Mengapa Kawasaki Ninja 250R Begitu Kuat?

Bro sekalian, sangat menarik melihat dinamika pasar yang terjadi pada segmen sport fairing 250 cc antara Kawasaki Ninja 250R dan Honda CBR 250R . . . Pada Grafik market share yang dirilis Pak Edo, di 2 bulan pertama 2011 penetrasi CBR 250R  yakni bulan Februari dan Maret terlihat pangsa pasar Ninja 250r seperti ‘tergrogoti’ . . . di sinilah sepertinya apa yang dinamakan spike market CBR250R itu terlihat jelas. Tidak seperti respons Kawasaki negri negri tetangga seperti Australia  Yang menurunkan bandrol Harga dan juga pabrikan Korea macam Hyosung GT250R yang langsung memangkas price . . .KMI menanggapi dingin persaingan ini dan keukeuh tidak bergeming saoal ketetapan harga . . . alias pricing strategy dipertahankan.

pict : edo rusyanto

Bukan hanya strategy pricing, promosi di media yang dilakukan KMI terhadap Ninja 250R juga nggak gencar-gencar amat. Cuma emang keseriusan KMI di kancah balap nasional terlihat udah kayak orang kesetanan bro . . . gile itu ZX6R bener bener serius dipersiapkan sampai sampai mendatangkan bala bantuan dari negri matahari terbit segala, di sirkuit lawan terkuatnya praktis hanya Yamaha . . . dan Honda nggak berbuat banyak di kelas super sport nasional . ..  Mungkin kah Image itu berasal dari arena Balap? mungkinkan jargon Race today sell tomorrow bener benar ngefek mempengaruhi penjualan Ninja 250R? Hasilnya memang sungguh menarik untuk dianalisa . . . Back to grafik share market . . .  setelah spertinya ‘seri’ di maret april ninja 250R memperlihatkan  ‘potensi’ naik kembali di bukan juni-juli 2011 (lihat grafik atas).

Ataukah kekuatan ini memang benar benar berasal dari kekuatan internal dari Ninja 250R itu sendiri? bila di telisik, alasan ini memang cukup debatable . . . secara kasat mata variabel performa Ninja seperti power slightly lebih superior dari CBR 250R, namun CBR juga menghadirkan ke-hi tech-an di diri CBR 250 series . .. injeksi, ABS, konsol meter digital dll plus dukungan jaringan 3S Honda yang  lebih banyak dari S3 Kawasaki . . . apakah hal ini belum bisa mengkompensasi? atau Kah karena ketersendatan pasokan Thailand ? lha kan sama sama pasokan Thailand? monggo di share pendapat bro semua, semoga Berguna

Taufik of BuitenZorg

Update :

Yang menarik utuk dianalisa lebih lanjut adalah, sat CBR 250R masuk . ..  pangsa pasar 250 cc tetap atau bertambah ? .. .  kalo pangsa pasar bertambah, bisa jadi secara jumlah distribusi Ninja 250R nggak terlalu jauh turunnya . ..  dan yang tentu pasti CBR 250R benar benar membuat seperti ‘pasar baru’ di segmen 250 cc, cmiiw * kita tunggu jawaban data dari pak edo

156 COMMENTS

  1. ane rasa bukan faktor balap, komunitas ninja tempat ane bernaung rata2 ga tau kok kalau ZX6 dan M.Fadli itu menggila di kancah balap nasional. Faktor 2 silinder yang paling berpengaruh, dan faktor power yang lebih besar juga, dan satu lagi, faktor gengsi di mana ini salah satu dari 3 “motor normal” paling mahal.. *D Tracker X dan KLX 250 nomor 1 dan 2* IMHO

  2. @10. pbateman
    jadi menurut bro, disebabkan faktor internal?

    @14. MaS AwAn
    CBR dan Ninja memang memiliki diferensiasi dan pasar bro
    IMHO namun jadi menarik karena setelah CBR hadir Ninja grafiknya turun . . . berarti walau ada diferensiasi dan pasar yang tersendiri namun eksistensi keduanya disinyalir memang tetap saling mempengaruhi, cmiiw 😀

  3. @ mas Taufik: yup menurut saya lebih ke faktor internal dari Ninja sendiri. Dan saya setuju sama #9. wasisimmortal yang bilang image brand Ninja di Indonesia lebih besar daripada CBR. Sebab nama Ninja sudah mengakar di benak konsumen Indonesia sejak jaman 2 tak masih merajalela. Apalagi setelah pesaing berhenti produksi 2 tak, Kawasaki masih mempertahankan Ninja 150 series. Inilah yang bikin nama Ninja tetap bertahan di sini. Kalau misalnya Ninja 150 pada waktu itu dihentikan produksinya, mungkin keadaan saat ini berbalik.. atau coba misalnya dulu saat baru keluar di Thailand, CBR 150 lama diboyong AHM kemari.. mungkin brand image CBR akan sama kuatnya dengan Ninja.. IMHO

  4. klo menurut sanya sempat turunnya ms n250r pengaruh gencarnya media & promo cbr250 sebelum peluncuran
    setelah semuanya jelas, pasar kembali ke posisi sebenarnya… kembali ke kekuatan masing2 motor
    dan bisa jadi hembusan hadirnya r15 v.2 juga berpengaruh ke ms cbr150

  5. bisa jadi pelajaran juga tuh untuk merk lain… ternyata n250r dengan 2 cyl masih menang di mind-set pengguna

  6. kalah gara2 2 silinder
    that’ s all
    ———————————————+———–+———
    bukan silindernya jing, tp CBR motor kaleng

  7. dari DATA REAL (dynotest) di atas, CBR 250 yang cc-nya 250 cuma 22.3 HP…
    tapi R15 kok bisa 22HP yak? padahal 150cc…
    siapa yang ngibul yak…

  8. setujuuu

    the 2-cylinder faktor masbro masbro sekalian

    emanglah teknologi penting.. tp motor mahal dan sekelas 250cc gitu.. bunyi 2 silinder nya itu.. wuih merduuu.. gak bisa dilawan bgmnpun sama 1 silinder

    dari jauh pun samar2 kita sudah tahu bahwa suara merdu berteriak hingga belasan ribu rpm itu ninja yang akan lewat. kalau cbr250… sunyi, kalem, gak polusi suara 🙂 walaupun torsinya aduhai juga itu buat touring ke puncak ninja bakal keteteran lawan cibir 250 🙂

  9. ya itu karena 2silindernya kang,udah berasa kayak moge+prestise meningkat untuk 2silinder,model juga mendekati pure sport,jadi,kalo ada 2,kenapa pilih yang 1,betul?

  10. Cbr nya sih yg tanggung, bawa nama besar honda tp spek tanggung gitu, yg udah ngerti mesin akan lebih pilih ninin, yg belom begitu ngerti mesin spt saia dan alay2 yg lain akan ragu2 krn beritanya sdh santer kalo cbr kalah lawan ninja
    Bukan ninja yg terlalu kuat, tp penantangnya belum sepadan

  11. Suara body tenaga masih menang ninja…lah, balapan ngga ngaruh di tempatku ngga ada yg tau soal sentul aplgi ttg balapan di dalamnya

  12. mau jualan laris?
    ya pasang silindernya 2(kalo lebih makin oke)
    kang sampein ke KMI dong,ganti tuh spido ninin,jangan analog aja,wagu banget,kalo mau analog ganti modelnya,desain spido kok kaku,gak menarik

  13. bisa jadi, salah satu faktornya adalah model cbr yang tidak fotogenik. banyak yang menilai hanya berdasar foto atau gambar, padahal bentuk aslinya juga bagus. ini PR buat honda agar lebih banyak orang yang liat wujud asli cbr.

  14. Pasarnya beda mas taufik, klo saya pilih cbr krn untuk harian (komuter) dan semi touring, tapi mungkin pasar yg disasar ninja lebih banyak (pasar anak muda berjiwa balap dan gengsi)

  15. CBR250 akan kuat kalo Moto3 udah jalan,kan spek paling mendekati ya CBR250,soale Moto3 cuma membalapkan 1 silinder..
    –>di thailand udah ada balap Moto3 production,spek GPMono gak boleh ikutan,kita tunggu aja dari Yamaha dan Suzuki,kalo mereka bikin spek Moto3 Production kayak CBR250,artinya N250 akan dikucilkan dari balapan mereka bertiga,dan ini bukan promosi yang bagus buat Ninja.

    –>menurutku yang beli ninja250 gak tau kalo itu motor jadul,soale mesin udah dari jaman ZZR250,malah powernya N250 dibawah ZZR250..sebetulnya kalo real racing itu ZXR250 dengan 4silindernya..
    menurutku N250 mesin jadul,udah jadul spekdown pula,cuma di kosmetik pula.

  16. dari data dynotest, selisih 2,3 dk. tolong cari info mas taufik, dua motor ini punya potensi maksimal berapa dk? untuk harian maupun sirkuit. nuwun.

  17. menurut gw sich karena kuatnya komunitas dan jarangnya tuh motor di jalan+harga yg mahal, soo orang akan milih karena prestioes tuch motor

  18. apakah hal ini belum bisa mengkompensasi? atau Kah karena ketersendatan pasokan Thailand ? lha kan sama sama pasokan Thailand?

    –> sori mas taufik,memangnya sampean tau kapasitas pabrik Kawasaki dan Honda di thailand??

    apakah sampean tau persis berapa kuota yang diberikan masing-masing pabrikan yang diberikan ke Indonesia??

    apakah sampean tau jumlah permintaan kedua tipe ini di luar Indonesia??

    –>yang saya tau,pabrik kawasaki dan Honda di Thailand ikut menyuplai permintaan motor Ninja250 dan CBR250 keluar Asean,jadi gak cuma Indonesia tok yang jadi prioritas.

  19. Bbrp faktor:
    1)Pasar motor premium adalah hobbyist, lebih ke niche. Mereka tahu banget jeroan tiap produk, apalagi dgn adanya internet, semua jd transparan.
    2)Pehobby motor kelihatannya lebih suka produk yg tdk cuma bagus secara tampilan, tapi juga spesifikasi mesin (silinder lagi nih).
    3)CBR positioningnya tanggung, performance dan spek kurang ok, hanya tampilan saja, harga juga nggak beda2 jauh. Jadi cenderung jadi stuck in the middle. Berani taruhan CBR 250 dan 150 nggak akan bisa nyalip 250R.
    4)Justru Hyosung 250 bisa jdi kuda hitam krn 2 silinder ltwin.
    5)Last but not least, habis mas taufik dulu bikin blognya (yg skrg jadi fenomenal ini) n250r.wordpress bla..bla. Coba kalo skr bikin cbr atau hyosung 😉 😉
    Keep posting pak haji!

  20. mending tahan dulu yang pada mau beli kawsaki ninja 250. ntar klo selama 6 bulan berturut-turut jumlah penjualan ninja kalah dengan cbr. IMHO kawasaki akan merombak model, spek, dan harga.

    hehehe

  21. CBR 250 kalah luar dalam!!! Daleman selisih 1 silinder trus luarnya masih kalah gagah sama N250.. Setelah ane liat, CBR250 ibarat motor sport biasa dikasi fairing, beda sama N250 yg sudah seperti moge bentuknya…

  22. kan segmennya beda bro walaupun sama 250 cc, yg paling gampang antara vixion, byson dan new megapro, cbr150… dari ke4 motor tsb sama ccnya….150. tapi segmennya sendiri2… dengan fitur dan teknologi yg dibawa serta harga yg berbeda pula… tergantung keinginan konsumen mau pilih yg mana sesuai selera masing2….

  23. Kawasaki Ninja 250R kan produk exclusive…kelas tersendiri.
    Sedangkan naik CBR250 sepintas seperti naik New Mega Pro..

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP