TMCBLOG.com – Bro Sekalian, MotoGP Silverstone sepertinya sudah satu langkah kaki menuju perkiraan Fight 40 tahun lalu antara Barry Sheene VS Kenny Roberts. Yap dua pembalap Front Row adalah dua pembalap berbeda generasi Yakni Marc Marquez dan Valentino Rossi. Marquez adalah Marquez kita kayaknya nggak perlu utak atik lebih dalam lagi, Beda dengan Valentino Rossi. Ini menarik karena di paruh pertama musim sepertinya sulit bagi vale untuk menemukan ritme, Namun di Austria – Sirkuit di mana Yamaha biasannya sangat struggle Posisi finishnya boleh dibilang sangat mengejutkan dan ritme ini berlanjut sampai Q2 silverstone.

” normal di usia saya ini dan titik point karir saya ini jika saya bikin tiga balapan Yang buruk dan orang mulai berkata bahwa dia sudah tua dan lebih baik tinggal di rumah  . . “ Begitulah sindiran Vale kepada orang orang yang selama ini nyinyir kepadanya. Baik Vale maupun yamaha Belum memberikan info teknis mengenai comeback mereka ini. Namun diperkirakan memang yamaha sepertinya sudah menemukan solusi Grip saat akselerasi di tiap tikungan dan persoalan degradasi ban.

Masalah Fabio Quartararo

Fabio Quartararo terlempar dari Front row setelah dirinya mengalami informasi Kedipan lampu di dashboard saat sesi Q2. Informasi dari Jurnalis David Emmet Yamaha M1 Yang dipakai Oleh F1/4 mengalami masalah di daerah Sistem peneumatic yang merupakan penggerak dari Klep.

Masalahnya adalah hadirnya kebocoran sistem Pneumatic yang menyebabkan tekanan ke sistem penggerak Valve berkurang. Ini jelas berbahaya karena jelas akan mengganggu sistem pembakaran di ke-empat silinder Yamaha M1 . . oleh karena itu Warning Light menyala. Fabio berganti Motor namun setingan dan feelnya tidak sama dengan Motor pertama.

Pertemuan 3 Ikon Honda pada masanya

Marc Marquez dan Valentino Rossi bertemu dengan Jim Redman di Silverstone. Ini jelas jelas menarik. Bukan apa apa Ketiganya merupakan Ikon kesuksesan Honda pada masanya. Jim Redman merupakan Juara dunia 6 kali, Pembalap Honda RC181 yang memenangkan race kelas primer pertama Buat Honda.

Valentino Rossi  saat ini memang pembalap Yamaha dan sepertinya akan terus jadi Ikon Yamaha sampai akhir Hayat, namun Jangan Lupa Vale pernah mengendarai Honda RC211V pada 7 april 2002 di Suzuka dan menjadi Pembalap Honda pertama yang Juara di kelas MotoGP 4 tak. Marc Marquez jelas adalah Juara Honda paling Mutakhir yang memenangkan GP Brno 2019 dengan Honda RC213V.

Gambaran Race Pace dari FP4

Grafik diatas adalah Grafik Yang dibuat oleh Dr Thomas Morsellino ..  informasi yang dihadirkan adalaah Pace Latime yang dilakukan Oleh Top3 tercepat di FP4 Marquez, Quartararo, Vinales. Yes Pace Laptime Yang dilakukan ketiganya saat melakukan Semi-long run terlihat Marc dengan ban hard-medium punya Pace yang mirip dengan Quartararo yang juga mengguanakn Spek ban Hard-medium. Sementara Vinales cukup konstant dengan ban Medium medium, Namun masih sedikit kalah Pace ketimbang F1/4 dan MM93 . . apakah Ban ini yang akan dipakai Ke tiganya saat race nanti ?

Taufik of BuitenZorg

53 COMMENTS

      • Kenapa ga sekalian nyobain suzuki, aprilia, ktm tuh aki aki biar lengkap ??
        Plus nyobai MotoE, wsbk, motoprix, irs, arrc bila perlu ??

        Guest
      • Yang nama kompetisi itu yang diukur adalah juaranya, bukan nyoba ini itu, simpel aja Bung, tanpa menghilangkan respek untuk Kang Rossi ya, Mamakes saat ini tolok ukur untuk kejuaraan motogp, jadi ya nikmati ajalah

        Guest
      • Ah kakek kalah dong sama Bautista,dia udah nyobain Suzuki,hodna,Aprilia, Ducati
        Tapi apa yg didapat Bautista nihil juara karena sering ga cocok dgn tunggangan dan timnya sendiri padahal di gp250 dia termasuk alien,dan yg terupdate sekarang dia juga mulai ga nyaman dgn perlakuan Ducati Aruba.it

        Jadi kesimpulan yg didapat kenapa harus pindah kalo masi nyaman dgn tim dsn tunggangan yg dipunya sekarang,mau cari tantangan apa kesengsaraan buat karir diri sendiri

        Guest
      • Kalo mbah ros beneran the goat harusnya berani pindah ke moto e buat ngejar gelar ke 10 sekaligus juara dunia disemua kelas. Bukan cuma berani ngendon di motogp. Hehe piissss

        Guest
      • Bukan masalah berani atau tdk, buat apa mamakes pindah ke lain motor jika motornya yg skrg sdh sangat kompetitif…
        Aki2 juga pindah bukan krn keberanian, melainkan krn ngambek….si aki aki dgn penuh percaya diri seakan dia sanggup kompetitif dgn motor merk apapun….ternyata diluar ekspektasinya…akhirnya dgn memutus urat malu…dia pindah kembali k ymh….?????

        Guest
  1. Bosen tiap kenceng analisanya gini terus wkwk
    Namun diperkirakan memang yamaha sepertinya sudah menemukan solusi Grip saat akselerasi di tiap tikungan dan persoalan degradasi ban.

    Nanti kalo mundur lagi ke belakang alasannya apa lagi ?

    Guest
    • Kan kalo ga salah Rossi pernah bilang,motor juara nya itu sering berpindah pindah,kadang kencang di Vinales tapi motor Rossi nggak,kadang di dia kencang di Vinales nggak

      Mungkin shift nya sekarang ada di Rossi,setelah di Assen dan Sachsenring Vinales udah kebagian jatah ?

      Guest
    • Wkwkwk Bukan ane yg komen, tp terwakili

      C mbah sendiri bilang Yamaha itu Baru sekedar team penantang bukan team juara. Cmiiw

      Guest
    • Kalau satu sirkuit belum bisa ditarik kesimpulan… Selama ini emang kalau layout tikungan cepat plus grip aspal bagus emang kencang. Tp mudah2an lah emang udah meningkat biar seru

      Guest
  2. Tomorrow it will be ever hotter than today so I think almost everybody will race with the hard rear.

    Guest
  3. Race pace nya kayanya digabung ya?

    Pace marc pakai hard medium 2.00.x-2.01.x 6lap
    Trus ganti pakai hard hard jadi 1.59.x 5lap

    Quartararo pakai hard medium 2.00.x 5 lap
    Trus ganti pakai medium hard jadi 1.59.x 4lap

    Cuma vinales yg gak ganti ban tetap hard hard
    2.02.x-1.59.x 12lap
    Ada 2 lap yg 2.03 n 2.04 tp asumsi ane kena traffic

    Rins juga cukup stabil di 2.00.x pakai medium hard

    Dovi 2.00.x-2.01.x 7 lap pakai hard hard

    Rosi 2.01.x 4lap pakai medium medium
    2.00.x-2.01.x 4lap pakai hard hard

    Guest
  4. sedih lihat F1/4 dengan keterbatasan motornya.
    kenapa sih Yamaha ga buat kebijakan baru di tengah jalan, ga usah berdasarkan kontrak tapi inisiatif aja mengutamakan dan meningkatkan F1/4 karena dia bisa mendongkrak image Yamaha kalau terus di depan.
    point F1/4 seharusnya lebih banyak andai waktu itu tidak mogok di tengah jalan.

    Guest
  5. Grip nya bagus..karena Silverstone baru saja di resurface asphaltnya wajar ngigit itu ban…coba di sirkuit berikutnya..apakah masih kompetitive..kita lihat nanti

    Guest
  6. Selagi ada rossi di yamaha nasibnya bakal kayak espargaro & zarco saat di yamaha dulu, ga bakal bisa naik ke pabrikan, regenerasi pembalap yamaha stagnan…dan pada akhirnya mreka pindah ke pabrikan lain karena ada pembalap yg sudah tua dan gak begitu hebat lg yg ngotot balap di tim pakrikan yamaha, klau mmang mau blap aja sih mending byat tim sendiri, kan duitnya banyak

    Guest
  7. Itu sirkuit kan baru diaspal ulang, biasanya Yahaha klo sirkuit baru di aspal, spiningnya g begitu terasa, cba klo sirkuit yg dah lama g diaspal, kembali ke habitat wkwkwk

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.