TMCBLOG.com – Akhirnya rumor pasca tes Valencia memperoleh konfirmasinya. Maverick Viñales resmi menggandeng Jorge Lorenzo sebagai pelatih performanya. Maverick Viñales membuka babak baru dalam proyek olahraganya dengan bergabungnya Jorge Lorenzo sebagai pelatih performanya. Tujuan kolaborasi ini jelas: berjuang untuk Kejuaraan Dunia MotoGP.
Lorenzo akan bekerja sama dengan Viñales secara berkelanjutan di tiga area utama:
• Persiapan fisik dan atletik, dengan fokus utama pada rutinitas, latihan, dan pemulihan yang disesuaikan dengan tuntutan MotoGP saat ini.
• Pembinaan strategis, yang ditujukan untuk manajemen tekanan dan risiko, konsistensi balapan, dan pengambilan keputusan di saat-saat kritis.
• Pengembangan teknik-olahraga, yang memperkuat analisis dan perencanaan akhir pekan balapan.
Kolaborasi ini akan didukung oleh tim yang dikoordinasikan oleh Lorenzo dan sepenuhnya selaras dengan proyek Viñales, dengan tujuan bersama untuk mencapai kemajuan yang solid dan berkelanjutan dalam jangka menengah dan panjang.
Maverick Viñales menjelaskan: “Melibatkan Jorge dalam perjalanan ini merupakan kesempatan besar untuk belajar dan berkembang dalam segala aspek. Pengalaman dan perspektifnya di luar tim akan membantu kami melangkah maju dengan percaya diri. Saya memulai tahap baru ini dengan motivasi dan semangat yang luar biasa.”
Jorge Lorenzo menambahkan: “Maverick selalu memiliki bakat alami dan kecepatan yang luar biasa. Peran saya adalah mendampinginya, berbagi pengalaman dan pengetahuan saya, serta membantunya mencapai versi terbaiknya. Saya sangat yakin bahwa jika kami meningkatkan diri di setiap aspek kunci, kesuksesan tak terelakkan.”



Kirain hohe melatih horhe
You actually expressed this perfectly
Источник:
[url=https://www.qporn.pro/]https://www.qporn.pro/[/url]
saking nganggurnya, JL sampai kerja seperti ini. Dulu Luca Cadalora juga jadi pendamping, ujung ujungnya ga ngaruh apa apa.
MV itu berbakat aja, tapi mencapai jurdun sepertinya sampai pensiun pun ga akan tercapai.
MV itu bagus kl riding sendiri. Tapi begitu race lalu ada kendala ngeluh mulu . Mental tempe
sama kayak fabio dan pecco
Fabio dan Pecco udah JURDUN BOSS, masih di bilang mental tempe??
Klo mereka yg jurdun aja lu bilang mental tempe, gimana rider lainnya yg gak pernah jurdun walaupun pake motor kompetitif?
Maverik memang berbakat, tapi mentalnya angin2nan sulit stabil dan konsisten,jadi teringat saat dipabrikan yamama head to head sm Marquez,panik dan crash
Justru itulah alasannya dia rekruit lord hohe, biar memperbaiki kelemahan dia yg lu sebutin
Paling cuma semusim haha
Maverick udah abis dimotogp sejak ninggalin yahaha, skill lumayan tapi mental payah. Udah tua juga sekarang, angel mas.
Menuju rekor tak terkalahkan , menang GP di empat pabrikan.
Ajaibnya sebetulnya Vinales adalah penyelamat KTM karena di awal musim membuktikan KTM bisa bagus dibawa Acosta karena justru semua belajar dari Vinales. Itu kata2 Binder sendiri. Jadi sebetulnya KTM berhutang kepada Vinales. Kalau tidak cidera lagi, semoga bisa jadi contender kejuaraan dunia.
mayan nggawe rame rame,
di sberang sana combo 93 dan 73 bikin Vertical Management yang diantaranya mbantu ngelola image riders
Pantesan somkiat dipindah ke wsbk. MotoGP isinya pembalap2 kentjang semua.
Kalau cuma skill medioker ditambah naik motor medioker, ya cuma langganan jadi juru kunci.
Lebih percaya didampingi iccio saluci sih bakal jurdun
Orang yg gampang gembul jadi pelatih fisik
Kenapa ga menggembleng pembalap muda aja,potensinya lebih luas
seperti di artikel, hohe bawa tim juga. jelas pelatih fisik utamanya ga dia doang.
mv lebi butuh nasehat ala wangsit orang tua, tau sendiri penyakitnya di mental
jolor sebaiknya kembali ke yamaha sebagai kepala mekanik
Jiakakakak… Udah lama gak denger sebutan “JOLOR”.
Kalau murni ngelatih untuk tujuan dapet gelar kok kayaknya susah, untuk menang race mungkin masih bisa…mungkin..
Persiapan 2027 guys, dimana semua akan mencari titik puncak performa nya dari awal. Sudah bener yg di lakukan vinales
The gays
Di F1 ada Nico Rosberg yg bisa juara untuk pertama dan terakhir diusia 31 tahun, tahun depan MV juga berusia 31 tahun.
Pada tahun 2016 saat Rosberg juara dunia, F1 dihuni banyak juara dunia, seperti Hamilton, Vettel, Raikkonen, Alomso, Button. Tahun depan MotoGP juga dihuni banyak juara dunia, MM, FB, FQ, JM89, JM36.
Jika MV dilatih juara dunia JL, maka Rosberg mendapat advice dari Niki Lauda yg juga mantan juara dunia F1.
Akankah MV bisa mengulang kisah sukses Nico Rosberg menjadi juara dunia.
Kalau sampe MV menang brarti soy ruryo sismon rianipar sudah ga tampil lagi, plus bapaknya saekang udh nunjukin ijasah asli
mentalitas orang luar memang beda, apapun itu di lakukan demi kemajuan dirinya sekelas vinales dia memang akan sulit untuk jurdun tapi setidaknya dia mau membuktikan untuk lebih baik, never say never in motogp