TMCBLOG.com – Balapan Race 1 RBRC Finale 2025 mengantarkan Brian Uriarte memenangkan Race dan sekaligus mengunci gelar Juara RBRC 2025 setelah mengumpulkan total 216 poin dan berjarak 45 poin sementara ke posisi 2 Hakim Danish yang di Race 1 finish P10.
Sementara itu pembalap Indonesia Veda Ega Pratama alami crash dan tidak memperoleh poin di Race 1 sehingga raihan poinnya masih tetap 170 poin.
“Saya rasa, saya agak kurang beruntung” renung pembalap Asal Gunung Kidul Indonesia ini “Saya merasa percaya diri sebelum balapan. Tapi ketika balapan dimulai, entah kenapa, semua pembalap menjadi gila. Mereka tidak membiarkan saya berada di depan. Begitulah balapan.”
“Saya hanya kurang beruntung karena pembalap lain melakukan kontak dan saya tidak bisa mengendalikan diri. Besok balapan berikutnya, dan saya akan berjuang untuk menang agar bisa meraih posisi kedua di RBRC.”
Namun pasca Race 1 ini, David Gonzales, satu-satunya pembalap yang awalnya berpotensi jadi ‘batu sandungan’ bagi Veda untuk finish musim RBRC 2025 di Top-3 hanya bisa finish P4.
Sehingga pasca Race 1 Misano, poin Gonzales adalah 135 poin dan berjarak 35 poin dari Veda yang artinya dengan bersisa 1 balapan lagi (Race 2 yang maksimum menyediakan 25 poin) di hari Ahad ini, maka dengan demikian posisi Top-3 dari Veda tidak bisa diganggu lagi oleh Gonzales.
Tinggal hasil di Race 2 hari Ahad ini akan menentukan Veda untuk mengakhiri musim RBRC 2025 di posisi 3 atau naik ke P2. Semua ini tergantung hasil balapannya bila dibandingkan dengan hasil balapan Hakim Danish nanti tentunya.
Namun secara umum terkonfirmasi finish P3 membuat Veda juga terkonfirmasi memiliki semacam ‘Golden Ticket’ untuk naik ke Moto3 Wolrd Championship di tahun 2026 nanti walaupun usianya masih 17 tahun (regulasi mengharuskan minimal 18 tahun untuk Moto3).
Tinggal apakah Veda dan semua stake holder yang membersamainya menginginkan atau tidak untuk membantunya naik ke Kejuaraan Dunia Moto3 tahun depan, atau juga akan berlaga satu tahun lagi di RBRC, atau mungkin Veda hijrah ke ajang JuniorGP musim depan. – @tmcblog





Gapapa, ga klimaks seperti yg kita pengen tp ini jga udah keren banget
Jgn suka menunda2. Langsung gas pol naik kelas..
Klo pun mau naik apakah ada slot nya
Harus bisa finish diatas danish
It’s about gengsi bro,hehe
Sebenarnya naik ke gp moto3 dengan status sebagai juara rbrc itu sangat prestisius, tapi yg lebih penting adalah juara dunia moto3, moto2 dan motogp, terserah sih mau setahun lagi di rbrc atau mau langsung naik ke gp moto3 yang penting harus selalu asah skil, fisik, dan mental juara. Good luck veda..!!!
umur masih mudah picu andronaline bisa dikatan nyalakan nyali juki