jump to navigation

Citizen Journalism : Penjelasan Kenapa Regulasi MotoGP membatasi Power Mesin? May 5, 2016

Posted by Taufik in : motogp , trackback

honda-vario-440x100

desmo lama

Bro seklaian, Bro Ben Piss ( thks Bro ) telah bersusah payah sharing ilmu yang beliau ketahui untuk menjawab kekepoan tmcblog mengenai apa yang dishare Oleh Gigi Dall Igna di artikel sebelumnya bahwa Mesin MotoGP sulit mendekati power maksimum 300 hp dengan dua kondisi regulasi Yakni pembatasan Jumlah mesin dan pembatasan dimensi piston ( bore 81 mm )  . . . namun komentar bernas ini sempat nyangkut  .. . di folder pending nggak ada, namun akhirnnya ketemu . . . silahkan deh sobat sekalian simak sharing yang ditulis oleh bro Ben Piss . .

440x100_tirei

cengkareng-shop

Dengan dibatasinya kapasitas maksimum 1000cc, maksimum 4 silinder, dan maksimum bore alias diameter piston 81mm artinya kalau rpm mesin ditambah, kecepatan linier piston akan bertambah. Sedangkan ada batasan maksimum linier piston (piston speed) adalah 21 29 m/s. Kalau mau tambah rpm tapi piston speed tidak melewati batasan 21 29 m/s, maka bisa dilakukan dengan mengurangi stroke piston.

Volume sedikit berkurang tapi dapat keuntungan rpm lebih tinggi. Masalahnya regulasi MotoGP juga membatasi rpm maksimum 18,000 rpm. Ini yang membatasi power mesin MotoGP menurut Gigi. Ini hebatnya yang membuat regulasi, mereka benar2 tahu sisi technical. Silahkan dihitung sendiri wak haji, volume dimaksimalkan 1000,0000 cc Pas maksimum, diameter piston maksimalkan sampai 81,0000 mm (ketelitian 100 micron 😀 ), jumlah silinder 4, rpm maksimal 18000 rpm pas maksimum.

Berapa piston speed nya? Dugaan saya hasil hitung-hitungannya akan benar-benar mepet limit 21 29 m/s malah mungkin lebih sedikit yang memaksa pabrikan harus mengkalkulasi ulang faktor keselamatannya. Tujuannya untuk jadi handicap bagi pabrikan. Kalau nekat bermain di limit, umur mesin akan makin pendek dan pastinya lebih boros bensin. Padahal masih ada pagar pembatas lain yaitu regulasi jumlah mesin maksimum dalam 1 musim ( 9 mesin untuk team factory) , jenis material mesin yang diijinkan, dan kapasitas tangki maksimum (22 liter )

spidi-2

Saya yakin dengan batasan di atas, piston speed akan mepet 21 29 m/s, buktinya saat regulasi jumlah maksimum mesin dibuat sedikit longgar tahun ini, Desmosedici langsung naik signifikan top speed nya. Ducati bermain di rpm maksimum (dengan mengorbankan sedikit volume), tapi dengan tambahan quota mesin, ducati menambah kapasitas mendekati limit dengan menaikkan sedikit stroke. Piston speed naik tapi ada back up cadangan jumlah mesin. Kalau regulasi jumlah mesin tidak dikembalikan ke 5 mesin per musim, pabrikan lain akan ikut-ikutan mulai tahun depan.

Ducati-Desmosedici-2016-022

Tantangan daya tahan mesin akan diabaikan untuk mengejar gap top speed dari Ducati. Kenapa regulasi saat ini dibuat dengan membuat barrier yg begitu ketat di sana sini? Mau bermain rpm maksimum , ada batasan bore, jumlah silinder, etc… Sengaja dibuat susah agar engineer pabrikan kreatif mencari opsi lain di luar dari upaya mengail power setinggi-tingginya dan memakai material aneh-aneh. [Note Contohnya RnD winglet ]

yzr-m1

Dan bukan cuma Dorna yg merancang sendiri regulasi ini, tapi juga masukan dari MSMA untuk memaksa diri mereka sendiri lebih kreatif dan berpikir out of the box. Sayangnya tahun ini ada kelonggaran di batasan jumlah mesin maksimum dlm 1 musim…

Ben Piss On Behalf of TMCBlog

Taufik of BUitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

Comments»

1. Semut item - May 5, 2016

300

Pangcal Wicaksono Hamengkubuwanipiro - May 5, 2016

mancaaaap lah,,

uutbeniandriyanto - May 5, 2016

mongtor buroq…ngeriiiii jambakan setan

uutbeniandriyanto - May 5, 2016

limiterrrr

______
ayo mampir di warung ane ada galeri model cewek lokal n bule di acara loncing CBR150R di soloMall beberapa waktu lalu. nyesel gx nengok 😀

Semut item - May 5, 2016

Oalaaah… sekali komen dapet pertamax
Efek sarapan lontongkah?

Stevanie - May 5, 2016

Gk terbayangkn apabila regulasi motogp berubah dari bahan bakar minyak ke electric motorcycle …, enjiner electronic macem vanie bisa puyeng mikir efisiensi battery + pwm dc motor .., he-he,he

2. eno - May 5, 2016

gitu ya

3. Muke Gile - May 5, 2016

Ooh gt toh,nambah ilmu nih..

Kalo sy melihatnya dari sisi sang pembuat regulasi hebat, mereka benar2x tahu sisi technical. Bener-bener Pro

4. Bunda - May 5, 2016

Segitu saja udah kencang, keselamatan pembalap juga mungkin yg membantasi power maksimum makanya dibuat regulasi

5. ept - May 5, 2016

wuasem tenan iki..emang bener2 ya aturan’y..kalo aturan’y longgar enakan pabrikan gde.

6. ghaizan - May 5, 2016

sadisssss

Sanghyangasmara - May 5, 2016

Sedappp… 😄

7. Wrdblog - May 5, 2016

Speeed gk bs d batasi! Tp faktor keselamatan its Mutlak!

8. Jildhuz - May 5, 2016

Ternyata gt, banyak regulasi, wah kayanya pabrikan emang ngulik ngulik body chasis, arem dkk

https://jildhuz.com/2016/05/05/karyawan-vs-member-mlm-2/

9. Muke Gile - May 5, 2016

saat komen panjang lebar gak keluar tuh rasanya WeW .. hehe

10. orongorong - May 5, 2016

bukan balap prototype lagi dong namanya kalau banyak aturan batasan dan pengembangan motor tidak lebih leluasa.
https://ongolongol.com/2016/05/04/parah-guru-ini-di-lecehkan-muridnya/

11. Gilang P - May 5, 2016

Dorna gak hanya memikirkan tontonan yg seru tpi juga keselamatan,salut buat Dorna.

12. hamji - May 5, 2016

wihh ternyata begitu penjabarannya hehehe 😀

13. Markodet - May 5, 2016

Ntap surantap penjelasannya bung Ben Spiss.
Mungkin Dorna melakukan ini dgn berkaca kebijakan di F1 yg aturan teknikalnya demikian ketat. Sehingga memaksa pabrikan melakukan riset yg out of the bo dan membawa MotoGP ke level berikutnya.
Sy menduga musim depan pabrikan akan merancang winglet yg integrated dgn fairing

14. bang herman - May 5, 2016

naikin stroke nya biar lebih kuat di akselerasi.
top speed ducati ngeri bro. 😀

15. rikuo - May 5, 2016

masa si

ketemunya stroke 48,xx mm
setara stroke satria fu

padahal batas 21 m/s fu sekitar 13000 rpm
sementara motogp 18000 rpm

jauh,, speed piston motogp bisa sampai 30 m/s

ben piss - May 5, 2016

Bener Bro, gw hitung dapat 29 m/s.
Tadi malas ngitung sih… 😀
Gw kirim ralat tp nyangkut

ben piss - May 5, 2016

Td jg malas nyari buku buat buka2 lg referensi.
Yg benar:
Ternyata 21 m/s itu untuk produk massal yg dimodif untuk balap.
Kalau khusus untuk balap:
– 22 m/s untuk race endurance
– 25 m/s untuk race short trip (termasuk MotoGP)
– 30 m/s untuk drag race.

Semoga wak haji cek jaring & revisi artikel biar bisa berguna buat semuanya 😀

Taufik - May 5, 2016

ha ? jadi ralatnya 29 m/s . . gantiin 21 m/s ?

16. ben piss - May 5, 2016

Wak Haji….cek jaring dong..
Ada ralat yg nyangkut lagi.
Semoga berguna..thx

17. rikuo - May 5, 2016

asal tahu aja,,
cbr1000sp,, dengan stroke 55 mm dan 14000 rpm
piston speed nya udah 24 m/s

dan itu masih motor harian,, dan garansi 1 tahun km unlimited

motogp 21 m/s???
pffff….

ben piss - May 5, 2016

14000 buat balap wsbk bro.
Kalau harian paling jga 11000-12000 sdh kena limiter

18. Skidrow - May 5, 2016

Kok saya rada rada gak percaya sama piston speed kelas motogp yang 21m/s

Speed segitu itu imho max speed buat durability produk massal biar awet hingga nanti

19. aganwidodo - May 5, 2016

21m/s….? Coba hitung ulang yuk…

20. Anugerah Dwi - May 5, 2016

dengan banyak batasan, membuat semua pabrikan akan terlihat hampir sama

_______________________________________________
cara membuat hotspot/access point?? ini caranya:
http://bluesight5.blogspot.co.id/2016/05/cara-membuat-hotspot-dengan-fitur.html

21. ardiantoyugo - May 5, 2016

nanti banyak yang dlozor…

Video test ride Benelli TNT 250: http://wp.me/p1eQhG-1Ih

22. ridho jms - May 5, 2016

emang motogp pake rev limiter ya??
setau sy sejak 1000cc (2012) rev limiter gak dipatuhi sm pabrikan2. pas kamera onboard keliatan rpmnya udah +16000 sekian, bahkan kata motomaters RCV dan desmo udah tembus 17000an rpm

23. kobayogas - May 5, 2016
24. pengamat - May 5, 2016

bahwa Mesin MotoGP sulit mendekati power maksimum 300 hp dengan dua kondisi regulasi Yakni pembatasan Jumlah mesin dan pembatasan dimensi piston ( bore 81 mm ).
**********************************************
Bukan begitu masbro
Harus paham dulu darimana besaran power dihasilkan:
Hukum II Newton
Bila sebuah benda mengalami gaya sebesar F maka benda tersebut akan mengalami percepatan.
F = m. a
Keterangan:
F : gaya (N atau dn)
m : massa (kg atau g)
a : percepatan (m/s2 atau cm/s2)
Hukum III Newton
Untuk setiap gaya aksi, akan selalu terdapat gaya reaksi yang sama besar dan berlawanan arah.
F = p. A
Keterangan:
p: Tekanan (N/m² atau dn/cm²)
F: Gaya (N atau dn)
A: Luas alas/penampang piston (m² atau cm²)
Satuan:
1 Pa = 1 N/m² = 10-5 bar = 0,99 x 10-5 atm = 0,752 x 10-2 mmHg atau torr = 0,145 x 10-3 lb/in² (psi).
Jadi Power berbanding terbalik dgn torsi
Power = (torque x rpm) 5252 meski konstanta 5252 sudah tidak relevan ketika memaksimalkan performa mesin > 21m/s.

Dari rumus HK newton bisa dijabarkan:
P(silinder pressure).A(luas pemampang piston)= m(massa crankshaft). a(percepatan rpm) 5252

mesin Desmo menurut analisa saya menggunakan stroke 48,5mm x Bore 81mm.
Stroke pendek 48,5mm meski terhubung 4 bandul crankshaft dlm satu poros, harus berputar 18rb rpm (29m/s) untuk mengail torsi besar Shg menghasikan power max 290hp. bisa saja tembus 300hp jika ditingkatkan lagi menjadi 20rb rpm misalnya.
Namun regulasi pembatasan jumlah bbmlah yg menjadi faktor pertimbangan terpenting cuma 22liter bro. Jika tidak bisa DNF kehabisan bbm bro….. Xixixixixixixi
Regulasi pembatasan rpm ane baru denger. Ada yg punya link referensinya? lagi pula dgn adanya pembatasan jumlah bbm saja secara tidak langsung/otomatis membatasi lengkingan rpmnya/ kailan power & torsinya.

motocokil - May 6, 2016

mmmm.. kyanya ini om iwan motogokil deh, dr bahasanya… mmm .. jadi slama ini yg comment sebagai pengamat itu, om iwan motogokil ya… mmm…. (perasaan ane)

25. PREDATOR™ - May 5, 2016

jd regulasi musim ini menguntungkan ducati …
habis pake ganti baru secara pabrikan kaya kali

tp reality-nya desmo dr thn 2011 – skrg sama z performnya
di awal musim meyakinkan tp sesudah itu bosok gk karu²an
ada z problem saat race..
tp ya susah sih, prinsip ducati kan motor juara adlh motor kencang n konfigurasi V engine…
YZR-M1 berhasil mementahkan prinsip itu
saat ini m1 cocok di segala sirkuit

haiyyaaa

26. yookee - May 5, 2016

Power maksimum, efisiensi bahan bakar, material mesin yg tahan lama, riset dilakukan sesingkat mungkin. Keberhasilan di motogp akan berdampak positif dalam alih teknologi di motor produk masal. Pada akhirnya kitalah yg diuntungkan.

27. Danang - May 5, 2016

Untuk bahan bakarnya ngga dibahas Wak ?

28. aris - May 5, 2016
29. iwan bin ajaran - May 5, 2016

dan honda makin josss…memimpin coy…

30. rick thorne - May 5, 2016

seru pembahasannya…
saya mau gelar tiker disini mau denger penjelasan dari komentator yg namanya PENGAMAT
biasanya kan dia keliatan paling tau segalanya soal bore x stroke

jonilanang - May 5, 2016

Yg gini nih komentar cerdas..gk pada menghina..mencerdaskan pembacanya

31. kurher - May 5, 2016

power gede juga gak berguna kalau gak bisa dikontrol.

jonilanang - May 5, 2016

Bener bro….kaya kasus mx king di roadrace….begitu hujan ngesot ngesot…

32. Ducita - May 5, 2016

Bahan bakare nggae lengo gas bro

33. ipanase - May 5, 2016

part aneh2 xixxiixx,, bakal seru kalau mesin tak dibatasi ,, 1 mesin per balapan di geber sepol nya. tim dana kuat bakalan kipas kipas hehehe
http://pertamax7.com/2016/05/05/suzuki-s-cross-siap-meluncur-di-indonesia

34. Baby cheetah - May 5, 2016

Coba gk usah ketat2 bngt aturannya..
Seperti diperbolehkan pasang supercharger..
Pasti akan lebih seru lg.. :v
sekarang terlalu ketat bgt

jonilanang - May 5, 2016

Liat F1…begitu pake supercharge atau turbo…jadi gk seru,suaranya gk sangar…

35. Fendi Tulungagung - May 5, 2016

Artikel dan komen nya mantap , nambah ilmu

36. mamad - May 5, 2016

kalau bore dibikin 80,999
dapet stroke 48.552
dikali 4 silinder ketemu 999.999.01 cc
tipis cak.
asli overbore tenan wak

37. vertigoo - May 6, 2016

Dlu F1 kena engine freeze tpi bsa lbh cepat cuma ngandelin desain aero…. Bahkan saking tambh cepatnya, saat itu ban di tambah alur dri 3 jdi 4 utk memperlambat sperskian detik

38. dave - May 6, 2016

Bener2 teknis ya.. pusing.. hehe..



%d bloggers like this: