TMCBLOG.com – Fabio Quartararo kembali start dari posisi terdepan pada race Grand Prix MotoGP Inggris di Silverstone 2025 ini. Kondisi cuaca dengan temperatur 31 °C. Sementara penggunaan ban mayoritas kombinasi Medium – Medium namun ada beberapa yang menggunakan Soft – Medium seperti Fabio Quartararo, Johann Zarco dan Marco Bezzecchi. Alex Marquez crash di tikungan pertama selepas start.
- Lap 2 – Marc memimpin 0,6 detik dari Quartararo. Alex cdn Morbidelli crash, Marc crash, balapan langsung dinyatakan Red Flag. Restart balap dilakukan semua pembalap karena belum berlangsung 3 lap race berjalan. Restart dilakukan dan durasi balap baru sepanjang 19 lap
- Lap pertama selepas restart dilakukan cepat oleh Fabio Quartararo
- Lap 2 – Quartararo 1 detik di depan Pecco Bagnaia
- Lap 3 – Fabio Quartararo memimpin sejauh 3,5 detik
- Lap 5 – Quartararo 3,5 detik di depan Jack Miller (P2)
- Lap 6 – Miller 4,5 detik di belakang Quartararo yang memimpin balapan
- Lap 7 – Sejauh 5 detik gap antara Quartararo ke Bezzecchi di P2
- Lap 8 – Quartararo, Bezz, Zarco sebagai Top-3
- Lap 9 – Quartararo sejauh 4,8 detik dari Bezz
- Lap 10 – Jarak kembali kurang dari 4,5 detik antara Quartararo dan Bezz
- Lap 11 – Marc naik ke posisi 4
- Lap 12 – Quartararo mengalami masalah teknis ride height device nyangkut, bagian belakang dari motornya tidak bisa kembali ke ketinggian normal
- Lap 13 – Bezzecchi memimpin 2,9 detik dari Zarco diikut Marc
- Lap 14 – Bezz sejauh 2,7 detik dari Zarco
- Lap 15 – Bezz memimpin 3 detik dari Zarco
- Lap 16 – Bezzecchi masih memimpin menjauh 3,4 detik dari Zarco
- Lap 17 – Marc di posisi 3, sejauh 1,3 detik dari Zarco di posisi 2
- Lap 18 – Marc mendekat ke Zarco
- Lap 19 – Bezz memimpin di lap terakhir
Dan akhirnya, Marco Bezzecchi berhasil memenangkan race Grand Prix MotoGP Inggris di Silverstone 2025. Johann Zarco finish di posisi 2 lalu disusul oleh Marc Marquez mengisi podium 3. –
Pasca balapan GP Inggris ini Marc Marquez memimpin klasemen pembalap dengan 196 poin dan berjarak sejauh 24 poin dari rival terdekatnya Alex Marquez di posisi 2. Pecco Bagnaia di posisi 3 yang sedikit menjauh setelah DNF di race Grand Prix hari Ahad ini.
Taufik of Buitenzorg – @tmcblog







Ducita jd celeng di silverstone
Congrats mas bech
Luar biasa, fq20 dan yamama luar biasa. Aprilia juga tak kalah hebat, martin makin nangis. Btw, fq20 issue ban atau mesin ya
smpet smpetnya mikirin Martin
ride height device macet lol. pekok yamaha
𝙳𝚒𝙱𝚊𝚌𝚊 𝚢𝚊… 𝙹𝚐𝚗 𝚓𝚞𝚍𝚞𝚕𝚗𝚢𝚊 𝚊𝚓𝚊
itu kan barusan di update wak kaji om, sebelumnya g ada
Martin : “yaudah deh,ga jadi aktifin klausul deh” wkwkwk
Our bike can win 😀 😀
Pantesan coba coba rem depan Quartararo
Mio karbu mesi jebol
Mio karbu mesin jebol
Tuh kan qotaro belum bisa menang, kali ini dihianati motornya.
Walau balap motogp tadi seru tapi moto2 tadi lebih seru lagi 5 pembalap berebut podium 1
Usaha ga khianati hasil (katanya)
Aduuuhh kasian Fabio idolaku, harusnya podium tuh walaupun mungkin di p2 atau p3
P1 pasti..
Ga keteteran ban dpn soft. Bez dan Jarwo jg pake ban soft. Pdhl seru podiumnya klo Taro ga gagal finish. Yamaha, Aprilia, dan Honda di podium. Ternyata bener yg dibilang Pecco klo GP25 problem depan?
Walaupun bukan fans F1/4 Gw jg ikut berkaca2 dong
Hanya karena device yg beri keuntungan kecil tapi ketika tiba2 ga berfungsi, poofs… Kemenangan terenggut begitu saja
Karena nila setitik rusak SUSU sebelahnya
jujur saya aja ikutan mau nangis
Mamakes diasapi revo koperasi 2x. Gimana ini mbah gigi.
Beneran brarti yang dibilang Pecco? Digimon jg keteteran di belakang.
Sepakat bang. Gp25 kaya susah belok gitu. Tunggu update dari mbah gigi nih
Supra bapak zarco ngasepin ducati marc😁🤣
Martin langsung di ulti pak massimo rivola
Massimo rivola : Our message for jorge, this bike can win. 😀 😀
ini tamparan keras banget sih. Menunjukkan spekulasi yg beredar selama ini ya bener terjadi.
Harusnya Marin malu, dan bersikap layaknya orang abis malu lalu kontrol kelakuannya.
Taro perlu diruwat.
Ymh & Hnda improve, ducita stagnan, front end kayaknya ada masalah
Apa yang dibilang Pecco? Digia jg finish di belakang.
Race pertama sudah kenceng. Sepertinya salah pilih ban saja
ganti ban, terus si sulung marquez bilang, dia ga bisa pke soft compound dengan gaya dia di silverston, bakalan abis. ntah kenapa, gantu motor dan ganti ban, lsg mendelep GP 24 dan 25, kecuali morbid, itu pun dia karena preserve bannya bagus..kalah hanya karena lawannya dalam Marc Marquez
Di awali gara** oli, kayaknya motor marc yg pertama itu set up nya yg enak ya, krena td dua lep udh ngacir gara** oil kececer crash deh… Pas make motor 2nd laptimenya mentok di 2 mneit skian aja + salah pilih ban yg harusnya make rear soft tyre
Harusnya ini race seru, tp ngeliat yg dialami Taro, men ini sedih banget buat saya pribadi
Duk kasian Fabio
Honda udah lumayan ada perkembangan
Liat pebalap yamama lainnya..
Taro yang bisa nutupi kekurangannya..
Saya jujur puncak keselnya sama Paolo Pavesio
“it was xxx, THIS IS MOTORSPORT, sometimes it can be cruel”
No bro, no ! you should do apologize to taro.
peko kalo jatoh, tuang oli jg lah biar bs ikut lagi..
untung M1 ga podium 1 karena konsesi masih berlaku…honda apes nih bisa hilang konsesi
Knapa harus red flag….enak banget yg jatuh ikut balapan lagi…
Iya harusnya tetep green flag biar dlosor berjamaah ya 🙂
Gg ada yang finish.. jatoh semua atau sebagian besar..
Mungkin beberapa cedera, Mungkin ada ya cedera parah atau die..
lho ya jatohnya kan karna oil leak, ya jelas ya kaga bisa lah ya jelas redflag
TAPI SEBENTAR, saya pikir dlu
ente keselnya karna yg bisa rejoin itu marc sama alex kan ?
emg marc jatoh di spot oil leak? waktu marc crash itu di belakangnya bnyk rider melewati tikungan itu dan safe..
sebelum komen gini baca artikel wak haji soal aturan yg ada 3 lap red flag, semuanya jadi balapan baru. semua bisa berpartisipasi meski dia jatuh di lap dibawah 3
Crash alex espargaro vs morbideli oli mesin berceceran
kan sudah dijelaskan di buku kuning karena itu ada regulasinya,,
di dunia ini memang butuh dewi fortuna..
orang baik seperti fab kenapa ga beruntung terus..
semoga jadi pelecut semangat kakak
helmnyagambar setan soalnya,,
el diablo
Drama yang sangat kuat di Silverstone. Fabio dan Yamaha seharusnya mendapatkan hasil yang sangat positif namun kendala teknis menghancurkan itu semua. But ini hasil yang bagus untuk musim kejuaraan MotoGP 2025. Ditengah hegemoni kekuatan Ducati, Honda dan Aprillia sudah merasakan juara seri. Yamaha mungkin segera setelah melihat hasil beberapa race sebelumnya. Dengan pergantian motor kedua akibat bendera merah, sangat dimaklumi jika Marc dan Alex sangat kesulitan. Karena set up motornya mungkin agak berbeda dengan motor kedua yang bisa saja disiapkan untuk kondisi “basah”. Motor pertama yang digunakan jelas set upnya sudah mapan. Namun redflag memberikan keuntungan besar bagi Marc bersaudara yang sudah crash. Mereka bisa balapan lagi dengan motor kedua walau “mungkin” dengan set up yang berbeda dengan motor pertama dan mereka berdua dapat mendulang poin yang berguna untuk kejuaraan. Jelas, mental berperan besar di sini. Pecco terjatuh dan jarak poin jadi menjauh. Permintaan untuk Wak Taufik, perlu ditulis Wak kenapa Ducati jadi begitu kesulitan di seri Inggris ini.
Motogp silverstone 2025 adalah petaka buat #20FQ dan yamaha factory ,karna masalah kecil podium 1 sdh di gengaman sirnah bgtu saja…. yamaha nangis
Btw RHD ini kalo gak dipakai ilang brp detik sih di lurusan???
Signifikan, detiknya ga terlalu besar tapi kalau posisinya sama2 di straight langsung kesalip, terutama saat start awal bisa langsung kesalip 4-5 riders
Di era sekarang ini, saat start ya auto ditinggal lawan kalau tidak menceperkan diri
Red Flag dibawah 3 lap jadi dewi fortuna buat Marq brother, balapan kali ini asli lebih plot twist dari balapan le mans. Pecco kasian juga, tp ternyata lebih kasian taro 🙈
Dukati praktis gak ada pilihan selain pakai ban medium di balapan kali ini, karena lihat aja kemarin sprint pakai soft 3 lap terakhir langsung habis, padahal race ada 20 lap, mau gak mau pilihannya tinggal pakai medium. Masalahnya adalah, susah dapet operating window Medium di kondisi sirkuit silvertone kali ini, jadi ya hasilnya mentok podium (itupun kebantu Quartararo shocknya amblas)…
Apesnya bagi pecco, GP25 selalu dia komplain kalau gak memberikan feel yang sama dengan GP24, Marc untuk pertama kalinya juga mengatakan demikian di GP silverstone kali ini. Front tidak ada feeling, diperparah dengan GP25 yang ternyata boros banget ban depan di Silversstone, selesai sudah weekend ini bagi ducati, hampir gak podium coooyyyy
Sirkuit Silverstone ini tikungannya panjang dan mengalir cepat, motor pabrikan lain mengalami kemajuan pesat sementara Ducati bisa dibilang stagnan saat melibas tikungan panjang mengalir cepat seperti ini.
Di sirkuit model seperti ini skill MM93 tidak bisa maksimal,masih kalah sama cara mengendara model presisi di racing line ideal untuk mengalirkan motornya secara halus.
Marquez brother beruntung kali ini, crash namun diselamatkan keadaan….
Bagi MM93 itu warning, dari 7 race utama hari Minggu, total sudah mengalami 3 kali crash dalam posisi memimpin balapan / podium.
Harusnya waktu motor morbi crash di tengah lintasan udah langsung di red flag ga usah nunggu ada yg crash lagi di spot tersebut.
𝙰𝚍𝚞𝚑 𝚀𝚃20 𝚜𝚌𝚘𝚛𝚙𝚒𝚘 𝚜𝚘𝚔 𝚋𝚎𝚕𝚊𝚔𝚊𝚗𝚐 𝚊𝚖𝚋𝚕𝚎𝚜𝚜𝚜
Auto gk bisa tidur team mekanik fq20..kemenangan depan mata sirna gara2 ride height adjuster macet..
kl pake ducita, apalagi factory,
yg laen diem drmh aja..
ga jg ya? ada jg diasepin sama ahond..
Kok ga ada yg bilang podium hibah wkkakaka
tragedi RHD macet bang Taro bikin patah hati yg nonton.. tp liat ekspresi Pecco di box Ducati disorot langsung gitu sedih jg cuy, macam “gw mesti berbuat apa lagi?” muka putus asa.. yuk bangkit dua2nya, dan congrats buat Bez..
Itu yg nenangin taro siapa sih, yg pake topi, pacarnya ya?
beban RS GP lebih ringan setelah Bez potong rambut …