TMCBLOG.com -PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) kembali menggelar event kompetisi rutin antar teknisi  yang digelar tiap dua tahun sekali pada tingkat nasional bernama Indonesia Technician Grand Prix (ITGP). Kontes Tenisi Yamaha ini mengadu keterampilan dan Kompetensi para teknisi sepeda motor Yamaha Indonesia yang telah tersertifikasi melalui program Yamaha Technical Academy  (YTA).

Awal runutan acaranya berasal dari Kontes Teknisi regional (daerah) yang dilaksanakan Februari – Maret 2020. Juara di Daerah akan Mengikuti Kontes ITGP Nasional ke 17 yang memiliki tema ‘We Are Connected’ . Nah Dari hasil ITGP Nasional diambil juara nasional yang nantinya Juga akan diikutsertakan di World Technician Grand Prix (WTGP) yaitu kontes teknisi Yamaha dari berbagai negara di seluruh dunia pada Oktober 2020 nanti.

” Adaptif dan reaktif sudah tidak relevan untuk kondisi sekarang. Kita harus kreatif dan berani berbeda ”

Memberikan sambutan ITGP Regional Jakarta di DDS Cempaka Putih hari ini , Bapak M.Abidin, GM After Sales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengungkapkan ”Perubahan terjadi dengan sangat cepat, dan kita tidak bisa menghindari itu. Ekspektasi konsumen terhadap pelayanan di bengkel menjadi lebih tinggi. Reaksi Yamaha akan sangat menentukan bisnis ini ke depannya. Adaptif dan reaktif sudah tidak relevan untuk kondisi sekarang. Kita harus kreatif dan berani berbeda agar dapat memenuhi keinginan dari konsumen. Oleh karenanya ITGP ini merupakan sebuah langkah bagi Yamaha Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas teknisi yang ada sehingga kepuasan konsumen sebagai prioritas utama dapat terpenuhi,”

Yamaha regional Jakarta telah melaksanakan Proses Seleksi teknisi Yamaha Tingkat Regional di Yamaha Flagship Shop, Selasa 10 Maret 2020. Daftar pemenangnya adalah sebagai berikut :

  • Juara 1 : Mareta Rudi S (Flagship Shop Jakarta)
  • Juara 2 : Carso (Putera Ragunan)
  • Juara 3 : Prayitno (Putera Buaran)
  • Best CS (Customer Satisfaction) : Rustam (Deta Lebak Bulus)

Taufik of BuitenZorg

19 COMMENTS

  1. Ini kompetisi buat apaan ya bingung saya .. apakah bukan lebih baik cari masayarakat umum yg dikompetisikan .. jd akan lebih banyak pilihan .. kalau cuma teknisi yamama doank kan ya kayak jagung yg ditaruh dipiring terus dipilih yg paling bagus .. tp lebih bagus an lg kalau jagung itu banyak 1 gudang dan dipilih bibit unggul . . Mana yg lebih wort it ya

    Guest
    • @misba itu kompetisi internal teknisi mereka bro. Untuk memotivasi mereka dapet penghargaan
      Kalo pemikiran kayak tadi lalu Sama juga gini pertanyaannya dibalik. Itu kompetisi safety driving honda buat apa?
      Yg lomba sampe regional asia atau asean? Kok yg ikut juga cuma instruktur honda aja. Bukannya lebih baik masyarakat umum juga diikutin. Supaya bisa milih jagung yg bagus digudang bukan yg diatas piring

      Guest
  2. sudah tidak begitu yakin dengan teknisi binaan Yamahud, kebnyakan tidak jujur dalam layanan, hanyalebih ke nilai uang, ahirnya sedikit kerja harus ada duitnya.

    konsumen rewel, mongtor sikonsumen yang dikerjain.

    konsumen yang kurang faham ttg mongtor, dikibulin degan bahasa manis manis jambu mekunik…

    skrng penjualan yamaha menurun, tidak lepas dari layanan mekanik, setelah mongtor di pinang konsumen…

    pintar pun mekanik yamaha kalau cuma 1% dari total seluruh mekanik indonesia, untuk apa?

    Guest
    • Teknisi nakal di berbagai merk ada aja, tergantung nasib dan pengetahuan anda, tetangga aja diporotin pas service spacy di ahass, karena gak paham, apa2 kena ongkos, malah ongkosnya hampir mendekati harga part

      Guest
  3. yang paling terpenting dari seorang mekanik adalah mampu mencari jalan keluar saat ada tool yang ga lengkap,.. bisa ga ngakalin dengan tool seadanya… itu yg mnrt saya paling penting dari seorang mekanik..

    Guest
  4. Up tergantung gimana kita menyikapi nya aja… Mungkin kita juga belum tau 7an nya ….cuma sebatas tau aja….Ng lebih kan…

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.