TMCBLOG.com – Honda HRC benar-benar membawa banyak hal baru semenjak dimulainya paruh musim kedua 2025. Mulai dari frame baru, aerodinamika depan baru yang secara umum memiliki perubahan fisik yang minor dibandingkan dengan part paruh musim pertama sampai partpart yang sangat baru dan berbeda signifikan seperti swingarm, aero seat unit dan aero buritan ke Joan Mir, Luca Marini dan Johann Zarco.
Mulai dari swingarm, kita bisa lihat semenjak seri GP Austria, Joan Mir sudah mulai terlihat menggunakan swingarm berbahan karbon. Dan di Misano, akhirnya Marini pun menggunakan swingarm karbon juga. Perubahan material dari alumunium ke serat karbon jelas memberikan fleksibilitas berbeda terhadap perilaku swingarm yang umumnya karbon punya keleluasaan lebih luas untuk menentukan tingkat fleksibilitas ataupun kekakuannya.
Penggunaan swingarm serat karbon ini juga berbarengan dengan penggunaan knalpot dan end-muffler model baru terutama untuk bagian yang keluar dari dua silinder depan yang bentuknya lebih panjang dengan ujung meruncing.
Hal kedua tentunya adalah winglet di bagian buritan. Part ini untuk 2025 masih belum dikendalikan jumlah homologasinya oleh peraturan teknis. Dan HRC melepas winglet ala sayap belakang mobil Formula 1 dan menggunakan winglet buritan yang kembali ke model full sirip Stegosaurus ‘murni’ dengan dua pasang bilah kanan dan kiri berkemiringan kira-kira sekitar 45°.
Sepertinya model aerodinamika seperti ini dihadirkan untuk menghadirkan downforce di bagian belakang motor ketika sedang dalam keadaan miring rebah dan juga membantu stabilitas dan sekaligus kendali bagian belakang motor saat melakukan pengereman.
Hal ketiga adalah aero ‘kuping gajah’ atau ‘kuping kelinci’ di bagian bawah seat unit yang secara umum mirip seperti edisi pertama dari aero-seat unit yang dipelopori penggunaannya oleh Aprilia di RS-GP. Namun pada saat ini Aprilia sudah menggunakan desain kedua yang lebih mirip wing-tip pesawat terbang. Kegunaannya untuk apa ya?
Jika kita mengacu pada wing-tip secara umum fungsinya adalah untuk meningkatkan efisiensi aerodinamika secara umum, yang di sini kita berbicara mengenai vortice atau vortex atau pusaran udara di ujung sayap yang menambah beban drag. Meskipun terdapat beberapa bentuk wing-tip yang berfungsi dengan cara berbeda, tujuan utamanya adalah untuk mengurangi hambatan/drag aerodinamika.
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog






Karbon joss
Bentuk Slashcut mantab
Sayangnya Masih belum bisa menjabani konsistensi pace gp24,gp25,rsgp tadi malam
Pipa knalpot apa bambu runcing tajem amat
Wiiiih knalpot panjang, apakah sinyalemen mesin jg dh berubah Wak? Top speed marini trmasuk tertinggi lho
Kebanyakan fitur kuping gajah plastik viber.