460x110_ok-9jan15

460x131-yamaha

Pulsar200SS-2

Bro sekalian, masih ingat kan salah seorang anggota Naked wolf Indonesia Yakni Bro Heri Susanto sempat datang ke Pune India atas undangan dari Kawasaki dan Bajaj dan sempat pula menjadi orang orang umum pertama yang melihat dengan jelas penampakan Pulsar 200AS bahkan lebih dahulu dibanding media media di India sana . ..  keren banget sob . . . nah pada satu kesempatan TMCBlog bertanya  tentang pendapat beliau mengenai rumor Baliknya BAI ke Indonesia berikut dua penggal percakapan tmcblog dengan beliau

440x100 (9)

banner-mbtech-tmcblog

Taufik Hidayat : oh iya mas . . . apa bener rumor Bajaj BAI akan balik ke Indonesia?

Heri Susanto : Hihihi nggak kok kang haji. Utk kedepan tetap bermitra dgn kawasaki seperti di philipina

Nahhh walaupun bukan jawaban official dari pabrikan, namunsebuah jawaban singkat opini mas heri susanto sudah nggak perlu di artikan lebih dalam lagi alias sudah terang bener.

Menurut opini tmcblog, jika memang KMI bakalan terus akan menjadi sole distributor resmi Bajaj Auto untuk Produk Pulsar series maka ini akan bisa dihubungkan dengan strategy produk KMI paling tidak untuk jangka pendek dan mengenangah. Dengan mantengnya Distribusi Pulsar series Oleh KMI bisa jadi akan membuat KMI memperlambat upaya mereka menghadirkan sport 150 cc 4 tak . . . artinya sport 150 cc kawasaki bisa jadi akan lebih lama dateng dibanding yang kita duga

Yap karena walaupun nggak haram untuk di jual secara paralel, secara harga nest Pulsar 200 Series yang baru ( Pulsar 200NS FI, Pulsar 200 SS, Pulsar 200 AS ) disinyalir akan punya bandrol dan possitioning  harga yang cukup head to head dengan bandrol produk sport 150 cc 4 tak Brand jepang termasuk jika memang Ninja 150 cc 4 tak punya kawasaki beneran akan dirilis . . .  so KMI beneran mau ikutan nyemplung berdarah darah di segmen sport 150 cc 4 tak? silahkan dikomentari sob . . . salam dari KL

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

46 COMMENTS

    • mantabbb bro, makasih tambahannya, saya nulis anggota soale saya takut salah . . .kalo ketua kan udah pasti anggota, kalo anggota belum tentu ketua, tengkiu bro 😀

      Administrator
  1. berarti bisa dong berharap sama pulsar 200AS :mrgreen:

    =========
    beberapa detail foto Bajaj Pulsar 200AS, akhirnya muncul adventure bike di kelas 150-250cc

    http: //yudakusuma.com/2015/02/04/beberapa-foto-detail-bajaj-pulsar-200as-sumpah-marai-kesengsem/

    Guest
  2. Masih mending KMI lagi deh,, walau sparepart jadi agak mahal,, yang penting barangnya ada.. ngoahahaha.. salam aauuuu..

    Guest
  3. This article will give some useful tips onn howw to help you
    pick up the right unit that will suit for your needs
    and budget. Yamaha bikes are recognized for their pleasure and overall performance.

    Yamaha is considered to be one of the greatest producers of musical instruments, and over the years
    has undubtedly moved too the topp position, in tthe guitar manufacturing sector too.

    Guest
  4. bukannya bajaj harus keluar dari Indonesia karena kasus hak paten 2 busi 1 silinder yang di meja hijau akhirnya di menangkan salah satu pabrikan dari jepang yang mengajukan tuntutan tersebut? jadi kaburnya bajaj bukan keinginan bajaj sendiri melainkan karena kalah di sidang pengadilan dan harus menarik semua penjualannya di beberapa wilayah, jadi gak bakalan bajaj balik ke Indonesia dalam waktu yang sangat panjang

    Guest
    • ooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooo
      ngono ta………………. lagi ngerti sayah…………..

      gkgkgkgkkgkgkg 🙂 :<

      Guest
  5. Kenapa ga lewat ktm aja ya wak,,, kawasaki bermitra dengan bajaj kan kawasaki india,bukan KMI.Jadi wajarlah klo Pulsar 200ns “sedikit” di anak tirikan… Menurut saya klo lewat KTM malah lebih cocok karena KTM mayoritas sahamnya di kuasai Bajaj… Buat pabrik di sni untuk regional asia tenggara (spt TVS) dgn bgtu harga KTM&Bajaj bisa lebih murah Lg,1pabrik tapi produksi 2merk…Buat daeler2 KTM dgn Bajaj terpisah tapi masih 1 area (bisa juga bersebelahan)…

    Guest
  6. jujur saja, awalnya saya antipati terhadap motor2 bajaj. hingga bertahun-tahun menggunakan motor sport merk jepun dan ikut klubnya juga
    namun setelah mbrojolnya pulsar 200NS ternyata anggapan saya tentang kualitas produk bajaj perlahan sirna. sekarang malah nambah lagi di rumah pulsar series lama walau hanya second.
    hengkangnya bajaj dari indonesia dan bekerja sama dengan kawasaki adalah sebuah strategi dalam berbisnis walaupun merugikan pengguna pulsar series lama.
    akan tetapi bajaj tetap bertanggung jawab terhadap layanan purna jual pulsar series lama dengan menunjuk bbrp perusahaan besar utk menangangi spare part.

    saya tidak menyalahkan mereka yg beranggapan bahwa produk bajaj jelek, tidak berkualitas, dll karena saya juga dulu mempunyai fikiran yang sama.
    Tapi jika kita datang langsung ke India. melihat pabriknya , proses pembuatannya dan juga kehidupan masyarakat disana utk otomotif khususnya roda 2. Pasti kita akan kagum dan anggapan kita tentang hal2 negatif yg saya sebutkan akan sirna
    Produk2 Bajaj hanya dibuat di India dan dijual lebih dari 50 negara, ditambah produksi KTM series dan Kawasaki
    Kita bisa membayangkan betapa sibuknya mereka sehingga banyak robot yg digunakan utk kelancaran produksi mereka.
    Jika dibandingkan pabrik perakita roda 2 di Indonesia mereka jauh lebih maju.

    Terakhir…
    saya sangat salut dengan masyarakat India yg begitu mencintai produk dalam negerinya.
    Indonesia .. ??

    Salam jabat erat

    NWI/HRI46

    Guest
  7. Wak Haji Taufik apakah pernah tanya tentang produk India yg lain seperti Hero? Sepertinya Hero sangat sukses di India, dan modelnya juga bagus2. Apakah Hero tidak tertarik jualan di Indonesia?

    Guest
  8. Sudah bisa ditebak daridulu, waktu gembar-gembornya gossip Bajaj akan hadir di Indonesia lagi bahwa itu hanya tipu-tipu saja.

    Nanya dikit nih, kenapa gak daridulu aja sama Kawasaki? Mau ngetest dulu atau gimana? Atau mau bikin sakit konsumen yang udah terlanjur beli Pulsar dibawah bendera Bajaj? Masa lalu sulit untuk dilupakan lho, bisa jadi itu sebagai acuan masyarakat untuk memilih produk kompetitor lain seperti Honda maupun Yamaha/dsb yang sudah menanamkan gigi daridulu, walau produknya ada yang nggak laku, tapi tetap berani maju dengan berbagai produk2nya (walau hanya facelift).

    Guest
  9. Hengkang dari Indonesia boleh aja, sah-sah aja, asal tidak merugikan konsumen yang telah membeli produk2nya. Ambil contoh di Jogja, kota yang lumayan padat dengan pulsar bertebaran dimana2, cari sparepart aja susah, kudu beli diluar (jakarta, dsb). Bukannya manja atau gimana, tapi teman2 yang sudah membeli produk trsbt kasihan, harus mengopnamekan motornya padahal hanya 1 part saja yang perlu diganti da itu tdk ada yg jual. Xcd juga sulit sparepartnya, sekarang 135ls juga mulai sulit. Kasihan teman2 pulsar kita. Motor jepang aja walau sudah gak produksi (ninja, sorpio, dll) tapi pabrikannya masih berani stok sparepart. walau nggak selengkap dulu, tapi masih baik seperti itu drpd tidak sama sekali.

    Guest
  10. Strategi yang dipergunakan BAI ketika masuk ke indonesia akhir tahun 2006 adalah jelas, menyasar segmen sport menengah ke atas. Dimana saat itu honda dan yamaha masih “perang” di kelas bebek dan mulai merambah ke skutik.

    Tapi apa yang terjadi 5 tahun kemudian?? …
    Honda dan Yamaha sudah “perang” juga di kelas motor batangan alias sport. Tahun kemarin saja kalo ga salah Suzuki market share nya cuman 8% (Yang sama2 jepun aja kegencet, bagaimana dengan merek non jepun)
    Honda mempunyai low segment mulai Verza, menengah di CB series dan CBR di premium. Yamaha pun sementara masih jadi raja di kelas sport 150cc dengan vixion nya dan menambah lagi amunisi di R25 untuk mengisi kelas premium.
    Kawasaki pun mau ga mau harus putar strategi untuk mengembangkan kelas 250cc dengan versi naked (Z series) sampe coba2 250 mono (walaupun failed juga akhirnya)

    Jadi dari uraian diatas, bisa dibayangkan betapa beratnya persaingan per”motor”an di Indonesia.

    Apa yang coba dilakukan BAL India untuk alih strategi dengan co-branding dengan kawasaki tentunya banyak melalui pertimbangan dan konsekuensi (bagi pengguna pulsar lama). Apabila ada yang tau bagaimana kondisinya dimana BAI sendiri sebenarnya emoh melepas NS ke kawak dan sebaliknya KMI emoh menerima Bajaj di awal kerjasama maka hal ini adalah wajar.
    Mungkin brand Bajaj lama kelamaan akan hilang, tetapi nama “pulsar” di prediksi (dari hasil kerjasama tsb) akan terus bersinar di masa mendatang.
    Perubahan tentunya ada konsekuensi dan resiko, tinggal bagaimana kita menyikapinya (pro atau kontra)

    Semoga coretan diatas gak ‘mboseni’ dan kalo ada yang salah ya mohon dimaapken … ngoahahahhaa….

    NWI-1/FAL

    Guest
  11. yg paling untung ya bajaj he3x …nama pulsar nya tetap beribar pun dibawah KMI plus ga usah pusing mikirn aftersales n part nya seri pulsar yg non KMI ….semoga saja KMI tetap betah dengan pulsar series nya dan ga usah berdarah2 bertarung di kelas 150cc n main di 200 up aja. itu juga cukup seru kan tuk KMI.

    buat bajaj indonesia yg meninggalkan konsumen? mau balik lagi? mulailah bermimpi lah untuk bisa dipercaya lagi ….

    salut ama wolfes yg survive

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.