jump to navigation

Marc Marquez Bisa Kunci Juara dunia MotoGP 2016 di Motegi ? . . Bisa, tapi Hampir Impossible September 29, 2016

Posted by Taufik in : motogp , trackback

460x110-indent-now

cengkareng-shop

marquez-1

TMCBlog.com – Bro sekalian dengan kesuksesan Race Weekend Marc Maruqez di Aragon akhir pekan lalu , maka selain menyamakan rekor Juara seri 54 kali dari 146 race Dengan rekor 54 kali juara seri Mick Doohan dari total 135 race, Marc Marquez juga berhasil menjauh dari Valentino Rossi menjadi 52 Point dan dari Jorge Lorenzo sebesar 66 point . . . Nah dengan modal ini apakah Marc Marquez bisa mengunci Gelar Juara Dunia MotoGP 2016 di Seri Motegi 2016 ?  . . jawabannya adalah : Bisa, tapi Hampir Impossible alias hampir nggak mungkin . . .

440x100_tirei

MBtech - TMC sep16

championship-aragon

Lihat deh daftar diatas . . Cuma Marquez dan Laverty doang yang dari race pertama di Qatar sampai race terakhir  di Aragon selalu finish dengan menggondol Point. Dengan kondisi Championship point pasca race Aragon di atas, maka jika Marc Marquez ingin juara Dunia di Motegi maka ia harus berjarak 76 point dari Rossi dan Lorenzo Pasca race Motegi . . Artinya hasil di race MotoGP Motegi pertengahan Oktober nanti dimana hanya bersisa 3 seri setelah itu ( PI, Sepang dan valencia )  Marquez minimal harus lebih tinggi 23 Point dari Rossi DAN lebih tinggi dari 9 point dari Lorenzo . ..  tmcblog tulis DAN dengan kapital karena mengandung logika harus kedua syarat terpenuhi ..  nggak boleh satu doang

Permutasinya cuma satu . ..  Marc Marquez harus menjuarai MotoGP Motegi dan Valentino Rossi finish di posisi 14 DAN Jorge Lorenzo finish di posisi 10 . . . nah melihat kapabilitas, trek record , performa . . dengan kondisi Normal kayaknya Nggak Mungkin Rossi dan Lorenzo finish di posisi segitu . ..

Namun Marc Marquez lebih punya kans besar untuk mengunci gelar Juara dunia MotoGP di Phillip Island dengan cara membuat jarak dirinya dengan Rossi dan Lorenzo minimal 50 point

Biar adil, apakah Rossi dan Lorenzo punya Kans untuk Juara dunia ? ya tetap ada sob . . . sebelum Race menyentuh garis finish, segala kemungkinan bisa terjadi . . misalnnya gini, Contoh ekstrim ..  Rossi dua kali Juara di race Motegi dan PI, dan Marquez nggak bisa memperoleh point di dua race tersebut ( misal finish urutan 16) . .  maka meninggalkan PI menunju Sepang Marquez hanya unggul 2 point dari Rossi dan jelas kalo gini Seri sepang dan Valencia akan tambah seru . . . silahkan didiskusikan dan semoga berguna . .

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

Comments»

1. mas eno ganteng - September 29, 2016

Pertamax

jakaaria - September 29, 2016

Salah hitung wak, kenapa Lorenzo(sekarang 182 point(selisih 66 point dari Marquez)) harus finish di posisi 10(6 point) bukan kah nanti di Motegi Marquez(sekarang 248 point) cuma harus lebih 9 poin dari Lorenzo. Sedangkan kalo permutasi nya cuma dengan Marquez Juara 1 di Motegi(25 poin), maka Marquez cuma perlu Lorenzo tidak mendapatkan lebih dari 15 point(tidak masuk podium).. karena 25-15=10 point. Maka perbedaan point nya menjadi 76 point dengan Lorenzo. Kalo Lorenzo finish di podium 3(16 poin) maka selisih poin nya cuma 75. Masa ada peluang Lorenzo juara jika perolehan podium nya lebih banyak dari Marquez jika Marquez tidak mendapatkan poin di 3 race sisa. Misal cidera…

jakaaria - September 29, 2016

Skenario paling mungkin Marquez bisa juara dunia di Motegi adalah Rossi DNF(entah crash/motor ngebul lagi) dan Lorenzo ga finish di podium.. karena peluang Rossi finish 14 lebih kecil daripada dia crash, karena crash ga bisa diduga kapan terjadi.

2. jarot - September 29, 2016

Gak mungkin wak kayaknya.
.

アℜ㊣∂ąț❂ℜ☞RI1___ - September 29, 2016

haiyyaaa bisa diaturlah itu waaa
selama rider spain kompak
pst dapat jatah jurdun permusim

cilaaka luwaa welas waaa

Mo dar - September 29, 2016

Juara dunianya ga usah di pikirin deh dah pasri marques.
Mendingan tebak2an no2 dan no3 nya. Soale bakal seru nih. Rossi yg dulu tersingkir lalu berguru ke padepokan ducati lalu kembali ke yamaha untuk menghajar musuh dalam selimutnya. Serta musuh dalam selimutnya menang apa kalah bakal berguru ke padepokan ducati..
Ora jelas hahaha

3. zaa - September 29, 2016

Pertamax turbo

4. bayu - September 29, 2016

mungkin

💗💞 ™MB@H D@RMO™ 💞💗 - September 29, 2016

jikalau misal marquezz pakai m1 ..
dijamin seri ke 6 yg lalu sudah kunci juara dunia …
secara performa m1 diatas rcv …

😇

Marquezz - September 29, 2016

Haha m1 yg mleduk,performa paling lemot,di kepreet rcv tim satelit dan pabrikan😂😂😂lihat rossi naik m1 zonk mulu😂😂😂7 seri terahir m1 g juara seri😆😆😆

tj - September 29, 2016

Darmooo..darmoo..
Pintermu kapan mo???

er6n - September 29, 2016

Darmoncroott ni bego’nya gak ketulungan… Ngakak baca komentnya darmo… Wakakakakkkk

marq the winner - September 29, 2016

Berbicaralah sesuai fakta mbah msa tangguh bisa meleduk podium pun minim cuma rossi dn lorenzo doank bandingkan dgn tim sebelah dari mulai tim satelite plus factory dua”a prnh mencicipi podium bhkan juara race satu dua kali loh mbah itu satelite nya.mari qta membuka mata utk berbicara dgn fakta bkn menghayal belaka 😆 gk enak juga kan menghibur diri sendiri dgn fakta yg jauh dari ap yg di ucapkan
Viss mbah darmo ane bkn fbh apalgi fby cuma penikmat motogp ajh😊

5. Raden kurniawan - September 29, 2016

Pertamaxxx

6. bayu - September 29, 2016

tetep mm93 yang juara

7. Eka - September 29, 2016

Yg penting juara aj

8. bang herman - September 29, 2016

Kowe alon2 ae marq
pokok gak ndlosor

9. ariipod - September 29, 2016

rossifumi ben seneng disik, wkwkwkkkk

10. komodojantan - September 29, 2016

ga mungkin kalo motegi juara dunia dengan modal unggul 52 point. motegi mending finish di depan rossi aja. abis itu PI cukup finish dibelakang rossi. maka marc akan jadi juara dunia

11. ardiantoyugo - September 29, 2016

semoga ngunci juara dunianya diseri terakhir aja… biar seru sampe akhir…

Sinkronisasi HP android dengan komputer: http://wp.me/p7LBn5-23C

12. Debat Cerdass - September 29, 2016

Marc pasti main aman, yg penting finish aja jangan DNF
Minimal finish, tapi kalau bisa dicoba kejar podium, ya dikejar.

Menunjukan bahwa Marq smart, tapi di lain sisi, jadi tidak terhibur nih penonton ngeliat Marq main aman..

Anway, secara pribadi saya menanti Vinales bisa perform lagi nih..

13. Muke Gile - September 29, 2016

Bisa jadi… begitu ceritanya… ..

Secara semua Pihak berharap Sampe Valencia baru penentuan juara dunia, Baru Strong ..Bisa jadi MM93 dalam hati kecilnya ingin ada hal gt juga biar Gregett, JURDUN dengan Gap poin kecil & bartarung di Valencia jelas lebih menjajikan jadi Musim terbaik sepanjang masa perebutan JURDUN apalagi dengan Seorang VR46.. kalo JL99 di posisi MM93 Mungkin beda cerita…

14. wisnu - September 29, 2016

Contoh ekstrim .. Rossi dua kali Juara di race Motegi dan PI, dan Marquez nggak bisa memperoleh point di dua race tersebut ( misal finish urutan 16) . . maka meninggalkan PI menunju Sepang Marquez hanya unggul 2 point dari Rossi
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Ini lebih gak masuk akal wak ji kecuali marc ”amit2” DNF atau ada KONSPIRASI (minjem istilah Vale),tapi entah lah namanya juga race tapi saya tidak berharap marc atau siapapun crash/DNF

15. tolet teblum - September 29, 2016

Setelah Vale pensiun dari MotoGP, Marquez ke Yamaha demi membuktikan bahwa bukan faktor motor aja yang bisa bikin dia Juara dunia.

Akankah terbukti?

#oot

permen - September 29, 2016

ngapain harus ke yamaha ??
kenapa gak ke pabrikan eropa. juara dunia dengan pabrikan eropa dan jepang itu jauh lebih greget dibanding jepang dan jepang.
orang eropa sendirinya aja gak bisa juara dunia pake motor eropa. itu jauh lebih menantang pastinya. daripada hanya pindah dari honda ke yamaha karena hampir mirip secara sama” jepang. jauh lebih tertantang marc ke ducati atau ktm.

harjono - September 29, 2016

Saya berharap marc bisa juara disemua merk! dan kembali lagi juara diakhir masa pensiun bersama honda atau pabrikan eropa.

Marquezz - September 29, 2016

Bodoh jika mau mengikuti jejak rossi yg pindah dari tim hrc repsol dg rcv motor terbaik tuk milih yamaha m1,lihat rossi yg zonk,di keprett anak ingusan yg baru ikutan moto gp dg rcv😂😂😂

marq the winner - September 29, 2016

Amit” dech ahk klau ampe marquez ampe pindah ke garputala bisa” karma rossi kena ke si marq apalagi marq bkn kaya rossi yg tipikalnya selain blp rossi mampu membeli masukan buat mesin m1 hingga akhirnya mampu bersanding dgn rcv itupun ke tolong rossi yg emang punya skill bagus abis riset berhasil rossi mlh pindah ke ducati dn akhirnya garputala pun di gampar lg bolak balik ama H saking saking pentingnya rossi akhirnya ymh pun kembali mengundang nya demi m1 bisa bicara lg dgn hrc tp ap marquez bisa kaya rossi so kya nya mending motor liar tp punya power kaya ducati marquez mampu jinakan daripda hadling oke tp power memble macam m1 😥

16. eka - September 29, 2016

Kalo dilihat position result 2 tahun kebelakang:
MM93 tahun 2014
JPN=2, AUS=crash, MAL=1, VAL=1
VR46 tahun 2014
JPN=3, AUS=1, MAL=2, VAL=2

MM93 tahun 2015
JPN=4, AUS=1, MAL=crash, VAL=2
VR46 tahun 2015
JPN=2, AUS=4, MAL=3, VAL=4

Kemudian karena performa Yamaha diatas Honda tahun ini kita asumsikan VR46 dapat hasil terbaik dari result 2 tahun kebelakang yang didapatnya, sedangkan MM93 dapat hasil terburuk dari result 2 tahun kebelakang yang didapatnya maka resultnya adalah :

MM93 tahun 2016
JPN=2, AUS=crash, MAL=crash, VAL=2
VR46 tahun 2016
JPN=4, AUS=1, MAL=2, VAL=2

Kalo dilihat result VAL 2016 yang sama-sama posisi 2 berarti kalo skenario di atas terjadi maka VR46 dan MM93 akan punya poin sama di GP MAL. Jadi penentuan JURDUN akan terjadi di GP VAL.

Dari sisi VR46 result 2016 di atas akan mudah dicapai karena performa motor lagi oke. Sedangkan dari sisi MM93 hanya perlu waspada di AUS dan MAL, kalo disana MM93 gak crash maka bisa JURDUN asal dapet poin.

Ini bukan ramalan hanya sekedar analisa dan utak atik result race saja hehehehe………..

meneng reader - September 29, 2016

Performa yamaha diatas honda?
Baca IWB sana,
Salah satu pntolan yamaha saja bilang
“Kami ga mngalami kmunduran, honda saja yg brkembang pesat,”
Question is, anda comment bgitu krna anda lbh tau dari orng dalam yamaha atau orng dalam ymh yg asal ngomong?

Mbok kalau comment pake data yg ada sumbernya bos,
Klw skedar comment macam itu, ente sama skali ga empiris, dan trlihat sekali opininya trdistorsi rasa kcndrungan ke garpu tala.
Opini anda mungkin saja meluas, namun dangkal.
Memalukan,,

Marquezz - September 29, 2016

Performa yamaha,mesin gampang ngebul kalau dibuat over limit,dibuat aman kurang power,bagus awal2,lap2 ahir drop.tim satelit yamaha g ada yg juara,malah tim pabrikan yamaha dikalahkan tim satelit honda dan tim pabrikan honda😂😂😂lihat loren dan rossi yg kalah motor dari marq😁😁😁

marq the winner - September 29, 2016

Bagus om cuma pertinyiin nyi mampu gk tuh mesin” m1 berbicara byk sdgkan rossi dulu pernah blg kelemahan m1 itu tak mampu berkompetisi smpe akhir race kejuaran krn dia paham betul durability m1msh sangat jauh dibandingkan dgn rcv menurut rossi kami sangat bagus ditikungan dn punya kecepatan baik ketika keluar tikungan hnya sja mereka honda punya pengereman yg bagus serta power yg kuat ketika melibas track lurus yg panjang dn yg pasti mesin mereka slalu siap smpe akhir seri balapan dn itulah yg blm kami punya 😆 untung skrg di ksh jatah 7 mesin bygkan klau lima kaya dulu udah bengek tuh rossi buat ngejar ketertinggalan point sma si marq om 😆

17. eka - September 29, 2016

REVISI :

Kalo dilihat position result 2 tahun kebelakang:
MM93 tahun 2014
JPN=2, AUS=crash, MAL=1, VAL=1
VR46 tahun 2014
JPN=3, AUS=1, MAL=2, VAL=2

MM93 tahun 2015
JPN=4, AUS=1, MAL=crash, VAL=2
VR46 tahun 2015
JPN=2, AUS=4, MAL=3, VAL=4

Kemudian karena performa Yamaha diatas Honda tahun ini kita asumsikan VR46 dapat hasil terbaik dari result 2 tahun kebelakang yang didapatnya, sedangkan MM93 dapat hasil terburuk dari result 2 tahun kebelakang yang didapatnya maka resultnya adalah :

MM93 tahun 2016
JPN=4, AUS=crash, MAL=crash, VAL=2
VR46 tahun 2016
JPN=2, AUS=1, MAL=2, VAL=2

Kalo dilihat result VAL 2016 yang sama-sama posisi 2 berarti kalo skenario di atas terjadi maka VR46 dan MM93 akan punya poin sama di GP MAL. Jadi penentuan JURDUN akan terjadi di GP VAL.

Dari sisi VR46 result 2016 di atas akan mudah dicapai karena performa motor lagi oke. Sedangkan dari sisi MM93 hanya perlu waspada di AUS dan MAL, kalo disana MM93 gak crash maka bisa JURDUN asal dapet poin.

Ini bukan ramalan hanya sekedar analisa dan utak atik result race saja hehehehe………..

freakenstein - September 29, 2016

Aus 2014 marquez black flag bukan crash

permen - September 29, 2016

marquez yg blackflag itu 2013. kalo 2014 mah marquez lg superior dan juara di australia.

Muke Gile - September 29, 2016

Bingung.. ..

jakaaria - September 29, 2016

Wak haji salah hitung kaya nya… Padahal kalo di Motegi Marquez juara 1(25 point) dan Lorenzo finish ke-4(13 point), maka sudah cukup untuk menghentikan Lorenzo menjadi juara dunia tahun ini. Karena 66+(25-13)=78 point…

18. ahmad - September 29, 2016

kalau performa M1 lagi okay kayaknya perlu revisi deh bro. dilihat race kebelakang. M1 baru berapakali podium 1. banyakan 2 dan 3

19. dave - September 29, 2016

hehe,, posisi finish di urutan 16 lebih mungkin daripada jatoh ya mas?
ya intinya ga dapet point,, cm kata2nya lebih halus,, 🙂

Rossi dua kali Juara di race Motegi dan PI, dan Marquez nggak bisa memperoleh point di dua race tersebut ( misal finish urutan 16) . . maka meninggalkan PI menunju Sepang Marquez hanya unggul 2 point dari Rossi dan jelas kalo gini Seri sepang dan Valencia akan tambah seru

semoga jadi kenyataan ya mas.. 😀

20. Somplak - September 29, 2016

Gmn GA mungkin..Marc GA ikut balap 2 kali aja masih unggul 2poin itu juga kalo Rossi 2x podium 1…yg GA mungkin tuh fby punya 150cc DOHC…GA mungkiiiiiin impossible…

ucrit - September 29, 2016

Numpang Ngakak bro Ngoahahaha kocak komen nya.

21. Ex Z250 rider - September 29, 2016

Lorenzo kamikaze rossi… marquez juara motegi… mm jurdun… ini yg diinginkan fbr terjadi utk bukti dr kasus thn 2015… 😄

22. shiro - September 29, 2016

jadi kemungkinan nggak ada selebrasi samurai lagi di motegi besok,n akanka stoner kluar kandang di seri PI?

23. Bejo - September 29, 2016

Jadi kayak musim lalu Wak antara 46 VS 99, mudah mudahan musim ini tidak ada drama antara 93 VS 46 dan clash action antara keduanya tidak terulang.
“TIS IS RACE NOT TELENOVELA”

24. permen - September 29, 2016

yang jadi pertanyaan tuh pernyataanya marc pas diwawancara wak.
dia bilang pengen banget juara dunia di rumahnya alias spanyol. kita tau ada seri jepang, australia dan malaysia. dari 3 seri tersebut honda jarang juara di jepang. oke realistis marquez main aman. nah australia sama malaysia ini honda punya rekor yg bagus disana. jadi apakah marquez beneran main aman diaustralia sama malaysia. hanya karena pengen juara dunia dirumahnya kaya 2013. atau honda pengen juara dunia sebelom valencia ? ini yg patut ditunggu strateginya marquez seperti apa nanti.

zazzyjr - September 29, 2016

Terlalu riskan bro kalau pengen penentuan juaranya di seri terakhir , pihak honda pasti tidak setuju dan ingin secepetnya mengunci juara tentu dengan bermain aman juga karena poin sudah jauh

permen - September 29, 2016

nahh makanya saya penasaran strategi seperti apa yg bakal dijalankan sama honda.
secara honda punya rekor bagus di australia sama sepang. kalopun honda pengen cepet juara bakalan dikunci di australia atau malaysia dan balik lg ke marqueznya yg agresif atau main aman. kalo jepang sih pasti main aman dia. nah australia sama sepang pasti dia bakalan agresif.

25. Povoyo - September 29, 2016

Penilaian wak kurang memuaskan, kgk mungkin marc teledor. wak wak

26. wisnu3ds - September 29, 2016

gw malah pengen jurdu seceptnya dah….abis itu lepas beban…main seliar2 nya…bkin deg2plassss….. kalo gak ngunci2…asli maen aman aja tuh bocah…gak musti ke 1 kan ke 5 besar terus aja dah aman kan…jangan lupakan juga duo yamha lagi memperebutkan point untuk posisi tertinggi!…inget ego dua2nya….satu pengen banget ngalahin timet sebelum hengkang…satunya lagi pengen ninggalin kesan manis…..

27. wisnu3ds - September 29, 2016

kayanya tahun ini bener2 seperti pembuktian….

mm dengan hondanya nya yang kacaw balau, ganti sistem mesin, akselarasi yang amburadul, goyang dombret dan gak ada power….
JL yang tahun depan hijrah pengen banget ninggalin kesan yang manis untuk yamaha,,,atlast runner up lah…mo nunjukin keyamaha klo mrka salah ngelepas JL…
VR…pengen tetep berada didepan timet saat tunggangan yang sama…
MV…juga pasti gak kalah, dengan motor baru bisa tetep didepan…makin menakutkan dengan motor yamaha…konsisten dan luwesnya mirip banget kaya JL…
apalagi yah…

ucrit - September 29, 2016

Amburadulh,gak ada power ?ente nntn race kmaren kgak?noh duo Yamajhal dah jauh ninggaln MM tp mlah d asepin dng mudah nya!ntu Honda lg trouble apalg musim dpn dngn mtor bru dan sdah siap race !ngmngn MV mh blum klhatn skill nya,noh liat JL make Ducati ini yg bkin rame!

Marquezz - September 29, 2016

Comment yg cerdas crit

28. Riant - September 29, 2016

Tahun ini MM 93 JUARA DUNIA … seorang marquez gak mungkun hy cari aman.. pasti agresif …. anak muda !!!..

29. goldwings - September 29, 2016

Gimana kalo seandainya poin marquez dan rossi sama diakhir kejuaraan?gimana cara menentukan gelar juara wak?

Taufik - September 29, 2016

siapa paling banyak podium1
kalo masih sama
siapa paling banyak podium 2
lalu kalo masih sama juga
siapa paling banyak podium3
kalo masih sama
mungkin suit 😀 just kiding

jakaaria - September 29, 2016

Wak haji salah hitung kaya nya… Padahal kalo di Motegi Marquez juara 1(25 point) dan Lorenzo finish ke-4(13 point), maka sudah cukup untuk menghentikan Lorenzo menjadi juara dunia tahun ini. Karena 66+(25-13)=78 point… jadi Lorenzo ga harus finish posisi 10..

30. nduk - September 29, 2016

Vr jurdun jikalo seandainya mm gagal jurdun 🙂

31. sentolo - September 29, 2016

bullsh#t khas fbr mengatakan “siapapun juaranya, vr adalah people champion!”.
kalo cuma mau jadi people champion, nggak usah berkompetisi aja lah. udah tuir juga, “kakean polah” kalo wong londo bilang.

32. SuHaDi The Real JetBus - September 29, 2016

kalo Marquez juara dunia di Phillip Island, rugi dong yang beli tiket nonton MotoGP Sepang terutama dari Indonesia, udah bayar mahal,pake terbang, tapi udah ketahuan siapa yang juara dunia…

beruntung saya batal ke Sepang,cz VR46 masih main tahun depan…tunggu tahun depan aja deh

33. telolet mania - September 29, 2016

Oke deh jon

34. K1n - September 29, 2016

Salah satu rekor Rossi yg sulit dipecahkan adalah pemimpin klasemen yg kehilangan gelar juara dunia di balapan terakhir sebanyak 2x

Marquezz - September 29, 2016

Waktu sama hayden dan jolor ya bro.memang terjadi konspirasi waktu 2015,akibat marq crash waktu buntuti rossi,apa rossi sengaja ngerem dan terlalu pelan(sengaja,biar marq jatuh) sehingga marq yg dibelakangnya g bisa ngendaliin motornya,mirip casey saat duel sama rossi laguna seca 2008.marq sengaja mainin rossi di philips island,dan sepang 2015.rossi emosi di sepang,akibat marq habis nyalip,pelanin motornya,habis itu salip lagi.rossi pelanin motor ditikungan,noleh kebelakang dan nutup jalur balap marq,marq menghindar,tapi kepala marq nyentuh lutut rossi,rossi reflek membuka lutut marq jatuh.seri terahir valencia memang marq sengaja g nyalip lorenzo,doi dongkol sama rossi,enak aja mau jurdun setelah jatuhin marq.😂😂😂

35. jakaaria - September 29, 2016

Salah hitung wak, kenapa Lorenzo(sekarang harus finish di posisi 10(6 point) bukan kah nanti di Motegi Marquez(sekarang 248 point) cuma harus lebih 9 poin dari Lorenzo. Sedangkan kalo permutasi nya cuma dengan Marquez Juara 1 di Motegi(25 poin), maka Marquez cuma perlu Lorenzo tidak mendapatkan lebih dari 15 point(tidak masuk podium).. karena 25-15=10 point. Maka perbedaan point nya menjadi 76 point dengan Lorenzo. Kalo Lorenzo finish di podium 3(16 poin) maka selisih poin nya cuma 75. Masa ada peluang Lorenzo juara jika perolehan podium nya lebih banyak dari Marquez jika Marquez tidak mendapatkan poin di 3 race sisa. Misal cedera…

36. permadi62 - September 29, 2016

laverty di austria gak dapat poin, disruduk petrucci. boleh tuh diralat.

37. marq the winner - September 29, 2016

Sprtinya hampir mustahil marquez gk ada di posisi ideal pas race wak aji 😆 kecuali tuhan yg menentukan baru ane bisa yakin tp klau segala kemungkinan dgn cara hitungan manusia aja yg menerawang heee… kaya nya susah 😆 marq 2016 calon paling kuat utk menggondol titel world champions of motogp 😃

38. Mesinrompal - September 29, 2016

setelah sekian lama baru sadar, ternyata yang perang di kolom komen FBY sama FB Marquez.

kalau dulu iya FBH sama FBY yang saling caci (Rossi di Ducati dan Marquez masih di moto2), sekarang cuma FBY sama FBM yang gontok-gontokan. FBH pada kemana ya.

sebelum ada Marquez FBH sariawan. nah gimana kalau Marquez pindah team ya, akankah FBM setia dengan Honda.

39. Pembalap gila - September 30, 2016

Kok ga ada analisa race di aragon ya? Apa karena marquez yang jadi pemenang…kalau rossi yang podium 1, setengah jam langsung muncul data dan grafik yang sangat jlimet dan detail…jadi bertanya tanya kenapa ya?

40. Boie #48 - September 30, 2016

kemungkinan memang marquez akan main aman di jepang dan australia untuk mengamankan poin, karena akan sangat riskan apabila berduel dengan rider lain resikonya crash, karena rider lain akan bermain lepas tanpa beban untuk bermain agresif ( berharap marquez dapat perlawanan dari ducati dan suzuki supaya lebih seru). jika poin sudah aman baru di sisa 2 race terakhir marquez akan mengunci gelar jurdun. Saya setuju dengan istilah sebelum race menyentuh garis finish apapun bisa terjadi. Rossi vs Marquez masih punya peluang.



%d bloggers like this: