TMCBLOG.com – Biasanya gap antara finisher pertama dan kedua dalam ajang balap kejuaraan dunia ketahanan itu punya selisih yang jauh, namun kebiasaan tersebut tidak kejadian di seri finale/penutupan musim 2021 yang bertajuk 6 Hours of Most yang berakhir kemarin di mana akhirnya BMW M1000R yang dibesut Markus Reiterberger dari team BMW Motorrad World Endurance finish pertama sekaligus memenangkan seri finale ini dengan gap hanya 0,07 detik dari Yamaha R1 YART Yamaha yang dibesut oleh Marvin Fritz.

6 Hours of Most yang baru pertama kali diselenggarakan ini tidak akan dilupakan begitu saja. Duel sengit terjadi selama beberapa menit terakhir balapan yang merupakan pertama kali kejadian dalam lomba balap ketahanan dunia sepeda motor. Selama setengah jam terakhir, Marvin Fritz menorehkan rekor laptime balapan tercepat sebanyak empat kali. Fritz membuat rekor terakhir, 1: 33.875, pada putaran kedua terakhirnya.

Sementara itu Yoshimura SERT Motul yang dibesut oleh trio Gregg Black, Xavier Simeon dan Sylvain Guintoli berhasil menahan serangan Kawasaki Prancis sampai akhir. Tujuan Yoshimura SERT Motul adalah untuk memenangkan gelar dunia ke-17 dengan penuh gaya dan juga naik ke podium di Most.

Yoshimura Suzuki SERT Motul mencapai tujuan mereka dengan finish di posisi ketiga sekaligus Menjadi juara dunia balap ketahanan 2021 diikuti oleh BMW Motorrad World Endurance Team di posisi dua.

Secara umum status Suzuki ini sudah hampir terkonfirmasi ketika Team Satelit Yamaha Igol Experiences mengalami kesalahan teknis di lap ke 14. Mereka tidak masuk klasifikasi meskipun sempat satu putaran mendorong motor untuk melewati garis finish, namun dengan tekad membaja ini, Yamaha Igol Experiences memenangkan Trofi Anthony Delhalle EWC Spirit dan tentunya finish di posisi 4 Championship.

Webike SRC Kawasaki France Trickstar (Jérémy Guarnoni, Erwan Nigon dan David Checa) finis di posisi ke-4 pada 6 Hours of Most setelah menjalankan balapan tanpa masalah berarti. Tim pabrikan Kawasaki ini mengakhiri musim dengan menempati podium ketiga secara keseluruhan, melewati Tim Pabrikan FCC TSR Honda yang mengalami crash di lap ke 13 dan tidak terklasifikasi dalam Balapan Most ini sehingga harus merosot ke Posisi 5 Championship akhir.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

30 COMMENTS

  1. Dan ini menjadi gelar juara dunia Yg ke-20 selama kejuaraan digelar dari th 1980?
    Dan jadi pabrikan tebanyak memenangi kejuaraan EWC.

    Guest
    • Nggak obatnya memang suzika di balap endurance. Jadi keinget dulu punya shogun bodynya udah acakadut icikiwir, mesinnya masih prima. Akselerasi/top speed tetap juozz heheheh

      Guest
    • Jadi keinget dulu punya shogun bodynya udah acakadut icikiwir, mesinnya masih prima. Akselerasi/top speed tetap juozz heheheh

      Guest
      • kalau suzuki smash gua ikutan mungkin bisa finish juga, dengan catatan, mesinnya doang yang nyampe, tidak dengan body plastiknya yang kayak krupuk.

        Guest
  2. selamat buat suzuki buat back to back jurdun ke 20 nya. dan gelar ke 17 untuk tim S.E.R.T

    ada yg meleduk lg. hahaha….

    sepanjang balapan tim S.E.R.T cuman crusing tok di p3.

    elah H nasibnya ngenes bgt, lebih sibuk ngurusin motornya ketimbang balapannya sepanjang musim ini tapi mayan lah menang di estoril kemaren. sama aja sih buat Yams yg pada meleduk disepanjang musim.
    Bemer dan ducduc kelihatan bagus klo balapannya ga lama, klo 12 dan 24 blum bisa bersaing dan geng ijo sepertinya puasa gelar musim ini hanya terhibur oleh kelas sst nya yg jurdun.
    kasihan liat momen pas dikamera salah satu pembalap IGOl berdiri dipinggiran lintasan liatin sisa balapan. EWC emang balapan yg penuh drama. hahaha…

    Guest
  3. Mana yang bilang pabrikan eropa ga bisa menang? Nih buktinya pabrikan eropa bisa juara satu. Berarti salah besar dong kalo pabrikan eropa ga reliable

    Guest
    • katanya sih karena aturan polusi suara jadi mereka ga bisa race lama2 dan disaat yg sama event balapan mobil juga berlangsung di most makanya dipotong 2 jam dari rencana awal.

      Guest
  4. Point championshipnya jauh cuk, 42 point dari juara 2 BMW. Pantesan SERT kagak ngotot, maennya nyantai.
    Mereka cukup finish di posisi 12 aja udah jadi juara dunia!
    Selamat buat SERT, sejak kejuaraan ini berlangsung Suzuki sudah memenangkan 50% kejuaraan dunia WEC, dan sulit bagi yg lain utk dapat menandinginya.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.