehidupan sehari2 ente, ada orang bertamu ke rumah ente, terus intervensi keadaan rumah ente, bilang rumah ente harusnya dicat begini2, ini lampunya kurang bla2, jdi jelek banget bla2, apkah ente seneng, pasti gak suka kan?

    “jdi klw komentator pengen aspirasi terangkat, ya bikin blog sendiri (ibarat kl mau bebas ngapain aja ya bikin rumah sendiri),

    “klw emang ente sebatas hanya mampu sbagai komentator, klw emang gak cocok sma blog tertentu, silahkan tinggalin sja, gak usah komen di blog itu, simpel kan, kenapa ribet sendiri”

    Guest
  19. hati2 ya kang haji… jgn test di jalan umum, besok2 diclosed circuit aja yah, semoga blog kang haji bisa jadi arena pembelajaran biker2 kita yg sudah agak merosot toleransinya dijalan belakangan ini..

    Guest
  20. wak haji pakek teknologi baru ya, anti wheelie otomatis hahahaha bisa tuh jd fitur wajib wak….
    peace wak

    well done wak, waiting for your next topic and keep independent

    Guest
  21. 27. Solorider – September 11, 2015
    Data race logic CBSF

    0-60 km/jam: 3.8 detik
    0-80 km/jam: 6.8 detik
    0-100 km/jam: 11.7 detik
    0-100m: 7 detik
    0-201m: 11 detik
    0-402m: 18.2 detik
    Top speed speedometer 135km/jam (racelogic 120.1 km/jam)

    Data racelogic NVL

    0-60 km/jam: 4.1 detik
    0-80 km/jam: 7.1 detik
    0-100 km/jam: 13.1 detik
    0-100m: 7.1 detik
    0-201m: 11.3 detik
    0-402m: 18.4 detik
    Top speed speedometer 132 km/jam (racelogic 123 km/jam)

    Terlihat pada gambar di atas bahwa untuk mencapai speed 60 km/jam Yamaha Jupiter MX King 150 butuh waktu 4,19 detik dan track sepanjang 41,85 meter

    Sumber: Tmcblog.com, 16 maret 2015

    kok gk ada yang nanggepin koment ini? nih sekalian dikasih linknya : http://645.879.myftpupload.com/2015/03/16/test-akselerasi-jupiter-mx-king-150-0-60-kmjam-yang-cukup-mengejutkan-plus-perbandingan-dengan-r15/#more-77716
    silahkan kalian rangkum data akselerasinya, mana yang paling kenceng. jangan bilang data test diambil diwaktu yng berbeda ya, inget rekor laptime motogp juga dipecahkan dan dibandingkan dengan race musim sebelumnya, jadi sah2 saja mandingin data dari pengetesan sebelumnya. paling tidak dari data bisa diketahui potensi masing motor. dan faktanya di kelas 150 potensi motor hampir sama, tinggal siapa yang naiki.
    please deh jadi komentator yang smart dan sopan, gk usah mengadu domba antar bloger.

    Guest
  22. harapannya semua pengendara motor apapun merk dan jenisnya bisa berkendara dengan mengikuti aturan yang ada, tidak ugal-ugalan dan merawat motornya secara berkala agar kita semua selamat. utamakan keselamatan berkendara.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here