TMCBLOG.com – Bro seklaian, Walaupun tentunya penyebab utama dari Kebakaran dari Paddock MotoE masih terus di investigasi, namun akhirnnya ada sedikit kejelasan dan Kisah dari Big Boss Race MotoE Nicholas Goubert Via interview dengan MotoGP.com mengenai kejadian yang menghanguskan aset senilai lebih dari 1 Juta Euro tersebut . . Cekidot deh  . .

” Kami semua puas dengan hasil test hari pertama  di Jeres, 18 motor bekerja baik dan Laptimenya cepat dalam keadaan cuaca yang baik. Pada akhir pengetesan hari pertama, Team mengembalikan Motor ke EPaddock untuk melakukan Maintenance. Dan akhirnnya kami meninggalkan team kecil beranggotakan empat orang yang misinya adalah mengisi ulang baterai ( Charging ) agar bisa digunakan pada pengetesan hari berikutnya. “

” Namun Pada akhir sesi penge-charge-an, mereka melihat adanya asap yang keluar dari salah satu Box. Ketika mereka mendatanginya, mereka menemukan bahwa satu unit Purwarupa Stasiun Isi Ulang ( Prototipe Charging station ) terbakar. “

” Lalu mereka berupaya memadamkan api, Namun Gagal. Api dengan cepat menyebar ke seluruh struktur bangunan dimana ada Motor dan peralatan. Kami kehilangan banyak hal, Namun kami bekerja dengan Prototipe, teknologi baru, dan Hal mengecewakan seperti ini dapat terjadi. Yang terpenting adalah tidak ada yang terluka. Kami akan teruskan Kejuaraan ini di 2019, Kami akan menjalankan sebanyak lima seri. “

Ketika ditanya soal persiapan Pernggantian Motor motor yang telah terbakar, Nicolas menjelaskan bahwa hari ini Juga Para Insinyur di Pabrik pembuatan Motor ( Energica ) sudah menghubungi staff untuk mencoba memperoleh part yang dibutuhkan untuk membuat Motor motor. Belum ada perkiraan kemungkinan Kapan motor akan selesai, namun Nicolas optimis dan meyakinkan publik bahwa akan hadir kembali dengan lebih kuat.

Taufik of BuitenZorg

46 COMMENTS

  1. harusnya belajar sama orang indonesia nih kalo masalah api, orang indonesia kan sakti sakti.
    mekanik bengkel pinggir jalan lagi nyeting atau servis karbu bensin berantakan aja masih asik ngerokok wkwkwk

    Guest
    • Potensi bahaya memang ada tp ane sndiri liat juga hal yg sama ya gk kenapa2, buktinya gpp kan tuh gk kebakar.. tp emang ngeri aja liatnya..

      Justru yg bahaya itu api ataupun percikannya ketemu uap bensin.. kalo nyala rokok bahayanya pas ketemu sampah kering, ngeri ini yg bisa bikin hutan kebakaran..

      Nah kalo kejadian atas ini masih diinvestigasi

      Guest
      • kalo nyala rokok bahayanya ketemu sampah kering dibanding bensin. kenapa dipom bensin gak boleh merokok om ?

        Guest
  2. berarti stasiun charger nya yg di sabotage
    kabelnya ada yg dibikin salah biar terjadi arus pendek,main rapi deh karena nggak ada bukti

    Guest
  3. Wainiiii.. gelaran E motoGP kasih pelajaran ke kita kalo listrik ini potensialnya besar tapi hrs sangat2 hati2.. sudah good handling tp namanya kemungkinan fail masih ada. Ini buktinya. Semoga gak kapok, lah 1juta euro cak.. hampir 17M idr
    menguap gitu aja..

    Guest
  4. semangat, optimisme, dan bangkit dari ‘kegagalan’ adalah hal yg bisa kita teladani dari tim motoE ini

    Guest
  5. Berarti tdk ada sensor temperatur di alat itu. Sensor temperatur terkoneksi ke PLC , dan jika terdeteksi suhu meningkatkan, otomatis PLC memutus arus. Analisis safety prosedurnya kurang.

    Guest
    • ya bro ane juga mikirnya gitu, apakah sistem safetynya kurang karena harusnya kalau elektronik seperti ini paling tidak ada sensor2 yang bekerja untuk meminimalisasi terjadinya panas berlebih ataupun arus pendek yang memyebabkan percikan api

      Guest
    • betul pakde, harusnya mmg ada sesnsor suhu pemutus arus n pendinginan lebih di tambah, kalo ada pendinginan minimal panasnya bs berkurang n mengurangi mudah terbakat, PLC nya mgkn kurang settingannya… jd ingat dulu pas bikin TA pake PLC… wkwkwk

      Guest
      • khn belum tau asalnya dari mana om? cuman liat asep di box charger, klo konslet di source power matiinnya khn mesti dicabut juga om, meski ada proteksi heat

        Guest
    • Gak sesimple itu, charger untuk battery sebesar itu juga pada saat beroperasi akan cukup panas karena ketidak idealan konduktor (suhu berbanding lurus dengan arus yang mengalir, arus yang mengalir berbanding terbalik dengan “sisa kapasitas” battery yang sedang dicharge).

      Belum lagi jika api terjadi karena electrical arc, jadi suhu akan terdeteksi diatas normal pada saat sudah ada api, sudah terlambat untuk memutuskan aliran listrik.

      Mungkin perlu pengamanan berlapis; arc fault circuit interrupter, overheat circuit interrupter, (ground fault circuit interrupter juga sekalian), smoke + fire detector + CO2 automatic fire extinguisher, semua dilengkapi alarm sebelum eksekusi, jadi buat jaga2 kalo ada orang disitu bisa membantu menghentikan bahaya kebakaran, dan atau kabur menyelamatkan diri sebelum terlambat.

      Juga maksimalkan penggunaan bahan2 yang tahan api, jadi kebakaran tidak mudah menyebar jika api terlanjur muncul

      Guest
      • Yang paling penting itu fentilasinya jangan sampai bisa dimasuki cicak atau kecoa, dua binatang ini terlalu sakti karena bisa bikin korslet, memicu arc, dan jadilah plasma yg membakar jaket yg digantung itu, alas yg dari kayu itu, dll ?

        Guest
      • bisa pakai APAR terbaru bentuk bola (bom APAR) sebagai pengamanan terakhir dari kebakaran di box chargernya

        Guest
  6. charging station nya minta bantuan Elon Musk aja buat pengadaan fasilitas nya,kan tempat charging station nya Tesla kayaknya udah teruji aman tuh
    kalo motor listrik kayaknya dia gak bakal bikin,karena si Tony Stark real life masih berpikir sepeda motor itu kendaraan paling berbahaya/safety nya paling minim

    Guest
  7. berarti sistem pemadam kebakaran yang masih lemah, sangking panic nya malah mentega yang dilemparkan buat padamkan api.. makin gede api

    Guest
  8. Itu di foto, ada yg naruh n gantungin jaket di charging stationnya… Nah melanggar SOP gak tuh… Siapa tau kn gara² itu, krn panas trus jaketnya kebakar n merembet kemana-mana.

    Trus membaca kronologis nya kok agak ngenes jg ya… Mksdnya itu awal kebakaran sdh ketauan, tapi langkah tindakan nya kok gak bisa maksimal ya.. apakah tdk ada team tanggap darurat pemadam kebakaran yg standby di area sirkuit?
    Pdhl itukn sengaja terpisah Paddock nya khusus bukan di dlm area Paddock sirkuit pasti adlh langkah pencegahan bila ada insiden kn?
    Trus gak ada yg berusaha menyelamatkan bbrp unit motornya dl gitu? Ini bener² habis total.

    *Netijen

    Guest
    • kalo sy sebaiknya pas terjadi asap segera matikan daya, pindah semua unit motor, baru hentikan asap n apinya… kalo swmua berusaha memadamkan apinya trus gagal al hasil semua hangus, kalo berhasil tetap merawat yg di hentikan asapnya, namun toh akhirnya motor jg dipindah setelah selesai di hentikan asapnya kan? kurang sigap klo mnrt sy… namun qt gbs serta merta gitu jg, mgkn krn gugup dsb

      Guest
    • Hmm.. bau konspirasinya makin kuat,
      1. paddock sengaja dipisah dari paddock utama sirkuit (untuk melokalisir kerusakan)
      2. yg jadi sumber api adalah charging station (disediakan pihak enel, bukan energica) jadi jelas siapa target serangannya
      3. ada jaket yg digantung di charging station (bisa jadi bahan mudah terbakar)

      *netijen penggemar teori konspirasi ?

      Guest
    • Sepaket #ehh sepakat..

      Sesuai komentar sy, sistem pemadam kebakaran tanggap darurat brncana nihil..

      bahkan bisa jadi saking paniknya yang dipake buat madamin api _mentega_ yang jelas mudah terbakar dan tidak berguna untuk api.. malah bikin harum.

      Guest
  9. Ini bisa jadi bahan pelajaran PLN & Pertamina nih kalo mau buat Charging Station (SPLU) di Indonesia. Faktor safety nya harus bener2 dipikirin, dan perlu adanya edukasi buat masyarakat tentang penggunaan SPLU ini.

    Guest
  10. segitu banyak cuma 1jt euro Wak? enteng lah buat cukong2 disana, apalagi klo diasuransikan. yang mahal adalah kerja keras untuk ngebangun itu semua hehehe….

    Guest
  11. Jeleknya baterai lithium ya begini.,. Kalo sampe terjadi korslet dan kebakaran,., apinya akan sangat sulit buat dipadamkan.,. Jauh lebih sulit dibanding memadamkan api dari kebakaran minyak ataupun gas.,. Kalo kebakaran minyak atau gas misal minyak dan gasnya udah abis terbakar maka apinya juga bakal berhenti.,. Sedangkan kalo lithium kebakaran maka lithiumnya nggak bakal bisa abis terbakar karena lithium termasuk golongan logam.,. Jika terbakar nggak bakalan abis,., paling cuma meleleh doang.,. Dan itu yg membuat apinya bisa jauh lebih awet dan sulit dipadamkan

    Guest
  12. Memang ini musibah, gak boleh kita berandai-andai begini itunya, begitu itunya.. udah Takdir Yang maha Esa.

    boleh kita berandai-andai untuk kebaikan misal “Andai sy punya uang 100juta akan sy gunakan untuk bangun tempat ibadah”

    Tidak boleh kita berandai-andai untuk keburukan misal “Andai sy punya uang 100juta akan sy gunakan untuk bangun tempat tidur 20juta sisanya 80juta untuk panggil temen” ini TIDAK BOLEH.

    Hanya pelajaran yang bisa kita ambil bahwa jangan pernah meninggalkan bangku sekolah, karena penting buat kita duduk lagi ketika belajar.

    Guest
  13. Bakar bakar motor buat naikin rating tu motor …. Sependapat g … Hh .. soalnya 1 jt euro g ada apa apa nya kalau campionsip e motor melejiit …

    Guest

Leave a Reply to pakde Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.